08/09/2019
*SERUAN AKSI BELA HIKMA SANGGALA!!!*
Kebijakan yang dikeluarkan oleh Rektor IAIN Kendari dengan mengeluarkan surat Drop Out (DO) kepada salah satu mahasiswanya yang cukup berprestasi, Hikma Sanggala, menunjukan bahwa dunia kampus hari ini didesain hanya untuk menjadikan para mahasiswanya sebagai kader pembebek, yang dimana mereka tidak boleh kritis terhadap segala kebijakan yang ada.
Hal itu dapat kita lihat dari alasan ngawur sebab dikeluarkannya surat DO tersebut, adalah dikarenakan Mahasiswa yang bersangkutan terbukti mengemban amanah sebagai pengurus pada organisasi radikal dan terlarang.
Padahal, jika ditinjau dari aspek Hukum yang berlaku, kebijakan tersebut sangat bertentangan dengan nilai dan norma hukum yang berlaku. Sebab, keputusan yang dilakukan oleh rektorat IAIN Kendari dinilai frontal dan dzhalim, serta sewenang-wenang tanpa meminta klarifikasi/pembelaan dari pihak korban.
Selain itu, tidak ada satupun pasal yang menyebutkan atau membenarkan tudingan miring rektor IAIN Kendari tersebut.
Tentu hal semacam ini sangatlah miris apabila dibiarkan begitu saja. Sebagaimana kita ketahui bersama, kampus merupakan tempat berkumpulnya para cendekiawan yang sangat berperan dalam menstabilkan konstalasi politik dalam dan luar negeri, dengan ciri khasnya yang kritis oleh budaya diskusinya.
Akan tetapi, semua nilai unggul mahasiswa tersebut, di cabik-cabik oleh kebijakan dzalim yang dilandaskan oleh kekuasaan birokrat.
Maka dari itu, kami dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Makassar, mengajak kepada seluruh eleman mahasiswa untuk bergabung bersama dalam aksi yang insya Allah akan di selenggarakan pada:
Hari/Tanggal: Senin/09 September 2019
Pukul: 08.00 WITA - Selesai
Lokasi: Masjid Al-Markaz -> DPRD Sulsel -> FlyOver (Long March)
Perlawanan akan selalu menggelora untuk menumbangkan berbagai kedzhaliman.
MAHASISWA MENOLAK BUNGKAM