GPdI Alfa Omega Lawang

GPdI Alfa Omega Lawang GPdI Alfa Omega
Jl. Argopuro No. 22, Lawang, Jawa Timur

02/08/2026

Haleluya selamat pagi
2 Samuel 22:12 (TB) Dan Ia membuat kegelapan di sekeliling-Nya menjadi pondok-Nya: air hujan yang gelap, awan yang tebal.

Bagian ke-5 kesaksian Daud tentang Tuhan yang menjaga milik-Nya.
Di Perjanjian Lama, Tuhan sering digambarkan datang dengan awan gelap, hujan, dan badai. Contohnya di Gunung Sinai. Kegelapan di sini bukan berarti Tuhan itu jahat, tetapi menunjukkan kekudusan dan kemuliaan-Nya yang terlalu besar untuk dilihat manusia secara langsung.

Kegelapan menjadi pondok-Nya
Pondok = tempat tinggal, tenda.
Jadi Tuhan seperti "berkemah" di dalam awan gelap.

Saudara , betapa Daud sedang memuji Tuhan bahwa Tuhan yang perkasa itu juga pribadi yang menaungi.

saudara
Adakah kita berkata hidupku ini serasa begitu gelap /kelam, tidak ada yang bisa diharapkan?
belajarlah dari kesaksian Daud , Allah ada dalam keadaan gelap kita dan Dia mau menolong kita, tetapi pastikan bahwa hidup kita berpaut kepada -NYA . Haleluya

Mazmur 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Tuhan Yesus memberkati
Tetaplah SETIA dan hiduplah dalam KETAATAN
GPdI Alfa Omega Lawang
3 Agustus 2026.

31/07/2026

Haleluya selamat pagi
2 Samuel 22:11 (TB) Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap angin.

lanjut bagian ke -4 dalam kesaksian Pujian Daud tentang Allah yang menjaga milik-Nya.

*"Mengendarai kerub"*
Kerub adalah makhluk sorgawi yang melayani di hadapan Allah. Di PL pertama kali dicatat kerub Kej 3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

kerub menjadi gambaran Allah datang dengan kemuliaan dan kuasa-Nya.

*"Terbang.... dan tampak di atas sayap angin"* menggambarkan IA Tuhan datang dalam kecepatan, kekuatan, dan kehadiran Allah yang segera menolong.

Angin sering melambangkan Roh Allah. seperti apa kerja angin? ia tidak terlihat tetapi hembusan dapat dirasakan (apakah dalam angin yang sepoi-sepoi atau angin yang begitu keras/kencang).

Jadi Allah bergerak cepat, Ia tidak kelihatan secara mata jasmani ini, tetapi Ia tidak bisa menahan diri melihat miliknya dalam keadaan kepungan musuh.

jadi kesaksian Daud menggambarkan betapa dahsyatnya Tuhan saat turun tangan. Bukan Tuhan yang lemah dan jauh, tapi Tuhan yang berkuasa penuh atas sorga dan alam, yang datang "terbang" untuk menyelamatkan.

Saudara
Kita rindu mengalami pekerjaan Allah dalam hidup kita bukan? tetapi bagaimana sikap hidup kita dihadapannya?

Seringkali kita sulit melihat Tuhan menolong kita kenapa? karena kita sendiri yang selalu membatasi diri - kita ukur TUHAN dalam kepentingan2 kita dan kita lupa bahwa ada yang TUHAN mau yaitu datanglah kepada-NYA dengan Hormat.

Maleakhi 3:16
Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."

Mazmur 2:11 Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,

Tuhan Yesus memberkati
Tetaplah SETIA dan hiduplah dalam KETAATAN
GPdI Alfa Omega Lawang
1 Agustus 2026

30/07/2026

Haleluya selamat pagi
2 Samuel 22:10 (TB) Ia menekukkan langit, lalu turun, kekelaman ada di bawah kaki-Nya.

bagian ke 3 Daud menceritakan /memberi kesaksian tentang Tuhan dalam KUASA- Nya menjaga milik-NYA adalah IA Tuhan menekukkan langit, lalu turun - Menunjukkan bahwa Ia TUHAN tidak jauh dan peduli turun tangan kepada kepunyaan -NYA.

