24/04/2026
Legioner sebagai tentara Maria hilangkan kegalauan & kelesuan, Komisium Hati Tersuci Maria Manado Gelar Rapat Bulanan.
Manado, 19 April 2026 – Komisium Hati Tersuci Maria (Legio Maria) kembali menyelenggarakan rapat bulanan rutin pada Minggu siang (19/4), bertempat di gedung pusat Paroki St. Yosep Manado. Rapat ini dihadiri oleh perwira dari berbagai Kuria dan Presidium binaan untuk melaporkan karya kerasulan, mengevaluasi kinerja, serta memperkuat disiplin rohani anggota.
Rapat yang dimulai tepat waktu ini menjadi wadah krusial bagi para legioner untuk menyampaikan laporan aktif, baik berupa kunjungan bagi mereka yang sakit dan membutuhkan maupun karya kerasulan Legio lainnya. Ketua Komisium Hati Tersuci Maria, Sdri. Jein Palit dalam arahannya menekankan pentingnya keaktifan para perwira di Presidium maupun Kuria untuk senantiasa merawat kebersamaan sesama Legioner baik anggota aktif maupun auksilier. Sehingga rapat yang diadakan oleh Presidium, Kuria , ataupun Komisium bukan hanya sekedar laporan yang terlihat diatas kertas tetapi terasa dalam kehidupan legioner bersama umat lainnya.
Hal tersebut juga diperkuat oleh Alukusio yang disampaikan oleh Asisten Pemimpin Rohani Komisium, Sr. Agnes. Dalam alukusionya Sr. Agnes mengingatkan bahwa kerangka dasar bakti seorang legioner adalah iman akan Allah & kasih Allah kepada anak-anaknya-Nya. Tugas Legio Maria adalah menjadi pohon berkat-berkat bagi sesama. Dalam menjalankan tugas pelayanan disemangati oleh Spritualitas Maria sebagai panglima Legio Maria, yang selalu rendah hati, hidup suci lewat kata-kata dan tindakan hidup setiap hari. Allah menyertakan Maria dlm karya keselamatan, jadi kitapun sebagai anggota Legio Maria menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam karya kasih Tuhan dalam hidup dan karya kita. Legioner sebagai tentara Maria yang semangatnya selalu terbakar untuk membawa kabar sukacita dalam tugas2 kerasulan kita. Kristus sdh bangkit, maka kitapun harus bangkit dari kelesuan dan keputusasaan. Karena kita percaya juga bahwa selain oleh Maria kitapun dikuatkan oleh Roh Kudus dalam menjalankan tugas-tugas kerasulan kita.
Rapat kali ini juga disegarkan dengan berita gembira oleh adanya kunjungan dan perluasan karya legio di daerah Sulawesi Tengah yaitu melaksanakan kunjungan ke Presidium Senior (Presidium Bunda Hati Kudus Paroki St. Maria Palu dan Presidium Bunda Pengantara Segala Rahmat Paroki St. Paulus Palu) dan pembentukan dua presidium yang baru (di seminari KPA (Kursus Persiapan Atas) St. Mikael Palolo “Pra Presidium Ratu Para Malaikat”) dan Presidium junior di Panti Asuhan Santa Maria Palu “Pra Presidium Rumah Kencana”), serta rencana pemekaran kuria yang baru.
Disampaikan juga dalam rapat komisium ini tentang rencana perluasan legio untuk mengaktifkan kembali Kuria Bejana Rohani di Tanawangko, melaksanakan rapat kembali di Kuria Ratu Semesta Alam Kembes, mengunjungi rapat Presidium Junior di Malalayang pada hari Rabu 22 April 2026 nanti, melaksanakan sosialisasi di Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi untuk pembentukan Presidium di Paroki tersebut dan pembentukan satu Presidium di Stasi Stella Maris pulau Gangga (Paroki St. Fransiskus de Sales, Kokoleh).
Dewan komisium juga sedang menyiapkan satu agenda penting bersama dengan Senatus Malang guna pembinaan bagi dewan-dewan kuria untuk pemeliharaan presidium yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 mendatang.
Dengan agenda-agenda penting ini diharapkan dapat membawa semangat baru terutama dalam menjaring para orang muda untuk menjadi legioner-legioner dengan semangat muda yang tak pernah lesu tak berputus asa untuk berkarya bagi Tuhan melalui Bunda Maria. Ave Maria.