Forum Remaja Islam

Forum Remaja Islam Forum silaturrahmi & sharing antar Muslim Tempatnya diskusi keagamaan

Sekedar mengingatkan1.Di Suriah semenjak 2009 ada  #2011 ganti presiden bergema.2. Membangun kebencian terhadap pemerint...
27/08/2018

Sekedar mengingatkan

1.Di Suriah semenjak 2009 ada #2011 ganti presiden bergema.
2. Membangun kebencian terhadap pemerintahan Baashar
3. Mempopulerkan ganti sistem Negara, khilafah
4. Menebar Hoax via medsos
Dan akhirnya, terjadilah perang dan kehancuran serta ratusan ribu nyawa melayang di Suria.

Empat ciriยฒ di atas sedang berlaku di NKRI ini. Kita seharusnya lebih waspada komitmen utk menjaga keutuhan & kebhinekaan di NKRI yg kita cintai.

*SILAHKAN PILIH PRESIDEN MU TAPI INGAT JAGA & JANGAN KORBANKAN NEGARA MU*
๐Ÿ’˜๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

KILAPAH.A: Ayo gabung mas dengan HTI, bersama berjuang untuk Islam. B: Mba ini orang mana? A: Mahasiswi sini mas. B: Dul...
16/04/2018

KILAPAH.

A: Ayo gabung mas dengan HTI, bersama berjuang untuk Islam.

B: Mba ini orang mana?

A: Mahasiswi sini mas.

B: Dulu mondok di mana?

A: Pendidikan saya normal mas.

B: Normal? Maksudnya? Ada pendidikan tidak normal?

A: Hehe... Maksudnya dari SD sampai SMA umum, mas.

B: Oh, tapi hafal Alfiyah Ibnu Malik?

A: Alfiyah itu apa ya mas?

B: Kitab Nahwu.

A: Nahwu itu bahasa Arab ya mas?

B: Ilmu tentang gramatikal bahasa Arab, begitu singkatnya. Belajar subjek, predikat, objek, dan lainnya.

A: Oh, belum pernah mas.

B: Oh, masih Jurumiyyah ya?

A: Itu apa lagi mas?

B: Innalillah, gini deh. Hafal Quran nggak?

A: Baru tahsin 1 mas, hehe... Maklum, baru mulai ngaji semester tiga kemarin.

B: Astaghfirullah... Terus itu teriak-teriak khilafah kenapa?

A: Kan bagian dari Islam mas. Harus kita perjuangkan.

B: Udah pernah baca kitab fiqh, kayak Minhaj, I'anah, Fathul Mu'in, atau Fathul Qarib aja deh. Pernah?

A: Belum mas, saya tidak bisa baca kitab kuning.

B: Lah itu tahu khilafah dari mana?

A: Dari murabbi saya mas.

B: Hebat, punya murabbi. Ikut thariqah?

A: Bukan mas, murabbi liqa'.

B: Murabbinya belajar dari siapa?

A: Nggak tahu juga mas, tapi biasanya sih ngasih refrensi materi dari situs-situs internet atau video di youtube.

B: Kamu ini teriak khilafah bukan dari kitab, bukan juga dari orang yang jelas sanadnya sampai ke Rasulullah SAW. Kamu teriak khilafah dari mana dasarnya?

A: Situs di Google dan video dari murabbi mas.

B: Astaga, Pantas.

A: Pantas kenapa, mas?

B: Mahasiswi yang baik akan bertindak dan berpikir ilmiah. Ambil sesuatu dari sumber aslinya. Kalau karya ilmiah aja harus pakai jurnal primer, agama juga begitu. Ambil dari kitab-kitab mu'tabar (primer) yang ditulis oleh ulama-ulama kredibel dan diakui dari zaman ke zaman sejak dahulu. Mempelajari sesuatu itu juga harus kepada ahlinya, ada bukti tertulis dia bersambung sanadnya sampai Rasulullah SAW. Kalau ilmu agama tidak disandarkan kepada Rasulullah SAW apalagi ambil dari Google dan Youtube malah bisa jadi santri Syeikh Abu Google Al-Internety bin Listriky.

