Brandal taQwa

Brandal taQwa Klub ini dibuat agar dapat lebih bisa membantu kalian ber aktivitas dengan baik.... Dan kalian bisa rikwes pertanyaan yang kalian ingin tau...

29/10/2014

Assalaamu'alaikum Wr.Wb Apa kabar, Sob..? Semoga semuanya Sehat ya..? Amin .. . !!! pada kesempatan kali ini saya akan share Ciri-Cirinya Cewek Yang Tidak Baik. Zaman sekarang…. hedeh… cuma bisa mengelus dada, menggelengkan kepala. Kelakuan anak muda zaman sekarang…. Haduh… Minta ampun deh. Khususnya para cewek nih, kayaknya sudah kelihatan jelas banyak cewek gak bener. Udah ga usah pake basa basi lagi : Langsung aja saya kasih tau ciri-cirinya. 1. Selalu keluar/pulang malem atau bahkan pagi-pagi banget Entah niatnya dugem atau gimana tetep aja di mata orang- orang banyak itu ga baik. 2. Kalo ngajak jalan biasanya ngajakin ke tempat-tempat dugem atau bakhan ngajakin minum-minum berALKOHOL loh (Walau kita ga terbiasa dengan sebutan Long Island, Illusion dan semacamnya, tapi ya ikutin aja kalo dia yang bayar ,tau pasti kaskuser terbiasa dengan intisari / anggur merah ) . 3. Selalu minta di jemput, entah watak aslinya emang ga mau susah atau emang susah atau emang dasar matre 4. Walau curi-curi waktu, kadang-kadang dia s**a nawarin nginep dirumahnya atau maen ke rumahnya waktu orang-orang rumahnya lagi kosong (Biasanya otak-otak kaya kaskuser pasti pada ga nolak dengan tawaran macam ini). 5. Maennya sama cowo-cowo, ya 70% temennya cowok semua. Kalo lagi nongkrong pasti banyakn cowoknya dari pada ceweknya. Nah biasanya kalo abis nongkrong gini ujung- ujungnya pada mabok, nah sobat tau sendiri kan kalo cewek diajak mabok sama cowok rame-rame mau diapain. 6. Sering banget cabut dari rumah, entah dengan alesan berantem sama orang rumah atau gimana, intinya dia cari tempat buat nginep. Ga kenal waktu mau malem mau pagi pasti dia nelfon/sms kita buat minta tempat bakal tidur dia hari itu juga gara-gara lagi cabut. Nah kalo tidurnya 1 kasur sama kita gimane tuh Biasanya kalo cewek yang bener ga bakal cabut dari rumah apalagi nanya nya ke cowok. 7. Pengeretan, maksud pengeretan disini adalah medit, pelit, koret dan semacamnya. Dalam arti ga mau ngeluarin duit. Oke lah lagi bokek, tapi kalo misalnya dia lagi jalan sama kita, terus kita kepepet ga ada uang kecil buat bayar parkir yang cuma Rp. 2000/4000 masa gamau juga? Emang dasar medit alias pelit 8. Gamau diajak hidup ala Rock n’ Roll. Maksudnya ala Rock n’ Roll disini, dia gamau kita ajak jalan naek angkutan umum mau taksi kek, bus, metro mini, getek, bajaj, bemo, eleng-eleng dan semacamnya. Maunya naek mobil sekalinya mau naek motor, minimal harus CBR, terus kalo jalan harus ke mall-mall besar atau tempat yang serba WAAAAH….. 9. Kerjaannya buang-buang duit Maksudnya buang-buang duit disini bukan nebar recehan di lapangan sepak bola, tapi ya kaya yang di Shoppaholic itchu loch. Royal banget, makan harus makanan mahal, belanja sekali jalan pulangnya bawa 5 karung Nah tipe kaya gini ga pantes buat dijadiin, entar yang ada gaji kite abis cuma buat beli kalung jipret. 10. Selalu up to date. Up to date sih ga masalah, tapi kalo up to datenya cuma gara-gara gamau ketinggalan gaul itu yang masalah kaya misalnya bulan ini lagi jamannya BB (Bukan BB17 ) BB yang dimaksut disini ‘Black Berry’, pasti dia ikutan beli biar ikutan gaul terus chat sama temen-temen deh. Bulan depan I-Phone ngetrend lagi, BB di tuker tambah sama I-Phone, bulan depannya ada Mac keluaran baru, beli lagi deh biar lebih gaul kalo lagi nongkrong di Cafe. Nah tipe kaya gini kalo dijadiin, cuma bisa nguras dompet doang. sampai disini dlu sobat dan hati hati ma cewek yang kaya gituan pisssssssssss

26/06/2014
18/05/2014

Jelema Pang Bodona Sadunya

Deden jeung Dadan tatarucingan.

