Focus On Jesus

Focus On Jesus Roma 9:33 Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion, sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.

Focus On Jesus
Focus #1 Tidak akan dipermalukan
Focus #2 Memperoleh seluruh kebenaran
Focus #3 Berseru Nama TUHAN, diselamatkan
Focus #4 Bertekun dalam Firman Kristus, iman ditambahkan

Sejak bulan November 2009, Tuhan Yesus memberikan visi mengenai Focus On Jesus ketika sedang membaca Firman Tuhan dalam Roma 9:33. Kata "Focus" seperti melompat dari Alkitab begitu kata terakhir dari Roma 9:33 sele

sai di baca. Membangun visi "Focus on Jesus" sepenuhnya pertolongan dari Roh Kudus. Satu demi satu kebenaran pengungkapan Firman Tuhan diberikan. Satu demi satu, melalui hamba-hamba Tuhan visi ini semakin diteguhkan. Menjalankan visi dari Tuhan untuk Focus on Jesus, membawa keuntungan dalam kehidupan pribadi maupun dalam hidup berjemaat. Ditengah arus dunia dan upaya-upaya penyesatan, Tuhan Yesus meluputkan dan memberikan hikmat, kekuatan dan iman untuk terus melangkah dalam pengiringan akan Tuhan Yesus Kristus. Yang lemah dikuatkan, yang sakit disembuhkan, yang terhilang diselamatkan. Hari berganti hari, bahkan tahun berganti tahun, segala pujian dan kemuliaan, Keep Focus On Jesus. Maranata!!!

22/03/2019

HIKMAT, KEPANDAIAN ~> JUJUR
Firman Tuhan di pagi hari ini; Amsal 2:6-10; "Karena hikmat akan masuk kedalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu." Hati dan pikiran kita yang diisi dengan hikmat dan pengetahuan akan Allah karena kita hidup berpusat kepada Tuhan Yesus, focus on Jesus, maka damai sejahtera dan s**acita tinggal di dalam hati kita. Kepandaian menjadikan kita dapat menguasai satu atau pun banyak hal yang kita butuhkan di dalam menjalani kehidupan. Kepandaian bermakna kuasa. Kepandaian dan hikmat bersumber dari kebenaran yaitu Firman yang diberikan oleh Tuhan Yesus.

"Ia menyediakan pertolongan bagi orang orang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, sambil menjaga jalan keadilan dan memelihara jalan orang orang-Nya yang setia." Tuhan senang dengan kejujuran. Kejujuran apa yang dimaksud? Kita jujur bahwa kepandaian dan hikmat yang kita terima sesungguhnya semua itu berasal dari Tuhan, tidak ada yang kemudian kita klaim bahwa diri kitalah yang pandai, kita berhikmat. Firman Tuhan melalui Rasul Paulus datanglah sebagai teguran kepada jemaat di Korintus: 1Korintus 4:7; Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?

Tuhan s**a kejujuran juga ketika kita mengatakan bahwa kita belum mampu untuk hidup dalam kebenaran karena terikat dengan satu atau dengan banyak perkara dan dengan jujur kita mengatakan bahwa kita membutuhkan Tuhan, percaya dan yakin penuh bahwa hanya Tuhan yang dapat menolong kita lepas dari keterikatan-keterikatan itu. Ketika kita berlaku demikian maka Tuhan akan mengulurkan tangan-Nya untuk menolong kita. Daripada kita berbuat munafik dan menjauhkan diri dari Tuhan Yesus, dan dari persekutuan dengan saudara saudari seiman.

Tuhan menyediakan pertolongan bagi orang orang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, sambil menjaga jalan keadilan dan memelihara jalan orang orang-Nya yang setia; ini artinya Tuhan Yesus terlibat secara penuh dalam hidup orang yang jujur mulai dari hari di mana ia percaya kepada Tuhan dan firman-Nya dan untuk seterusnya. Bukankah ini amat menguntungkan dan amat menyenangkan bagi kita? Saudara-saudaraku kiranya kita tidak lagi ragu untuk menyerahkan diri kita, hidup kita, segera, kepada Tuhan Yesus. Amin.