Kekelaman ada di bawah kaki-Nya.
artinya kekelaman tidak menguasai -NyA sebaliknya ketika Awan gelap, badai, dan kekelaman justru itu menjadi tumpuan kaki-Nya.
luarbiasa keagungan dan kuasa-Nya sehingga langit dan kekelaman Tunduk pada-NyA.

Daud lagi mengingat bagaimana Tuhan menyelamatkannya berkali-kali dengan cara yang ajaib, seperti badai dan guntur dan ini pujian tentang Tuhan yang berkuasa atas langit dan bumi, dan yang mau "turun" untuk menolong umat-Nya.

Saudara.
adakah kita sedang berada dalam kekelaman? dan engkau merasa tidak ada yang bisa menolong saudara?
Tuhan yang disembah Daud adalah Tuhan yang sama yang tidak berubah KUASA- NYA.

Teruslah memuliakan Tuhan- dan jangan ragukan KUASA-NYA Amin

Mazmur 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Tuhan Yesus memberkati
tetaplah SETIA dan hiduplah
KETAATAN.
GPdI Alfa Omega Lawang
31 Agustus 2026.

30/07/2026

Bidston Doa Jemaat

29/07/2026

Haleluya selamat pagi.
2 Samuel 22:9 (TB) Asap membubung dari hidung-Nya, api menjilat keluar dari mulut-Nya, bara menyala keluar dari pada-Nya.

dalam TL - Terjemahan Lama*"Maka naiklah asap dari dalam hidung-Nya, dan dari dalam mulut-Nya keluarlah api yang menghanguskan..."

kembali bagian yang ke -2 dalam ayat 9 kesaksian Daud gambaran Tuhan hadir dalam kuasa-NyA untuk menjaga dan menolong MILIK -NyA adalah gambaran murka Tuhan yang panas terhadap musuh umat-Nya dan datanglah kuasa FIRMAN TUHAN yang menghanguskan, dan oleh karena itu tidak ada yang bisa tahan sebab Firman-Nya hidup dan bekerja.

mengenai ....Bara menyala dari pada-Nya→ gambaran kekudusan dan penghakiman Tuhan yang membakar habis.

Saudara
Ketika kita berada dalam Kebenaran - hidup dalam Firman Tuhan dan TUHAN luaskan kita bertemu dengan kondisi kesesakan ( diakibatkan orang2 yang mau menghancurkan kita) yakinlah bahwa FIRMAN TUHAN akan datang kepada musuh kita.

untuk itu tetaplah dalam Kesetiaan kepada TUHAN, jangan cemarkan diri melawan FIRMAN - Berlaku TAAT pada FIRMAN dan ijinkan Allah hadir seperti kesaksian Daud dalam ayat ini bagi kita . haleluya

Yohanes 14:24
Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Tuhan Yesus memberkati.
Tetaplah SETIA dan hiduplah dalam KETAATAN
GPdI Alfa Omega Lawang
29 juli 2026.

28/07/2026

Haleluya selamat pagi.
2 Samuel 22:8 (TB) Lalu bergoyang dan bergoncanglah bumi, dasar-dasar langit gemetar dan bergoyang, oleh karena bernyala-nyala murka-Nya.

dari ayat 8-16, kita akan melihat seperti apa gambaran Tuhan hadir dalam kuasa-NyA untuk menjaga MILIK -NyA menurut kesaksian raja Daud dalam mengenal TUHAN yang memberikan pertolongan kepada-nya.

ada 3 kalimat kunci di ayat ini yang coba kita lihat
*1. "Bergoyang dan bergoncanglah bumi"*
Menunjukkan bahwa Allah yang punya kuasa
Di Alkitab, kalau bumi goyang itu tandanya Tuhan sedang bertindak. Contoh: Keluaran 19 waktu Tuhan turun di Sinai, Hakim-hakim 5:4.

