Firman TUHAN HARI INI

Firman TUHAN HARI INI "Mendekatlah kepada Allah dan Ia akan mendekat kepadamu". "Cari dahulu kerajaan Allah dan Kebenaran-Nya dan Semuanya akan ditambahkan kepadamu".

Dulu aku sempat berpikir…bukankah Gereja sebenarnya sudah lahir ketika Yesus berkata kepada Petrus:“Engkau adalah Petrus...
26/05/2026

Dulu aku sempat berpikir…
bukankah Gereja sebenarnya sudah lahir ketika Yesus berkata kepada Petrus:

“Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku.”
(Matius 16:18)

Dan memang benar.

Yesus sendiri adalah pendiri Gereja.
Bukan manusia.
Bukan organisasi.
Bukan hasil pemikiran para rasul.

Tetapi ternyata…
Gereja menyebut Pentakosta sebagai hari lahir Gereja karena pada hari itulah Roh Kudus dicurahkan kepada para rasul dan Gereja mulai dinyatakan kepada dunia.

Katekismus Gereja Katolik bahkan menjelaskan bahwa pada hari Pentakosta,
melalui pencurahan Roh Kudus,
Gereja “ditampilkan kepada dunia.”
(KGK 767)

Dan saat membaca bagian itu…
aku seperti tersadar sesuatu.

Sebelum Pentakosta,
para murid sebenarnya sudah menjadi pengikut Kristus.
Mereka sudah melihat mukjizat.
Sudah mendengar pengajaran Yesus.
Bahkan sudah menyaksikan kebangkitan-Nya.

Namun Injil Yohanes mencatat bahwa mereka masih berkumpul dengan pintu tertutup karena takut.
(Yohanes 20:19)

Mereka percaya…
tetapi belum berani keluar.

Sampai akhirnya Kisah Para Rasul 2 menceritakan:
Roh Kudus turun seperti tiupan angin keras dan lidah-lidah api atas para rasul.

Dan di situlah semuanya berubah.

Petrus yang dulu menyangkal Yesus,
akhirnya berdiri dan berkhotbah tanpa takut.

Para rasul mulai pergi keluar mewartakan Injil,
dan pada hari itu sekitar tiga ribu orang dibaptis.

Di situlah Gereja mulai bergerak,
mulai bersaksi,
dan mulai menjalankan perutusannya ke seluruh dunia 🌍

Karena itu Pentakosta disebut:
🕊️ Hari lahirnya Gereja.

Dan entah kenapa…
saat merenungkan semua ini,
aku jadi teringat beberapa percakapan yang begitu membekas dalam perjalanan imanku.

Beberapa waktu terakhir,
ada beberapa Romo yang DM,
ada juga frater dan suster yang bertanya kepadaku:

“Bagaimana seorang Helida bisa begitu dalam memaknai iman Katolik dan begitu berani bersaksi…
padahal baru menjadi Katolik saat dewasa, bahkan baru tahun 2015?”

Bahkan ada seorang mantan frater yang berkata:

“Saya yang hampir 11 tahun di biara saja kadang tidak seberani itu berbicara tentang iman dan Gereja di ruang publik seperti media sosial…”

Jujur…
setiap mendengar itu,
aku justru merasa sangat terberkati bisa dipertemukan dengan orang-orang luar biasa seperti mereka ❤️

Tetapi jawabanku selalu sederhana:

“Aku juga gak tau…” 😊

Karena memang benar…
aku memang s**a membaca dan menulis sejak kecil.

Bahkan sejak SD sampai SMA,
aku sudah membaca seluruh isi Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu.

Tetapi waktu itu,
bagiku itu hanya karena aku memang sangat mencintai buku.

Aku s**a membaca apa saja:
sejarah,
biografi,
kisah-kisah manusia,
hal-hal ilmiah,
sampai cerita penuh mujizat.