A: Tapi anu mas.... anu.... krik krik krik krik. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Hizbut Tahlil Indonesia

12/04/2018
30/10/2017

Benarkah Hukum Memanah Sunah?

Akhir-akhir ini banyak orang yang berlomba-lomba mengamalkan hal-hal yang dianggap sebagai sunah Rasulullah SAW. Semua hal yang mereka baca dari hadits-hadits Rasul seketika langsung diamalkan dengan anggapan bahwa hal tersebut merupakan sunah Rasul SAW.

Sebut saja memanah dan berkuda. Dua hal ini menjadi hal yang sering digaungkan lewat medsos-medsos terkait dengan anjuran dan kesunahan memanah. Tentu hal ini menjadi pertanyaan besar di benak kita: benarkah memanah atau berkuda itu sunah? Sehingga sangat dianjurkan untuk dipelajari bahkan sampai dilakukan di dalam masjid.

Hanya ada beberapa literatur hadits yang menunjukkan keutamaan memanah. Salah satunya yang diriwayatkan merupakan tafsir Rasulullah atas surat Al-Anfal ayat 60.

ูˆูŽุฃูŽุนูุฏู‘ููˆุง ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูŽุง ุงุณู’ุชูŽุทูŽุนู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู‚ููˆู‘ูŽุฉู

Artinya, โ€œSiapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi.โ€

Setelah mengucapkan ayat itu kemudian Nabi mengulang-ulang sebuah kalimat sebanyak tiga kali untuk menafsirkan ayat dari Al-Anfal yang dibacanya.

ุฃู„ุง ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู‚ููˆู‘ูŽุฉูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽู…ู’ูŠู

Artinya, โ€œKetahuilah, sesungguhnya yang dimaksud dengan kekuatan itu adalah memanah.โ€

Dalam hadits lain sebagaimana ditulis Ibnu Hajar dalam Fathul Bari-nya juga dijelaskan terkait keutamaan seorang pemanah yang masuk surga karena anak panahnya. Hadits ini diriwayatkan oleh Uqbah bin Amir. Juga ada satu hadis lagi yang menjelaskan kerugian bagi orang yang mampu memanah tapi tidak mengamalkan kemampuannya, bahkan dalam riwayat Ibnu Majah orang yang tidak mengamalkan kemampuannya dalam memanah dikatakan sebagai orang yang durhaka kepada Rasul (maksiat dan berdosa).

Tampaknya, hadits-hadits tersebutlah yang dijadikan landasan kesunahan memanah sehingga sebagian dari kita gencar sekali mengampanyekan memanah hingga menjadikan masjid sebagai tempat memanah.

Tentunya, masyarakat harus mengetahui bagaimana kategori sebuah tindakan rasul itu sebagai sunah atau tidak. Atau dalam bahasa Kiai Ali Mustafa Yaqub, kita harus membedakan antara sunah atau agama dan budaya dalam membaca hadits.

Membaca hadits di atas, pensyarah Sunan Abu Dawud, Abdul Muhsin bin Hammad Al-Abbad mengatakan, hadits di atas diungkapkan kepada para sahabat pada masa perang kekurangan pas**an sehingga senjata yang paling efektif untuk menunjang peperangan saat itu adalah panah mengingat panah adalah satu-satunya senjata yang ada saat itu.

Ibnu Hajar juga menekankan bahwa poin penting dalam hadits-hadits di atas adalah kemampuan untuk mengalahkan musuh yang lebih efektif. Maka Rasul pada saat itu melihat bahwa panah adalah senjata yang paling efektif. Rasul akan sangat kesal sekali pada saat itu jika ada seorang pemanah jitu tapi menyia-siakan kemampuannya.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan senjata sekarang yang sudah semakin berkembang dan dinamis. Bahkan saat ini juga bukan masa-masa perang sebagaimana anjuran menguasai memanah yang dikatakan Rasul pada saat itu.

