11/09/2020
Wafat Tersalib di Wuhan, St. Yohanes Gabriel Pernah Singgah di Indonesia
YOHANES Gabriel Perboyre adalah santo martir pertama dari Tiongkok. Imam Kongregasi Misi (CM) ini wafat disalibkan di Wuhan, Hubei, kota di mana virus corona atau COVID-19 pertama kali merebak.
Yohanes Gabriel melakukan perjalanan misionernya ke Tiongkok dengan kapal yang menghabiskan waktu kurang lebih enam bulan. Dengan menumpang kapal Royal Georges, dia singgah di Batavia (kini Jakarta) kemudian Surabaya selama satu bulan. Setelahnya, dia melanjutkan perjalanan ke Makau, pintu gerbang Tiongkok.
Kisah Pastor Yohanes Gabriel Perboyre, CM tentang Batavia dan Surabaya tampak dalam suratnya kepada pamannya, Pastor Yakobus Perboyre, CM, seperi dituliskan dalam San Giovanni Gabriel Perboyre: Lettere Scelte, Roma, CLV, 1996.
Dari kisahnya, diketahui bahwa tahun 1835 sudah terdapat Gereja Katolik. Dalam buku 80 Tahun Romo-Romo CM di Indonesia (CM Provinsi Indonesia, 2003) disebutkan, para pastor CM pertama yang datang dari Belanda tahun 1923, memandang perutusan misionernya adalah untuk “melanjutkan jejak langkah” Santo Martir Yohanes Gabriel Perboyre, CM.
Pemimpin misi CM di wilayah Keuskupan Surabaya (1923-1937), Pastor Theophile de Backere, CM, memandang Santo Yohanes Gabriel Perboyre, CM sebagai pelindung sekaligus teladan perutusan misinya di Keuskupan Surabaya. Itulah sebabnya, nama Yohanes Gabriel menjadi pelindung yayasan yang ia dirikan untuk menaungi karya-karya persekolahan pada waktu itu hingga saat ini.
Hermina Wulohering
Sumber: hidupkatolik.com