Masjid Al Ishlah Garawangi

Masjid Al Ishlah Garawangi Akun Resmi Masjid Al Ishlah, Garawangi, Sumberjaya, Majalengka 45455

09/09/2026
. HUKUM MERAYAKAN MAULID NABILegalitas perayaan maulid sering menjadi perdebatan, salah satunya karena adanya amrun khar...
04/09/2026

. HUKUM MERAYAKAN MAULID NABI

Legalitas perayaan maulid sering menjadi perdebatan, salah satunya karena adanya amrun kharij-hal-hal di luar esensi maulid—yang mengandung kemaksiatan, seperti ikhtilath antara lelaki dan perempuan tanpa penghalang atau perbuatan lain yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Padahal jauh-jauh hari, Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari, Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dalam at-Tanbihat al-Wajibat liman Yashna' al-Maulid bi al-Munkarat menjelaskan:

فَاعْلَمْ أَنَّ عَمَلَ الْمَوْلِدِ إِذَا أَدَى اِلىَ مَعْصِيَةٍ رَاجِحَةٍ مِثْلَ الْمُنْكَرَاتِ وَجَبَ تَزْكُهُ وَحَرُمَ فِعْلُهُ

Artinya, "Ketahuilah! Sungguh setiap perayaan maulid jika menjadi penyebab terjadinya maksiat yang nyata, seperti terjadinya kemungkaran, maka wajib untuk meninggalkannya dan haram mengadakannya."

Adapun jika perayaan maulid tersebut tidak ada unsur kemaksiatan, maka itu boleh-boleh saja.

Syaikh Abu Bakar Syatha menukil pendapatnya Imam as-Suyuthi tatkala beliau ditanya mengenai hukum merayakan maulid, beliau menjawab:
"Menurut saya, bentuk dasar maulid berupa berkumpul, membaca Al-Qur'an, menyampaikan riwayat tentang Nabi saw. dan kelahiran beliau, kemudian makan bersama dan bubar tanpa tambahan lain, termasuk bid'ah hasanah yang pelakunya mendapat pahala. Sebab, di dalamnya terdapat pengagungan terhadap Nabi saw. serta ungkapan kegembiraan atas kelahiran beliau."2

2. PENGGAGAS PERTAMA PERAYAAN MAULID NABI

Para ulama dan ahli sejarah berbeda pendapat mengenai siapa yang pertama kali mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. Sebagian menyebut Dinasti Fathimiyah yang diprakarsai oleh Ubaid al-Mahdi, sebagian lainnya menyebut Sultan Nuruddin, sementara Imam as-Suyuthi berpendapat bahwa tokoh pertama yang mengadakan perayaan Maulid adalah Sultan Muzhaffar, penguasa Irbil, Irak.

Pendapat tersebut disampaikan oleh Imam Jalaluddin Abdurrahman as-Suyuthi dalam al-Hawi li al-Fatawi.3

3. ABU LAHAB MENDAPAT KERINGANAN KARENA BAHAGIA ATAS KELAHIRAN NABI

Syaikh Al-Jazari dalam Jami' al-Ushul fi Ahadits ar-Rasul meriwayatkan bahwa Abu Lahab memerdekakan budaknya, Tsuwaibah, setelah mendapat kabar kelahiran Rasulullah saw.

Setelah Abu Lahab meninggal dalam keadaan kafir, Abbas bin Abdul Muthalib bermimpi bertemu dengannya. Abu Lahab mengaku tidak memperoleh kebaikan setelah kematiannya, kecuali diberi minum setiap hari Senin karena memerdekakan Tsuwaibah saat mendengar kelahiran Nabi saw.4

4.MENYIMPAN UANG YANG DIBACAKAN MAULID NABI

Membaca Maulid pada uang, baik koin maupun kertas, kemudian mencampurkannya dengan tabungan lain, dikenal sebagai salah satu bentuk tabarruk yang diyakini dapat mendatangkan keberkahan, menjadi wasilah terhindar dari kemiskinan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Waliyullah Ma'ruf al-Karkhi bahwa:

وَمَنْ قَرَأَ مَوْلِدَ الرّسُولِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - عَلَى دَرَاهِمَ مَسْكُوكَةٍ فِضَّةً كَانَتْ أَوْ ذَهَبَّا وَخَلَطَ تِلْكَ الدَّرَاهِمَ مَعَ دَرَاهِمَ أَخَرَ وَقَعَتْ فِيهَا الْبَرَكَةُ، وَلَا يَفْتَقِرُ صَاحِبُهَا, وَلَا تَفْرُغُ يَدُهُ بِبَرَكَةِ مَوْلِدِ الرَّسُولِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

"Barang siapa membacakan kisah Maulid Rasulullah saw. pada sejumlah dirham yang dicetak, baik dari perak maupun emas, kemudian mencampurkannya dengan dirham-dirham lainnya, niscaya harta tersebut akan memperoleh keberkahan. Pemiliknya tidak akan jatuh miskin dan tangannya tidak akan kosong (dari rezeki), berkat keberkahan Maulid Rasulullah saw."

Terima kasih dan semoga bermanfaat

Referensi:
1. KH Hasyim Asyi'ari, at-Tanbihat al-Wajibat liman Yashna'ul Maulid bil Munkarat, (Tebuireng, Makta-
bah Turats al-Islami: tt), hal. 19.

2. Abü Bakr bin Muhammad Syattă ad-Dimyāți, l'änat ath-Thalibin, jil.3 (Beirut: Dār al-Fikr, cet. 1, 1418 H/1997 M), hal. 413.

