25/05/2026
Haleluya selamat pagi
2 Samuel 19:29-30 (TB) Tetapi raja berkata kepadanya: "Apa gunanya engkau berkata-kata lagi tentang halmu? Aku telah memutuskan: Engkau dan Ziba harus berbagi ladang itu." Lalu berkatalah Mefiboset kepada raja: "Biarlah ia mengambil semuanya, sebab tuanku raja sudah pulang dengan selamat."
Daud memang sudah tertipu dengan perbuatan Ziba, tetapi keputusan tidak bisa diubah. Tidak ada penghukuman untuk Ziba, sebaliknya apa yang Daud lakukan hanya mengampuni.
Mefiboset seorang yang tidak menjadi emosi dan memaksakan apa yang harus dia dapatkan kembali, sebaliknya Kesetiaan Mefibosetlah yang menonjol.
ia tahu bahwa apa yang dia miliki semua Anugerah raja baginya, dan jika memang ia tidak bisa memperolehnya kembali baginya yang lebih berharga adalah raja itu sendiri.
Dari sini kita melihat hati Mefiboset yang beda dari kebanyakan, dia sudah dirugikan, tapi yang keluar dari mulutnya bukan tuntutan, melainkan: “Biarlah ia ambil semuanya, yang penting tuanku pulang dengan selamat.”
Saudara
Apa yang dapat menjadi pelajaran buat kita:
*- Miliki kesetiaan yang tanpa menuntut*
Mefiboset tidak sedang berkata karena aku setia menanti tuan dengan tidak (memikirkan diri lagi - sebab kondisi mefiboset begitu kotor), jadi pantas aku dibela dan kembali semua yang sudah dirampas Ziba.
tetapi bagi Mefiboset semua yang dimiliki adalah anugerah raja baginya, dan kalaupun anugerah itu sudah tidak bisa dia miliki lagi, tetapi yang terpenting raja tetap ia Miliki.
wow, bukankah hal ini begitu luar biasa? bagaimana dengan kita? secara jujur kita sering kebalikannya, menghitung kesetiaan kemudian Mulai buat daftar menuntut Tuhan A,B, C sampai Z.
ingat Kesetiaan yang sejati kepada TUHAN tidak pakai kontrak!
*- Jaga dan pertahankan apa yang paling berharga*
Daud bisa salah bagi ladang, Ziba bisa ambil sebagian harta, tetapi bagi Mefiboset posisi makan bersama di meja raja tidak bisa diambil.
baginya Raja tetap bersamanya.
Kalau hari ini Tuhan kasih pilihan: Aku Tuhan atau pekerjaan/usaha, AKu Tuhan atau keluarga yang diberkati, Aku Tuhan atau pencapaian/keberhasilan yang Gilang gemilang dll, tetapi ternyata ketika kita lebih memilih bukan TUHAN maka sadar kita sudah begitu jauh dari Dia…
lalu apa pilihan kita?
Matius 16:26, “Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?”
Jadi, saudara menjadi catatan yang berharga *BUKAN APA yang kita miliki tetapi SIAPA yang kita miliki, ingat Hubungan dengan Tuhan itu tidak bisa diganti dengan apa pun, Kalau hubungan itu aman, yang lain bisa Tuhan pulihkan .- Amin*
Jadi, *kisah Mefiboset dibagian ayat2 ini memberikan pelajaran berharga bagi kita bahwa untuk setia tidak perlu ada tawar-menawar, dan belajarlah memahami mana yang benar-benar BERHARGA.*
Puji TUHAN .....
Matius 16:24-26 (TB) Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?
TUHAN YESUS memberkati
Tetaplah Setia dan hiduplah dalam KETAATAN
GPdI Alfa Omega Lawang
25 mei 2026.