04/03/2019

MENIPU TUHAN
Yeremia 8:8; Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

Umat Israel berkata dengan bangga bahwa mereka memiliki Hukum Taurat TUHAN. Tetapi bahwa Tuhan Allah itu Maha Tahu bahwa bangsa Israel dan para ahli-ahli Taurat telah membuat kebohongan melalui tulisan mereka atas Hukum Taurat TUHAN. Fakta yang tidak dapat dibantah oleh orang-orang Israel dan para ahli-ahli Taurat adalah bahwa Yeremia, Nabinya TUHAN mengungkapkan hal selanjutnya yaitu: Yeremia 8:13a; Aku mau memungut hasil mereka, demikianlah firman TUHAN, tetapi tidak ada buah anggur pada pohon anggur, tidak ada buah ara pada pohon ara, dan daun-daunan sudah layu;... TUHAN mau buah dari antara orang-orang Israel yang adalah umatNya, tetapi tidak didapatkan-Nya buah, bahkan daun pun sudah menjadi kering.

Saudara-saudaraku perhatikan Tuhan mau ada buah yang dihasilkan oleh umat-Nya. Karena jika kita hidup sesuai dengan Hukum Tuhan Matius 22:37-40 maka pasti kita berbuah bagi Tuhan. Selanjutnya TUHAN menetapkan: Yeremia 8:13b; "...sebab itu Aku akan menetapkan bagi mereka orang-orang yang akan melindas mereka." Tidak ada pembelaan dari Tuhan. Pagar perlindungan Tuhan sudah terangkat. Mengapa? Tuhan itu Kudus, hendaknya umat Tuhan dan para pelayan Tuhan jangan sekali-kali memelintir Firman Tuhan untuk mempertahankan hidup dalam dosa. Tidak mau dan malas untuk bertobat. Sehingga sesudah bangsa Israel menipu Tuhan mereka juga sudah membiasakan diri untuk berkata dusta seorang akan yang lain. Yeremia 9:5; Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorang pun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat. Untuk semuanya perbuatan menipu yang diperbuat oleh bangsa Israel, Tuhan bersabda melalui nabi-Nya: Yeremia 9:11; "Aku akan membuat Yerusalem menjadi timbunan puing, tempat persembunyian serigala-serigala; Aku akan membuat kota-kota Yehuda menjadi sunyi sepi, tidak berpenduduk lagi." Tuhan mengasihi umat Tuhan, tetapi kasih Tuhan yang sama membuat Tuhan bertindak menjadikan Yerusalem yaitu lambang dari umat Tuhan, akan dikuasai serigala-serigala (yaitu kuasa gelap) dan tidak akan lagi terdengar dari mulut mereka puji-pujian kepada Tuhan Allah, sunyi... sepi...

Manusia bisa ditipu tetapi jangan sekali-kali mencoba untuk menipu Tuhan. Tuhan mau buah yang kita hasilkan seturut dengan Firman Kristus yang kita hidupi. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.

Psalm 41:1-3
20/02/2019

Psalm 41:1-3

19/02/2019

TIDAK HAUS dan TIDAK LAPAR LAGI
Shalom! Yohanes 6:35: Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi."

