Gereja Kristen Indonesia-GKI Klaten

Gereja Kristen Indonesia-GKI Klaten GKI Klaten atau lebih sering dikenal masyarakat setempat sebagai gereja jago, merupakan jemaat yang sudah ada sejak zaman Belanda.

02/06/2026

Memberitakan sang Trinitas
Khotbah pdt. Jonathan Suryo A. Nduru dari GKI Sokaraja

Majelis Jemaat mengucapkan terimakasih untuk persembahan wireless mic dari NN (anggota jemaat)
02/06/2026

Majelis Jemaat mengucapkan terimakasih untuk persembahan wireless mic dari NN (anggota jemaat)

01/06/2026

Bagaimana Cara Memberitakan Sang Trinitas?

Ringkasan khotbah minggu ini:𝟑 𝐀𝐤𝐬𝐢 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐫𝐢𝐧𝐢𝐭𝐚𝐬> 𝐆𝐞𝐫𝐚𝐤𝐚𝐧 "𝐌𝐞𝐣𝐚 𝐊𝐨𝐦𝐮𝐧𝐢𝐭𝐚𝐬" (𝐒𝐫𝐚𝐰𝐮𝐧𝐠 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚)Membuat ru...
01/06/2026

Ringkasan khotbah minggu ini:
𝟑 𝐀𝐤𝐬𝐢 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐫𝐢𝐧𝐢𝐭𝐚𝐬
> 𝐆𝐞𝐫𝐚𝐤𝐚𝐧 "𝐌𝐞𝐣𝐚 𝐊𝐨𝐦𝐮𝐧𝐢𝐭𝐚𝐬" (𝐒𝐫𝐚𝐰𝐮𝐧𝐠 𝐍𝐲𝐚𝐭𝐚)
Membuat ruang perjumpaan rutin pasca-ibadah yang sengaja dirancang tanpa gawai. Adakan kegiatan berkumpul untuk mengobrol mendalam, saling menceritakan kondisi pergumulan, dan saling mendoakan. Aksi ini memecah fenomena kesepian di tengah keramaian gereja.

> 𝐀𝐤𝐬𝐢 𝐒𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥 "𝐏𝐞𝐝𝐮𝐥𝐢 𝐒𝐞𝐤𝐢𝐭𝐚𝐫"
Menginisiasi program berkala untuk merangkul jemaat lansia atau masyarakat sekitar Klaten yang membutuhkan bantuan. Bentuknya bisa berupa kunjungan kasih, bantuan pembersihan rumah jemaat yang sakit, atau keterlibatan aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan di wilayah Klaten.

> 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐚𝐦𝐩𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐦𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐲𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐒𝐚𝐮𝐝𝐚𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐢𝐦𝐚𝐧
Pemuda dapat mengambil peran aktif sebagai mentor bagi adik-adik remaja yang sedang bingung menentukan arah hidup atau menghadapi tekanan pergaulan. Anggota Jemaat GKI Klaten menjadi sahabat yang mendengarkan tanpa menghakimi, mencerminkan persekutuan yang hangat dan memulihkan.

26/05/2026

Afiksia Rohani: Apa Itu?

26/05/2026

Kiriman lilin dan sabun mijel dari Philia Sisterhood GKI Klaten su sampai Sumba

24/05/2026

Khotbah pdt. Andreas Kristianto pada Ibadah Pentakosta.

Pernahkah Anda merasa hidup ini begitu sesak, penuh kecemasan, atau kehilangan arah? Pdt. Andreas Kristianto mengawaliny...
24/05/2026

Pernahkah Anda merasa hidup ini begitu sesak, penuh kecemasan, atau kehilangan arah? Pdt. Andreas Kristianto mengawalinya dengan cerita tentang alat nebulizer yang membantu istrinya saat sesak napas.
Ternyata, seperti seorang penyelam bebas (free diver) yang harus tetap tenang agar tidak terkena asfiksia, kita pun bisa mengalami asfiksia rohani saat beban hidup dan dosa membuat kita merasa terhimpit dan tidak berdaya.
Situasi sesak ini juga dialami oleh para murid Yesus yang mengunci diri di ruangan sempit karena ketakutan. Ruangan itu pengap, tanpa sirkulasi sukacita, dan seolah tidak ada harapan lagi.
Namun, Yesus hadir di tengah pintu yang terkunci rapat dan melakukan sesuatu yang luar biasa: Ia menghembuskan napas-Nya dan berkata, "Terimalah Roh Kudus"
Hembusan ini seperti pertukaran udara segar yang mengubah ruang pengap ketakutan menjadi kekuatan hidup yang baru.
Menerima Roh Kudus itu ibarat bernapas yang terdiri dari dua fase: menghirup (inhalasi) dan menghembuskan (ekshalasi). Kita menghirup kasih Tuhan dan Roh Kudus, lalu kita harus menghembuskannya melalui pengampunan. Jika kita hanya mau menerima kasih Tuhan tapi menolak mengampuni orang lain, itu seperti menarik napas tapi tidak mau mengeluarkannya; rasanya pasti akan sangat sesak.
Pengampunan adalah cara kita melakukan detoks spiritual dari racun-racun kebencian dalam diri.
Di momen Pentakosta ini, kita diajak untuk mengenali apakah diri kita sedang "terkunci" oleh trauma, kegagalan, atau dosa. Saat kita menerima Roh Kudus, kita diberikan keberanian untuk melangkah keluar dari penjara diri sendiri.
Roh ini bukan hanya untuk kenyamanan pribadi, tetapi agar kita bisa menjadi "ventilasi" bagi dunia yang sesak oleh asap kebencian dan fitnah. Kita dipanggil untuk membawa udara segar bagi lingkungan di sekitar kita.
Ingatlah kisah bahwa satu tarikan napas di tengah kemarahan bisa menghentikan rantai kekerasan. Sebelum tangan memukul atau mulut melukai, ada satu napas yang bisa mengubah segalanya. Mari kita terima Roh Kudus sebagai napas kehidupan yang menghadirkan kebaikan bersama bagi dunia ini.

Kata-kata minggu ini.
24/05/2026

Kata-kata minggu ini.

23/05/2026

Ibadah Sabtu - 23 Mei 2026
Dilayani oleh Pdt. Lukas Suprastowo
Tema: "Roh yang Menghadirkan Kebaikan Bersama"

Persembahan dengan transfer bisa dilakukan melalui rekening

~ BCA - 030 659 9300
An. GKI Klaten

~ CIMB NIAGA 7062 1975 0900
An. GKI Klaten

Majelis GKI Klaten mengucapkan selamat datang dan selamat beribadah.
Tuhan memberkati.

Address

Jalan Pemuda 195
Klaten
57411

Opening Hours

Monday 08:00 - 15:00
Tuesday 08:00 - 15:00
Wednesday 08:00 - 15:00
Thursday 08:00 - 15:00
Friday 08:00 - 15:00
Saturday 08:00 - 15:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Kristen Indonesia-GKI Klaten posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gereja Kristen Indonesia-GKI Klaten:

Share