Dayah darussalam alwaliyah

Dayah darussalam alwaliyah Darussalam adalah induk dayah di prov aceh

Alm abuya prof dr muhibbudin waly alkhalidi sangat tahqeq, jelas,dan mudah difahami dalam mensurah kitab2 mutawalat sala...
25/12/2019

Alm abuya prof dr muhibbudin waly alkhalidi sangat tahqeq, jelas,dan mudah difahami dalam mensurah kitab2 mutawalat salah satunya masalah tala',
Abuya adalah ulama besar dan terpopuler dimasanya bukan hanya di indonesia tapi di dunia seperti al azhar salah satunya, abuya dikenal sebagai al'alamah (bersangatan 'alim) di unv al azhar, mungkin saat ini belum ada pengganti tahqiq keilmuan abuya,.
Semoga allah yarham abuya profesor dr muhibbudin waly alkhalidi ditempatkan yg layak disisi ALLAH SWT

Pengajian abuya profesor muhibbudin waly alkhalidi sangat tahqiq dalam mensyarahkan masalah talak lokasi disamping kuburan syaikh kuala, alasan abuya mengaji...

Inilah silsilah almukaram abuya muda wali alkhalidi
18/12/2019

Inilah silsilah almukaram abuya muda wali alkhalidi

Abuya Mudawali - Syaikh Ali Al-maliki - Sayyid al Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha al Makki (pengarang Ianatuthalibin ) - Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan - Sya...

Ternyata inilah baru terungkap wasiat abuya syaikh haji muhammad muda waly alkhalidi,..Merinding mendengarkan perkataan ...
16/12/2019

Ternyata inilah baru terungkap wasiat abuya syaikh haji muhammad muda waly alkhalidi,..
Merinding mendengarkan perkataan abu peulanteu,

Surat wasiat abuya muda waly abu Hasan krueng kalee Abu Ibrahim woyla untuk Rakyat aceh agar rakyat aceh mau bergabung bersatu meyatu dengan ulama untuk mend...

Bio data Pimpinan Pesantren Darussalam dari tahun 1940 sampai sekarang :1.Nama Lengkap                  : SYAIKH H. MUHA...
16/12/2019

Bio data Pimpinan Pesantren Darussalam dari tahun 1940 sampai sekarang :

1.Nama Lengkap : SYAIKH H. MUHAMMAD WALY AL-KHALIDY
Lahir : 1917
Wafat : 1961
Masa Kepemimpinan : 1942-1961

2. Nama : Prof.Dr.KH.Muhibbuddin Waly,MA
Lahir : 17 Desember 1936
Wafat : 07 Maret 2012
Masa Kepemimpinan : 1961-1966,1996-1999,2009-2011
3. Nama : Drs.KH.Djamaluddin Waly
Lahir : 24 Agustus 1945
Masa Kepemimpinan :1964-19974 dan 2017

4. Nama :KH.Amran Waly
Lahir : 21 Agustus 1947
Masa Kepemimpinan : 1975-1982

5. Nama :KH.M.Nasir Waly,Lc
Lahir : 08 Agustus 1952
Masa Kepemimpinan : 1983-1988

6. Nama : KH.Mawardi waly,MA
Lahir : 15 September 1942
Masa Kepemimpinan : 1989-1995 / 2017 s.d Sekarang

7. Nama : KH.Ruslan Waly
Lahir : 1957
Masa Kepemimpinan : 200-2008

https://youtu.be/oGvnKX1sZzM
16/12/2019

https://youtu.be/oGvnKX1sZzM

Pondok Pesantren Darussalam Labuhanhaji-Aceh Selatan didirikan pada tahun 1940, dan kini telah berusia lebih dari 74 tahun. Lembaga tersebut dirintis oleh Sy...