*2. "Dasar-dasar langit gemetar"*
Jadi Daud mau ceritakan bahwa struktur paling kokoh di alam semesta sebagai dasar2 langit ikut tidak kuat kalau Tuhan bergerak.

*3. "Oleh karena bernyala-nyala murka-Nya"*
Sumber guncangannya bukan gempa alam biasa. Tapi "murka-Nya" yang bernyala-nyala.
dalam Psl 2 Samuel 22, ini bukan murka sembarangan tetapi Ini murka Tuhan karena umat-Nya yang tertindas disakiti dan Allah hadir untuk membela Daud.

Saudara
Ketika kita sedang menghadapi kondisi Kesesakan, Daud ceritakan dalam kesaksian bahwa ia memiliki Allah yang punya KUASA untuk MEMBELA milik-NYA . maukah kita juga mengalami pertolongan yang sama itu?

kita mungkin direndahkan, disepelekan, dianggap tidak ada artinya - orang mencari kelemahan dan mau menjatuhkan kita, dan kita menjadi sesak - karena kita tidak mampu melakukan pembelaan diri, tetapi dari Daud kita belajar bahwa Ia punya Allah yang ketika bertindak maka tidak pernah separuh dalam menolong. puji Tuhan!
bagian kita Pujilah Tuhan - Setia kepada-NyA

1 Samuel 12:24 Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besarnya hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu.

Tuhan YESUS memberkati
Tetaplah SETIA dan hiduplah dalam KETAATAN
GPdI Alfa Omega Lawang
29 juli 2026.

27/07/2026

Haleluya selamat pagi
2 Samuel 22:7 (TB) Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berseru. Dan Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong masuk ke telinga-Nya.

Daud menceritakan bahwa kondisi titik yang paling rendah, susah dan sulit yang membuat dia berada dalam kesesakan yang Daud lakukan adalah berseru : berteriak dengan keras kepada TUHAN.

*Tuhan mendengar dari bait-NyA.*
Waktu Daud menulis ini, Bait Salomo belum dibangun. Jadi "bait-Nya" di sini bukan gedung, melainkan *tempat kediaman / hadirat Allah -tahta Allah -Sorga*
dan Daud bersaksi bahwa Allah dengar suara teriaknya minta tolong.

Saudara
Apapun keadaan kita hari-hari ini, Tuhan kita Tuhan yang mendengar setiap seruan kita, Dia Tuhan tidak tuli, percayalah bahwa setiap kesesakan kita Dia tahu.
Yang membuat Allah tidak mau mendengar teriak kita adalah karena kesombongan dan ketidaktaatan kita.

Mungkin hari2 ini kita sedang berteriak minta tolong kepada manusia dll, tetapi ingat manusia terbatas adanya, tetapi Allah pertolongan tidak terbatas.

Seringkali Kesesakan dipakai Tuhan bukan untuk menghancurkan kita tetapi untuk mendekatkan kita kepada-Nya. inilah yang terjadi kepada Daud, Titik terendah Daud justru jadi tempat dia paling kenal Tuhan sebagai Allahnya.

Yesaya 59:1-2 (TB) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Tuhan Yesus memberkati
tetaplah SETIA Dan hiduplah dalam KETAATAN.
GPdI Alfa Omega Lawang
28 juli 2026.

27/07/2026

Haleluya selamat pagi
2 Samuel 22:5-6 (TB) Sesungguhnya gelora-gelora maut telah mengelilingi aku, banjir-banjir jahanam telah menimpa aku, tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku.

Daud menceritakan seperti apa keadaan yang menimpanya bahwa ada titik2 paling susah, terendah tetapi ia melihat bahwa kuasa TUHAN bersamannya.