Dan Alkitab bagiku waktu itu terasa seperti semua itu menjadi satu:
ada sejarah,
ada perjalanan manusia,
ada luka,
ada pengkhianatan,
ada kasih,
dan ada Allah yang terus bekerja di tengah semuanya.

Aku membacanya karena aku s**a ilmu pengetahuan dan s**a mencari makna.

Namun hari ini…
ketika aku mulai berani menulis tentang iman di media sosial,
berani berbicara tentang Gereja,
tentang Ekaristi,
tentang kasih Tuhan…

aku perlahan mulai menyadari satu hal:

mungkin Roh Kuduslah yang diam-diam menuntunku 🕊️

Karena ternyata…
iman bukan hanya soal kepintaran memahami Tuhan.

Ada banyak orang yang sangat pintar,
tetapi hatinya tetap jauh.

Dan ada orang-orang sederhana,
tetapi begitu mengenal kasih Allah.

Mungkin karena iman sejatinya bukan hanya hasil belajar…
tetapi juga karya Roh Kudus di dalam hati manusia.

Ia bekerja diam-diam.
Kadang bahkan sebelum kita menyadarinya.

Dan mungkin…
itulah juga yang terjadi pada para rasul saat Pentakosta.

Mereka bukan orang-orang sempurna.
Mereka penuh takut.
Penuh keraguan.
Bahkan pernah jatuh.

Tetapi Roh Kudus mengubah mereka menjadi saksi Kristus yang hidup.

Maka hari ini aku percaya…
kalau ada keberanian kecil dalam diriku untuk bersaksi tentang iman,
itu bukan karena aku hebat.

Tetapi karena Roh Kudus masih bekerja,
bahkan pada orang yang merasa dirinya biasa-biasa saja ❤️🕊️

Catatan Katekese – Helida Cecilia Pasaribu – Perjalanan kecil memahami iman Katolik

🌻Doa Pagi🌻 27.05.26  — 1 Pet 1:18-25 | Mzm 147:12-15, 19-20 | Mrk 10:32–45Bapa Maharahim, hari ini Yakobus dan Yohanes d...
26/05/2026

🌻Doa Pagi🌻 27.05.26 — 1 Pet 1:18-25 | Mzm 147:12-15, 19-20 | Mrk 10:32–45

Bapa Maharahim,
hari ini Yakobus dan Yohanes datang kepada Yesus dengan permintaan yang berani: “Kami mau Engkau melakukan apa saja yang kami minta.” Mereka menginginkan tempat kehormatan dan kebesaran, tanpa memahami bahwa Yesus sedang berjalan menuju penderitaan dan salib.

Bapa, sering kali doa kami juga diam-diam sama. Kami datang membawa keinginan kami sendiri: ingin dihargai, ingin berhasil, ingin segala sesuatu berjalan sesuai rencana kami. Ingin Engkau menyetujui rancangan kami. Tanpa sadar kami meminta agar kehendak kamilah yang terjadi, bukan kehendak-Mu.

Namun Yesus tidak menolak mereka. Dengan lembut Ia bertanya: “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?” Pertanyaan itu bukan hanya untuk mereka, tetapi juga untuk kami hari ini.

Yesus membalik cara dunia berpikir. Ia mengajarkan bahwa kebesaran bukanlah tentang kedudukan, kuasa, atau pujian, melainkan tentang kasih yang melayani. Bukan tentang dilayani, tetapi tentang rela memberi diri. Sebab Putra-Mu sendiri datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan menyerahkan hidup-Nya bagi banyak orang.

Bapa, ajarlah kami untuk berdoa dengan hati yang baru: bukan sekadar meminta agar Engkau melakukan apa yang kami inginkan, tetapi memohon rahmat agar kami mampu melakukan apa yang Engkau kehendaki.

Dan ketika cawan yang Engkau berikan berisi perjuangan sehari-hari, pengorbanan kecil, kekecewaan, atau kesetiaan dalam hal-hal sederhana, mampukan kami menerimanya dengan kasih. Sebab dalam setiap kesempatan untuk melayani, kami sesungguhnya sedang bertemu dengan Yesus.

