22/04/2021
KILAS BALIK HARI INI SEJARAH ISLAM 11 RAMADHAN π
Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah ο·Ί hijrah ke Madinah. Kha'dijah wafat dalam usia 65 tahun.
Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah ο·Ί,
Aku memohon maaf kepadaMu ο·Ί, "Ya Rasulullah ο·Ί, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadaMu ο·Ί
Jauh dari itu ya Khadijah Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah".
Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,
Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku.
Mendengar itu Rasulullah berkata,
Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga
Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didakapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu
Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan. Rasulullah menjawab salam Jibril dan kemudian bertanya,
Untuk siapa kain kafan itu, ya Jibril?
Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan jawab Jibril. Jibril berhenti berkata dan kemudian menangis.
Rasulullah bertanya, kenapa ya Jibril?
Cucumu yang satu, husain tidak memiliki kafan, dia akan dipenggal dan gugur syahid tanpa kafan dan tak dimandikan, sahutw Jibril.
Rasulullah berkata didekat khodijah wahai khodijah istriku sayang, demi Allah, aku takkan pernah mendapatkan istri seperti mu. Pengabdian kepada islam dan diriku sungguh luar biasa. Allah Maha Mengetahui semua Amalanmu.
Semua hartamu kau infaqkan untuk islam, kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum Muslimin dan pakaian ku ini semua darimu. "Namun begitu mengapa permohonan terakhir mu hanya selembar sorban? "
Sumber:
Kitab Al busyro, yang ditulis sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani
ΩΨ§ΩΩΩ ΨΉΨ§ΩΩ