Deden: "Dan! Ari jelema pang bodona di dunya ieu jelema naon?"
Dadan: "Anu gelo!"
Deden: "Lain!"
Dadan: "Diajak ulin, diajak dahar!, dibere duit, diajak ngew... teu daek!"
Deden: "Lain!"
Dadan: "Naon atuh! taluk aing mah!"
Deden: "Jelema nu pang bodona di dunya ieu aya tilu: anu kahijina tukang delman, anu kadua tukang ngangon munding, anu katiluna anu ngapdreuk pas photo."
Dadan: "Naha kumaha kitu?"
Deden: "Pek tempo ku maneh eta tukang delman, ari awewe geulis jeung sarareungit di tukangan!, ari bool kuda sakitu sareukseuk jeung bau teh disanghareupan, lamun tukang ngangon munding, ari dahar jeung lauk asin, ari daging anu sakitu gedena ditumpakan bae, lamun anu ngapdreuk pas photo, pek bandungan ku maneh: 'Mang! bade ngapdreuk pas photo! (ceuk anu ngapdreuk), sabaraha? (Ceuk tukang pas photo), 6 x 4 lima! (Ceuk anu ngapdreuk), mangga antosan (Ceuk tukang pas photo)', pan kitu pokna teh!, sakanyaho aing mah 6 x 4 teh pan 24!"
Dadan: "Sugan aing mah anu paling bodona sadunya teh anu diomongkeun ku maneh wungkul, gening maneh oge sarua bodona, maksudna pas photo 6 x 4 lima teh hartina lima lambar. Bisa bae ka batur ngomong bodo!, ari sorangan leuwih oon, oneng , jeung tolol."
Dadan: "Giliran aing lah mere tarucing ka maneh! Den! Cik ari pang panasna di dunya ieu naon?"
Deden: "Panon poe!"
Dadan: "Terus!"
Deden: "Nya enggeus!"
Dadan: "Salah!"
Deden: "Terus naon?"
Dadan: "Pang panasna di dunya ieu nyaeta: 'Moe maneh diluhur seng tengah poe ereng-erengan bari ngadurukan jeung nginum kopi panas. terus kabogoh direbut batur'"
Deden: "Sakalian siana diduruk ku aing!"
Dadan: "!!!????????"

Sumber: http://www.ketawa.com/2014/03/9956-jelema-pang-bodona-sadunya.html

04/04/2014

Kl INI ADMIN MAU BERI WAWASAN TENTANG

Kabupaten Karawang

Karawang beralih ke halaman ini. Untuk kota yang bernama sama, lihat Karawang (kota). Untuk kegunaan lain, lihat Karawang (disambiguasi).
Kabupaten Karawang

Lambang Kabupaten Karawang
Lambang Kabupaten Karawang
Moto: INTERASIH ( Indah Tertib Aman Bersih )


Locator kabupaten karawang.png
Peta lokasi Kabupaten Karawang
Koordinat: 107º02`–107º40` BT, 5º56`–6º34` LS
Provinsi Jawa Barat
Tanggal 10 rabi’ul awal tahun 1043 H, atau bertepatan dengan tanggal 14 September 1633 M
Ibu kota Pedes
Pemerintahan
- Bupati Ade Swara
- Wakil Bupati Dr. Cellica Nurrachdiana
- DAU Rp. 1.134.530.200.000.-(2013)[1]
Luas 1.737,30 km2
Populasi
- Total 2.073.356 jiwa (2007)[2]
- Kepadatan 1.193,44 jiwa/km2
Demografi
- Kode area telepon 0267, 0264 (Khusus Wilayah Eks-Kawedanan Cikampek)
- Bandar udara Bandar Udara Internasional Teuku Nyak Arif
Pembagian administratif
- Kecamatan 30
- Kelurahan 309
- Flora resmi Jambu Air Cincalo
- Fauna resmi Ayam Ciparage
- Situs web http://www.karawangkab.go.id/

Kabupaten Karawang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Karawang. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor di barat, Laut Jawa di utara, Kabupaten Subang di timur, Kabupaten Purwakarta di tenggara, serta Kabupaten Cianjur di sela paten ini memiliki luas wilayah 1.737,53 km2, dengan jumlah penduduk 2.125.234 jiwa (sensus 2010) yang berarti berkepadatan 1.223 jiwa per km2.[3], serta merupakan lokasi banyak pabrik serta berbagai aktivitas industri lainnya

03/04/2014

cerpen...

Sahabat Sejati

Oleh Suhartono

Betapa enak menjadi orang kaya. Semua serba ada. Segala keinginan terpenuhi. Karena semua tersedia. Seperti Iwan. Ia anak konglomerat. Berangkat dan pulang sekolah selalu diantar mobil mewah dengan supir pribadi.

Meskipun demikian ia tidaklah sombong. Juga sikap orang tuanya. Mereka sangat ramah. Mereka tidak pilih-pilih dalam soal bergaul. Seperti pada kawan kawan Iwan yang datang ke rumahnya. Mereka menyambut seolah keluarga. Sehingga kawan-kawan banyak yang betah kalau main di rumah Iwan.