Jadikanlah kami pelayan kasih-Mu, yang mencari Engkau lebih dari segala sesuatu.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

☘️HD☘️

Kalender Liturgi 27 Mei 2026Rabu Pekan Biasa VIIIPF S. Agustinus dari Canterbury, UskupWarna Liturgi: HijauBacaan I: 1Pt...
26/05/2026

Kalender Liturgi 27 Mei 2026
Rabu Pekan Biasa VIII
PF S. Agustinus dari Canterbury, Uskup
Warna Liturgi: Hijau
Bacaan I: 1Ptr 1:18-25
Mazmur Tanggapan: Mzm 147:12-13.14-15.19-20
Bait Pengantar Injil: Mrk 10:45
Bacaan Injil: Mrk 10:32-45

Bacaan I
1Ptr 1:18-25
Kalian telah ditebus dengan darah yang berharga,
darah anak Domba tak bernoda, yaitu darah Kristus.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus:

Saudara-saudara, kalian tahu
bahwa kalian telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia
yang kamu warisi dari nenek moyangmu.
Kalian telah ditebus bukan dengan barang yang fana,
bukan p**a dengan perak atau emas,
melainkan dengan darah yang mahal,
yaitu darah Kristus,
yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda
dan tak bercacat.
Kristus telah dipilih sebelum dunia dijadikan,
tetapi baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir karena kalian.
Oleh Dialah kalian percaya kepada Allah,
yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati
dan yang telah memuliakan-Nya,
sehingga iman dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.
Kalian telah menyucikan diri dengan mentaati kebenaran.
Maka kalian sanggup
mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas.
Oleh sebab itu
hendaklah kalian sungguh-sungguh saling mengasihi
dengan segenap hati.
Sebab kalian telah dilahirkan kembali
bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang baka,
yaitu oleh sabda Allah yang hidup dan kekal.
Sebab semua yang hidup adalah seperti rumput
dan segala kemuliaannya laksana bunga rumput!
Rumput menjadi kering dan bunga gugur.
Tetapi sabda Tuhan tetap untuk selama-lamanya.
Inilah sabda yang disampaikan Injil kepada kalian.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 147:12-13.14-15.19-20
R:12a
Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem!

*Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,
pujilah Allahmu, hai Sion!
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu,
dan memberkati anak-anak yang ada padamu.

*Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu
dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi;
dengan segera firman-Nya berlari.

*Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub,
ketetapan dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,
dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

Bait Pengantar Injil
Mrk 10:45
Putera Manusia datang untuk melayani
dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.

Bacaan Injil
Mrk 10:32-45
Sekarang kita pergi ke Yerusalem,
dan Anak Manusia akan diserahkan.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Sekali peristiwa
Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan
ke Yerusalem.
Yesus berjalan di depan.
Para murid merasa cemas,
dan orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang pun merasa takut.
Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya
dan Ia mulai mengatakan kepada mereka
apa yang akan terjadi atas diri-Nya.
Yesus berkata, "Sekarang kita pergi ke Yerusalem,
dan Anak Manusia akan diserahkan
kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat.
Mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
Mereka akan menyerahkan Dia
kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.
Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh,
dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."

Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus,
mendekati Yesus.
Mereka berkata,
"Guru, kami harap
Engkau mengabulkan suatu permohonan kami."
Jawab Yesus, "Apakah yang kalian ingin Kuperbuat bagimu?"
Mereka menjawab,
"Perkenankanlah kami ini duduk dalam kemuliaan-Mu kelak,
seorang lagi di sebelah kanan, dan seorang di sebelah kiri-Mu."

Tetapi kata Yesus kepada mereka,
"Kamu tidak tahu apa yang kamu minta.
Sanggupkah kalian meminum piala yang harus Kuminum?
Dan dibaptis dengan pembaptisan yang harus Kuterima?"
Mereka menjawab, "Kami sanggup."