TULISAN BERSEJARAH YANG TERTERA DI TIANG TENGAH MESJID SYAIKHUNA DARUSSALAMSejarah suatu lembaga, atau suatu lembaga pen...
15/12/2019

TULISAN BERSEJARAH YANG TERTERA DI TIANG TENGAH MESJID SYAIKHUNA DARUSSALAM

Sejarah suatu lembaga, atau suatu lembaga pendidikan beserta tokoh-tokohnya jika kita kaji secara mendalam, maka dapat kita kenal tentang sejarah perjalanan lembaga itu sejak masa permulaanya, masa kejayaannya hingga masa-masa sekarang. Segala sesuatu itu kebanyakan adalah subuah cerita.Sehingga tanpa cerita seseorang atau penulisan seseorang, generasi berikutnya tidak akan mengenalinya dengan baik dan jelas.
Karakteristik dan budaya peninggalan perintis,atau tokoh utama suatu lembaga pendidikan menjadi sejarah bagi generasi berikutnya. Peninggalan tersebut berupa tulisan,simbol,ornamen,bangunan-bangunan bersejarah dan sebagainya, sehingga peninggalan tersebut dapat dinikmati dan dikenal secara nyata nilai budayanya oleh generasi-generasi berikutnya.
Pesantren Darussalam Labuhanhaji Barat Aceh Selatan berdiri sejak tahun 1940, didirikan oleh seorang ulama besar yang ikhlas, beliau adalah Abuya Syaikh Mudawaly Al-Khalidy. Setelah beliau wafat pada tahun 1961, pesantren ini tetap jalan dibawah pimpinan anak-anak beliau.
Meskipun pesantren ini usianya lebih setengah abat, namun proses belajar mengajar tetap jalan seperti dimasa-masa masih hidupnya Abuya, dan santri pun senantiasa berdatangan dari berbagai daerah untuk belajar ilmu pengatahuan agama islam di pesantren ini.
Pesantren ini banyak sekali tersimpan sejarah-sejarah dimasa lalu, Salah satu tulisan bersejarah yang tertera di tiang tengah Mesjid Syaikhuna pesantren darussalam
Naskah Aslinya
Salinan:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَى. الأية.
اِعْلاَنٌ وَّتَذْكِرَةٌ لِأَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ. اِعْلَمُوا أَيُّهَا النَّاظِرُونَ أَنَّ دَارَ السَّلامِ وَمَا يَتَعَلَّقُ بِهَا قَدِ اسْتَوْدَعْتُهُمَا اللهَ تَعَالَى وَتَضَرَّعْتُ اِلَيْهِ أَنْ يَجْعَلَهَا مَلْجَأً لِّأِعْتِقَادِ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ وَفَضْلِهِ وَبَرْكَةِ حَبِيْبِهِ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ. وَسَأَلْتُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَنْ يَجْعَلَ ذُرِّيَّتِى أَكْبَرَ عُلَمَائِهَا اِلَى يَوْمِ يَنْزِلُ عِيْسَ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ. وَسَأَلْتُهُ ثَالِثًا أَنْ يَكُوْنَ اللهُ لَهَا لاَعَلَيْهَا وَأَنْ يَكُوْنَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى مُدَبِّرَهَا ظَاهِرًا وَبَاطِنًا, أَوَّلاً وَآخِرًا. وَأَنْ يَجْعَلَهَا وَمَا يَتَعَلَّقُ بِهَا وَخُصُوْصًا فِى تَحْقِيْقِ الْفُنُوْنِ الشَّرْعِيَّةِ وأَلاَتِهَا سَبَبًا لِقُرَّةِ عَيْنِ حَبِيْبِى وَسَيِّدِى وَمَولاَيَ وَوَسِيْلَتِى مُحَمَّدٍ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَكَرْتُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَصَلَّيْتُ عَلَى نَبِيِّهِ عَلَى عِمَارَتِهَا وَاِسْتِقَامَتِهَا. وَدَعَوْتُ لِوَالِدِى الْمَرْحُوْمِ وَالْمَعْفُوْ لَهُ الْحَاجِّ مُحَمَّدْ سَالِمْ بِنْ مَالِمْ فَلِيْتُو مِنَعكَابَوِى الَّذِى رَبَّانِى فِى الْجِسْمِ وَالرُّوْحِ بِأَنْ يَجْمَعَ اللهُ بَيْنِى وَبَيْنَهُ فِى فَرَادِيْسِ الْجِنَانِ بِبَرْكَةِ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ وَكَذَلِكَ مَشَائِخِى واِخْوَانِى وَمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيَّ وَجَمِيْعُ مَنْ أَحْسَنَ لِدَارِ السَّلاَمِ هَذِهِ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ آمِيْنُ ٣ يَا مُجِيْبَ السَّائِلِيْنَ فَأَرْجُو لِمَنْ نَظَرَ هَذَا الْأِعْلاَنَ أَنْ يَقُولَ آمِيْن ٣ يَا رَحْمٰنُ بِبَرْكَةِ النَّبِيِّ آخِرِ الزَّمَانِ.
اهـ. الشَّيْخُ الْحَاجُّ مُحَمَّدْ وَالِى الْخَالِدِى.

