PHDI KAB. Bombana

PHDI KAB. Bombana Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) merupakan Majelis Tinggi Umat Hindu

Belajar Dharma di Ujung Pulau KabaenaBagian III (Penutup) : Oleh oleh saat kembaliHP saya masih belum ada sinyal. Tapi h...
03/08/2026

Belajar Dharma di Ujung Pulau Kabaena
Bagian III (Penutup) : Oleh oleh saat kembali

HP saya masih belum ada sinyal. Tapi hati saya penuh. Kami
pulang membawa guru. Guru tentang kesederhanaan.
Guru tentang kesetiaan pada iman.
Guru tentang arti "cukup".Terima kasih Kepulauan Kabaena.
Terima kasih umat Hindu yang jauh di mata, tapi dekat di hati.
Kalian membuktikan: *_Dharma tidak butuh tempat yang besar.
Dharma hanya butuh orang yang berani menjalankannya.___
Terimakasih kepada semua Tim, terimakasih untuka semunya… terimaksih untuk semua yang mensuport, terimaksih untuk doanya… hati saya dipenuhi s**a cita karena pancaran kasih sayang kalian… Kabaena.. akan tersimpan sebagai kenangan yang indah..
"Om Shanti, Shanti, Shanti Om"*
Damai di hati, damai di dunia, damai di alam semesta.

Catatan Perjalanan : MADE PIARSA, SE. (Ketua PHDI Kab. Bombana)

Belajar Dharma di Ujung Pulau KabaenaBagian II : Jawaban atas sebuah pertanyaan dalam hatiJawabannya saya temukan bebera...
03/08/2026

Belajar Dharma di Ujung Pulau Kabaena
Bagian II : Jawaban atas sebuah pertanyaan dalam hati

Jawabannya saya temukan beberapa jam kemudian.
1. Pelajaran Pertama: Dharma = Kewajiban, Bukan PilihanTiba di Kabaena, kami disambut jalan kerikil, berbukit, panas dan berdebu. Alam menyambut kami dengan penuh keramahan, suara bak mobil pick up yang menjemput kami seolah Gambelan Beleganjur yang merdu. Nyanyian Alam ini menghibur kami kurang lebih 3 jam. Sebelum akhirnya kami tiba di desa Lengora Pantai (SP 5) Kabaena Tengah. Setelah berganti pakaian yang lebih layak, kami lanjut ke pura dengan berjalan kaki. Bapak Made Artana (Klian Adat) menyambut kami, beliau berkata: "Beginilah kami, dengan segala kekurangan kami akan bertahan di sini, orang tua saya berpesan, di mowila dulu tidak ada akses jalan bisa bertahan hidup, disini itu semua tersedia, kenapa hrus menyerah… pura ini kami jaga dan fungsikan sebaik mungkin, Kalau bukan kami yang jaga pura, siapa lagi Pak? Ini Dharma kami. "Saya terdiam Di tempat tinggal saya, kita sering menunda sembahyang karena "sibuk". Di sini, mereka dengan segala kekurangan tetap kompak dan tekun dalam sembahyang karena "itu kewajiban". Pesan Dharma: Swadharma. Lakukan kewajibanmu, sekecil apapun, di tempatmu berpijak.
2. Pelajaran Kedua: Tri Hita Karana di Tengah Keterbatasan Pura di sini sederhana. Tapi bersih. Rapi. Bantennya sederhana Anak-anak ikut serta sambil tertawa, tapi tetap khusyuk. Kami berpesan: "Jaga hubungan baik dengan Tuhan, dengan sesama, dengan alam. Itu "Pesan Dharma: Tri Hita Karana. Harmoni itu tidak butuh gedung megah. Cukup hati yang mau menjaga.
3. Pelajaran Ketiga: "Tat Twam Asi - Aku Adalah Engkau " Malamnya kami menginap Desa Tedubara SP 4 Kec. Kabena utara di rumah warga. tidur melantai, ngobrol sampai dini hari. Ibu Penyuluh bilang : "Kita satu desa. Satu laut. Satu duka, satu s**a. Jadi harus satu hati juga."Pesan Dharma: Tat Twam Asi. Aku adalah engkau. Melukai orang lain sama dengan melukai diri sendiri.

Bersambuuuung ke Bagian III

Catatan Perjalanan : MADE PIARSA, SE. (Ketua PHDI Kab. Bombana)