Yesus lalu berkata kepada mereka,
"Memang, kamu akan meminum piala yang harus Kuminum,
dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.
Tetapi hal duduk di sebelah kanan atau di kiri-Ku,
Aku tidak berhak memberikannya.
Itu akan diberikan kepada orang-orang
yang baginya telah disediakan."
Mendengar itu,
kesepuluh murid yang lain menjadi marah
kepada Yakobus dan Yohanes.
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata,
"Kalian tahu, bahwa
orang-orang yang disebut pemerintah bangsa-bangsa
memerintah rakyatnya dengan tangan besi,
dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
Tetapi janganlah demikian di antara kalian!
Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kalian,
hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kalian,
hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
Sebab Anak Manusia pun datang
bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani
dan untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan
bagi banyak orang."

Demikianlah sabda Tuhan.

Mengikut EngkauSelasa, 26 Mei 2026 – Peringatan Wajib Santo Filipus Neri(Eviantine Evi Susanto)Markus 10:28-31Berkatalah...
25/05/2026

Mengikut Engkau

Selasa, 26 Mei 2026 – Peringatan Wajib Santo Filipus Neri

(Eviantine Evi Susanto)

Markus 10:28-31

Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!” Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

***

Hari ini, kita diingatkan kepada hal-hal apa saja yang diinginkan Tuhan, agar kita bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah. Kita diajak untuk mengikut-Nya, untuk berani meninggalkan zona nyaman, dan untuk melepaskan segala sesuatu yang bersifat duniawi. Namun, dalam langkah-langkah kita mengikut Yesus, bisa saja kita tetap memiliki keinginan untuk bertindak sesuai dengan hasrat kita sendiri. Ini berarti motivasi kita dari hari ke hari harus selalu dimurnikan. Bagi Yesus, kita harus siap berkorban, baik mengenai waktu, tenaga, maupun materi.

Beberapa bulan ini saya rajin mengikuti acara Mlampah Ziarah yang diselenggarakan oleh suatu komunitas yang berpusat di Yogyakarta. Awalnya saya hanya coba-coba dan ingin mengetahui kemampuan sendiri: Apakah saya bisa menyelesaikan perjalanan ini? Apakah saya mampu berziarah dengan berjalan kaki dari Tugu Yogyakarta menuju Gua Maria Sendangsono yang jaraknya sangat jauh?

Ziarah dengan berjalan kaki ini membuat saya menyadari bahwa Tuhan telah menunjukkan banyak hal. Ketika kita ingin mengikut-Nya, ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Saya pun harus siap menghadapi segala sesuatu: Siap menghadapi cuaca yang berubah-ubah, siap berjalan di tanah yang berbeda-bedda, siap p**a menghadapi rasa haus dan lapar.

Pengalaman itu adalah gambaran jalan hidup yang harus saya lalui ketika ingin mengikut Yesus. Kita tidak dapat menghindar ataupun menutup mata bila terjadi sesuatu, tetapi kita harus berusaha mencari jalan keluarnya. Pegangan kita adalah firman Tuhan sendiri. Percaya akan perlindungan dan rencana Tuhan memang tidak mudah, tetapi bagaimanapun Tuhan tidak akan pernah ingkar janji. Ia selalu setia mendampingi kita.

Sumber: https://www.lbi.or.id/2026/05/26/mengikut-engkau/

~Dv

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA JAYAPURASelasa, 26 Mei 2026Injil: Mrk. 10 : 28 - 31IMBALAN MENGIKUTI YESUS: SUKACITA DIBALIK...
25/05/2026

EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA JAYAPURA
Selasa, 26 Mei 2026
Injil: Mrk. 10 : 28 - 31

IMBALAN MENGIKUTI YESUS: SUKACITA DIBALIK DERITA

Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini bahwa:“Kepada kita semua yang rela meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus, Ia tidak hanya menjanjikan kenyamanan, persaudaraan sebagai satu keluarga, melainkan juga kehidupan kekal. Dan, sekalipun ada tantangan, ancaman dan penderitaan, tapi penyertaan-Nya akan tersakan oleh mereka yang setia mengikiti-Nya.”

