Masjid At - Taqwa

Masjid At - Taqwa Benjaran

04/09/2015

Ucapan "Seandainya"

Firman Allah s.w.t.:
“Mereka (orang-orang munafik) mengatakan: seandainya kita memiliki sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya (kita tidak akan terkalahkan) dan tidak ada yang terbunuh diantara kita di sini (perang uhud). Katakanlah: 'Kalaupun kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji (keimanan) yang ada dalam dadamu, dan membuktikan (niat) yang ada dalam hatimu. Dan Allah Maha Mengetahui isi segala hati.” (QS. Ali Imran, 154).

“Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka takut pergi berperang: seandainya mereka mengikuti kita tentulah mereka sudah terbunuh. Katakanlah: Tolaklah kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar.” (QS. Ali Imran, 168).

Diriwayatkan dalam shoheh Muslim dari Abu Hurairah r.a. bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Bersungguh-sungguhlah dalam mencari apa yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusanmu), dan janganlah sekali-kali kamu bersikap lemah, dan jika kamu tertimpa suatu kegagalan, maka janganlah kamu mengatakan: 'seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini atau begitu', tetapi katakanlah: 'ini telah ditentukan oleh Allah, dan Allah akan melakukan apa yang Ia kehendaki', kerana kata " seandainya " itu akan membuka pintu perbuatan syaitan."
____________________________________

14/01/2015
04/03/2014

Assalamualaikum,.

Awal di ciptakanya Nabi Adam, sdh bersahadat "Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dn Muhammad Rasulullah. Tatkala Adam mengangkat kepalanya dn dilangit tertulis Muhammad dn Allah, satu nama yg sejajar. Dan Adampun bertanya pd Allah,"siapakah nama itu ya Allah, sehingga namanya begitu Agung, dn tdk mungkin nama itu sejajar dgn nama-Mu, bila nama itu tdk Mulya di hadapaniMu. "Dia adalah Muhammad utusan-Ku sekaligus kekasih-Ku, dn berwasilah engkau pd-nya".

Adam bersyahadat kepada Allah dn Rasulullah itu dgn penyaksian, dn berwasilah kepada Rasulullah. Meyaksikan berarti melihat, mendengar dn bertemu mata, lalu bagaimana dgn syahadat kita, sdhkan kita menyaksikan Allah yg nyata, atau masih kita menyaksikan selain Allah. Dn sdhkah kita menyaksikan Rasulullah sebagai utusan Allah, atau hny yakin tp tdk menyaksikan dn tdk bertemu dgn yg di maksud Muhammad Rasulullah. Semua tergantung pd diri masing", sampai sejauh mana syahadat kita,.!?.

Address

Benjaran, Bojongsari, Alian
Kebumen
54352

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid At - Taqwa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category