Di era tahun 90 an di kota Bandung (mungkin juga di kota-kota lainnya) terjadi kegerakan rohani yang melawat gereja-gereja. Baik di kalangan gereja Pantekosta, gereja Kharismatik, persekutuan persekutuan doa maupun gereja-gereja mainstream, arus utama, yang sudah mengakar di Indonesia. Pada masa masa itu ada suatu istilah yang sangat populer digunakan oleh gereja-gereja yang sedang mengalami lawatan Tuhan yaitu "haus dan lapar akan Tuhan." Istilah ini untuk menunjukkan bahwa seseorang Kristen harus senantiasa rajin mencari Tuhan, rajin saat teduh, rajin berdoa (minimal 1 jam), rajin berpuasa dan juga rajin untuk bersaksi sebagai tanda dan bukti bahwa mereka menginginkan karena haus dan lapar yaitu lebih banyak pewahyuan, pengurapan dan lebih banyak tentang Tuhan. Kedengarannya sangat rohani. Haus dan lapar akan Tuhan! Tetapi jika kita memperhatikan dengan cermat perkataan Tuhan Yesus pada ayat di atas maka sesungguhnya tidak ada yang dapat ditafsirkan dari ayat itu bahwa kita harus haus dan lapar akan Tuhan. Sesungguhnya dengan sangat jelas telah dikatakan oleh Tuhan Yesus bahwa yang datang kepada Tuhan Yesus tidak akan lapar lagi dan yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak akan haus lagi. Bagaimana? Sebab Tuhan Yesus adalah roti hidup yang memberi hidup kepada mereka yang percaya. Roti manna yang diberikan oleh Allah untuk memberikan makan kepada bangsa Israel selama 40 tahun adalah suatu peristiwa ajaib yang pernah di alami oleh bangsa Israel. Tetapi nenek moyang Israel yang menerima manna itu binasa karena dosa dan pemberontakan mereka di padang gurun. Hanya Yosua dan Kaleb yang memasuki tanah perjanjian. Padahal kurang lebih ada 3 juta orang Israel yang telah keluar dari tanah Mesir dipimpin oleh Musa. Nabi Musa sendiri tidak diperkenan Tuhan Allah untuk masuk ke tanah yang telah dijanjikan Tuhan Allah Israel. Kata lapar dalam bahasa Ibrani secara metaforis berarti sangat membutuhkan, untuk mencari dengan keinginan yang bersemangat. Tetapi sesungguhnya Tuhan Yesus telah menjadi kelimpahan bagi rohani, jiwani dan jasmani kita sehingga kita dapat dengan tekun mengikut Tuhan dan menikmati Tuhan sebagai kasih karunia di dalam hidup kita di dunia ini. Kalau kita masih merasa haus dan merasa lapar, tanpa bermaksud untuk menghakimi siapapun coba uji kembali apakah kita masih tegak di dalam iman, serta menguduskan Tuhan Yesus di dalam hati kita sebagai Tuhan?? (1Petrus 3:15). Karena keadaan itu bertentangan dengan perkataan dari Tuhan Yesus. Banyak orang datang kepada Tuhan Yesus hanya untuk mencari roti untuk dimakan dan benar benar mereka hanya mendapat roti. Mereka tidak percaya kepada Tuhan Yesus. Tetapi bagi kita yang percaya kita bukan hanya mendapatkan roti tetapi juga hidup yang kekal. Tuhan Yesus memberikan kepada kita hidup-Nya yang membuat kita tidak lapar lagi dan tidak haus lagi. Istilah haus dan lapar akan Tuhan lebih tepat menggambarkan suatu kerinduan dari seseorang percaya kepada Tuhan Yesus yang dikasihinya. Tuhan Yesus telah menjadi segala-galanya bagi kita yang percaya. Jangan sekali kali kita meninggalkan Tuhan Yesus karena kita akan dipermalukan oleh dunia ini dan menjadi binasa. Tuhan Yesus memberkati.

11/02/2019

HASIL PEMBENARAN ALLAH
Roma 5:1-2. Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Beriman bahwa Tuhan Yesus telah diserahkan untuk mengalami penderitaan bahkan sampai wafatNya karena pelanggaran dan dosa-dosa kita. Beriman bahwa Tuhan Yesus telah dibangkitkan Allah dari kematian-Nya karena tujuan pembenaran bagi kita

11/02/2019

KUASA AGAR MENJADI ANAK ANAK ALLAH

Yoh. 1:12-14. Tetapi semua orang yang menerima Nya, diberi Nya kuasa supaya menjadi anak anak ALLAH, yaitu mereka yang percaya dalam nama Nya, orang orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan p**a secara jasmani oleh keinginan seorang laki laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah melihat kemuliaan Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Kuasa (exousia) dalam bahasa aslinya memiliki pengertian: kekuatan, otoritas, bobot, terutama: otoritas moral supaya menjadi anak-anak Allah. Kata "supaya" adalah kata penghubung untuk menandai tujuan atau harapan, agar. Jadi kuasa itu diberikan dengan tujuan agar kita menjadi anak-anak Allah. Syaratnya adalah lahir baru! Hendaknya melalui Firman Tuhan pagi ini kita semua menyadari akan rencana dan rancangan Allah bagi hidup manusia, yaitu agar kita menjadi anak-anak Allah dan mengenal Tuhan Yesus Kristus dengan benar. Ketuhanan Kristus dan Kemahakuasaan Kristus yang tidak ada satupun mahluk baik di surga maupun di bumi dan diseluruh alam semesta ini dapat menandingi. Bahkan semua itu telah diciptakan sendiri oleh Tuhan Yesus. Inilah sesungguhnya suatu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan hari depan yang penuh dengan harapan (Yeremia 29:11) sebab tidak ada rencana dan rancangan Tuhan Allah yang buruk bagi kita. Hendaknya kita tetap berfokus kepada Tuhan. Menguduskan Kristus di dalam hati kita sebab Yesus Kristus adalah Tuhan, Penguasa satu-satunya.