Firman Peneguh: “…orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.” ( ayat 30 )

Pesan Injil bagi kita hari ini:

1) Ingatlah bahwa Tuhan tidak menjanjikan kekayaan, uang dan jabatan, tapi kedamaian dan s**acita bagi mereka yang setia mengikuti-Nya;

2) Tantangan, ancaman dan penganiayaan tidak dicari, tetapi bila terjadi karena iman akan Yesus maka berpegang teguhlah pada imanmu akan Dia;

3) Walaupun tidak semua keindahan dan kekayaan dunia ini dinikmati karena penyangkalan diri, namun kehidupan kekal adalah imbalan terbaik bagi mereka yang setia kepada Tuhan.

Akhirnya walaupun ada kesulitan, tantangan bahkan penderitaan adalah jalan mengikuti Yesus, tetapi di hendaknya jangan sampai memadamkan s**acita jiwamu.

_Selamat beraktivitas untuk para sahabat._

_Salam, doa dan berkatku ( *+* ) untuk semua_. ( Dari: *Mgr. Inno Ngutra : Minnong - Duc in Altum* )

INSPIRASI HARI INIPekan Biasa Ke-8Selasa, 26 Mei 2026PW St. Filipus Neri, ImamUpah Pemberian Diri(1 Ptr 1:10-16 dan Mrk ...
25/05/2026

INSPIRASI HARI INI

Pekan Biasa Ke-8
Selasa, 26 Mei 2026
PW St. Filipus Neri, Imam

Upah Pemberian Diri
(1 Ptr 1:10-16 dan Mrk 10:28-31)

¤ Ada kecenderungan dan memang menjadi sifat dasar manusia adalah meminta imbalan atau balasan atas apa yang telah dikerjakan. Prinsip ekonomi dipakai dalam relasi yang selalu diisi dengan transaksi jual beli. Tuhan Yesus mengajak para murid-Nya untuk melihat bahwa para murid-Nya dan setiap orang Kristen di zaman ini bisa menemukan kegembiraan, kasih dan persaudaraan sejati kendati hidup ini penuh dengan tantangan dan kesulitan.

¤ Hidup kita ini tidak sekali jadi, seketika menjadi pasti. Hidup ini merupakan suatu proses pemberian diri terus menerus, berjuang dengan tuntutan Tuhan, mesti teguh bertahan, tanpa kendur, apalagi mundur tanpa berita, alias muntaber. Perjuangan kita tidak hanya tak pernah rampung, tetapi bentuk dan jalannya ditentukan oleh Tuhan, para murid tinggal menyesuaikan diri dengan kehendak Allah. Manusia merencanakan, tapi Tuhanlah yang menentukan. Yang mendapat pahala bukan yang dikejar manusia menurut cita-citanya, melainkan apa yang dilaksanakan sesuai dengan kehendak Tuhan sendiri.

¤ Bagi Yesus, semua orang yang telah memberi diri dalam pelayanan dan rela meninggalkan segala sesuatu, orang itu akan memperoleh apa yang ditinggalkannya saat ini, dan pada zaman akhir akan memperoleh hidup yang kekal. Perjuangan setiap murid Yesus yang sesuai kehendak Allah akan mendapatkan imbalan, balasan yang setimpal yang seringkali tak diduga-duga. Yesus bersabda: "Dahulukan Kerajaan Allah, dan segala sesuatu akan ditambahkan kepadamu."

¤ Dalam usaha dan perjuangan yang penuh dengan tantangan, dibarengi pemberian diri dan kerelaan meninggalkan segala sesuatu, bukan soal siapa yang dahulu atau kemudian, melainkan soal mutu diri dan mutu hidup kita. Murid Yesus yang setia dan militan akan mengikuti Yesus dengan mutu diri yang pantas dan berjuang sampai tuntas. Bagi Yesus, siapa yang berjuang keras dan tuntas, dia layak untuk Kerajaan Surga.

