02/05/2012
Ohh...Guru nasihatilah kami dengan "CINTA dan TAULADANMU"
Nasihat adalah Terminologi yang universal. Ia mampu mengalirkan
kebaikan kepada mereka yang mendengarkan.
Nasihat adalah untaian kata
yang padat makna.
Ia adalah segala kebaikan yang memaknai semua kata.
Tak ada kata yang lebih indah yang diucapkan
manusia kepada sesama selain nasehat
Di dunia ini tidak ada yang sempurna, tak ada yang selalu benar, semua berusaha mendekati kesempurnaan & kebenaran, begitu juga Ayah & Anak, Guru & Murid, Dosen & Mahasiswanya…. bila dalam pembelajaran terdapat perbedaan pendapat, itu datang karena pengalaman, datang karena membaca, datang karena praktek, benar saat ini Ayah mengajari Anak, Guru mengajari Murid, Dosen mengajari Mahasiswanya, namun hal itu dapat berbalik karena pengalaman, karena membaca, karena praktek, anak memberi masukan pada ayah, murid memberi masukan pada guru, mahasiswa memberi masukan pada dosennya, kami bukan “MENGAJARI” tapi kami hanya “MEMBERI MASUKAN” setelah itu bagaimana seorang ayah, guru, dosen menangggapi dengan bijaksana masukan itu….bila salah, bawalah sang anak, murid, mahasiswa tersebut dengan berkata “begini nak yang benar”(sambil menunjukkan, memperlihatkan, membuktikan) mohon maaf bukan dengan “ITU SALAH” atau “ada pertnyaan lain?” atau “diam”(sambil meninggalkan TKP) kadang masih berlanjut istilahnya dalam bahasa madura “EARA” dalam bahasa jawa “NGETCHING” ato apalah… dalam Bhs.inggris mungkin “PRESSURE”, entah dalam hal apa…(seperti pada umumnya) atau bukan dengan memukul rata dengan nilai tanpa sesuai dengan kemampuan si anak, murid, mahasiswanya….
Kami adalah anak, kami murid, kami mahasiswa bukan maksud hti untuk “MENGAJARI” tapi kami hanya “MEMBER MASUKAN”, JENNENGAN Ayah kami, Guru kami, Dosen kami, berilah kami KEBENARAN, berilah kami ILMU, berilah kami TELADAN, karena kami yakin perjuangan & usaha JENNENGAN adalah CERMINAN kami… bagaimanapun kami saat ini adalah pengaruh dari Ayah, Guru, Dosen kami…. kasihanilah kami secara objektif, karena kami hampa, kami tak berilmu, kami bukan siapa2 tanpamu AYAHKU,GURUKU,DOSENKU….
Terima kasih yang sebesar-besarnya, kami sampaikan padamu Ayah, Guru, Dosen kami…. yang kami kagumi dan kami hormati…
(Hardiknas Seri)