Saatnya untuk melangkah mencapai tujuan yang Allah sudah tetapkan. Niscaya kita akan berbahagia karena hidup ini bukan kita lagi tetapi hidup ini adalah hidup di dalam iman kepada Anak Allah yang mengasihi kita (Galatia 2:20). Berbahagia karena ada Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Kita dapat berkomunikasi (berdoa, menyembah) kepada Tuhan Allah di dalam dan melalui Roh Kudus. Berbahagia karena kita dapat menerima dan mengerti kebenaran yang memerdekakan (Yohanes 8:31-32).

Daripada meratapi, mempertahankan ttg kualitas hidup kita saat ini yang mungkin dengan segala persoalan, kes**aran maupun tekanan hendaknya hati kita senantiasa mau berbalik kepada Tuhan, Focus on Jesus, supaya kita mendapat kuasa agar menjadi anak-anak Allah oleh karena kita percaya dan menuhankan Kristus di dalam hati dan perbuatan kita. Jangan mengabaikan Tuhan, mengabaikan hal Kerajaan Sorga demi sesuatu yang lain yang kita kejar, kita ingini. Tuhan yang telah menyediakan segala sesuatunya bagi manusia bahkan tanpa manusia itu mengetahuinya. Bagian kita adalah merespon panggilan Allah di dalam hidup kita, hari ini, jangan sampai terlambat! Tuhan Yesus memberkati kita semua yang mau percaya dan menerima perkataan Tuhan yaitu Firman Tuhan.

07/02/2019

*ORANG BENAR BAGAI POHON KORMA*
Shalom selamat pagi saudara saudaraku yang kukasihi dalam Tuhan Yesus Kristus. Pada pagi hari yang baru dan indah ini kita kembali akan membaca dan merenungkan FT. Kita semua telah seringkali diingatkan, agar kita semua mau hidup sebagai orang-orang benar, telah demikian banyak kita membaca ataupun mendengar firman Tuhan dari hari kehari. Dan biarlah firman Tuhan ini berlaku atas kita semua, sebab setiap janji-janji firman Nya adalah "Ya." dan "Amin". Beginilah firmannya; Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam dibait Tuhan, akan bertunas di pelataran Allah kita. (yang perlu sama2 kita pahami, kenapa Tuhan, mengumpamakan "orang benar" bertunas seperti pohon korma. Kenapa pohon korma dan tidak/bukan pohon2 lainnya yang bertebaran amat banyak diseluruh bumi ini. Tuhan tidak pernah salah, sebab Tuhan, Allah kita Allah yang sempurna. Dia tahu tepat dan sempurna di dalam memberi perumpamaan kepada orang2 benarnya. Pohon korma seperti kita ketahui, hidup digurun pasir yang tanahnya teramat kering dan gersang. Kita tahu p**a bila menanam pohon, haruslah ditanah yang gembur yang terdapat air. Tetapi bertolak belakang dengan pohon korma yang satu ini, dia akan bertumbuh terus meskipun tanahnya kering, dia terus berakar, serta terus bertumbuh keatas, sampai akarnya akan menembus kebawah untuk mendapatkan air. Dan pohon korma tsb akan menjadi pohon korma yang tumbuh besar dan amat kokoh tidak mudah roboh oleh angin besar yang sering menerpa digurun pasir/dipadang gurun. Dan dapat menghasikan buah yang amat lebat. Perumpamaan ini sangat tepat dan cocok bagi orang-orang benar, yang disebut/dimaksud sebagai orang benar bukan orang-orang yang ke gereja tetapi tidak memiliki pengertian yang benar, dan banyak yang tidak mengenal Yesus secara pribadi yang mereka seringkali hanya sebatas ucapan, tetapi tidak memiliki/pengertian dan pengetahuan yang benar. Orang benar, dia akan menancapkan imannya kepada Yesus secara benar, karena Yesus itulah sumber kehidupan dan tidak ada yang lain. Jadi meskipun orang benar itu juga ditanam ditanah yang gersang, dia tidak akan mati, dia terus hidup dengan mengandalkan satu-satunya sumber hidup/kehidupan yakni Yesus sendiri. Maka tidak heran jika diumpamakan mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas dipelataran Allah kita. Dan selanjutnya firmannya): Pada masa tuapun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitahukan, bahwa Tuhan itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya. Mazmur 92:13-16. Demikianlah FT hari ini, Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua, Amin.

