DOCC Church Kupang

DOCC Church Kupang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from DOCC Church Kupang, Church, Jalan Jenderal Sudirman No. 25 dan Jalan Nokalima 1 Kelapa Lima, Kupang.
(1)

02/06/2026
29/05/2026

Yesus Imam Besar Kita di Hadapan Bapa
Ibrani 9:23
“Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi sendiri oleh persembahan-persembahan yang lebih baik dari pada itu.”
Di Perjanjian Lama, imam besar masuk ke ruang maha kudus membawa darah korban untuk pendamaian dosa umat. Semua itu hanyalah gambaran dari pelayanan Yesus sebagai Imam Besar Agung kita.
Ketika manusia jatuh dalam dosa, otoritas manusia dirampas iblis. Karena itulah iblis disebut pendakwa saudara-saudara dan berani mendakwa manusia di hadapan Allah . Tetapi Yesus datang sebagai manusia sempurna, mati menggantikan kita, lalu bangkit dan naik ke sorga membawa darah-Nya sendiri sebagai korban yang sempurna.
Darah Yesus bukan hanya menghapus dosa kita, tetapi juga memulihkan akses kita kepada Bapa. Karena pengorbanan Yesus, tuduhan iblis tidak lagi memiliki kuasa atas orang percaya . Yesus menguduskan benda-benda sorga artinya mengusir iblis dari hadapan Bapa untuk mendakwa kita...dan Sekarang kita tidak datang kepada Allah berdasarkan usaha atau kesempurnaan kita, tetapi berdasarkan darah Yesus.
Yesus adalah Imam Besar yang hidup, yang memahami kelemahan kita, menerima kita, mengasihi kita, dan membela kita di hadapan Bapa. Di dalam Kristus, kita tidak ditolak. Kita punya akses penuh untuk datang kepada Tuhan dengan keberanian.
Hari ini mungkin ada kegagalan, kelemahan, atau tuduhan yang membuat kita merasa tidak layak. Tetapi ingat, yang berbicara bagi kita di hadapan Bapa adalah Yesus sendiri. Dan suara darah Yesus lebih kuat daripada semua tuduhan iblis.
Karena kita memiliki Yesus sebagai Imam Besar di hadapan Bapa, kita tidak perlu hidup dalam ketakutan dan penghukuman. Darah Yesus sudah membuka jalan dan memulihkan akses kita kepada Allah. Sekarang kita dapat datang dengan berani kepada Tuhan yang menerima, mengasihi, dan menyayangi kita. Di dalam Yesus, kita memiliki pembela yang sempurna untuk selama-lamanya.

27/05/2026

Selalu Terkoneksi Dengan Tuhan
“Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.” Ibrani 4:14
Sering kali pergumulan hidup membuat hati menjadi lemah, takut, bahkan merasa sendirian. Tetapi firman Tuhan mengingatkan bahwa kita mempunyai Imam Besar Agung, yaitu Yesus Kristus. Dia bukan Imam Besar biasa, tetapi Dia yang sudah melintasi semesta alam dan duduk di sebelah kanan Bapa.
Yang indah adalah Yesus bukan Tuhan yang jauh dan tidak mengerti keadaan kita. Dia pernah merasakan penderitaan, penolakan, air mata, dan kelemahan manusia. Karena itu Dia memahami pergumulan kita hari ini. Saat kita jatuh, Dia tidak menjauh. Saat kita lemah, Dia mengerti. Saat kita merasa tidak mampu, kasih karunia-Nya tetap cukup.
Karena pengorbanan Yesus di kayu salib, sekarang kita memiliki jalan masuk kepada tahta kasih karunia Allah. Kita tidak perlu hidup dalam ketakutan atau rasa tertolak. Tuhan mengundang kita datang dengan keberanian, bukan karena kekuatan kita, tetapi karena darah Yesus sudah membuka jalan itu.
Ketika kita terus terkoneksi dengan Tuhan melalui doa, firman, dan percaya kepada kasih-Nya, hati kita akan tetap hidup di tengah tekanan dunia. Hubungan dengan Tuhan memberi kekuatan baru, damai sejahtera, dan pengharapan yang tidak bisa diberikan dunia.
Sekarang kita mempunyai Imam Besar Agung yang sempurna, yaitu Yesus Kristus, yang mengerti setiap kelemahan kita. Karena itu kita bisa dengan berani menghampiri tahta Allah untuk menerima rahmat dan memperoleh kasih karunia tepat pada waktunya. Dalam setiap pergumulan hidup, tetaplah datang kepada Tuhan. Saat kita terus terkoneksi dengan-Nya, kita akan hidup, sadar akan status kita sebagai anak-anak Tuhan, dan melihat jawaban Tuhan dinyatakan dalam setiap pergumulan hidup kita.Grace for us all 😇

