11/03/2020
𝓓𝓮𝓶𝓲 𝓚𝓮𝓶𝓪𝓼𝓵𝓪𝓱𝓪𝓽𝓪𝓷 𝓑𝓮𝓻𝓼𝓪𝓶𝓪, 𝓐𝓴𝓱𝓲𝓻𝓷𝔂𝓪 𝓟𝓑𝓝𝓤 𝓜𝓮𝓷𝓾𝓷𝓭𝓪 𝓜𝓾𝓷𝓪𝓼 𝓐𝓵𝓲𝓶 𝓤𝓵𝓪𝓶𝓪 𝓭𝓪𝓷 𝓚𝓸𝓷𝓫𝓮𝓼 𝓝𝓤 𝓭𝓲 𝓢𝓪𝓻𝓪𝓷𝓰
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya memutuskan untuk menunda kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama yang sedianya akan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada 18 - 19 Maret tahun 2020.
Keputusan penundaan melalui surat intruksi dengan nomor 3944/C.I.34/03/2020 yang dikeluarkan pada 11 Maret 2020 bertepatan dengan 16 Rajab 1441. Surat yang ditujukan kepada seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Panitia Munas dan Konbes NU 2020 serta Pondok Pesantren Al-Anwar tersebut ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, Sekretaris Jenderal H Helmy Faishal Zaini.
“Sehubungan dengan adanya Wabah Virus Corona (SARS-coV 2/COVID-19), maka sebagai bagian upaya kita untuk membangun kewaspadaan dan membantu pemerintah dalam mencegah meluasnya penularan virus tersebut, dengan ini disampaikan bahwa Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2020 yang sedianya diselenggarakan pada tanggal 18-19 Maret 2020 ditunda sementara waktu sampai ada pemberitahuan berikutnya. Langkah ini diambil bukan karena kepanikan atau kecemasan, namun semata-mata untuk kemaslahatan bersama”. Demikian bunyi intruksi surat tersebut.
Tentu keputusan yang tiba-tiba tersebut menuai pro kontra dari kalangan nutizen, lantaran waktu pelaksanaan tinggal 5 hari lagi. Mereka mempertanyakan perihal penundaan Munas dan Konbes NU, padahal waktu pelaksanaan sudah dekat dan persiapan sudah matang. dan konbes nu kenapa ditunda sih...dan lainnya.
Namun komentar dari beberapa pengurus PBNU di watshap group mengatakan bahwa “Kepentingan masyarakat luas dan kyai sepuh menjadi pertimbangan utama..kasus di Indonesia akan terus bertambah... yang sangat melegakan banyak pihak. Bagaimanapun, risiko paling besar adalah untuk para kyai nyai yang sudah sepuh-sepuh. cara NU membantu pemerintah dlm mengatasi Coronavirus.
Syafi'il Anam Ali Idris Salamun Sal Hasan Kaloscy Muhamad Nggopar T M Nurkholis Ali Murtadho Icha Cha-cha Satrio Piningit Risma Mahandika