أُسِّسَ هَذَا الْمَسْجِدُ فِى 21 ذِى الْقَعِدَةِ 1376هـ. الْمُوَافَقَةُ 19 جُونِى 1957 م.
دَارُ السَّلاَمْ 31-8-1957 م.كَتَبَهُ أَحْمَدْ دُمْيَاطِى أَنْوَارْ
مسجد شيخنا اينى دي رينوفاسى كمبالي مولي 7 رَمَضَانَ 1431 ه

Terjemahan:

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa.... (Q.S.At-Taubah: 108).

Pemberitahuan dan peringatan bagi orang yang beri'tiqad Ahlu Sunnah Wal-Jamaah: Wahai orang-orang yang melihat ketahuilah bahwa; Dayah Darussalam dan yang berhubungan dengannya, telah aku titipkan kepada Allah Swt. Dan aku berdo'a dengan merendah diri, dengan daya, upaya, dan karunia Allah, serta berkat kekasih-Nya, yaitu Nabi Muhammad SAW. Semoga Allah SWT. menjadikan dayah darussalam ini sebagai sumber bagi I'tiqad Ahlussunnah wal Jamaah. Dan aku memohon kepada Allah Swt. semoga anak cucu-ku dijadikan sebagai ulama-ulama besar yang beri'tiqad Ahlussunnah wal Jamaah hingga turunnya Nabi Isa As. kelak.
Dan untuk yang ketiga kalinya aku memohon kepada Allah agar selalu memberi yang terbaik buat Dayah Darussalam bukan yang buruk. Dan aku serahkan semua pengaturannya kepada Allah Swt. dhahir dan batin, dari awal hingga akhirnya. Semoga Allah SWT. menjadikan dayah darussalam serta yang berhubungan dengannya khusus untuk memperdalam ilmu syari'at (agama) dan ilmu alatnya sehingga kekasihku, pemimpinku, junjunganku, perantaraanku yaitu Nabi Muhammad SAW. menjadi senang.
Aku bersyukur kepada Allah Swt. dan aku bershalawat kepada Nabi-Nya, atas terbangun dan kokohnya Dayah Darussalam. Dengan berkat Nabi Muhammad Saw. pemimpin anak cucu Adnan, aku memohon kepada Allah SWT. semoga di dalam surga firdaus kelak, aku dihimpunkan bersama orang tua-ku yang bernama Muhammad Salim bin Malim Palito Minangkabawi, semoga Allah Swt. memberi rahmat dan ampunan baginya, karena beliaulah yang telah mendidik jiwa dan ragaku. Demikian juga aku memohon kepada Allah SWT. semoga di dalam surga firdaus kelak, aku dihimpunkan bersama dengan guru-guruku, saudara-saudaraku, orang-orang yang dalam tanggunganku, dan dengan siapa saja yang telah berbuat baik terhadap dayah darussalam ini, baik laki-laki maupun perempuan. Aamiiin 3x , wahai yang Maha mengabulkan permintaan orang-orang yang meminta.Dan aku berharap kepada barang siapa yang membaca pemberitahuan ini, agar mengucapkan آمِيْن ٣ يَا رَحْمٰنُ بِبَرْكَةِ النَّبِيِّ آخِرِ الزَّمَانِ (Aamiiin 3x. Wahai Yang Maha pengasih, dengan berkat Nabi akhir zaman).

Demikian oleh: Syeikh H. Muhammad Waly Al-Khalidy
Mesjid ini di dirikan pada tanggal: 20 Zul-Qa'idah 1376 H. bertepatan dengan 19 Juni 1957 M.
Darussalam, 31-8-1957 M. Pemberitahuan ini di tulis oleh Ahmad Dumyathi Anwar.