26/05/2026

Jalan Yang Baru dan Hidup
“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir...” Ibrani 10:19-20
Di Perjanjian Lama, Kemah Suci dan Bait Allah adalah gambaran dari perkara surgawi. Semua menunjuk kepada Kristus. Ada tirai pemisah antara manusia dengan hadirat Allah. Tidak semua orang bisa masuk. Bahkan Imam Besar hanya masuk setahun sekali dengan darah korban. Itu menggambarkan bahwa dosa membuat manusia terpisah dari Tuhan.
Tetapi waktu Yesus mati di kayu salib pada jam 3 sore, tirai Bait Suci terbelah dari atas ke bawah. Tuhan sendiri yang merobeknya. Itu tanda bahwa melalui Darah Kristus, jalan kepada Bapa sudah terbuka.
Yesus tidak membuka jalan lama yang membawa ketakutan dan penghukuman, tetapi jalan yang baru dan hidup. Jalan lama penuh aturan tetapi tidak mampu menyempurnakan manusia. Jalan baru adalah hubungan dengan Tuhan melalui kasih karunia.
Sekarang kita tidak perlu takut datang kepada Tuhan. Kita bisa datang kapan saja, di mana saja, dan dalam keadaan apa saja. Saat lemah datanglah kepada-Nya. Saat gagal datanglah kepada-Nya. Saat butuh pertolongan datanglah kepada-Nya. Darah Yesus membuat kita memiliki keberanian untuk masuk dalam hadirat Allah.
Yesus adalah jalan itu. Bukan jalan menuju kematian, tetapi jalan yang hidup, penuh kasih karunia, pengampunan, dan pemulihan.
Oleh Darah Kristus, kita mempunyai keberanian masuk ke tempat maha kudus. Tirai sudah terbelah. Jalan lama sudah berlalu. Yesus sudah membuka jalan yang baru dan hidup, sehingga hari ini kita bisa datang kepada Tuhan kapan pun, di mana pun, dan untuk apa pun.

26/05/2026

Dasar Kita Berani Datang Pada Tuhan Dalam Segala Keadaan
Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus.” Ibrani 10:19
Di Perjanjian Lama, tirai di Kemah Suci memisahkan manusia dari hadirat Allah. Pada tirai itu ada gambaran kerubim yang seakan menjaga jalan menuju tahta Allah. Itu menunjukkan bahwa manusia berdosa tidak bisa sembarangan datang kepada Allah yang kudus.
Tetapi waktu Yesus mati di kayu salib, tirai itu terbelah dua dari atas ke bawah. Tuhan sendiri yang merobeknya. Artinya jalan kepada Bapa sudah dibuka. Yesus mengambil posisi kita yang berdosa supaya kita bisa masuk ke hadirat Allah dengan bebas dan penuh keberanian.
Yesus menjadi seperti kita supaya membawa kita datang kepada Bapa. Karena pengorbanan Kristus, dasar kita datang kepada Tuhan bukan karena kita kuat, suci, atau layak, tetapi karena darah Yesus sudah menyempurnakan kita di hadapan Allah.
Itulah sebabnya dalam keadaan apa pun kita tetap bisa datang kepada Tuhan. Saat takut, datanglah. Saat khawatir, datanglah. Saat gagal, datanglah. Saat lemah dan merasa tidak mampu, tetap datang kepada Tuhan. Iman bukan berarti tidak punya rasa takut, tetapi iman adalah tetap datang kepada Tuhan di tengah ketakutan itu.
Musuh sering berkata, “Jangan datang kepada Tuhan saat hidupmu berantakan.” Tetapi kasih karunia berkata, “Datanglah dengan berani karena Yesus sudah membuka jalannya.”
Apa yang menjadi dasar kita berani datang kepada Tuhan dalam segala keadaan? Bukan kekuatan kita, tetapi karena Yesus sudah merobek tirai itu melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Sekarang kita memiliki jalan yang baru dan hidup menuju hadirat Bapa. Karena itu, dalam ketakutan, kekhawatiran, kelemahan, atau pergumulan apa pun, tetaplah datang kepada Tuhan. Itulah iman: percaya bahwa darah Kristus lebih besar dari semua keadaan kita. Grace for us All

25/05/2026

Address

Jalan Jenderal Sudirman No. 25 Dan Jalan Nokalima 1 Kelapa Lima
Kupang
85119

Telephone

+6281338439646

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DOCC Church Kupang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category