Masjid Nurul Iman

Masjid Nurul Iman Masjid Nurul Iman link Lamepayung Rt/Rw 01/08 kompleks stadion Kuningan Jabar

Sholat  Bukan Sekadar Gerakan, tapi Hadirnya HatiKajian Jumat Subuh, KH. Arif Karmanto. 01.08.251. Tidak semua orang yan...
31/07/2025

Sholat Bukan Sekadar Gerakan, tapi Hadirnya Hati

Kajian Jumat Subuh, KH. Arif Karmanto. 01.08.25

1. Tidak semua orang yang sholat berada dalam keselamatan. Ada yang tetap celaka meskipun rajin sholat, sebagaimana disebut dalam surat Al-Ma’un: celaka bagi orang yang lalai dalam sholatnya.

2. Lalai bukan hanya lupa waktu, tapi juga meliputi asal-asalan, terburu-buru, tidak tumakninah, dan menjadikan sholat hanya sebagai rutinitas tanpa makna.

3. Sholat adalah penghubung antara hamba dengan Tuhannya. Jika sholat rusak, maka rusak p**a arah hidup seseorang. Maka Rasulullah menegaskan: sholat adalah amalan pertama yang akan dihisab. Jika baik, semua amalan lain akan baik. Jika rusak, semua amalan lain ikut rusak.

4. Allah berfirman dalam Al-Ankabut bahwa sholat mencegah perbuatan keji dan munkar. Jika seseorang tetap melakukan maksiat meski rajin sholat, berarti kualitas sholatnya bermasalah.

5. Menunda waktu sholat, atau melakukannya hanya karena ingin dilihat orang, adalah bentuk kelalaian yang dikecam Al-Qur’an. Sholat karena gengsi atau pencitraan akan kehilangan ruh dan nilainya.

6. Sholat yang diterima adalah yang dilakukan dengan khusyuk. Tanpa khusyuk, sholat hanyalah gerakan kosong. Dalam surat Al-Baqarah disebutkan, sholat itu berat kecuali bagi mereka yang khusyuk.

7. Ciri sholat yang benar:

Menjauhkan pelakunya dari dosa

Membentuk akhlak mulia

Menguatkan hubungan dengan Allah

Menumbuhkan rasa takut dan harap kepada-Nya

8. Meninggalkan sholat secara sengaja adalah dosa besar. Bahkan sebagian ulama menyebutnya sebagai bentuk kekufuran, namun hal ini menjadi peringatan keras, bukan alat untuk menghakimi.

Penutup:

Yang penting bukan sekadar sudah sholat, tetapi bagaimana kualitas sholat itu sendiri. Sholat tanpa kehadiran hati akan jadi rutinitas tanpa berkah. Sebaliknya, sholat yang khusyuk dan penuh keikhlasan akan menjadi cahaya dan penyelamat di hari kiamat. Jangan hanya mengerjakan sholat, tapi benahilah cara kita sholat.

πŸŒ„ Tema: Pendidikan Anak dan Keteladanan Luqman Al-HakimMasjid Nurul Iman – Kajian Kamis Subuh,, KH. Ahmad Faizin, S.Ag. ...
31/07/2025

πŸŒ„ Tema: Pendidikan Anak dan Keteladanan Luqman Al-Hakim

Masjid Nurul Iman – Kajian Kamis Subuh,, KH. Ahmad Faizin, S.Ag. 31 Juli 2025

πŸ”Ή Isi Pokok Kajian:

1. Urgensi Pendidikan Anak yang Terencana

Hari Anak Nasional yang berdekatan menjadi momentum refleksi. Anak yang saleh dan salehah merupakan sumber kebahagiaan hidup dan investasi akhirat. Namun membentuknya tidak bisa instan β€” butuh usaha, doa, dan pola pendidikan yang konsisten sejak dini.

Ditekankan bahwa banyak orang tua menginginkan anaknya soleh, namun tidak memulainya dengan cara yang benar, bahkan dari fase awal pernikahan atau kehamilan. Doa dan niat sejak awal menjadi pondasi penting.