Dalam metode memahami hadits, kita diharuskan untuk bisa membedakan antara sarana yang berubah dan tujuan yang tetap. Dalam hal ini, panah adalah sebuah sarana, bukan tujuan. Sedangkan tujuannya adalah mampu mengalahkan lawan.

Sehingga dari penjelasan beberapa ahli di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa panah adalah hanya sarana yang bisa digunakan pada saat itu. Jika pada masa sekarang, ketika musuh menyerang kita dari berbagai hal mulai persenjataan, siber, kecerdasan dan keilmuan yang lain, maka sunahnya adalah menguasai sarana-sarana yang digunakan oleh pihak lawan itu, tentunya bukan hanya memanah.

Jika berlatih memanah dan ingin ahli menjadi pemanah, hukumnya hanya mubah. Tetapi menganggap pemanah menjadi sebuah kesunahan yang akhirnya menimbulkan perilaku tidak etis seperti berlatih di masjid dan sebagainya apalagi sampai menyalahkan orang yang tidak mampu memanah adalah sebuah kesalahan. Wallahu alam

KETEGUHAN PRINSIP KIAI SAID.Ujaran kebencian yang disampaikan oleh Bupati Lampung Selatan, Bpk Zainudin Hasan bagi Yai S...
26/10/2017

KETEGUHAN PRINSIP KIAI SAID.

Ujaran kebencian yang disampaikan oleh Bupati Lampung Selatan, Bpk Zainudin Hasan bagi Yai Said Aqil tak sedikitpun menggoyahkan keteguhan prinsip beliau dalam bersikap.

Sisi lain dari Yai Said Aqil yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah kekuatan dalam memegang prinsip dan kelembutan dan kemudahan dalam memaafkan.

Dulu ketika beliau baru kembali dari timur tengah, beliau membuat heboh Negri ini dengan menghadiri dan khotbah di Gereja Algonz, Surabaya. Pada saat itu banyak sekali para kiai yang mengutuk kejadian tersebut dan bahkan beliau sampai dikafir-kafirkan. Beliau tidak sedikitpun goyah untuk tetap berdakwah di semua sektor, beliau selalu berujar :

" kalau bukan orang Islam sendiri yang menjelaskan kepada mereka tentang keindahan dan keharmonisan Islam, lalu dari siapa lagi mereka akan tahu Islam, dan sungguh tidak mungkin mereka akan simpati terhadap Islam, apalagi memeluk agama Islam".

Terkait jenggot. Perlu diperhatikan lebih jauh lagi, bahwa simbol keagamaan adalah produk mereka yang sangat murah untuk diperjualbelikan ditengah-tengah masyarakat awam, sehingga implikasinya klaim kebenaran dalam beragama hanya dimiliki oleh mereka yang fasionnya se-ritme dengan mereka saja.

Oleh karena itu, untuk menyadarkan masyarakat bahwa beragama tidak hanya berkutat hanya pada tataran simbol saja, maka beliau, Yai Said Aqil berusaha untuk mencoba mengkritisi mereka yang berjenggot dan berjubah tapi hatinya penuh dengan kesombongan akan keimananya dan kedengkian akan orang lain yang tak sepemahaman dengan mereka.

Beliau sangat menghormati Mbah Hasyim Asya'ri yang berjenggot dan berjubah. Karena jenggot dan jubahnya tidak beliau jadikan sebagai klaim kebenaran dalam mempertahankan apa yang dipahaminya. Jadi entry poinya, Yai Said bukan antipati kepada mereka yang berjenggot, namun kepada kesombongan dan kedengkiannya.

Belum lagi sikap beliau dalam mempertahankan NKRI dari rongrongan Islam Transnasional. Penolakan beliau terhadap HTI, FPI, PKS didasari atas prinsip beliau dalam menjalankan amanah ulama-ulama sepuh dalam mempertahankan keutuhan bangsa ini.

Kita bisa melihat peran beliau ketika menjadi anggota UKP-PIP (Unit Kerja Presiden Penguatan Ideologi Pancasila) dalam mempengaruhi kebijakan Presiden dalam mengeluarkan PERPU pembubaran HTI, dan kita juga bisa melihat sikap gigih beliau terkait penolakan FDS. Dan ini adalah sumbangsih yang bisa kita lacak secara kasat mata, belum lagi sumbangsih yang tidak terlihat.

