Enthusiastic Celebration

Enthusiastic Celebration Youth of GBI Grace Community Center Makassar
Every Sunday 5PM

Another Sunday, another chance to grow. ✨Come and worship, hear the Word, and connect with each other. See you at Youth ...
05/06/2026

Another Sunday, another chance to grow. ✨
Come and worship, hear the Word, and connect with each other.

See you at Youth Celebration!

🗓️ Minggu, 7 Juni 2026
🕒 17:00 WITA
📍Jl. Bangau No. 1A, Makassar (GBI GCC)

"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan be...
02/06/2026

"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang."
(Yohanes 16:13)

Kita semua menghadapi goncangan dalam kehidupan. Tantangan, tekanan, kegagalan, konflik, dan ketidakpastian dapat datang kepada siapa saja. Namun sering kali, meskipun mengalami situasi yang sama, setiap orang memberikan respon yang berbeda. Ada yang tetap teguh, ada yang menyerah. Ada yang memilih percaya, ada yang dikuasai ketakutan. Perbedaannya bukan terletak pada besar kecilnya masalah, melainkan pada apa yang mengisi hati dan kehidupan mereka.

Firman Tuhan mengajarkan kita untuk mencari dan mempertahankan kebenaran (Amsal 23:23), hidup dalam pengajaran yang benar (Amsal 1:8), serta menyimpan perintah Tuhan di dalam hati (Amsal 3:1). Ketika hidup kita dipenuhi oleh kebenaran Tuhan, kita memiliki dasar yang kuat untuk tetap berdiri saat badai datang. Sebaliknya, jika hati kita dipenuhi oleh ketakutan, kepahitan, atau nilai-nilai dunia, maka hal-hal itulah yang akan keluar ketika tekanan hidup datang.

Goncangan tidak menciptakan isi hati kita; goncangan hanya menyingkapkannya. Apa yang selama ini kita simpan di dalam, itulah yang akan terlihat melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita. Karena itu, Tuhan memanggil kita untuk terus belajar hidup dalam kebenaran-Nya dan membiarkan Roh Kudus membentuk karakter kita setiap hari.

Hari ini, pertanyaannya bukanlah seberapa besar goncangan yang sedang atau akan kita hadapi. Pertanyaannya adalah: apa yang sedang mengisi hidup kita? Sebab ketika hati dipenuhi oleh firman Tuhan dan dipimpin oleh Roh Kebenaran, kita akan memiliki respon yang benar, tetap berpengharapan, dan mampu memuliakan Tuhan dalam setiap musim kehidupan.

Another Sunday, another chance to grow. ✨Come and worship, hear the Word, and connect with each other.See you at Youth C...
29/05/2026

Another Sunday, another chance to grow. ✨
Come and worship, hear the Word, and connect with each other.

See you at Youth Celebration!

🗓️ Minggu, 31 Mei 2026
🕒 17:00 WITA
📍Jl. Bangau No. 1A, Makassar (GBI GCC)

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah.” (Roma 3:23)Setiap manusia pasti pernah gagal. Ga...
26/05/2026

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah.”
(Roma 3:23)

Setiap manusia pasti pernah gagal. Gagal dalam perkataan, keputusan, hubungan, pelayanan, bahkan dalam perjalanan iman kepada Tuhan. Ada saat di mana kita merasa kuat, tetapi kenyataannya kita jatuh. Ada saat di mana kita begitu yakin bisa bertahan, tetapi akhirnya menyerah pada rasa takut, keraguan, dan kelemahan diri sendiri.

Petrus pernah mengalami hal itu. Ia adalah murid yang berani melangkah keluar dari perahu untuk berjalan di atas air. Tetapi ketika pandangannya beralih dari Yesus kepada badai, ia mulai tenggelam. Petrus juga pernah berkata bahwa ia akan tetap setia kepada Yesus apa pun yang terjadi. Namun pada akhirnya, ia menyangkal Yesus sampai tiga kali karena ketakutan.

Sering kali kita pun seperti Petrus. Kita mudah percaya saat keadaan baik-baik saja, tetapi mulai ragu ketika badai datang. Kita berjanji akan setia, tetapi perlahan menjauh ketika tekanan hidup terasa berat. Kegagalan membuat kita merasa tidak layak, malu untuk datang kepada Tuhan, bahkan kecewa terhadap diri sendiri.

Tetapi kabar baiknya adalah: Tuhan tidak berhenti mengasihi orang yang gagal. Yesus tidak meninggalkan Petrus setelah kejatuhannya. Justru Yesus datang memulihkan, mengampuni, dan memanggilnya kembali. Kegagalan Petrus bukan akhir dari hidupnya, melainkan awal dari pemulihan yang dipakai Tuhan untuk membentuknya menjadi pribadi yang lebih kuat.

Hari ini mungkin ada rasa kecewa, rasa bersalah, atau luka karena kegagalan yang pernah terjadi. Tetapi ingatlah bahwa kasih Tuhan lebih besar daripada masa lalu kita. Tuhan masih sanggup memulihkan, mengangkat, dan memakai hidup kita untuk tujuan-Nya. Kegagalan bukan akhir cerita. Selama masih ada Tuhan, selalu ada harapan untuk memulai kembali.