- Gelora-gelora maut.
satu gambaran bahwa seperti ombak besar yang mau menenggelamkan dirinya , dia Rasanya dikepung bahaya dari semua sisi.
- Banjir-banjir jahanam.
"jahanam" = kehancuran.
satu kondisi / Masalah2 yang datang bertubi-tubi, dan serasa tidak berhenti.
- Tali-tali dunia orang mati
Di budaya Ibrani, "dunia orang mati" = Sheol. Ini gambaran terikat, tidak bisa lepas, dan seperti sudah diseret masuk ke kubur.
- Perangkap-perangkap maut.
artinya bahwa musuh sudah memasang perangkap/ jebakan di depan dan Daud merasa bahwa Jalan ke depan pun kelihatan buntu.

Jadi dari bahasa ini Daud memberikan kesaksian kepada kita bahwa dia sudah ada dititik terendah - ada diujung sekali dan tidak ada jalan keluar secara logika (manusianya )tidak ada harapan.

saudara
Pagi ini, apakah gambaran hidup kita ada seperti Daud?
kesaksian yang dihadapi Daud adalah bahwa ia pernah alami kondisi sangat sulit tetapi apakah Daud Mundur dari TUHAN? (diayat berikutnya kita lihat besok ) bahwa langkah yang diambilnya adalah TUHAN.

pagi ini, apapun keadaan kita - jangan bersandar pada keadaan tetapi periksa adakah kita sudah mencari TUHAN, adakah kita sudah menunjukkan hormat KEPADA-NYA?

manusia saat kondisi terjepit/titik terendah baru teriak2 minta ampun - minta tolong, namun saat baik2 justru cari TUHAN sekedarnya.
jangan Tunggu kondisi buruk baru minta ampun, sebaliknya hiduplah dalam peraturan TUHAN - sehingga ketika kondisi terendah datang kita tahu masih ada TUHAN yang sanggup menolongku. haleluya

Imamat 18:5 Sesungguhnya kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan peraturan-Ku. Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya; Akulah TUHAN.

Tuhan Yesus memberkati
Tetaplah SETIA dan hiduplah dalam KETAATAN.
GPdI Alfa Omega Lawang
27 juli 2027

24/07/2026

Haleluya selamat pagi
2 Samuel 22:4 (TB) Terpujilah TUHAN, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku.

Bagian ini merupakan ungkapan pujian Daud setelah dalam ayat-ayat sebelumnya ia ceritakan seperti apa TUHAN dalam hidupnya.

*Terpujilah TUHAN*
satu ungkapan PUJIAN adalah kepada TUHAN.
ia tidak sedang berkata dengan kalimat lainnya misalnya akhirnya aku selamat (tidak sedang menunjuk pada dirinya) tetapi kalimat Terpujilah TUHAN adalah ungkapan yang lebih berfokus hanya kepada TUHAN.

bagaimana dengan kita?
ketika kita datang kepada TUHAN mulailah dengan PUJIAN kepada-NYA jangan mulai dengan keadaan kita.

*seruku;*
Kata *“berseru”* di sini bahasa Ibrani-nya _qara'_. Artinya bukan sekadar “minta tolong pelan-pelan”. Tapi seruan yang keras, mendesak, dari hati yang benar-benar bergantung.

Seruan Pujian Daud menceritakan bahwa Allah-lah yang sudah melakukan pekerjaan besar, dan apa yang terjadi ia selamat dari musuh.

saudara
Kita harus akui bahwa begitu banyak musuh2 yang tidak terlihat tetapi pastikan kita tidak sedang menjauh dari TUHAN.

Mari, ingat kebaikan2 TUHAN dan jadilah seperti Daud ia datang kepada TUHAN dan memuliakan nama-NYA.

Besok hari Minggu, adakah kita tahu memuliakan TUHAN atau justru kita sibuk dengan segala urusan yang tidak pernah habis itu?
Beribadah dan berikan pujian penghormatan kepada Allah sebab terlalu banyak pertolongan yang sudah diberikan kepada setiap kita.

Maleakhi 3:16
Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."

Tuhan Yesus memberkati
tetaplah SETIA dan hiduplah dalam KETAATAN.
GPdI Alfa Omega Lawang
25 Juli 2026.

Address

Argopuro 22
Lawang
65211

Telephone

+6281234517638

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GPdI Alfa Omega Lawang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GPdI Alfa Omega Lawang:

Share