Gerakan Muda NWDI

Gerakan Muda NWDI Info Update Kegiatan NWDI

01/10/2025

📣 UNDANGAN AKSI
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kepada seluruh kader, simpatisan, mahasiswa, banom, keluarga besar NWDI, serta masyarakat Sasak yang peduli pada keadilan,

Kami mengundang dan menyerukan kehadiran bapak/ibu/saudara/i dalam:

Aksi Kawal Persidangan Dr. H. Rosiadi Husaenie Sayuti
📅 Senin, 6 Oktober 2025
📍 Pengadilan Negeri / Tipikor Mataram
🕗 Pukul 08.00 WITA – selesai



• Karena fakta persidangan jelas: tidak ada uang negara yang hilang, tidak ada bukti memperkaya diri sendiri.

• Karena tuntutan 12 tahun adalah tuntutan yang tidak adil dan mencederai rasa keadilan masyarakat.



⚖️ Sikap Gerakan Bela Marwah NWDI:
1. Menghormati hukum dan mendukung majelis hakim untuk memutus dengan hati nurani serta berdasar fakta persidangan.

2. Menolak kriminalisasi administratif yang dipaksakan menjadi tindak pidana.

3. Mengawal jalannya persidangan dengan tertib, damai, dan bermartabat sebagai bentuk solidaritas, demi marwah tokoh NWDI dan tokoh Sasak.



Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat dan sukses  Rakernas II Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah. Mari bersama memperkuat kiprah organi...
24/01/2025

Selamat dan sukses Rakernas II Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah.

Mari bersama memperkuat kiprah organisasi dalam membangun bangsa, demi mewujudkan masa depan yang lebih baik untuk umat dan negeri.

📍 Mataram, 26 Januari 2025

LPOI Minta Presiden Prabowo Turunkan Pajak, Tinjau Kenaikan PPN 12% yang Dinilai Membebani Rakyat KecilLembaga Persaudar...
27/12/2024

LPOI Minta Presiden Prabowo Turunkan Pajak, Tinjau Kenaikan PPN 12% yang Dinilai Membebani Rakyat Kecil

Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI) yang terdiri dari 14 ormas Islam pusat, termasuk Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), mengajukan sejumlah rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan ekonomi yang dinilai memberatkan rakyat kecil.

Dalam acara Rapat Gabungan Konsensus & Refleksi Akhir Tahun, LPOI menyampaikan harapan agar pemerintah menurunkan pajak dan meninjau kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang direncanakan naik menjadi 12% mulai 1 Januari 2025.

Ketua Umum LPOI, Said Aqil Siroj, mengungkapkan bahwa kenaikan PPN yang signifikan ini diperkirakan akan berdampak buruk bagi ekonomi masyarakat, khususnya golongan bawah. Ia menyebutkan bahwa kenaikan pajak akan memicu lonjakan harga barang dan bahan pokok, yang pada gilirannya akan semakin memberatkan beban hidup rakyat kecil.

"Saya hanya menyampaikan suara anggota-anggota ormas Islam yang tergabung di LPOI. Kenaikan PPN menjadi 12% akan berdampak langsung pada masyarakat kecil. Harga sembako pasti akan naik, dan ini tentu akan menambah kesulitan hidup rakyat," ujar Said Aqil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/12).

Said menegaskan bahwa LPOI meminta agar pemerintahan Prabowo Subianto dapat mempertimbangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat kecil. Ia mengusulkan agar pemerintah menurunkan pajak, mengurangi harga-harga sembako, serta mempercepat pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja. "Yang kita butuhkan adalah kebijakan yang dapat menumbuhkan lapangan pekerjaan, bukan yang justru memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan kenaikan pajak," katanya.

Menurut Said, kebijakan kenaikan PPN juga dapat memicu gelombang PHK yang masif, karena beberapa perusahaan mungkin akan mengurangi karyawan sebagai langkah efisiensi akibat kenaikan biaya operasional. "Bisa-bisa PHK semau-maunya dengan alasan pajak naik. Padahal yang seharusnya kita lakukan adalah membuka lebih banyak lapangan kerja, bukan malah mengancam pekerjaan yang sudah ada," tegasnya.

LPOI juga mendesak agar pemerintah mempercepat implementasi penegakan keadilan sosial, membersihkan negara dari praktek korupsi, dan menghindari penyalahgunaan kekuasaan. Said Aqil berharap agar pemerintahan Prabowo lebih fokus pada kebijakan yang populis dan memihak pada kebutuhan dasar rakyat kecil.

LPOI, yang telah berdiri sejak 2013 dan terdiri dari 14 ormas Islam pusat, termasuk Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), secara konsisten menyuarakan kepentingan umat Islam dalam berbagai kebijakan pemerintah. Seiring dengan aspirasi tersebut, mereka berharap agar pemerintah dapat menanggapi serius rekomendasi tersebut demi kesejahteraan umat dan masyarakat Indonesia secara umum.

🥰🥰🥰
13/10/2024

🥰🥰🥰

11/05/2024

Menyala 🔥 Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

06/03/2024

Bismillahirrahmanirrahin
Ummi Rohmi untuk NTB 1
Bagaimana menurut Kalian ??

08/02/2024

Sila' Kita Sama- sama ngiring Guru kita Tuan Guru Bajang Untuk DPR RI Dapil Lombok

07/02/2024

Ayo Semeton Lombok, Bersama Tuan Guru Bajang Kita wujudkan kesejahteraan Masyarakat

08/01/2024

Warga NWDI NgiringTGB dengan mencoblos Ganjar - Mahfud 2024

Ganjar Pranowo
Mahfud MD
TPN Ganjar Mahfud
Tuan Guru Bajang
Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah













07/01/2024

Penyampaian Luar Biasa dari Capres Ganjar Pranowo Dalam Debat. Hal ini menunjukkan Bahwa Pasangan Ganjar-Mahfud adalah Pasangan yang paling Layak Memimpin Indonesia kedepan.




Address

Lombok

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gerakan Muda NWDI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share