GKKA INDONESIA Jemaat Kendari

GKKA INDONESIA Jemaat Kendari Informasi Seputar GKKA Indonesia Jemat Kendari

Ibadah Minggu Prapaskah 3
23/03/2025

Ibadah Minggu Prapaskah 3

KELUARGA YANG MENJADI BERKAT _(Mazmur 37:22 – 29)_Kalau kita memperhatikan Mazmur 37, maka disana kita akan memperoleh i...
12/10/2023

KELUARGA YANG MENJADI BERKAT
_(Mazmur 37:22 – 29)_
Kalau kita memperhatikan Mazmur 37, maka disana kita akan memperoleh informasi bahwa kehidupan yang diberkati itu dibangun atas kepercayaan penuh pada Tuhan (2-7) pasang surut dan gelombang kehidupan, termasuk kesusahan-kesusahan yang ditimbulkan oleh orang-orang yang jahat.
Menarik sekali bahwa dalam Mazmur 37 ini, kata mewarisi ditulis sampai 5 kali dari 8 kali di seluruh kitab Mazmur. Warisan, atau menjadi ahli waris adalah hubungannya dengan keluarga. Seorang anak akan mewarisi harta dari orangtuanya. Jadi kalau kita jeli melihat mazmur ini, subjek yang ada di dalamnya sebenarnya tidak hanya berhubungan dengan orang pribadi tetapi keterkaitan orang itu dengan banyak pihak dan terutama keluarganya.
Kita bisa salah kalau kita melihat seseorang berdiri sendiri. Seseorang itu tidak mungkin hadir sekonyong-konyong dalam dunia ini. Saya ada saat ini tidak terlepas dari keluarga saya dimana saya dilahirkan, dibesarkan dididik, diperkenakan akan Tuhan. Dari mazmur ini dan dari bagian-bagian alkitab yg lain, kita akan belajar bagaimana kita bisa menjadi keluarga yang diberkati dan menjadi saluran berkat.
Barangkali ketika kita membaca topik ini, pikiran kita langsung menghubungkannya dengan berkat jasmani atau lebih jauh lagi kita berprasangka bahwa kita akan diminta menyumbang uang, barang, sembako, pakaian bekas dll. Pikiran semacam itu sangatlah sempit. Karena meskipun kita melakukan hal-hal tersebut tetapi jika kita tidak memahami makna keluarga yang diberkati, kita tidak pernah mendapatkan kebahagiaan di dalamnya dan pada gilirannya kita berpikir bahwa menjadi keluarga kristen itu tidak enak, banyak tuntutannya.

