09/03/2024
Gelar Kuliah Umum, LPTNU Magetan dan STAI Ma'arif Magetan Hadirkan Pakar dari Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur
LPTNU Magetan berkolaborasi dengan STAI Ma'arif Magetan menggelar kuliah umum pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2024 di aula kampus STAI Ma'arif Magetan.
Kuliah umum dengan tema "Melestarikan Kitab-kitab Ulama' Salaf di Era Digital" ini menghadirkan Dr. KH. Abdul Wahab Ahmad, M.H.I tim peneliti bidang akidah Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur sekaligus dosen di UIN KHAS Jember sebagai pemateri. Dalam acara ini turut hadir Rois Syuriah PCNU Magetan KH. Abdulloh Umar dan Sekretaris PCNU Magetan Bapak Irfan Fajri, S.Pd mewakili ketua PCNU Magetan KH. Susanto Khoirul Fatwa yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Jainal Abdidin, M.Pd selaku ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat untuk mensukseskan acara ini. Sementara dalam sambutannya, Irfan Fajri, S.Pd memotivasi agar mahasiswa STAI Ma'arif Magetan bisa meneladani Dr. KH. Abdul Wahab Ahmad, M.H.I yang tidak hanya sebagai akademisi dan dosen, beliau juga seorang ulama' dan pakar dalam kitab-kitab salaf. Sekretaris PCNU Magetan tersebut berharap dari STAI Ma'arif Magetan muncul tokoh dan akademisi NU berikutnya.
Muhammad Luthvi Al Hasyimi selaku ketua LPTNU Magetan sekaligus ketua STAI Ma'arif Magetan menjelaskan pentingnya mengangkat tema ini dan meminta mahasiswa STAI Ma'arif Magetan untuk fokus menyimak apa yang dipaparkan oleh pemateri dan bertanya sedetail mungkin jika ada yang belum fahami, mumpung bisa mencari ilmu dari pakar dibidangnya.
Sebelum acara inti kuliah umum dimulai, sesi pra acara ditutup dengan doa dari KH. Abdulloh Umar, Rois Syuriah PCNU Magetan sekaligus pimpinan pondok pesantren Al Hidayat Ginuk Magetan.
Dr. KH. Abdul Wahab Ahmad yang lebih akrab dipanggil Gus Wahab menjelaskan bahwa paling tidak ada tiga hal yang menjadi alasan kuat kita wajib melestarikan Kitab-kitab salaf. Pertama karena hanya melalui kitab-kitab salaf kita mendapatkan sanad keilmuan. Sementara sanad sangatlah penting dalam Islam. Karena tanpa sanad, orang bebas berbicara agama semau dia meski tanpa dasar.
Kedua, karena kitab-kitab salaf adalah Islamic Legacy. Kitab salaf adalah warisan khazanah keilmuan ummat Islam. Setiap keilmuan ini ada sejarah tersendiri, ada pondasi tersendiri. Keilmuan ala barat dimulai era yunani. Mulai zaman Plato, Aristoteles dan terus mereka jaga hingga sekarang. Begitu juga umat Islam harus menjaga kitab-kitab salaf karena ini adalah Islamic Legacy.
Ketiga karena kitab-kitab salaf sudah memberikan solusi dari setiap problematika ummat baik secara eksplisit ataupun hanya tersirat. Seseorang yang menggugat kitab-kitab salaf dengan landasan bahwa kitab-kitab salaf sudah tidak bisa menjadi solusi problematika di era sekarang menunjukkan bahwa orang tersebut tidak banyak mengkaji kitab-kitab salaf sehingga mengira hal tersebut belum dibahas oleh ulama' terdahulu. Hal ini terbukti di forum-forum bahtsul masail, setiap problematika di era sekarang bisa dijawab secara lugas dengan landasan kitab-kitab salaf.
Diakhir sesi Gus Wahab mendoakan supaya STAI Ma'arif Magetan semakin besar dan semakin maju dan banyak memberi manfaat untuk masyarakat Magetan dan sekitarnya.