24/07/2021
𝗣𝗿𝗲𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗦𝗲𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮, 𝗕𝗲𝗻𝗻𝘆 𝗪𝗲𝗻𝗱𝗮: 𝗞𝗲𝗸𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘃𝗮𝗸𝘀𝗶𝗻 𝗹𝗮𝗻𝗴𝘀𝘂𝗻𝗴 𝗸𝗲 𝗪𝗲𝘀𝘁 𝗣𝗮𝗽𝘂𝗮 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴
———————————
Pernyataan | Edisi 20 Juli 2021
Sebagai Presiden Pemerintahan Sementara West Papua, hari ini saya telah menulis surat kepada menteri luar negeri Inggris, Australia, Selandia Baru dan AS meminta bantuan kemanusiaan mendesak dalam bentuk pasokan vaksin langsung ke West Papua. Saya juga telah menulis surat kepada Presiden Komisi Eropa, WHO dan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengenai meningkatnya situasi Covid-19 di tanah kita. Krisis baru ini merupakan ancaman eksistensial lebih lanjut bagi rakyat saya.
Seperti yang telah kami peringatkan, Indonesia telah menyebabkan krisis ganda bagi rakyat West Papua dengan melancarkan operasi militer di tengah pandemi. Baru kemarin, warga dari Distrik Moskona Barat diserang oleh pasukan setelah menghadiri ibadah damai menentang 'Otonomi Khusus', melarikan diri ke hutan dan kota Bintuni. Perempuan dan anak-anak takut untuk kembali ke desa mereka karena berpotensi ditangkap dan diserang oleh militer dan polisi Indonesia.
Lebih dari 50.000 orang telah mengungsi di Nduga, Puncak dan Intan Jaya selama dua setengah tahun terakhir. Rumah mereka telah dihancurkan, gereja mereka dibakar dan sekolah mereka diduduki oleh tentara. Mereka ditinggalkan di kamp-kamp pengungsian internal, di mana virus akan menyebar dengan cepat. Sudah di kota-kota, pasien ditolak atau dirawat di mobil di luar rumah sakit.
Negara-negara Barat dan WHO memiliki kewajiban moral yang mendesak untuk memberikan dosis vaksin langsung kepada pemerintah daerah Papua untuk didistribusikan. Seperti yang ditunjukkan oleh krisis kesehatan Asmat 2018, Jakarta tidak dapat dipercaya dengan kesehatan masyarakat West Papua. Selama hampir 60 tahun penjajahan, kita telah melihat kegagalan kronis untuk mengembangkan fasilitas kesehatan di West Papua, meninggalkan kita sekarat di atas kekayaan alam yang digali Indonesia. Jika Jakarta dibiarkan memegang kendali pengembangan vaksin, rakyat saya akan semakin menderita.
Peristiwa ini adalah bagian dari genosida lanjutan terhadap rakyat saya. Hutan kami telah dirobohkan, gunung kami dipenggal, cara hidup kami dihancurkan. Indonesia membatasi perawatan kesehatan dan memaksakan pendidikan kolonial sambil membunuh siapa saja yang berbicara untuk penentuan nasib sendiri. Meluncurkan operasi militer di tengah pandemi adalah kebijakan yang dirancang untuk lebih memusnahkan populasi kita. Kami membutuhkan bantuan internasional yang mendesak, langsung ke pemerintah lokal Papua, bukan melalui penjajah kolonial.
Benny Wenda
Interim Presiden
Pemerintah Sementara ULMWP
(https://www.ulmwp.org/interim-president-benny-wenda-western-powers-must-give-vaccines-direct-to-west-papua-now)