APA YANG DIKATAKAN ALKITAB TENTANG KELUARGA?
Kita sulit untuk menjadi berkat kalau kita sendiri tidak mengerti apa itu konsep keluarga menurut Alkitab. Pertama-tama kita harus memahami, KELUARGA ADALAH UNIT PALING NYATA DARI SEBUAH LEMBAGA YANG PERTAMA SEKALI DIBENTUK OLEH TUHAN SEBELUM LEMBAGA MANAPUN. Dari awal Tuhan menciptakan manusia itu adalah satu paket. “Laki-laki dan perempuan, diciptakannya mereka” (Kej 1:27) ciptaan itu dianggap sempurna setelah menjadi keluarga. Jadi sebenarnya kita menjadi satu unit new-creation di dalam keluarga. Realita sesungguhnya dari hidup setiap insan adalah di dalam keluarga. Itu berarti bahwa ukuran keberhasilan seseorang anak manusia baru bisa dikatakan rampung jika setiap pencapaian diperoleh dalam kerangka kehidupan di dalam keluarga. Memiliki keluarga bukan berarti harus menikah, yang tidak menikah memiliki orang tua dan saudara.
Selanjutnya, kita perlu mengerti bahwa KELUARGA YANG DIBERKATI; DIBANGUN, DITUMBUHKAN DAN BERBUAH: DARI TUHAN, OLEH TUHAN DAN BAGI TUHAN.
Banyak yang berpikir bahwa kalau pernikahannya sudah diberkati di gereja, itu sudah cukup. Tidak ! itu baru langkah awal. Proses bertumbuh dan berbuah bagi Tuhan adalah petualangan yang menantang bagi setiap keluarga. Dalam setiap tahapan itu Tuhan harus terlibat.
Berikutnya kita harus sadar bahwa, KEBERADAAN SEBUAH KELUARGA BERHUBUNGAN ERAT SATU DENGAN YANG LAIN, DARI GENERASI KE GENERASI.
Seperti sudah diungkapkan sebelumnya, kalau kita memandang keberadaan seseorang hanya dalam diri orang itu atau hanya dalam sepenggal waktu dari sebuah keluarga saja, kita bisa salah bahkan kita bisa kecewa. Kadang sejenak kita melihat keluarga seperti susah sekali, penuh kemalangan. Padahal Tuhan punya rencana yang indah dan kita belum tau dalam diri keluarga itu.
Kemudian kita perlu terus menerus memastikan BAHWA KEPALA SETIAP KELUARGA ADALAH TUHAN YESUS, ini aspek lain yang sangat penting. Usaha-usaha horizontal mendekatkan antar anggota keluarga tentunya baik, tetapi sebenarnya relasi kita dengan anggota keluarga kita yang lain (istri, suami, anak, orang tua, mertua, menantu, kakek, nenek, cucu) adalah seperti segitiga sama sisi dimana Tuhan Yesus berada di puncaknya dan kita di kedua sisi lainnya. Cara terbaik untuk mendekatkan kita dengan mereka adalah dengan sama-mendekat pada Tuhan
Setelah itu, kita seyogyanya MENYADARI BAHWA KESUKSESAN SEBUAH KELUARGA DI MATA TUHAN ADALAH SEBERAPA BESAR KELUARGA ITU BISA DIPAKAI OLEH TUHAN.
Tidaklah salah kalau keluarga memiliki banyak uang dan harta, demikian p**a bukanlah berarti disebabkan oleh dosa bila sebuah keluarga biasa-biasa saja bahkan cenderung pas-pasan; karena bukan kelimpahan atau kekurangannya yang menjadi parameter Tuhan, tetapi bagaimana _di dalam kekurangan atau kelimpakan itu, keluarga bisa dipakai sebagai alat Tuhan._
Terakhir, kita perlu memastikan akan pemahaman kita bahwa KELUARGA TIDAK MUNGKIN BISA MENJADI BERKAT BAGI ORANG LAIN JIKA MASING-MASING ANGGOTA KELUARGA TIDAK SALING MEMBERKATI.
Keluarga yang menjadi berkat adalah sebuah pancaran dan pantulan dari keadaan nyata dari keluarga yang telah diberkati. Dengan demikian, perlu dipastikan bahwa didalam internal sebuah keluarga Kristen, prinsip saling memberkati itu sudah terlebih dahulu jalan. Suami menjadi berkat bagi istri, istri menjadi berkat bagi suami, orang tua menjadi berkat bagi anak dan seterusnya.

TELAH TERLEBIH DAHULU MERASA DIBERKATI
KITA TIDAK MUNGKIN MENJADI BERKAT KALAU KITA SEDIRI BELUM MERASA TERBERKATI.
Bagian ini tidak berbicara tentang konsep, tetapi berbicara tentang rasa, berbicara tentang ekspresi. Bisa jadi sebuah keluarga sudah mengerti prinsip-2 dan kebenaran-kebenaran tentang keluarga pada bagian sebelumnya, tetapi tetap saja tidak merasa diberkati. Bagaimana supaya konsep itu bisa kita rasakan?
Pertama-tama, kita harus MEMAHAMI ARTI MENCUKUPKAN DIRI. Manusia itu tidak pernah merasa puas dan kita tidak pernah bisa menjadi berkat jika menunggu titik tertentu dalam perolehan kita akan harta dan kekayaan, baru mnejadi berkat. Sebenarnya menjadi saluran berkat, bisa dimulai bahkan didalam kekurangan.
Sebuah keluarga yang beberapa hari tidak makan nasi karena kemiskinan mendapat 10 kg beras dari bunda Theresa, sebelum mereka memasak untuk dimakan, mereka mengambil separuhnya dan memberikannya pada tetangga lain yang bernasib sama.

