Gereja Jemaat Kristus Indonesia - Lampung Utara

Gereja Jemaat Kristus Indonesia - Lampung Utara Gereja yang bersifat Holistik, Akuntabilitas

27/07/2020

Kekasih2 Tuhan, suatu kehendak Allah dalam hidup manusia yang diciptakanNya yaitu harus hidup menurut Injil yang disampaikan, tetapi begitu banyak orang menyepelehkan hal tersebut tanpa memperdulikan akibat yang fatal yang menimpah dalam hidupnya, justru itu nasehat Tuhan bagi kita melalui Paulus berkata demikian dalam kitab 1 Korintus 15:1-3, 33-34 (TB) Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri.
Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu — kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.
Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.
Shalom, selamat beraktifitas, lakukan segalanya menurut Injil firman Tuhan yang telah diajarkan, karena itulah kehendak Tuhan, muliakan Tuhan senantiasa selama kita diijinkan hidup, karena anugerahNya sudah diberikan melimpah bagi kita, tetap semangat hidup untuk Tuhan, tq doaku Gbu 😇👍🙏

05/09/2016

Sallom sahabat kristus,
mohon dukungan doa saat ini kami memerlukan dana untuk membeli alat musik untuk kegiatan ibadah. Jika ada sahabt kristus yg tergerak membantu kami secara materi hubungi 0821 1551 2110 (pdt. Christian dody)

Selamat Beribadah....TUhan Yesus Memberkati.
25/01/2015

Selamat Beribadah....
TUhan Yesus Memberkati.

14/12/2014

Kepastian Keselamatan
Dalam Yesus Kristus

Sejak manusia jatuh dalam dosa, manusia terancam mengalami kematian yang kekal. Kehidupan kekal yang seharusnya menjadi hak milik manusia, menjadi hilang karena dosa dan pelanggaran manusia yang tidak mau taat dengan apa yang di tetapkan Allah dalam firman-Nya, membuat manusia itu mengalami kematian fisik atau dapat juga disebut kematian jasmani. (Kej.2:16,17; 3:6). Namun Allah tidak begitu saja membiarkan manusia terkungkung dalam kejatuhan dosa. Allah telah merancangankan keselamatan bagi umat manusia. Sejak semula Allah telah berfirman benih perempuan akan meremukan kepala ular (Kej. 3:15), ini merupakan menjadi rancangan Allah yang hingga pada akhirnya dinyatakan melalui Yesus Kristus yang datang sebagai pengantara dan penebus dosa umat manusia ( I Timotius 2:5,6). Mati diatas kayu salib, bangkit dan hidup kembali pada hari yang yang ketiga serta menang atas kuasa maut. Dalam hal ini timbul pertanyaan dalam hati kita bagaimana aku dapat memeroleh keselamatan itu? Atau apa yang harus aku perbuat untuk mendapatkan keselamatan?
Dari pertanyaan diatas, tidak ada jawaban selain yang rasul Paulus katakan kepada kepala penjara Filipi sekitar lebih dari dua ribu tahun yang lampau, ia mengatalan bahwa “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” (Kisah Para Rasul 16:31). Dengan mempercayakan aspek kehidupan kita kepada Allah secara penuh dengan iman maka keselamatan itu dapat kita raih. Hidup sungguh bergantung kepada Yesus Kristus.
Secara garis besar karya penyelamatan Allah yaitu menyelamatkan kita dari dosa yang mengerikan, dari beban-beban dosa, dan dari penghukuman dosa yang adalah kematian. Sehubungan dengan hal ini, kesaksian Paulus mengatakan, “Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang kedunia untuk menyelamatkan orang berdosa, dan diantara mereka akulah yang paling berdosa’ ( I Timotius 1:15). Injil mengatakan, “sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Lukas 19:10). Kristus menyelamatkan kita dari kuasa setan, sebagaimana tertulis, “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia” (Kisah Para Rasul 10:38). Keselamatan yang Yesus beri memiliki kuasa yang besar yang tidak ada satupun yang dapat menghancurkannya. Proteksi Allah itu sungguh nyata bagai kita orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
Bukan hanya sekadar pengakuan saja keselamatan itu kita terima dengan utuh. Bukan dengan hanya cukup kita menerima baptisan, menjadi anggota gereja. namun dengan penerimaan yang sungguh akan menerima kuasa menjadi anak-anak Allah. Dalam Yohanes 1:12 mengatakan: “Tetapi semua orang yang menerima-nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya “.
Dalam Yohanes 4:14 mengatakan: tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." Air itu merupakan firman keselamatan yang disertai iman yang Yesus beri kepada kita orang yang mau menerima sumber air kehidupan itu. Dengan memancarkan kebenaran Allah hingga upah dari keselamatan itu diperoleh yaitu kehidupan yang kekal.
Perlunya menerima Kristus dalam kehidupan kita sangat berpengaruh akan kehidupan kita kelak nanti, setelah kita mati. Dalam I Yohanes 5:9-12 mengatakan bahwa “Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup”. Dengan memiliki Kristus dalam hidup kita, kita akan memeroleh keselamatan jiwa kita. Orang-orang yang diluar dari pada Kristus dan tidak percaya tidakakan memeroleh keselamatan jiwa.
Sekarang kita dapat mengerti bahwa dengan hidup yang hanya kepada Kristus dan menerima Kristus lah kita beroleh keselamatan yang sejati. Imam, malaikat-malaikat, orang-orang suci, nabi tidak ada yang mampu untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian yang kekal. Hanya Dia, Yesus Kristus yang mampu melakukannya bagi kita. Kisah Para Rasul 4:12 menegaskan kepada kita demikian: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Oleh sebab itu sepatutnya kita memuji dan memuliakan Allah dengan sikap hidup kita yang benar dan mengimani ini dalam hidup kita sebagai orang percaya pada Yesus.