¤ Tuhan mempunyai penilaian sendiri. Bukan yang membangun prestasi sendiri yang akan dimahkotai, tetapi yang datang dengan tangan kosong, hanya sebagai hamba yang tak berguna, yang melakukan apa yang harus dikerjakan, dialah yang akan mendapat balasan dengan takaran yang mantap. Perhitungan Tuhan berbeda dengan perhitungan manusia. Yang berbangga seperti orang farisi yang menjumlah jasa dan kebaikan akan ditolak oleh Tuhan, tetapi pemungut cukai yang meminta dikasihani akan menerima belas kasih Tuhan.

¤ Bagaimana dengan kita?? Bagaimana pemberian diri kita dalam pelaksanaan pelayanan baik di dalam lingkup Gereja maupun masyarakat? Apakah kita menuntut imbalan dan balas jasa? Mari kita melakukan pekerjaan pelayanan dengan tulus dan rela melepaskan segala sesuatu, karena Tuhan yang Mahapengasih akan membalas semuanya berlipatganda sesuai belas kasih-Nya yang melimpah.

Selamat pagi dan selamat beraktivitas.
Salam dan doa berkatku

RD. Pey Hurint

🌻Doa Pagi🌻 26.05.26  — Peringatan St Filipus Neri 1 Pet 1:10-16 | Mzm 98:1-4 | Mrk 10:28–31Bapa Maharahim,  hari ini Pet...
25/05/2026

🌻Doa Pagi🌻 26.05.26 — Peringatan St Filipus Neri
1 Pet 1:10-16 | Mzm 98:1-4 | Mrk 10:28–31

Bapa Maharahim,
hari ini Petrus mengungkapkan pertanyaan yang sering diam-diam muncul dalam hati kami: “Kami telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau.” Di balik kata-katanya tersembunyi pertanyaan yang juga kami bawa: Tuhan, kalau aku menyerahkan waktu, kenyamanan, rencana, harta, dan hidupku kepada-Mu, apa yang akan terjadi padaku?

Namun Yesus tidak menegur Petrus. Sebaliknya, Ia memperlihatkan betapa murah hati hati-Mu. Ia menjanjikan bahwa siapa pun yang meninggalkan sesuatu demi Dia dan demi Injil akan menerima seratus kali lipat — bukan hanya dalam kehidupan yang akan datang, tetapi juga sejak saat ini.

Bapa, dunia mengajarkan bahwa melepaskan berarti kehilangan. Tetapi Yesus mengajarkan bahwa penyerahan diri yang dilakukan karena kasih akan melahirkan kelimpahan. Pengorbanan itu sendiri bukanlah yang paling penting; kasihlah yang memberi nilai pada pengorbanan itu. Ketika kami melepaskan sesuatu demi cinta kepada Kristus dan demi Injil-Nya, persembahan kecil kami menjadi indah di hadapan-Mu.

Kadang yang Engkau minta untuk kami lepaskan tampak kecil: kenyamanan, kesombongan, keinginan untuk selalu benar, waktu kami, harta kami, atau ketakutan untuk bersaksi tentang iman. Namun di tangan-Mu, apa pun yang kami serahkan tidak pernah hilang. Engkau mengubah dan melipatgandakannya.

Hari ini kami juga mengenang St. Filipus Neri, yang tidak memulai dengan hal-hal besar. Ia hanya hadir di tengah orang-orang, mendengarkan, berbicara, mengasihi, dan menyediakan dirinya bagi sesama. Melalui s**acita dan kasih yang sederhana, banyak jiwa dibawa kepada Kristus.

