22/09/2026
Gelar Salat Istisqa’, Pengasuh Ponpes Wali Barokah Ajak Santri Introspeksi dan Perbanyak Istighfar
Kediri (22/9). Menghadapi fenomena musim kemarau berkepanjangan yang memicu penurunan debit air dan lonjakan suhu udara, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menggelar ibadah Salat Istisqa’ secara berjamaah di halaman Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, pada Selasa pagi (22/9).
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengasuh, pengurus, para ustadz, serta ribuan santri sebagai wujud usaha memohon diturunkannya hujan yang membawa keberkahan.
Bertindak sebagai Imam Salat dan Khatib, Pengasuh Ponpes Wali Barokah, KH Sabela Rosyada menyampaikan rasa syukur karena lingkungan pesantren masih diberikan kecukupan pasokan air bersih. Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk pertolongan dan rahmat Allah SWT yang patut disyukuri bersama.
"Alhamdulillah, meskipun wilayah sekitar dilanda kemarau dan hujan belum kunjung turun, pasokan air bersih di Ponpes Wali Barokah tetap tercukupi dan tidak pernah mengalami kekurangan. Ini bukan sekadar kebetulan, melainkan bukti nyata atas rahmat dan pertolongan Allah SWT yang dicurahkan kepada para hamba-Nya yang beriman dan senantiasa menjaga kebersamaan," ujar KH Sabela Rosyada.
Lebih lanjut, KH Sabela Rosyada mengingatkan bahwa fenomena tertahannya air hujan dari langit hendaknya dijadikan waktu untuk introspeksi diri (muhasabah). Dalam pandangan Islam, kemarau panjang menjadi seruan agar umat manusia memperbanyak istighfar, melestarikan sunnah Salat Istisqa’, serta bertaubat secara sungguh-sungguh untuk meningkatkan ketaqwaan sebagaimana dianjurkan dalam Al-Qur'an.
"Menghadapi ujian kemarau ini, marilah kita senantiasa meminta ampun dengan istighfar, mengetuk pintu langit dengan taubat, serta melipatgandakan ketaqwaan dan amal ibadah kita sehari-hari. Semoga Allah SWT mengabulkan permohonan kita dan menurunkan hujan yang penuh barokah—hujan yang membawa manfaat bagi tanaman, hewan, serta seluruh kehidupan manusia," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah bersama ini tidak hanya difokuskan untuk kebutuhan internal pondok, melainkan juga sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan terhadap masyarakat sekitar yang terdampak kekeringan.
"Pelaksanaan Salat Istisqa' ini adalah bentuk ikhtiar spiritual kami bersama seluruh santri dan pengurus untuk mengetuk pintu langit. Kami berharap melalui doa bersama ini, Allah SWT tidak hanya menurunkan hujan yang penuh keberkahan bagi Ponpes Wali Barokah, tetapi juga memberikan ketenteraman, kesuburan tanah, dan kemudahan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Kediri pada umumnya," ungkap H. Agung Riyanto.