Berikutnya, Kita merasa tidak diberkati tidak jarang disebabkan karena TERPANCING MEMBANDINGKAN DENGAN KELUARGA LAIN. Seorang istri sampai tega menghina suaminya karena tidak bisa seperti tetangga,
“Kamu itu bisanya apa? Sampai tua masih jadi kacung (bahasa kasar menggambarkan seseorang yang hanya sebagai karyawan, bukan bos)”
padahal kalau mereka mau jujur, ada banyak berkat dan kebahagiaan yang mereka peroleh dalam keluarga mereka. Kebersamaan, pendidikan anak-anak, waktu yang lebih bisa dibagi untuk keluarga dan pelayana; tetapi karena tergoda memperbandingkan dengan orang lain, sungut-sungut dan rasa tidak puas muncul. Kita perlu fair dalam memperbandingkan. Mengapa tidak mencoba melihat kehidupan tukang tambal ban yang ada di jalan masuk gang perumahan? Atau loper koran yg sudah 15 tahun mengirim koran ke rumah?
Setelah itu, kita harus mengindoktrinasi diri dan keluarga kita bahwa KEBAHAGIAAN KELUARGA BISA DIPEROLEH MESKIPUN TIDAK MELIMPAH SECARA MATERI.
Apalah artinya semua pencapaian kita kalau kemudian kita tidak bahagia di dalamnya. Bannyak keluarga yang sukses dalam usaha dan pekerjaan, kemudian kehilangan waktu dan hubungan sehingga anak-anak terbengkalai dan akhirnya hancur kena pengaruh lingkungan.
Ketika keluarga kita dari awal dibangun dengan idealisme bahwa MENYENANGKAN HATI TUHAN MENJADI CITA-CITA TERTINGGI KELUARGA, amanlah bagi kita untuk bertumbuh bersama. Masing-masing anggota mengambil peran dalam mewujudkan tujuan mulia itu, meskipun harus berkorban.
SELURUH ANGGOTA KELUARGA KOMPAK MENJADI BERKAT
AKAN MENJADI SUMBER KONFLIK ANGGOTA KELUARGA JIKA ADA ANGGOTA KELUARGA YANG MERASA TIDAK TERPANGGIL MENJADI BERKAT TUHAN.
Saya pernah dengar sebuah keluarga kemudian bersekongkol dan tega tidak memberi bagian warisan pada salah seorang saudara mereka karena mereka merasa bahwa bagian warisan dari saudara mereka itu telah dihabiskan untuk pelayanan pekerjaan Tuhan. Ironis sekali. Mereka semua adalah orang Kristen. Mungkin saudara yang dikenal banyak mendukung dan menyumbang pelayanan pekerjaan Tuhan itu tidak pernah mengajak berunding anggota keluarganya. Tetapi pelajaran berharga yg bisa dipetik dari kejadian itu adalah, kita harus mengusahakan bahwa menjadi saluran berkat itu adalah proyek keluarga. Libatkan seluruh komponen ketika anda membuat janji iman untuk mendukung pelayanan, menolong orang lain, menyumbang panti asuhan dll.
Sangat PERLU KETERBUKAAN DALAM MENYALURKAN BERKAT TUHAN DARI KELUARGA KITA. Tidaklah baik kalau kita membungkam anggota keluarga lain supaya tidak usah tanya karena kita memberikannya untuk Tuhan. Sukacita kita memberi, harus juga menjadi sukacita mereka.