Dengan keteguhan prinsip yang beliau pegang, ribuan ujaran kebencian mengarah kepada beliau secara beramai-ramai. Pernah suatu ketika saya mendapatkan laporan terkait ujaran kebencian yang menurut saya sudah saatnya ada tindakan dan kebetulan saya ada rekan dari pihak Bareskrim yang bisa melacak pengirimnya. Ketika hasil itu saya laporkan kepada Yai Said, beliau justru menimpali dengan santainya.

" yah biarkan saja orang seperti itu, gak usah dilaporkan"

Bahkan saya berpikir, mungkin Yai Said justru tidak mengetahui ada ujaran kebencian yang disampaikan Bupati Lampung itu.

Dan menurut saya terkait sikap masyarakat Nahdhiyin yang merespon secara sigap, dengan melaporkan Bupati Lampung Selatan ke Polda Lampung ya biarkan saja, itukan rasa penghormatan mereka terhadap Kiai yang mereka cintai.

Jadi berapapun cacian dan hinaan yang diarahkan kepada Yai Said sudah tidak mempan bagi beliau.

Nizar Idris

* Tongkat yang beliau pegang adalah tongkat Mbah Hasyim Asya'ri yang pernah diberikan Mbah Kholil Bangkalan sebagai pertanda berdirinya Jam'iyah Nahdlatul Ulama.

24/10/2017

Penjelasan Kyai Said soal jenggot
( Tanggapan atas pernyataan bupati Lampung Selatan)

Orang2 yg tidak s**a dengan NU selalu mencari - cari masalah dengan NU dan Ulama, sehingga isu2 yg sebetulnya sudah lama pun selalu di ungkit2 dan di goreng kembali (tanpa ada upaya tabayun) untuk menciptakan kesan negatif terhadap Ulama NU sekaligus mengadu domba warga NU dan menjauhkannya dari Ulamanya.

Soal jenggot, Kiai Said pun kembali menjadi sasaran tembak orang2 yg memang tidak s**a dengan Ulama dan NU. Menurut mereka, ketika Kiai Said menyebut makin panjang jenggot seseorang maka makin goblok, itu adalah fatwa. Padahal hanya sindiran saja. Tapi mereka pura2 tidak mengetahui akan hal itu.
Anehnya, banyak kalangan sekelas doktor, profesor, habaib, pejabat ( termasuk Bupati Lampung Selatan) dan tokoh nasional pun ikut-ikutan mempercayai isu murahan yang dibuat para buzzer kurangajar itu. Padahal, jika pikirannya tidak ditarik kebencian sedikit saja, ya sedikiiiiit saja tentu mereka akan mencari tahu (tabayun) walau lewat sumber internet, Youtube misalnya. Bukannya langsung menumpahkan amarahnya,memaki maki dan bahkan memprovokasi ummat.

Yang berjenggot tapi tidak marah atas sindiranya Kiai Said, berarti dia sudah layak berjenggot karena menurut Kiai Said, orang berjenggot itu makamnya sudah tinggi secara spiritual.

"Orang berjenggot adalah orang yang arif, orang yang bijak, orang yang punya maqom. Orang berjenggot harus hatinya mulia, akhlaqnya mulia, spiritualnya kuat," kata Kiai Said dalam video pelantikan pengurus NU di daerah.

Mbah Hasyim Asy'ari misalnya, beliau berjenggot karena sudah sangat tinggi kedudukan spirtualnya. "Kiai Agus Sunyoto ini berjenggot panjang, juga menunjukkan safar rihlah ruhaniyahnya (perjalanan spirtualitasnya) sudah panjang dan jauh," .

Dalam video tersebut, Kiai Said sama sekali tidak menyebut langsung bahwa orang berjenggot itu bodoh, goblok, tak berakal, sebagaimana tuduhan mereka yang selalu cari-cari benalu di negeri ini.

