31/05/2026
Hari ini, kita tidak hanya memperingati Hari Lahir Pancasila. Kita sedang meneguhkan kembali janji kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri negeri ini.
Sebagai kader Ansor dan Banser, kita memahami bahwa Pancasila bukan sekadar rangkaian kata dalam pembukaan konstitusi. Pancasila adalah pedoman hidup, arah perjuangan, dan fondasi pengabdian untuk agama, bangsa, dan negara.
Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, tantangan yang kita hadapi semakin beragam. Radikalisme, intoleransi, perpecahan sosial, serta derasnya arus informasi yang menyesatkan menjadi ujian bagi generasi penerus bangsa. Namun kader Ansor dan Banser tidak boleh gentar. Kita hadir sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan, perekat persatuan, dan pelopor kerukunan di tengah masyarakat.
Semangat para pendahulu harus terus hidup dalam diri kita. Mereka berjuang dengan tenaga, pikiran, bahkan pengorbanan jiwa demi menjaga keutuhan Indonesia. Kini tugas itu berada di pundak kita. Bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan dengan menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, menebarkan manfaat, dan mengabdikan diri kepada masyarakat.
Mari jadikan Pancasila sebagai napas dalam setiap langkah pengabdian. Jadikan nilai Ketuhanan sebagai landasan moral, kemanusiaan sebagai sikap hidup, persatuan sebagai kekuatan, musyawarah sebagai jalan penyelesaian, dan keadilan sosial sebagai tujuan perjuangan.
Kader Ansor dan Banser adalah benteng NKRI. Kader Ansor dan Banser adalah penjaga ulama, pelayan umat, dan pengawal persatuan bangsa. Selama semangat Pancasila tetap menyala dalam hati, selama itu p**a Indonesia akan tetap berdiri kokoh.
Dirgahayu Hari Lahir Pancasila.
Bersama Pancasila, kita kuat.
Bersama Ansor dan Banser, kita mengabdi.
Untuk agama, bangsa, dan Indonesia yang lebih maju.