Mesjid Syaikhuna ini di renovasi kembali pada tanggal: 7 Ramadhan 1431 H.
17Agustus 2010 M

SEJARAH THARIQAT NAQSYBANDIYAH            Thariqat ini didirikan oleh Muhammad bin Muhammad Bahaauddin al-Uwaisy al-Bukh...
15/12/2019

SEJARAH THARIQAT NAQSYBANDIYAH

Thariqat ini didirikan oleh Muhammad bin Muhammad Bahaauddin al-Uwaisy al-Bukhaari An Naqsyabandy (Hinduan ‘Arifan, Bukhara, Uzbekistan 717-791 H/1318-1389 M). beliau seorang tokoh sufi yang terkenal dan memiliki banyak pengikut di berbagai pelosok dunia Islam. Sebagai seorang tokoh sufi yang besar, dan pemimpin sebuah thariqat yang mempunyai banyak pengikut, beliau sangat dihormati dan dicintai, terutama oleh para muridnya.
Beliau mendapat gelar “Syah”, yang menunjukkan posisinya yang penting sebagai pemimpin spiritual. Ia merupakan seorang tokoh yang sangat pandai melukiskan kehidupan yang ghaib-ghaib kepada para pengikutnya, sehingga ia dikenal dengan nama “Naqsyabandi”, (naqsyaband=lukisan). Kata awal Al-Uwaisy berhubungan dengan salah seorang tokoh sufi terkenal di masa sahabat, yaitu Uwaisy Al-Qarni, karena sistem tasawuf Naqsyabandy menyerupai sistem tasawuf tokoh besar ini. Di samping itu, menurut suatu riwayat, Naqsyabandy mempunyai hubungan keluarga dengan Uwaisy Al-Qarni. Karenanya ia juga dikatakan sebagai salah seorang keturunan Uwaisy Al-Qarni. Adapun kata Al-Bukhaari dinisbahkan dengan Bukhaara, tempat kelahiran dan wafatnya.
Menurut kitab Jaami’ul Ushul, Naqsyabandy lahir dari keluarga dan lingkungan sosial yang baik. Kelahirannya disertai oleh kejadian aneh. Bahkan menurut suatu riwayat, jauh sebelum tiba waktu kelahirannya, sudah ada tanda-tanda aneh berupa bau harum semerbak di desa Hinduan. Bau itu tercium ketika Muhammad Baaba Assammasi (w. 740 H/1340 M), seorang wali besar dari Sammas tersebut. Ketika itu As-Syammaasy berkata: “Bau harum yang kita cium sekarang datang dari seorang laki-laki yang akan lahir di desa ini.”
Sekitar 3 hari sebelum Naqsyabandy lahir, wali besar ini kembali menegaskan bahwa bau harum itu semakin semerbak. Perkataan ini mungkin menunjukkan bahwa tak lama kemudian bayi itu lahir.
Setelah Naqsyabandy lahir, ia segera dibawa oleh ayahnya kepada Muhammad Baaba As-Syammaasy, yang menerimanya dengan gembira. As-Syammaasy berkata: “Ini adalah anakku, dan menjadi saksilah kamu bahwa aku menerimanya.”
Naqsyabandy rajin menuntut ilmu dan senang menekuni tasawuf. Ia belajar tasawuf kepada Muhammad Baaba As-Syammaasy ketika ia berusia sekitar 18 tahun. Untuk itu, ia bermukim di Sammas. Ia belajar di situ sampai gurunya wafat. Sebelum tokoh besar sufi itu wafat, ia mengangkat Naqsyabandy sebagai khalifahnya. Naqsyabandy sendiri kemudian bertolak ke Samarqand setelah gurunya meninggal dunia, selanjutnya pulang ke Bukhara dan menikah di sana. Setelah itu ia pulang ke desa tempat kelahirannya.
Naqsyabandy belajar ilmu thariqat kepada seorang quthub di Nasaf yaitu pada Amir Sayid Kulal Al-Bukhary (w. 722 H/1371 M). Amir Kulal adalah salah seorang khalifah Muhammad Baaba As-Syammaasy. Dari Amir Kulal inilah Naqsyabandy memulai silsilah thariqat yang didirikannya. Amir Kulal menerima thariqat tersebut dari Muhammad Baaba As-Syammaasy, yang menerimanya dari ‘Aziizan Ali Ar-Romitani (w. 705 H/1306 M atau 721 H/1321 M), dari Mahmud Anjir Faghnawi (w. 643 H/1245 M atau 670 H/1272 M), dari Arif Riwghary atau Arif Riukiry (w. 675 H/1259 M), dari Abdul Khaliq Ghujdawany, dari Abu Ya’qub Yusuf al-Hamadany, dari Abu Fadhl bin Muhammad At-Thusy Al-Farmady, dari Abu Hasan Ali bin Ja’far Al-Kharqaany, dari Abu Yazid Al-Bisthaamy (188-264 H/2061 M), dari Imam Ja’far As-Shadiq (w. 148 H), dari Qaasim bin Muhammad Abu Bakar As-Shiddiiq, dari Salman Al-Farisy, dari Abu Bakar As-Shiddiiq, yang menerimanya dari Rasulullah SAW. Rasulullah SAW sendiri menurut silsilah ini mengambil thariqat (dzikir) tersebut dari Jibril, yang menerimanya dari Allah SWT.
Meskipun tersusun rapih dari Naqsyabandy sampai kepada Rasulullah SAW, silsilah tersebut tidak terlepas dari kritik, karena beberapa nama dalam silsilah itu ternyata tidak saling berjumpa secara fisik. Abu Yazid Al-Bishtaamy tidak berjumpa dengan Imam Ja’far As-Shaadiq karena ia lahir (188 H) sekitar 40 tahun sesudah wafatnya Kharqaany juga tidak bertemu dengan Abu Yazid Al-Bhistaamy, sebab ia lahir sesudah Abu Yazid Al-Bisthaamy.
Kenyataan dari fakta sejarah ini diakui pengikut thariqat Naqsyabandiyah, tetapi mereka hal itu tidak menjadi masalah. Menurut mereka thariqat (dzikir) itu diterima melalui pertemua rohani Ja’far As-Shaadiq dengan Ali Al-Kharqaany ataupun dengan Abu Yazid Al-Bisthaamy. Bagi kalangan pengikut thariqat, pertemuan semacam ini diakui, dan tidak menjadi masalah tidak mesti melalui perjumpaan fisik.
Meskpin Naqsyabandy belajar tasawuf dari Muhammad Baaba, dan thariqat yang diperolehnya dari As-Syammaasy, namun thariqat Naqsybandiyah tidak persisi sama dengan thariqat As-Syammaasy. Dzikir thariqat Muhammad Baaba As-Syammaasy diucapkan dengan keras, sementara thariqat Naqsyabandiyah lebih menyukai dzikir tanpa suara.