20/07/2018

TEGURAN TEGURAN
Pengajaran Tuhan melalui Rasul Paulus ttg hal teguran patut kita teladani dalam hidup kita berjemaat. Ketaatan jemaat telah menolong mereka sehingga iblis tidak mempunyai kesempatan untuk mencobai dan beroleh keuntungan dari mereka. Rasul Paulus menyampaikan pengajaran ini dan tidak ada kepentingan pribadi di dalamnya. Ketaatan jemaat menimbulkan kasih yang semakin erat seorang akan yang lain di dalam Kristus, saling mendoakan, dan semakin teguh dalam panggilan serta pelayanan jemaat kepada Tuhan dan kepada sesama manusia (2Korintus 2:5-11)

11/07/2018

METODE???
Dalam hal rohani, hampir dapat dikatakan bahwa orang adalah metode. Bila orangnya tidak benar, tidak peduli betapa benarnya metode yang akan dipakai, metode itu tidak akan berguna sebab perkara rohani adalah perkara Roh, dan Roh tidak tergantung pada metode. Roh selalu mengekspresikan dirinya sesuai dengan hakiki dan sifatnya.

Dalam membangun hubungan dengan Allah, manusia metodenya. Bagaimana?
1. Mencari kehendak Allah
2. Memiliki persekutuan dengan Allah dan hidup di dalam Allah
3. Menanti-nanti di hadapan Allah
4. Meletakkan segala sesuatu yang berasal dari diri sendiri, terutama kemampuan dan opininya.
5. Kehidupannya selaras dengan doanya

Nabi Musa membutuhkan 80 tahun dalam proses Tuhan terhadap dirinya dan tidak ada catatan bahwa Allah memberitahu Musa berbagai metode pelayanan. Jika manusianya salah, tidak akan ada hasilnya.
(By Witness Lee)

06/06/2018

Shalom! Damai sejahtera adalah kunci untuk dapat membedakan roh. Tuhan Yesus datang untuk memberikan hidup yaitu sebagai Gembala Yang Baik bagi jiwa kita. Yesus yang adalah Tuhan telah memberikan damai sejahtera-Nya bagi kita (Yohanes 14:27) *untuk mengusir* semua ketakutan, kecemasan, kebimbangan dan hal-hal negatif lainnya dari hati dan pikiran kita. Kita menerima damai saat kita *focus on Jesus*.

Tuhan Yesus yang tahu persis dan yang sudah mengingatkan tentang setan/Iblis yang juga datang sebagai pencuri. Tidak ada damai sejahtera, iblis tidak punya, tetapi ia dapat memberikan banyak uang, kesenangan, kemewahan, dan lain sebagainya. Ingat! Tuhan Yesus mengatakan bahwa setan adalah pencuri. Dibalik segala yang bisa diberikan oleh setan, tetap ia pencuri. Apa ia mencuri uang kita? Sesungguhnya tidak, karena ia dapat memberikan uang dan hal-hal duniawi. Tetapi ia mencuri Firman yang ditabur, ia menipu dengan tipu daya kekayaan, ia merampas iman seseorang. Tidak ada damai di dalam hati walaupun memiliki banyak harta benda. Ada sangat banyak cara iblis supaya kita menyadari atau tidak menyadarinya kita sedang berkompromi dengan roh-roh dunia ini, yaitu roh-roh yang anti Kristus.