Selamat Beribadah. Tuhan Yesus Memberkati.
by:christian dody s

28/11/2014

Roti Hidup
Nats: Yohanes 6:28-40

Manusia duniawi tidak mungkin mengerti hal-hal rohani. Hanya seseorang yang memiliki Roh Allah yang mampu mengerti kebenaran rohani.
Tuhan Yesus telah menuding kedangkalan hidup orang banyak yang orientasinya hanya perut. Dia mengajak mereka untuk menujukan hidup mereka pada hal-hal yang esensial, yaitu hal-hal yang dikehendaki Allah. Kehendak Allah adalah manusia percaya kepada Tuhan Yesus ( Yoh 6:29) sebagai satu-satu-Nya utusan yang dimeteraikan Allah untuk memberikan hidup kekal (Yoh 6:27b). Namun, lagi-lagi jawaban mereka menunjukkan orientasi mereka pada hal-hal lahiriah. Mereka menuntut tanda roti manna seperti yang Musa berikan kepada nenek moyang mereka di padang gurun (Yoh 6:30-31).
Yesus mengingatkan mereka bahwa Allah Bapalah sumber manna itu bukan Musa (Yoh 6:32). Kini Allah mengutus Tuhan Yesus sebagai roti yang dapat mengenyangkan untuk hidup kekal (Yoh 6:33). Mereka tidak mampu memahami makna rohani yang Tuhan Yesus ajarkan (Yoh 6:34). Hanya oleh anugerah Allah manusia berdosa dapat menyadari kebutuhan hidup mereka yang terdalam, yaitu hidup Allah sendiri. Hanya orang-orang yang Allah Bapa berikan kepada Yesus yang akan merespons Dia dan menerima-Nya dalam hati mereka (Yoh 6:37) sehingga mereka dipuaskan selama-lamanya (Yoh 6:35). Kristus adalah Roti Hidup yang diberikan Allah Bapa. Melalui ketaatan-Nya melaksanakan kehendak Bapa, setiap orang yang percaya kepada-Nya akan mendapatkan hidup kekal dan dibangkitkan pada akhir zaman (Yoh 6:39-40).
Kegagalan untuk menyadari hal rohani dan kekal di dalam dan melalui hal jasmani juga sering kita alami. Hanya dengan lebih dekat kepada Yesus dan menempatkan Dia berdaulat atas segala aspek hidup kita, kita semakin mampu menghayati hadirat-Nya di dalam semua aspek hidup kita yang sementara.