2. Empat Pilar Pendidikan ala Luqman Al-Hakim

a) Menanamkan Tauhid dan Menjauhi Syirik

Anak perlu dikenalkan kepada Allah dengan benar. Di masyarakat, masih ditemukan kebiasaan menakuti anak dengan hal-hal gaib atau syirik (seperti: "nanti diganggu setan"), yang justru menanamkan rasa takut pada selain Allah. Hal ini bertentangan dengan ajaran tauhid.

b) Menanamkan Adab terhadap Orang Tua

Pendidikan saat ini mengalami kemunduran dalam hal adab kepada orang tua. Ketika anak lebih tunduk pada gawai dibanding perintah orang tua, di situlah pendidikan akhlak mulai rusak. Dalam keluarga dulu, adab seperti tidak makan sebelum orang tua, berbicara sopan, dan menghormati kehadiran orang tua sangat ditekankan β€” nilai-nilai ini harus dihidupkan kembali.

c) Membiasakan Ibadah sejak Dini

Anak-anak perlu dibiasakan hadir di masjid, shalat berjamaah, dan terlibat aktif dalam kegiatan keislaman. Masjid bukan hanya tempat orang tua β€” anak-anak pun harus merasa itu rumah rohani mereka. Keteladanan orang tua sangat berperan di sini.

d) Menata Tatanan Kehidupan

Anak perlu diajari kedisiplinan dan manajemen hidup. Kapan tidur, kapan belajar, kapan ibadah, semua harus dilatih agar tumbuh sebagai pribadi yang tertib dan terarah. Luqman Al-Hakim menekankan pentingnya mengenalkan anak pada tanggung jawab hidup dan konsekuensi dari perbuatan.

βœ… Penutup:

Pendidikan anak adalah tanggung jawab besar yang tidak cukup hanya dengan kasih sayang, tapi harus dibarengi dengan pemahaman agama, pembiasaan ibadah, dan keteladanan nyata. Empat ajaran Luqman Al-Hakim β€” tauhid, berbakti kepada orang tua, pembiasaan ibadah, dan kedisiplinan hidup β€” menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang kuat imannya, baik akhlaknya, dan lurus jalannya.

29/07/2025

Alhamdulillah kegiatan gerakan shalat subuh 10.000 anak muslim di masjid nurul iman berjalan dengan aman, lancar dan tertib, kami ucapkan terima kasih kepada...

Kajian Kamis Subuh | 3 Juli 2025Bersama: Ustadz M. Hidayat, S.Th.I., LcKajian ini merupakan kelanjutan dari penjabaran r...
03/07/2025

Kajian Kamis Subuh | 3 Juli 2025

Bersama: Ustadz M. Hidayat, S.Th.I., Lc

Kajian ini merupakan kelanjutan dari penjabaran rukun-rukun shalat, dengan penekanan khusus pada rukun qiyam (berdiri) dalam shalat fardhu. Berdiri adalah syarat sah bagi yang mampu, dan termasuk bentuk utama penghambaan yang tak boleh diremehkan. Sebagaimana rukuk dan sujud memiliki aturan, berdiri pun demikian β€” dengan ukuran β€œmampu” yang bukan ditentukan oleh kebiasaan atau kenyamanan, melainkan oleh syariat dan keadaan medis yang nyata.

---

πŸ”Ή Isi Pokok Kajian:

1. Berdiri dalam Shalat Fardhu: Wajib Bila Mampu

Berdiri menjadi rukun shalat fardhu dan tidak bisa ditinggalkan selama tubuh masih mampu menanggungnya.

β€œMampu” bukan berarti bebas dari rasa lelah, tapi selama bisa berdiri tanpa membahayakan diri, rukun ini tetap wajib dilakukan.

Shalat fardhu yang langsung dilakukan sambil duduk oleh orang yang sebenarnya masih bisa berdiri, tidak sah secara hukum syar’i.

2. Keringanan Bagi yang Tidak Mampu

Jika benar-benar tidak mampu berdiri, shalat fardhu boleh dilakukan sambil duduk.

Jika tidak sanggup duduk, maka shalat dilakukan sambil berbaring menyamping menghadap kiblat.

Jika gerakan kepala pun tidak memungkinkan, maka cukup dengan isyarat mata, dan jika tidak bisa juga β€” maka dengan hati.

Shalat tidak pernah gugur selama akal masih berfungsi.

3. Tuntunan Praktis bagi Pasien, Lansia, atau Orang Uzur

Posisi duduk sebaiknya mengikuti posisi tahiyat awal atau akhir, sesuai kenyamanan.