Bapa, Engkau mengetahui keterikatan yang masih kupegang erat: kenyamanan, rencanaku, rasa amanku, bahkan diriku sendiri. Murnikan motivasi dan hatiku. Ajarku untuk lebih mengasihi-Mu daripada apa pun yang kupegang. Berikan aku keberanian untuk melepaskan apa pun yang menghalangiku mengikuti Yesus dengan lebih sungguh.

Semoga setiap hari aku semakin bertumbuh dalam kekudusan dan semakin mengasihi Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Demi Kristus Tuhan kami, amin.

☘️HD☘️

Kalender Liturgi 26 Mei 2026Selasa Pekan Biasa VIIIPW S. Filipus Neri, ImamWarna Liturgi: PutihBacaan I: 1Ptr 1:10-16Maz...
25/05/2026

Kalender Liturgi 26 Mei 2026
Selasa Pekan Biasa VIII
PW S. Filipus Neri, Imam
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I: 1Ptr 1:10-16
Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1.2-3ab.3c-4
Bait Pengantar Injil: Mat 11:25
Bacaan Injil: Mrk 10:28-31

Bacaan I
1Ptr 1:10-16
Para nabi telah bernubuat tentang kasih karunia bagimu.
Sebab itu waspadalah,
dan taruhlah harapanmu sepenuhnya pada kasih karunia itu.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus:

Saudara-saudara terkasih,
para nabi telah menyelidiki dan meneliti keselamatan kalian.
Mereka telah bernubuat tentang kasih karunia
yang diperuntukkan bagimu.
Mereka telah meneliti p**a saat yang bagaimana
yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada di dalam mereka.
Roh itu sebelumnya memberi kesaksian
tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus
dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudahnya.
Kepada para nabi itu telah dinyatakan
bahwa mereka bukan melayani diri mereka sendiri,
melainkan melayani kalian
dengan segala sesuatu yang sekarang diberitakan kepada kalian
dengan perantaraan mereka yang oleh Roh Kudus Surgawi
menyampaikan berita Injil kepada kalian.
Dan Pokok pewartaan itu ialah
apa yang bahkan para malaikat pun ingin mengetahuinya.

Sebab itu siapkanlah akal budimu,
waspadalah, dan taruhlah harapanmu sepenuhnya
pada kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu
pada waktu penyataan Yesus Kristus.
Hiduplah sebagai anak-anak yang taat,
dan jangan turuti hawa nafsu
yang menguasai kalian pada waktu kalian belum beriman.
Hendaklah kalian menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu
sama seperti Dia yang telah memanggil kalian itu kudus.
Sebab ada tertulis:
Hendaklah kalian kudus, seperti Aku kudus adanya.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan
Mzm 98:1.2-3ab.3c-4
R:2a
Tuhan telah memperkenalkan keselamatan
yang datang dari pada-Nya.

*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,
sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib;
keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.

*Tuhan telah memperkenalkan keselamatan
yang datang dari pada-Nya,
Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa.
Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.

*Segala ujung bumi telah melihat keselamatan
yang datang dari Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,
bergembiralah, dan bermazmurlah!

Bait Pengantar Injil
Mat 11:25
Terpujilah Engkau Bapa, Tuhan langit dan bumi,
sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.

Bacaan Injil
Mrk 10:28-31
Sekalipun disertai penganiayaan,
pada masa ini juga kalian akan menerima kembali seratus kali lipat,
dan dimasa datang menerima hidup yang kekal.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Setelah Yesus berkata
betapa s**arnya orang kaya masuk Kerajaan Allah,
berkatalah Petrus kepada Yesus,
"Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu
dan mengikuti Engkau."

Maka Yesus menjawab,
"Sesungguhnya Aku berkata kepadamu,
barangsiapa meninggalkan rumah,
saudara-saudari, ibu atau bapa, anak-anak atau ladangnya,
pada masa ini juga ia akan menerima kembali seratus kali lipat:
rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu,
anak dan ladang,
sekalipun disertai berbagai penganiayaan;
dan di masa datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Tetapi banyak orang yang terdahulu
akan menjadi yang terakhir,
dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."

Demikianlah sabda Tuhan.