03/08/2026

Belajar Dharma di Ujung Pulau Kabaena
Bagian I : Perjalanan Penuh S**a Cita

Hari itu, Sabtu, 01 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Klurut, pagi skali, saat kabut baru saja mulai memudar sekira Pukul 05.00 Wita saat saya masih di Mrajan untuk melaksanakan Puja Tri Sandya, sekretaris PHDI Kab. Bombana (NYOMAN SARKA, S.Kep.,NS) telah duduk menunggu di emperan rumah saya yang penuh debu, karena kemarau yang berkepanjangan. Iya… untuk 2 hari kedepan kami akan mengunjungi Umat Hindu yang berada nun jauh di sana.. Pulau Kabaena. Setengah jam kemudian dengan motor Shogun Axelo pinjaman, yang sudah tua (di STNK tertulis dirilis pada tahun 2012) kami telah menyusuri jalan berkelok di tompobatu, yang kami tuju dermaga Ferry di Kasipute, disana telah menunggu dengan sabar JERO MANGKU KETUT WARKA (W. Ketua Bidang Agama dan Spritualitas PHDI Kab. Bombana), MADE RAI ADIANA (Sekretaris LPDG Kab. Bombana) bersama Ibu (Ibu Komang Utariati), DESAK KETUT BUDIASIH (Penyuluh Agama Hindu Kab. Bombana).
Laut berkabut karena polusi debu, saat kapal mulai bergerak kelautan yang luas, motivasi dari teman teman dan doa yang menemani.
3 jam menyeberang. Ombak sesekali menghantam. Ada yang duduk terpaku. Ada yang diam sambil menatap layar ponselnya, ada juga yang mengabadikan momen dengan mengambil gambar dan video dengan layar ponselnya. Saya termasuk yang duduk terpaku bertanya dalam hati: "Untuk apa sejauh ini?"

Bersambuuung ke Bagian II

Catatan Perjalanan : MADE PIARSA, SE. (Ketua PHDI Kab. Bombana)

02/07/2026

Pengukuhan dan Pelantikan PHDI Lingkup Kab. Bombana

01/07/2026

Selamat Menjalankan Tugas

Pelantikan Pengurus PHDI Kecamatan dan Desa, lingkup Kabupaten Bombana 🙏Minggu, 28 Juni 2026
01/07/2026

Pelantikan Pengurus PHDI Kecamatan dan Desa, lingkup Kabupaten Bombana 🙏
Minggu, 28 Juni 2026

Om Suastyastu,PHDI Kab. Bombana Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan (Rabu 17 Juni 2026).Berikut Kami sampaikan kegiat...
17/06/2026

Om Suastyastu,
PHDI Kab. Bombana Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan (Rabu 17 Juni 2026).
Berikut Kami sampaikan kegiatan Puja Bhakti Hari Raya Galungan di Kab. Bombana :
1. Di Desa Kalaero :
Nama Desa Adat/Pakraman : Desa Adat TRI BUANA Desa Kalarero, Kec. Lantari Jaya
Pura Tempat dilaksanakan : Pura Puseh Desa TRI BUANA
Jro Mangku yang memimpin : Jro Mangku Kadek Wiarta
Perkiraan jumlah pemedek : 250 jiwa
Yang Membawakan Dharma Wacana : MADE PIARSA, SE.
Tema/Topik Dharmawacana : Hari Raya Galungan dan Nilai Nilai Dharma dalam Hari Raya Galungan Bagi Umat Hindu
Pengantar oleh NYOMAN ARSANA (Ketua PHDI Desa Kalaero)

2. Desa Anugrah
Nama Desa Adat/Pakraman : Adat Dharma Santi
Pura Tempat dilaksanakan : Pura Dharma santi
Jro Mangku yang memimpin : Jro mangku Made Bawa
Perkiraan jumlah pemedek : 150 Jiwa
Yang Membawakan Dharma Wacana : _
Tema/Topik Dharmawacana :_

3. Desa Tampabulu Kec. Poleang Utara
Nama Desa Adat/Pakraman : Desa Adat Wanasari Tampabulu
Pura Tempat dilaksanakan : Pura Puseh/Desa
Jro Mangku yang memimpin : Jero Mangku I MADE MARIT
Perkiraan jumlah pemedek : 150 Orang
Yang Membawakan Dharma Wacana : I Nyoman Pasek Witarpo S. Kep;Ns
Tema/Topik Dharmawacana : Sejarah dan Rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan.

4. Di Desa Marga Jaya

5. Di Desa Sangia Makmur (Kec. Kabaena Utara)
Persembahyangan di pura Eka Kahyangan bhuana werdhi di desa adat bhuana kerti. Dipimpin oleh jro mangku wayan mindra. Jumblah pemedek di perkirakan 75 orang. Dumogi rahayu sareng sami.🙏🏻🙏🏻

6. Di Desa Tedubara (Kec. Kabaena Utara)
Muspa ring pura Buana sari sp 4 kabaena dumogi Sami rahayu

Om Santi, santi, santi Om


Supariatu Putu
Nyoman Sumadi
I Nyoman Pasek Witarpa
Sudarpo

Selama 2 hari tanggal 21 - 22 Mei 2026, bertempat di Hotel Zahra Syariah, Ketua PHDI Kab. Bombana Deck Piarsa  mengikuti...
23/05/2026

Selama 2 hari tanggal 21 - 22 Mei 2026, bertempat di Hotel Zahra Syariah, Ketua PHDI Kab. Bombana Deck Piarsa mengikuti kegiatan RAKORDA Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tenggara.

18/03/2026

Parade Ogoh-ogoh Bombana 2026
Selamat hari Raya NYEPI Tahun Baru Saka 1948 🙏🙏🙏

Address

Jalan A. Yani (Pura Tribuana)
Lantari
93771

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PHDI KAB. Bombana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to PHDI KAB. Bombana:

Shortcuts

Share