"Ada lagi ajengan Mimih (berjenggot), itu juga menunjukkan memiliki daya kekuatan bashiroh yang luar biasa, termasuk Ketua Lembaga Falakiyah, berjenggot, juga karena sudah malang-melintang dalam pengalaman spiritualitasnya," imbuhnya memberi contoh.

Kiai Said lebih lanjut akhirnya membahas orang berjenggot tapi tidak punya makam spiritual tinggi,
"kalau hanya jenggotnya saja tapi hatinya kotor, hatinya tidak ramah atau kaffar takabbur, maka itu jauh dari simbol jenggotnya itu," jelasnya di panggung.

Saran kami admin GMNU untuk para Umaro

Seorang Umara sebaiknya fokus saja mengurusi rakyatnya, baik itu soal kesejahteraannya, pendidikannya, kesehatannya, budayanya dan hal2 lain yg lebih manfaat dan subtansial, tidak usah terlalu jauh mencampuri urusan Ulama jika tidak memiliki kapasitas yg cukup, terlebih jika kritik yg di sampaikannya tidak berbasiskan informasi dan data yg akurat, namun hanya berdasarkan informasi2 medsos yg sudah di mutilasi sedemikian rupa yg tentunya punya maksud tertentu.
Bahkan kalau mau jujur, Ulama lah yg harusnya mengoreksi Umaro, bukan sebaliknya.

Silahkan simak videonya secara lengkap supaya tidak menjadi korban terus para penebar kebencian.

1. Merokok Mengurangi Resiko ParkinsonBanyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok melawan penyakit Parkinson. Sebuah pen...
18/10/2017

1. Merokok Mengurangi Resiko Parkinson

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok melawan penyakit Parkinson. Sebuah penelitian terbaru menambah kuat bukti sebelumnya yang melaporkan bahwa merokok dapat melindungi manusia dari penyakit Parkinson. Secara khusus, penelitian baru tersebut menunjukkan hubungan temporal antara kebiasaan merokok dan berkurangnya risiko penyakit Parkinson.

Artinya, efek perlindungan terhadap Parkinson berkurang setelah perokok menghentikan kebiasaan merokoknya. Studi lain mengenai pengaruh positif merokok terhadap Parkinson Desease (PD) adalah sebuah penelitian terhadap 113 pasangan kembar laki-laki. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Tanner terus melihat perbedaan yang signifikan ketika dosis dihitung sampai 10 atau 20 tahun sebelum diagnosis.

Mereka menyimpulkan bahwa temuan ini menyangkal pernyataan bahwa orang yang merokok cenderung memiliki PD. Masih banyak penelitian yang lainnya mengenai kebiasaan merokok yang berguna melawan Parkinson.



2. Perokok lebih kuat dan cepat sembuh dari serangan jantung dan stroke

Penelitian besar menunjukkan manfaat lain merokok, yakni manfaat terhadap restenosis atau penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah menjadi terbatas, seperti pembuluh darah ke jantung (cardiovaskulardisease) atau ke otak (stroke). Perokok memiliki kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup dan penyembuhan yang lebih cepat.

Penelitian lain menyebutkan krbon monoksida dapat mengurangi serangan jantung dan stroke. Karbon monoksida merupakan produk sampingan dari asap tembakau. Sebuah laporan menunjukkan tingkat sangat rendah dari karbon monoksida dapat membantu para korban serangan jantung dan stroke.

Karbon monoksida menghambat pembekuan darah, sehingga melarutkan gumpalan berbahaya di pembuluh arteri. Para peneliti memfokuskan pada kemiripan yang dekat antara karbon monoksida dengan oksida nitrat yang menjaga pembuluh darah tetap melebar dan mencegah penumpukan sel darah putih.

Baru-baru ini oksida nitrat telah ditingkatkan statusnya dari polutan udara biasa menjadi penghubung fisiologis terpenting kedua secara internal. Oleh karena itu, tidak akan mengherankan kalau karbon monoksida secara paradoks dapat menyelamatkan paru-paru dari cedera akibat penyumbatan pembuluh darah ke jantung (cardiovascularblockage).