24/05/2026

Tetaplah berpegang pada cara dan kebiasaan Gereja kuno, yang telah ditetapkan dan diteguhkan oleh begitu banyak orang kudus di bawah ilham Roh Kudus. Dan hiduplah dalam kehidupan baru. Berdoalah, dan ajak orang lain untuk berdoa, agar Allah tidak meninggalkan Gereja-Nya, tetapi mereformasinya sesuai kehendak-Nya, dan sesuai dengan apa yang menurut-Nya terbaik bagi kita, dan lebih lagi untuk kehormatan dan kemuliaan-Nya.

❣ 𝑺𝒕. 𝑨𝒏𝒈𝒆𝒍𝒂 𝑴𝒆𝒓𝒊𝒄𝒊 ❣

Inilah IbumuSenin, 25 Mei 2026 – Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Bunda Gereja(Eviantine Evi Susanto)Yohanes 19:25-3...
24/05/2026

Inilah Ibumu

Senin, 25 Mei 2026 – Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Bunda Gereja

(Eviantine Evi Susanto)

Yohanes 19:25-34

Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, istri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia — supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci –: “Aku haus!” Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib — sebab Sabat itu adalah hari yang besar — maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

***

Hari ini, kisah penyaliban dan kematian Kristus kembali dibacakan dalam liturgi Gereja. Maria, ibu Yesus, ada di sana menyaksikan peristiwa itu di bawah kayu salib bersama sejumlah orang. Sebelum meninggalkan dunia ini, Yesus berpesan dan memberikan ibu-Nya kepada para murid, diwakili oleh murid yang dikasihi-Nya. Tugas mulia kembali diberikan Tuhan kepada Maria, yakni untuk menjaga, menuntun, dan menolong murid-murid-Nya. Maria diangkat menjadi Bunda Gereja karena teladan imannya yang selalu setia mendampingi umat Allah.

Hal itu menunjukkan bahwa Tuhan senantiasa memikirkan kebahagiaan murid-murid-Nya. Ia memberikan bunda-Nya sebagai hadiah istimewa bagi kita, murid-murid yang dikasihi-Nya. Kepada Maria, Ia berpesan, “Ibu, inilah anakmu,” sedangkan kepada murid-Nya, Ia berpesan, “Inilah Ibumu.” Dengan ini, tali kasih antara Yesus dan murid-murid-Nya akan selalu terjaga, tidak pernah putus, dan selalu tersambung walaupun Ia telah pergi. Teladan Bunda Maria diharapkan akan membawa kita kepada kesederhanaan dan kerendahan hati untuk bisa menerima, setia pada kehendak-Nya, dan mau mengampuni sesama.

Perjalanan hidup yang dilalui setiap orang tidaklah sama. Terkadang ada yang merasa bahwa jalan hidupnya sangat berat, sehingga ia tidak tahu lagi harus bagaimana untuk melewati dan menyelesaikannya. Oleh sebab itu, hari ini, Tuhan mengingatkan kita kembali bahwa ada Bunda Maria yang dengan setia akan selalu menerima, mendengarkan, dan menjadi perantara bagi setiap doa yang disampaikan. Setiap alunan doa kepada Bunda Maria yang kita panjatkan dan kita mohonkan, percayalah bahwa semuanya itu pasti akan sampai kepada-Nya.

Sering kali kita tidak tahu kapan doa-doa dan harapan kita akan dikabulkan oleh Tuhan. Namun, percayalah bahwa Tuhan punya waktu-Nya sendiri untuk menjawab semua doa kita yang disampaikan melalui bunda-Nya. Terima kasih Bunda Maria, sebab dengan setia, engkau telah mendengarkan doa-doa kami dan menyampaikannya kepada Tuhan Yesus.

Sumber: https://www.lbi.or.id/2026/05/25/inilah-ibumu-2/

~Dv

Address

Larantuka

Telephone

+6281343867455

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Firman TUHAN HARI INI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share