Kita sudah diperingatkan hari demi hari melalui Firman Tuhan. Mari kita baca ayat ini: 2 Korintus 4:3-5 _Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus_.

Dalam 1Yohanes 4:1-6 adalah ayat-ayat yang sangat serius untuk dapat menjadi peringatan bagi kita. Kiranya kita semua mau merespon dengan cara yang benar yaitu takut akan Tuhan, menerima Firman Tuhan, melakukan Firman Tuhan, menguduskan Kristus di dalam hati, mengasihi saudara-saudari di dalam Tuhan, bergiat untuk pembangunan rumah Tuhan, melayani Tuhan dengan apa yang kita miliki yang sesungguhnya semua itu telah kita terima dari Tuhan Yesus Kristus sendiri. Kiranya tidak ada di antara kita yang mengeraskan hati dan kehilangan (karena dicuri) damai sejahtera Tuhan di dalam hatinya.

Percayalah kepada Tuhan Yesus, ubahlah cara kita berpikir (mindset). Kita ingatkan diri kita sendiri bahwa Tuhan sekali-kali tidak akan membiarkan dan tidak akan meninggalkan kita (Ibrani 13:5). Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.

03/05/2018

GAMBARAN BESAR
Banyak kali sebagai orang percaya kita sibuk dengan dan tenggelam ke dalam detail, I have to do this and that or else... saat kita berhadapan dengan kesusahan/kesulitan. Tetapi semakin dikerjakan tidak membuat kesusahan/kesulitan itu dapat diatasi. Kemudian jadi bingung, bimbang atau tidak sedikit yang meragukan iman mereka kepada Tuhan Yesus.

Seperti orang bermain puzzle, pastinya kita harus melihat kepada gambar besarnya agar kita dapat mulai meletakkan kepingan demi kepingan puzzle dan menyelesaikannya.

Tuhan Yesus sudah memberikan kepada kita gambaran besarnya yaitu bahwa kita yang percaya dan yang menerima Tuhan Yesus akan menerima kuasa untuk menjadi anak-anak Allah (Yohanes 1:12). Apa artinya bagi kita? Dengan berfokus hanya kepada Tuhan Yesus, kita akan memiliki damai sejahtera dalam hati sehingga kita tidak buang buang waktu yang berharga dan tidak terjebak pada kekacauan dari detail yang tidak perlu karena tidak punya gambaran besarnya.

Kuasa yang Tuhan Yesus berikan kepada kita yang percaya sangat berguna untuk menjauhkan kita dari tekanan yang datang akibat kesusahan/kesulitan. Dengan hilangnya tekanan-tekanan itu, maka kita dapat menata kepingan-kepingan puzzle dan menyelesaikannya karena gambaran besar yang sudah kita lihat dan miliki. Sejatinya kesusahan/kesulitan tidak dapat menjatuhkan iman kita atau membuat kita menyerah kepada keadaan. Tangan Tuhan memegang tangan kita, hikmat karena takut akan Tuhan ada dalam hati dan pikiran kita, doa kita pun tidak lagi penuh ketakutan karena kekuatiran tetapi karena percaya. Cara pandang kita mengalami diubahkan. Kita dapat mengatasi kesusahan/kesulitan karena kita adalah anak-anak dari Allah yang berkuasa. Puji Tuhan. Haleluya!

04/07/2017

DITENTUKAN UNTUK BERTUMBUH

1 Timotius 6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Satu satunya pertandingan yang patut bagi orang Kristen yang terpanggil untuk melakukannya adalah pertandingan iman. Musuh terbesar Iman adalah kurangnya pengertian mengenai Firman Tuhan. Anda tidak mungkin memiliki iman atau kepercayaan yang melebihi pengetahuan Anda akan Firman Tuhan.

Iman akan bertumbuh dengan sendirinya apabila pengertian Anda tentang Firman Tuhan ikut bertumbuh (Roma 10:17). Mari curahkan perhatian kita untuk pengetahuan kita akan Firman Tuhan semakin bertumbuh. Maka saudara akan kagum melihat hasilnya. (KHM)

Address

Jalan Raya Lembang No. 134 D
Lembang
40391

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Focus On Jesus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Focus On Jesus:

Share