Bila sudah tidak kuat sama sekali, cukup dengan posisi miring β€” kepala dan dada menghadap kiblat.

Dalam kondisi lumpuh total pun, selama akal sadar, shalat wajib dilakukan meski hanya dalam hati.

4. Kesehatan dan Shalat

Gerakan shalat, terutama sujud, terbukti membantu sirkulasi darah menuju otak.

Shalat mengandung gerakan optimal bagi otot dan sendi yang terbukti secara medis memberi manfaat kesehatan jasmani.

5. Hidayah: Tidak Turun Begitu Saja

Hidayah harus diusahakan, bukan ditunggu. Ia akan diberikan kepada mereka yang bersungguh-sungguh mencarinya.

Salah satu caranya adalah menjaga ibadah secara konsisten, menghadiri majelis ilmu, dan memperbaiki diri terus-menerus.

Hidayah ibarat pintu yang akan terbuka hanya untuk mereka yang mengetuknya.

6. Keutamaan Muharram dan Asyura

Bulan Muharram adalah momentum untuk memperbanyak amal, terutama pada tanggal 10 (Asyura).

Puasa Asyura menghapus dosa selama satu tahun sebelumnya.

Menyantuni anak yatim di bulan ini adalah amalan yang sangat dianjurkan.

---

πŸ”Έ Sesi Tanya-Jawab:

❓ Apakah seseorang yang sakit di rumah sakit bisa langsung tayamum tanpa berwudhu?

Tidak. Selama masih bisa berwudhu, meskipun harus dibantu atau hanya sebagian anggota tubuh yang bisa dibasuh, maka wudhu tetap diutamakan. Tayamum hanya dibolehkan bila benar-benar tidak bisa menggunakan air karena kondisi medis atau kekhawatiran akan memperburuk sakit.

❓ Bolehkah tayamum dilakukan di atas kasur?

Tidak sah. Tayamum harus menggunakan debu suci yang berasal dari tanah atau benda berdebu (seperti dinding, tiang, kain berdebu). Tayamum di atas kasur tanpa unsur debu tidak memenuhi syarat sahnya tayamum.

❓ Bagaimana batas usia anak yatim menurut syariat?

Anak yatim menurut Islam adalah anak yang belum baligh dan sudah kehilangan ayah. Begitu ia mencapai usia baligh β€” baik melalui mimpi basah (bagi laki-laki) atau haid (bagi perempuan) β€” maka status yatimnya gugur secara hukum, meskipun secara sosial masih disebut yatim.

❓ Bolehkah seseorang berpuasa Asyura hanya tanggal 10 saja?

Boleh, namun disarankan menambah puasa pada tanggal 9 atau 11 Muharram agar berbeda dengan kebiasaan puasa kaum Yahudi yang hanya di tanggal 10.

---

βœ… Penutup:

Shalat adalah ibadah agung yang harus ditegakkan dalam kondisi apapun. Berdiri dalam shalat fardhu bukanlah pilihan, melainkan kewajiban selama masih mampu. Jangan dikalahkan oleh rasa malas atau kenyamanan. Hidayah bukan barang langit yang jatuh tiba-tiba β€” ia adalah hasil dari upaya, kesungguhan, dan ketukan yang terus-menerus di pintu rahmat Allah

βœ… Berdiri = *rukun wajib* dalam shalat fardhu. ❗ Masih bisa berdiri = wajib berdiri, meski sebentar. ❌ Langsung duduk tanpa uzur = shalat tidak sah.---πŸ“Œ *...

30/04/2025

Rabu Subuh, 30 April 2025
Bersama KH. Drs. Ojo Sutarja, M.Hum.




29/04/2025

Selasa Subuh, 29 April 2025
Bersama KH. DR. Ugin Lugina, M.Pd.




28/04/2025

Senin Subuh, 28 April 2025
Bersama KH. Fitriyadi Siradj




26/04/2025

Ahad Subuh, 27 April 2025
Bersama KH. Ahmad Faizin, S.Ag.




26/04/2025

Sabtu Subuh, 26 April 2025
Bersama KH. DR. Alan Rusyadi, M.Pd.




25/04/2025

Address

Jalan Aruji Kartawinata
Kuningan
45511

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Nurul Iman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category