Penting sekali disadari bahwa MENJADI BERKAT TIDAK MUNGKIN TANPA PENGORBANAN baik materi maupun non materi. Kita akan berkorban uang, tenaga, waktu dan perasaan.
BERKOMITMEN DAN SETIA MENJALANI KEHIDUPAN KELUARGA KRISTEN
Komitmen dan kesetiaan keluarga kristen harus diekspresikan dalan sikap yang tidak mudah kompromi, karena jika kita mudah kompromi, orang lain tidak hormat pada Tuhan dan kekristenan. Keluarga kriten memiliki tatanan nilai dan batas-batas mana yang boleh dan tidak boleh, termasuk dalam ritual-ritual keluarga besar yang mungkin saja meletakkan keluarga kita pada dilema antara setia pada Tuhan atau menjaga perasaan manusia.
Untuk jangka pendek, kelihatannnya kompromi lebih mudah, tetapi dampak jangka panjang akan buruk. Bagi keluaga kristen itu sendiri, mungkin ada anggota keluarga yang jadi bingun mana yang benar. Begitu juga bagi orang yang belum percaya, mereka akan menggampangkan bahkan akan menjadikannya sebagai referensi. “Ngapain jadi Kristen, saudaraku yg Kristen itu juga masih ikut sembahyangan kog, kan gak ada bedanya?”
Wujud komitmen juga dalam hal memberikan perhatian dan dorongan yg maksimal bagi pertumbuhan rohani anggota keluarga. Sedih rasanya kalau dengar seorang ayah Kristen yang dimintai izin retret oleh anaknya berkata begini, “Bayar gak? kalau gratis ikut, kalau bayar gak usah.” Kelihatannya sepele, tetapi secara tidak sadar ia menanamkan di alam bawah sadar anaknya bahwa hal-hal rohani itu tidak penting dan tidak “worthed” untuk membayar harga untuk itu. Dengan cara demikian, masuk akalkah bahwa orang tua tersebut berharap bahwa kelak anaknya menjadi orang kristen yang cinta Tuhan, mengutamakan Tuhan?
Ekspresi komitmen itu haruslah tertata. Buatlah proyek-2 keluarga anda untuk memperhatikan sesama dan libatkan anak-anak dalam memikirkan target kepedulian. Ingat bahwa lebih mudah untuk mengajari anak berbagi untuk sesuatu yang tidak bersifat spiritual maka harus dilatik dan selalu diajari spiritualitas dibalik menjadi saluran berkat itu sendiri.
Penutup:
Kalau kita sudah memahami prinsip-2 bagaimana keluarga kita menjadi berkat, maka urusan menetukan dalam bentuk apa kita menyalurkan berkat Tuhan adalah hal yang gampang. Kita bisa menjadi berkat Tuhan dengan memberi persembahan, menolong orang miskin, melayani Tuhan di gereja, mengundang orang makan, memberi hadiah bagi orang lain, terlibat organisasi yang membangun, menjadi pemerhati keluarga lain dll.
Selamat menjadi berkat !!!