Iwan sebenarnya mempunyai sahabat setia. Namanya Momon. Rumahnya masih satu kelurahan dengan rumah Iwan. Hanya beda RT. Namun, sudah hampir dua minggu Momon tidak main ke rumah Iwan.

“Ke mana, ya,Ma, Momon. Lama tidak muncul. Biasanya tiap hari ia tidak pernah absen. Selalu datang.”

“Mungkin sakit!” jawab Mama.

“Ih, iya, siapa tahu, ya, Ma? Kalau begitu nanti sore aku ingin menengoknya!” katanya bersemangat

Sudah tiga kali pintu rumah Momon diketuk Iwan. Tapi lama tak ada yang membuka. Kemudian Iwan menanyakan ke tetangga sebelah rumah Momon. Ia mendapat keterangan bahwa momon sudah dua minggu ikut orang tuanya pulang ke desa. Menurut kabar, bapak Momon di-PHK dari pekerjaannya. Rencananya mereka akan menjadi petani saja. Meskipun akhirnya mengorbankan kepentingan Momon. Terpaksa Momon tidak bisa melanjutkan sekolah lagi.

“Oh, kasihan Momon,” ucapnya dalam hati,

Di rumah Iwan tampak melamun. Ia memikirkan nasib sahabatnya itu. Setiap pulang sekolah ia selalu murung.

“Ada apa, Wan? Kamu seperti tampak lesu. Tidak seperti biasa. Kalau pulang sekolah selalu tegar dan ceria!” Papa menegur

“Momon, Pa.”

“Memangnya kenapa dengan sahabatmu itu. Sakitkah ia?”

Iwan menggeleng.

“Lantas!” Papa penasaran ingin tahu.

“Momon sekarang sudah pindah rumah. Kata tetangganya ia ikut orang tuanya pulang ke desa. Kabarnya bapaknya di-PHK. Mereka katanya ingin menjadi petani saja”.

Papa menatap wajah Iwan tampak tertegun seperti kurang percaya dengan omongan Iwan.

“Kalau Papa tidak percaya, Tanya, deh, ke Pak RT atau ke tetangga sebelah!” ujarnya.

“Lalu apa rencana kamu?”

“Aku harap Papa bisa menolong Momon!”

“Maksudmu?”

“Saya ingin Momon bisa berkumpul kembali dengan aku!” Iwan memohon dengan agak mendesak.

“Baiklah kalau begitu. Tapi, kamu harus mencari alamat Momon di desa itu!” kata Papa.

Dua hari kemudian Iwan baru berhasil memperoleh alamat rumah Momon di desa. Ia merasa senang. Ini karena berkat pertolongan pemilik rumah yang pernah dikontrak keluarga Momon.

Kemudian Iwan bersama Papa datang ke rumah Momon di wilayah Kadipaten. Namun lokasi rumahnya masih masuk ke dalam. Bisa di tempuh dengan jalan kaki dua kilometer. Kedatangan kami disambut orang tua Momon dan Momon sendiri. Betapa gembira hati Momon ketika bertemu dengan Iwan. Mereka berpelukan cukup lama untuk melepas rasa rindu.

Semula Momon agak kaget dengan kedatangan Iwan secara mendadak. Soalnya ia tidak memberi tahu lebih dulu kalau Iwan inginberkunjung ke rumah Momon di desa.

“Sorry, ya, Wan. Aku tak sempat memberi tahu kamu!”

“Ah, tidak apa-apa. Yang penting aku merasa gembira. Karena kita bisa berjumpa kembali!”

Setelah omong-omong cukup lama, Papa menjelaskan tujuan kedatangannya kepada orang tua Momon. Ternyata orang tua Momon tidak keberatan, dan menyerahkan segala keputusan kepada Momon sendiri.

“Begini, Mon, kedatangan kami kemari, ingin mengajak kamu agar mau ikut kami ke Bandung. Kami menganggap kamu itu sudah seperti keluarga kami sendiri. Gimana Mon, apakah kamu mau?” Tanya Papa.

“Soal sekolah kamu,” lanjut Papa, “kamu tak usah khawatir. Segala biaya pendidikan kamu saya yang akan menanggung.”

“Baiklah kalau memang Bapak dan Iwan menghendaki demikian, saya bersedia. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan Bapak yang mau membantu saya.”

Kemudian Iwan bangkit dari tempat duduk lalu mendekat memeluk Momon. Tampak mata Iwan berkaca-kaca. Karena merasa bahagia.Akhirnya mereka dapat berkumpul kembali. Ternyata mereka adalah sahabat sejati yang tak terpisahkan.

Kini Momon tinggal di rumah Iwan. Sementara orang tuanya tetap di desa. Selain mengerjakan sawah, mereka juga merawat nenek Momon yang sudah tua

01/04/2014

Solat...
Solat...
Solat...

Solatlah sebelum kau di solatkan...

Address

Kp Rawamanuk
Karawang
41336

Telephone

087879515937

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Brandal taQwa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share