Renungkan: Ketika Anda kenyang secara jasmani, makin rindukah Anda dikenyangkan oleh firman dan hadirat-Nya?

15/09/2014

Cari lah hikmat ALLAH itu yang terpenting dalam hidup kita.
Jadikan firman Sumber dan dasar dari segala sesuatu yang menjadi penerang langkah hidup kita. GBU

20/06/2014
09/06/2014

segala yang kita lakukan tanpa adanya keterlibatan Kristus dan kuasa-Nya akan sia-sia saja. (Mzm. 127:1). GBU

27/04/2014

Menyelesaikan konflik? Berhikmat!
(TB Markus 12:35-37)

Konflik antara Yesus dengan ahli-ahli Taurat dan para penguasa bukanlah konflik yang ringan.
Konfliknya meliputi persoalan hukum dan kewibawaan penguasa pada saat itu. Berbagai cara diupayakan oleh penguasa untuk mencari-cari kesalahan Yesus.
Namun Yesus tidak meminta dukungan orang banyak untuk bersama-sama menyerang pihak yang berkonflik dengan Dia. Ia juga tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan emosional.
Meski mereka memfitnah dan menjebak Yesus, tetapi selalu dapat digagalkan. Bagaimana caranya? Dengan hikmat.

Jawaban Yesus selalu didasarkan pada kitab suci. Misalnya ketika Ia berhadapan dengan pertanyaan ahli-ahli Taurat mengenai jati diri-Nya. Simak saja bagaimana Yesus
mengutip Mazm 110:1. Ia pada akhirnya membuat para ahli Taurat tidak bisa berkata apa-apa mengenai Mesias yang dikatakan sebagai anak Daud, tetapi juga disebut
sebagai Tuhan oleh Daud (ayat Mr 12:35-37). Bukan hanya pada perikop ini saja Yesus menjawab tuduhan-tuduhan atau pertanyaan-pertanyaan yang menjebak Dia dengan mengutip nats dari
kitab suci. Hal ini menunjukkan betapa dalam pemahaman dan pengenalan-Nya terhadap kitab suci, sehingga Ia dapat menyelesaikan persoalan-persoalan dengan penuh hikmat.

Dalam kehidupan kita, kita sering berhadapan dengan situasi yang penuh dengan konflik. Baik konflik dengan pihak lain maupun konflik dengan orang-orang dekat. Lalu
bagaimana cara menghadapinya? Seringkali kita menunjukkan ca-ra yang tidak bijaksana karena hasrat untuk unjuk gigi. Tak jarang kita mengetahui konflik internal gereja melalui media massa.
Ini memperlihatkan bahwa orang-orang yang nota-bene adalah pengikut Kristus, lupa meneladani Yesus. Karena yang ditampilkan hanyalah luapan-luapan emosi, tidak menunjukkan diri sebagai orang berhikmat.
Sebagai pengikut Kristus, hendaknya kita meneladani Dia dalam menyelesaikan persoalan atau pertentangan, yaitu dengan berhikmat. Lalu bagaimana cara mendapatkan hikmat? Baca Alkitab!

Selamat Beribadah, Tuhan Yesus Memberkati. :)

Address

Kotabumi
34554

Opening Hours

09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Jemaat Kristus Indonesia - Lampung Utara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gereja Jemaat Kristus Indonesia - Lampung Utara:

Share