04/12/2022
Cerita Nyata : *Di Balik Pemindahan 4 Makam Dari TPU Tanah Kusir Ke Pemakaman Al Azhar Memorial Garden*
oleh : *Hartono* (konsumen)
Saya Hartono usia 58 tahun. Pada hari Rabu, 9 November 2022 saya memindahkan 4 makam keluarga saya yg terdiri dari makam Kakek wafat tahun 1991, makam Nenek wafat tahun 1988, makam Ayah wafat tahun 1988 dan makam paman wafat tahun 2006
Kesemuanya dimakamkan di satu lubang masing² yg terpisah di TPU Tanah Kusir Bintaro. Walaupun dalam satu TPU, setiap makam terpisah beberapa blok dan baris, sehingga ketika kami berziarah harus menguatkan diri berjalan mengunjungi makam tersebut, apalagi ada beberapa anggota keluarga kami karena faktor usia dan lain hal sudah berat dibawa berjalan, tapi karena kecintaan yg tinggi dengan mereka, tidak afdol rasanya jika tidak mengunjungi satu persatu empat makam tersebut
Bukan tanpa alasan kenapa saya harus memindahkan empat makam tersebut. Dari usia makam terlama 1988 sampai yg terakhir 2006, rasa cemas dan intaian akan hilangnya makam keluarga kami, kerap menghinggapi kepala saya selaku anggota keluarga yg diamanahkan untuk merawat keempat makam tersebut. *Di tengah kesibukan kerja, saya kadang nyaris lupa memperpanjang IPTM* _(Izin Penggunaan Tanah Makam)_ yg dikeluarkan TPU. Belum lagi harus "memegang orang" petugas TPU untuk merawat rumput makam, dan ini hubungan perorangan yg kerap terjadi mis komunikasi masalah pembayaran dan perawatannya. Sudah dapat orang yg baik, tapi orangnya meninggal juga dan muncul masalah baru.
Bagi yg belum punya makam keluarga di TPU atau tidak diamanahi merawat makam, gak akan terbayang masalah² itu. Bagi saya sendiri, *bagaimana nanti estafet perawatan makam keluarga kedepannya kalau saya meninggal dunia juga* ?
Tepat pkl 08 pagi, petugas TPU membongkar satu persatu dari empat makam keluarga saya. Sekelebat muncul bayangan kenangan² indah Kakek, Nenek, Ayah dan Paman selama hidupnya. Memori perjuangan mereka membersamai keluarga besar, makin menguatkan do'a² kami yg masih hidup kepada mereka yg sudah wafat
Sekira pkl 12 siang, selesai penggalian kembali makam, dikafankan ulang dan dibawa ke Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden. Setelah digelar prosesi pemakaman ulang 4 kerangka jenazah selesai pkl 14.00, *ingatan saya terlempar di bulan Agustus 2020 ketika saya memutuskan untuk membeli 13 unit berjajar kavling makam al azhar* untuk saya dan keluarga lainnya dan pemindahan empat makam dari TPU Tanah Kusir
Tuntas sudah apa yg selama ini menjadi pikiran dan kekhawatiran terkait perawatan makam keluarga, dan bersyukur sekali karena saya tidak mewarisi lagi perawatan makam keluarga kepada anak dan cucu untuk yg akan datang
Ibu saya pun bahagia bukan kepalang, karena empat makam orang² yg dikasihinya berjajar rapi dalam 1 baris. Pada akhirnya, saya, ibu dan keluarga lainnya pasti akan menyusul ditempat yg sudah kami siapkan, disamping orang² yg tlah lama mengasihi kami hingga wafat
Takdir bisa menempatkan saya wafat dimana saja, tapi menyiapkan apa yg sudah PASTI kami akan hadapi, adalah sebuah keniscayaan yg tetap harus diikhtiarkan, agar tidak menyulitkan keluarga yg lain
Alhamdulillah, pengalaman panjang merawat makam keluarga yg dipenuhi perasaan was² dengan segala dinamika di TPU Tanah Kusir, kini kami titipkan perawatan makam orang² yg kami kasihi di Taman Pemakaman Muslim Al Azhar. Karena disini sudah secara sistem dirawat rumputnya dan akan terus ada tanpa takut kehilangan makam orang yg saya sayangi
☘☘☘
*Iwan Hendrawan* | Official Marketing
*Al Azhar Memorial Garden*
🌴 *Taman Pemakaman Khusus Muslim*
🌟 *LAYANAN*
• _Lahan Makam_
• _Pemakaman_
• _Pemindahan Makam_
Info lebih lanjut | Telp & WA :
📱 *0811 1819 761* (24 Jam)
Send a message to learn more