Murid yg mencintai Tuhan pasti mencintai Firman Tuhan. Ia akan mengusahakan bagaimana secara teratur & rutin membaca Alk...
07/07/2023

Murid yg mencintai Tuhan pasti mencintai Firman Tuhan. Ia akan mengusahakan bagaimana secara teratur & rutin membaca Alkitab. Ada berbagai mendekatan, bisa dilakukan secara mandiri, bisa juga bersama-sama. Selama pandemi, kita telah difasilitasi dgn Baca Alkitab Bersambung lewat Zoom & YouTube sebanyak 2 putaran.
Untuk tetap memberikan wadah yg tertata & teratur, maka selanjutnya akan difasilitasi dgn daftar bacaan Alkitab harian yg telah disusun sedemikian rupa dengan 2 metode target
1. Target terbuka : masing-masing melakukan pembacaan & melaporkan di grup progress pembacaan yg dilakukan
2. Target Spesifik : masing-masing mengikuti daftar yg disediakan & akan selesai secara bersama-sama selama 1 Tahun (365 hari)
Untuk tujuan ini, akan disiapkan daftar bacaan. Silakan memilih sistem yang diinginkan
Info Lebih Lanjut, kirim WA je nomor +62 0895-3235-17401

Murid yang mencintai Tuhan pasti mencintai Firman Tuhan. Ia akan mengusahakan bagaimana secara teratur dan rutin membaca Alkitab. A

Hidup itu paradox, sepintas bertolak belakang tetapi jika direnungkan dengan cermat dan mendalam, sebenarnya tidak. Di d...
23/06/2023

Hidup itu paradox, sepintas bertolak belakang tetapi jika direnungkan dengan cermat dan mendalam, sebenarnya tidak. Di dalam kekuatan ada kelemahan, di dalam kelemahan ada kekuatan. Demikian juga seorang murid Kristus Pria tidak terlepas dari kelemahan, namun jika kelemahan itu dipoles oleh Kristus, ia akan menjadi kekuatan.
Mari bersama-sama kita mempersiapkan hati, pikiran dan waktu untuk datang bersekutu bersama dalam persekutuan Komisi Pria Filadelfia, pada:
-
🗓️ Jumat, 23 Juni 2023
⏰ 19.00 Wita
🗣️ Pdt. Martianus Zega
🎥 On-Site (Di Gereja)
-
Tuhan memberkati🙏😇

Ketika seseorang menceritakan kesulitannya kepada kita, atau ketika kita melihat orang terdekat kita sedang mengalami mu...
09/06/2023

Ketika seseorang menceritakan kesulitannya kepada kita, atau ketika kita melihat orang terdekat kita sedang mengalami musibah, kiranya kita dapat merespons dengan cara yang tepat, yaitu berempati dengan tulus. Turut merasakan penderitaan yang dialami lebih baik daripada memojokkan dan menyalahkan.

Setiap orang punya beban hidup yang berbeda-beda dan masing-masing menanggungnya dengan daya yang berbeda juga. Saat beban hidup melanda kita, kerap kali kita menyalahkan Tuhan. Kita tak mau melihat dari perspektif lain atau merenungi apa yang Tuhan ingin tunjukkan lewat peristiwa yang kita alami.

Setiap orang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan. Dalam segala upayanya, semua orang selalu berhadapan dengan per...
09/06/2023

Setiap orang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan. Dalam segala upayanya, semua orang selalu berhadapan dengan permasalahan. Itulah kenyataan perjuangan hidup yang dihadapi setiap manusia di muka bumi ini.
Bagaimana kita dapat menang atas pergumulan hidup?
Mari bersama-sama kita mempersiapkan hati, pikiran dan waktu untuk datang bersekutu bersama dalam persekutuan Komisi Pria Filadelfia, pada:
-
🗓️ Jumat, 09 Juni 2023
⏰ 19.00 Wita
🗣️ Pdt. Stephenson Yusia
🎥 On-Site (Di Empang Dkn. Alim Marthen)
-
Tuhan memberkati🙏😇

08/06/2023
Umat Tuhan berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, namun Roh Kudus telah menjadi pemersatu yang ajaib. Perbedaan ...
27/05/2023

Umat Tuhan berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, namun Roh Kudus telah menjadi pemersatu yang ajaib. Perbedaan justru menjadi kekuatan yang membawa warna pelayanan orang Kristen menjadi begitu dahsyat.
Mari bersama-sama kita mempersiapkan hati, pikiran dan waktu untuk bersekutu bersama dalam Kebaktian umum, pada:
-
🗓️ Minggu, 28 Mei 2023
⏰ Ku 1 Pkl, 09.00 Wita, dan KU 2, Pkl. 18.00 Wita
🗣️ Pdt. Martianus Zega
🎥 KU 1 (Online dan Onsite) KU 2 (Onsite)
-
Tuhan memberkati🙏😇

01/02/2023

Address

Jln. Bandang No. 3
Kendari
93124

Opening Hours

Tuesday 09:00 - 15:00
Wednesday 09:00 - 15:00
Thursday 09:00 - 15:00
Friday 09:00 - 15:00
Saturday 09:00 - 15:00
Sunday 09:00 - 15:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GKKA INDONESIA Jemaat Kendari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GKKA INDONESIA Jemaat Kendari:

Shortcuts

Share

Category