3. Merokok mengurangi resiko penyakit susut gusi yang parah

Dulu disebutkan bahwa tembakau adalah akar semua permasalahan penyakit gigi dan mulut. Padahal sebuah studi menunjukkan bahwa sebenarnya perokok berisiko lebih rendah terhadap penyakit gusi.

4. Merokok mencegah asma dan penyakit karena alergi lainnya

Sebuah studi dari dua generasi penduduk Swedia menunjukkan dalam analisis multi variasi, beberapa anak dari para ibu yang merokok sedikitnya 15 batang sehari cenderung memiliki peluang yang lebih rendah untuk menderita alergi rhino-conjunctivitis, asma alergi, eksim atopik dan alergi makanan, dibandingkan dengan anak-anak dari para ibu yang tidak pernah merokok. Anak-anak dari ayah yang merokok sedikitnya 15 batang rokok sehari memiliki kecenderungan yang sama.

5. Nikotin membunuh kuman penyebab tuberculosis (TBC)

Suatu hari Nikotin mungkin menjadi alternatif yang mengejutkan sebagai obat TBC yang susah diobati, kata seorang peneliti dari University of Central Florida (UCF). Senyawa ini menghentikan pertumbuhan kuman TBC dalam sebuah tes laboratorium, bahkan bila digunakan dalam jumlah kecil saja, kata Saleh Naser, seorang profesor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF. Kebanyakan ilmuwan setuju bahwa nikotin adalah zat yang menyebabkan orang menjadi kecanduan rokok.

WAJIB MEMILIKI GURUู…ู† ู„ู… ูŠูƒู† ู„ุฏูŠูƒ ุชูƒูˆูŠู† ุงู„ู…ุนู„ู…ูŠู† ููŠ ุชูˆุฌูŠู‡ ุฏูŠู†ู‡ุŒ ูˆู„ุง ุดูƒ ุจู„ุง ุดูƒ ู…ุนู„ู…ู‡ ุดูŠุทุงู†Barangsiapa tidak memiliki susu...
13/10/2017

WAJIB MEMILIKI GURU

ู…ู† ู„ู… ูŠูƒู† ู„ุฏูŠูƒ ุชูƒูˆูŠู† ุงู„ู…ุนู„ู…ูŠู† ููŠ ุชูˆุฌูŠู‡ ุฏูŠู†ู‡ุŒ ูˆู„ุง ุดูƒ ุจู„ุง ุดูƒ ู…ุนู„ู…ู‡ ุดูŠุทุงู†

Barangsiapa tidak memiliki susunan guru dalam bimbingan agamanya, tidak ragu lagi niscaya gurunya syetan. [Tafsir Ruhul-Bayan Juz 5 hal. 203,perkataan Imam yazid al Bustamy]
Imamuna asy Syafi'i berkata

ุงู„ุฐูŠ ูŠุชุนู„ู… ุงู„ุนู„ู… ุจุฏูˆู† ู…ุนู„ู… ู…ุซู„ ุฑุฌู„ ูŠุฌู…ุน ุงู„ุญุทุจ ูŠุธู„ู… ุงู„ู„ูŠู„ุŒ ูˆู‚ุงู„ ุงู†ู‡ ูŠุฌู„ุจ ุญุฒู…ุฉ ุญุฑู‚ ุงู„ุฎุดุจ ุนู„ูŠู‡ ุซุนุจุงู† ุณุงู…ุฉ ูˆุฃู†ู‡ ู„ุง ูŠุนุฑู

Orang yang belajar ilmu tanpa sanad guru bagaikan orang yang mengumpulkan kayu bakar digelapnya malam, ia membawa pengikat kayu bakar yang terdapat padanya ular berbisa dan ia tak tahu. [Faidhul Qadir juz 1 hal 433]
Oleh karena guru agama bukan Syaikh Google, yahoo atau maulana youtube atau allamah facebook.

Hendaklah mencari guru dan bertalaqi pada nya...

Address

Lamongan
62231

Telephone

085655308080

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Forum Remaja Islam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Forum Remaja Islam:

Share