عِنْدِي أنَّ أصْلَ عَمَلِ المَوْلِدِ الذِي هُوَ احْتِمَاعُ النَّاسِ وَقِرَاءَةُ مَا تَيَسَّرَ مِنَ القُرْآنِ وَرِوَايَةُ الْأَخْبَارِ الْوَارِدَةِ فِي مَبْدَا أَمْرِ النَّبِيّ - صَلّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ - وَمَا وَقَعَ فِي مَوْلِدِهِ مِنَ الْآيَاتِ ثُمَّ يُمَدُّ لَهُمْ سُمَاطٌ يَأْكَلَونَهُ وَيَنْصَرِفُونَ مِنْ غَيْرِ زِيَادَةٍ عَلَى ذَلِكَ مِنَ البِدَعِ الحَسَنَةِ التِي عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيهِ مِنْ تَعْظِيمِ قَدْرِ النّبِيّ - صَلى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ - وَإِظْهَارِ الفَرَحِ وَالاِسْتِبْشَارِ بِمَوْلدِهِ الشَّرِيفِ

3. Jaläluddin 'Abdurrahmăn as-Suyüți, al-Hāwi li al-Fatăwi, jil. 7 (Beirut: Dăr al-Fikr, 2004), hal. 182.

وَأَوَّلُ مَنْ أَحْدَتَ فِعْلَ ذَلِكَ صَاحِبُ إِزِيِلَ الْتَلِكُ الْمُطَفَّرُ أَبْو سَعِيدٍ كُوْكْبَرِي نِنُ رَفِنِ الذِّينِ عَلِيِّ انْنِ بَكُتَكِينْ أَحَدُ الْمَلُوْلِ الْأَنْجَادِ وَالْكُبِرَاءِ الْأَجْوَادِ وَكَانَ لَهُ آكَارٌ حَسَنَةٌ وَهُوَ الّذِي عَمَّرَ الجَامِعَ الْمُطَفَّرِيَّ بِسَفْحٍ قَاسِيُوْنَ

4. Al-Mubarak bin Muhammad Ibn al-Atsır al-Jazari, Jami' al-Uşul fi Ahadits ar-Rasul, jil. 11, hlm. 476.

قَالَ عُزوَةُ: وَهُوْيِبَةُ مَوْلَاهُ أَبِي لَهَبٍ وَكَانَ أَعْتَقَهَا حِينَ بَشَّرَفْهُ بِيلَادِ رَسُولِ اللهِ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. فَأَرْصَعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهٍ وَسَلَّمَ. فَلَمَا مَاتَ أَبْو لَهَبِ كَافِرًا رَآءُ الْعَبَّاسُ فِي الْمَنَامِ بَعْدَمَا أَسْلَمَ الْعَبَّاسُ بِعَرِ حِيبَةٍ فَقَالَ لَهُ: مَادَا لَقِيتَ قَالَ: لَمْ أَلْقَ خَيْرًا بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِ سُقِيتُ - أَوْ قَالَ: أَسْقَى فِي هَذِهِ يَعْنِي:
٠ حُقَرَةَ إِنهَا مَيْهِ كُلَّ لَيْلَةِ اقْتَيْنِ بِعَتَائَتِي مُوَيْبَةً

والله اعلم *

Selamat berkhidmat mbah yai dan Gus...
31/08/2026

Selamat berkhidmat mbah yai dan Gus...

25/08/2026

بسم الله الرحمن الرحيم
لقد كان لكم في رسول الله اسوة حسنة لمن كان يرجوالله واليوم الاخرة وذكرالله كثيرا.الاية *
#اللهم صل علي محمد





15/08/2026

😭😭😭

وتجوز المفارقة بلا عذر مع الكراهة فتفوت فضيلة الجماعة.والمفارقة بعذر: كمرخص ترك جماعة وتركه سنة مقصودة كتشهد أول وقنوت و...
13/08/2026

وتجوز المفارقة بلا عذر مع الكراهة فتفوت فضيلة الجماعة.

والمفارقة بعذر: كمرخص ترك جماعة وتركه سنة مقصودة كتشهد أول وقنوت وسورة وتطويله وبالمأموم ضعف أو شغل لا تفوت فضيلتها.
Diperbolehkan dgn konsekwensi makruh dan tdk mendapat keutamaan berjama"ah memisahkan diri dari ikut imam dlm sholat,apabila Imam dlm membaca Surat alquran terlalu lama karena surat yg dibaca termasuk surat-surat panjang dgn syarat harus pada roka'at kedua dlm sholat jumat.

SAAT MATA MAYIT SULITDIPEJAMKAN, INI CARANYA!قال حسن العدوى نقلا عن الشيخ الامير: فإن ترك تغميض العينين عقب الموت جذب شخ...
04/08/2026

SAAT MATA MAYIT SULIT
DIPEJAMKAN, INI CARANYA!

قال حسن العدوى نقلا عن الشيخ الامير: فإن ترك تغميض العينين عقب الموت جذب شخص عضديه و آخر إبهامی رجليه معا، فإنه يغلق بصره، مجرب

Syekh Hasan al-Adawi, menukil dari Syekh al-Amir, mengatakan bahwa:

"Jika seseorang tidak bisa memejamkan matanya setelah meninggal, maka seseorang menarik kedua lengan atasnya dan seorang lainnya menarik kedua ibu jari kakinya bersamaan, sungguh hal tersebut dapat memejamkan matanya mayit, hal ini telah teruji."




Referensi Kitab Kasyifatus Saja', hal. 100.

Address

Majalengka
45455

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Al Ishlah Garawangi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share