Another Sunday, another chance to grow. ✨Come and worship, hear the Word, and connect with each other.See you at Youth C...
22/05/2026

Another Sunday, another chance to grow. ✨
Come and worship, hear the Word, and connect with each other.

See you at Youth Celebration!

🗓️ Minggu, 24 Mei 2026
🕒 17:00 WITA
📍Jl. Bangau No. 1A, Makassar (GBI GCC)

“Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.”(Amsal 4:26)Masa depan bukan hanya tentang seberapa cepat...
07/05/2026

“Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.”
(Amsal 4:26)

Masa depan bukan hanya tentang seberapa cepat kita sampai pada tujuan, tetapi tentang arah hidup yang kita pilih setiap hari. Dunia sering mengajarkan untuk mengejar pencapaian, popularitas, dan keberhasilan secepat mungkin, namun Tuhan lebih peduli pada proses pembentukan hidup kita. Talenta memang dapat membuka kesempatan, tetapi karakterlah yang menentukan apakah seseorang mampu bertahan dan tetap setia saat menghadapi tekanan, tantangan, dan musim kehidupan yang sulit.

Tuhan juga mengajarkan bahwa hal-hal besar dimulai dari kesetiaan dalam perkara kecil. Apa yang kita lakukan hari ini sedang membentuk siapa diri kita di masa depan. Kita tidak tiba-tiba berubah saat sukses datang; kita hanya menjadi versi yang lebih besar dari diri kita sekarang. Karena itu, penting untuk hidup dengan hati yang benar, membangun iman kepada Tuhan, dan memilih komunitas yang membawa kita semakin dekat kepada-Nya, sebab lingkungan yang salah perlahan dapat merusak kehidupan rohani maupun karakter seseorang.

Pada akhirnya, masa depan terbaik ada di tangan Tuhan. Walaupun hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana kita, Tuhan tetap memiliki rancangan damai sejahtera dan penuh harapan bagi setiap anak-Nya. Bahkan kegagalan, luka, dan proses yang berat sekalipun dapat dipakai Tuhan untuk membentuk hidup kita menjadi lebih kuat dan dewasa. Karena itu, jangan hanya fokus mempersiapkan masa depanmu, tetapi izinkan Tuhan membentuk hatimu hari ini agar ketika masa depan itu tiba, kamu siap berjalan bersama-Nya.

Setiap minggu adalah kesempatan baru 💫untuk lebih dekat, lebih kuat, dan lebih bertumbuh.
02/05/2026

Setiap minggu adalah kesempatan baru 💫
untuk lebih dekat, lebih kuat, dan lebih bertumbuh.

Setiap momen jadi pengingat bahwa Tuhan selalu setia dalam setiap langkah kita.Mari bawa sukacita ini ke sepanjang mingg...
01/05/2026

Setiap momen jadi pengingat bahwa Tuhan selalu setia dalam setiap langkah kita.

Mari bawa sukacita ini ke sepanjang minggu kita!
See you next Sunday 🙌

“Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri me...
30/04/2026

“Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!"
(2 Raja-Raja 5:11)

Kisah Kitab 2 Raja-raja 5:2-14 tentang Naaman menunjukkan bahwa masalah utama manusia bukanlah ketidaktahuan akan jalan Tuhan, melainkan hati yang enggan merendah untuk mengikutinya.

Naaman tidak menolak kesembuhan, ia menolak cara Tuhan. Ia memiliki ekspektasi sendiri tentang bagaimana Tuhan seharusnya bekerja: besar, spektakuler, dan sesuai logikanya. Ketika kenyataan tidak sesuai harapannya, ego mengambil alih. Ia marah dan hampir kehilangan mujizat hanya karena tidak mau menerima hal yang sederhana.

Seringkali kita juga demikian. Kita mau hasilnya, tetapi bukan prosesnya. Kita ingin jawaban Tuhan, tetapi harus sesuai dengan cara pikir kita. Kita ingin diberkati, tetapi tanpa harus merendahkan diri. Padahal, Tuhan sering bekerja melalui hal-hal sederhana yang justru menuntut ketaatan dan kerendahan hati.

Perubahan terjadi ketika Naaman akhirnya memilih untuk merendahkan hati dan taat. Saat ia menanggalkan egonya dan mengikuti perintah Tuhan, di situlah pemulihan terjadi.

Terobosan dalam hidup tidak dimulai dari usaha yang lebih besar, tetapi dari hati yang lebih rendah di hadapan Tuhan.

Setiap minggu adalah kesempatan baru 💫untuk lebih dekat, lebih kuat, dan lebih bertumbuh.
25/04/2026

Setiap minggu adalah kesempatan baru 💫
untuk lebih dekat, lebih kuat, dan lebih bertumbuh.

Address

Jalan Bangau No. 1A
Makassar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Enthusiastic Celebration posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share