Dzikir Naqsyabandiyah sama dengan dzikir thariqat ‘Abdul Khaliq Al-Ghujdawaany (w. 1220), salah seorang khalifah Abu Ya’qub Yusuf Al-Hammadany (w. 535 H/1140 M). Menurut salah satu riwayat, ‘Abdul Khaliq Al-Ghujdawaany mengamalkan pendidikan Uwaisy Al-Qarni. Karena itulah sistem tasawuf Naqsyabandy menyerupai sistem tasawuf Uwaisy Al-Qarni.

Darussalam di tahun 1970, masyarakat berbondong2 datang kedayah darussalam untuk mengambil berkah
15/12/2019

Darussalam di tahun 1970, masyarakat berbondong2 datang kedayah darussalam untuk mengambil berkah

Beberapa buah kitab peninggalan abuya syaikh haji muda waly alkhalidi
12/12/2019

Beberapa buah kitab peninggalan abuya syaikh haji muda waly alkhalidi

https://youtu.be/OHwq7E-6U0Y
12/12/2019

https://youtu.be/OHwq7E-6U0Y

Rangkanh Yg terbakar sekitar 60 rangkang 2 lantai (100 kamar yg diperkirakan dihuni oleh 200 orang), dan 3 buah balai mengaji. Santri msh dlm masa ujian seme...

https://youtu.be/K83t2HBIPXs
12/12/2019

https://youtu.be/K83t2HBIPXs

'LIM_MUTA'ALIM Pesantren dayah darussalam alwaliyah adalah induk pesantren di aceh yg didirikan oleh ulama qutub abuya syaikh ...

Pesantren darussalam era 70-80 an
12/12/2019

Pesantren darussalam era 70-80 an

Address

Blang Poroh
Labuhanhaji

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dayah darussalam alwaliyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share