Pondok pesantren Rehabilitasi mental

Pondok pesantren Rehabilitasi mental anak nakal, kecanduan atau pasangan hidup selingkuh, kami bisa bantu solusi nya. dengan terapi alami

01/10/2023

Lagi viral di berbagai Media baik media off line atau online anjuran mencintai Nabi Muhammad saw.
Pertanyaan nya:
Bagaimana cara kita mencintai Nabi Muhammad saw sementara Kita tidak pernah Ketemu .... walau hanya ketemu dalam mimpi....
ini jawaban nya.....

https://youtu.be/CEXuX-lItPA?si=PoCFM9tRRSGTlzdf

saudaraku.......tolong di share. saya ingin dakwah melalui media sosial.di censel you tube saya di bantu enggih. biar da...
05/10/2022

saudaraku.......
tolong di share. saya ingin dakwah melalui media sosial.di censel you tube saya di bantu enggih. biar dapat pahala juga.

jangan lupa like dan subscribe enggih .
like dan subscribe kan gratis..

https://youtu.be/iEMioPPsy9k

Lokasi kami adalah

29/08/2022

Syair Pangeran Joko Tingkir.

Joko Tingkir wali jowo
Muride sunan kalijogo
Wus masyhur ing nuswantoro
Dadi wali yo dadi rojo 2ร—

Legendane Joko Tingkir
Joko gagah sregep zdikir
Statuse yatim piyatu
Biso sukses kerono mituhu2ร—

Ngabdine ing demak bintoro
Banjur trus diangkat rojo
Misine nyebarke agomo
Agomo islam agomo mulyo 2ร—

Joko Tingkir wali masyhur
Joko Tingkir Rojo luhur
Joko Tingkir pangkate duwur
Mugo kito ketularan makmur 2ร—

Rekaman suaraku dan

24/08/2022

Sahabat sudah pada mandi pagi semua ya ? ..........

Jam segini seharusnya sudah ya, sebab sebentar lagi kita harus berangkat ke tempat aktivitas masing- masing. Ada yang ke kantor, ke sekolah, ke toko, & lain sebagainya.
Ngomong-ngomong soal mandi, apakah saudara menyadari bahwa peralatan mandi itu banyak sekali? padahal tubuh kita hanya satu, tapi alat mandi yang kita gunakan berbeda-beda.
Ada shampo, ada pasta gigi, dan ada sabun. Bahkan sabun pun masih berbeda-beda, ada sabun badan, ada p**a sabun khusus wajah.
*Saya yakin sahabat pasti tau alasannya mengapa alat untuk membersihkan tubuh berbeda-beda? Karena memang kotorannya berbeda.* Shampo khusus untuk kotoran yang menempel di rambut. *Jangan coba-coba kita gunakan pasta gigi untk keramas, sebab pasta gigi khusus untuk kotoran yang menempel di gigi. Begitup**a sabun yg Masing-masing diper untukkan membersihkan kotoran yang berbeda- beda.*
Semua kotoran yang kita sebutkan adalah kotoran yang terlihat. *Apakah prinsip yang sama berlaku untuk kotoran yang tidak terlihat (dosa)?* Ternyata prinsipnya berlaku juga demikian.
*Untuk membersihkan dosa menggunakan taubat, dan kita harus menyadari bahwa taubat ini berbeda-beda ter gantung jenis dosanya.*
Dosa yang berkaitan dengan hak-hak Allah, taubatnya adalah dengan penyesalan yang sungguh- sungguh.
*Adapun dosa yang berkaitan dengan hak-hak orang lain, taubatnya dengan penyesalan yang sungguh-sungguh diikuti meminta maaf kepada orang tersebut.*
Nah, benar kan berbeda? Jangan dianggap sama ya. Sebab kalau disamakan, seolah-olah kita sedang keramas menggunakan pasta gigi.

Jangan merisaukan hari esok, tetapi risaukan hari ini, karena keadaan hari esok adalah buah dari tanaman hari ini. Apabi...
08/08/2022

Jangan merisaukan hari esok, tetapi risaukan hari ini, karena keadaan hari esok adalah buah dari tanaman hari ini. Apabila hari ini sedekah kita banyak, maka besok rezeki kita berlimpah. Sekarang kita banyak beramal, besok nasib penuh keberuntungan. Sekarang kita banyak berbagi, besok rezeki kita tidak kekurangan. Tidak perlu takut dengan hari esok. Kesialan itu hanya menimpa orang-orang jelek dan jahat. Kehancuran itu untuk orang yang s**a menghancurkan orang. Bila sekarang kita berperilaku baik, maka besok kita pasti akan baik-baik saja.

Semangat beraktivitas, semoga kita semua selalu sehat, sabar, dan mampu mensyukuri segala nikmat karunia-Nya. _Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin._๐Ÿ™

Di dalam Al Qur'an ada 114 surat mari kita coba memahami isinya* *TEMA POKOK SURAT-SURAT AL-QURAN**1. Al-Fatihah:* Mewuj...
07/08/2022

Di dalam Al Qur'an ada 114 surat mari kita coba memahami isinya*

*TEMA POKOK SURAT-SURAT AL-QURAN*

*1. Al-Fatihah:* Mewujudkan penghambaan yang sempurna kepada Allah Taala.

*2. Al-Baqarah:* Menyiapkan umat Islam untuk memakmurkan bumi, menegakkan agama Allah Taala, dan menjelaskan jenis-jenis manusia.

*3. Ali Imran:* Menjelaskan hubungan umat Islam dengan pihak-pihak eksternal dalam bingkai pokok-pokok akidah.

*4. An-Nisaaโ€™:* Mengatur internal masyarakat Muslim dengan cara memelihara hak-hak sosial dan keuangan, demi menghilangkan kerusakan warisan jahiliyah dan Ahli Kitab.

*5. Al-Maidah:* Menjelaskan pokok-pokok akidah, pemerintahan dan interaksi antar-manusia.

*6. Al-Anโ€™am:* Mengatur hubungan manusia dengan alam semesta dan Penciptanya dengan dasar pokok-pokok ajaran yang benar.

*7. Al-Aโ€™raf:* Keniscayaan adanya konflik antara keimanan dan kekafiran,
dan bagaimana hasil dari konflik itu.

*8. Al-Anfal:* Menerangkan faktor-faktor kemenangan dan kekalahan.

*9. At-Taubah:* Bagaimana pemisahan umat Islam dari orang-orang musyrik dan munafik.

*10. Yunus:* Hakikat wahyu dan masalah ketuhanan terbesar di dalamnya.

*11. Huud:* Menerangkan manhaj para rasul dalam menghadapi kaum pendusta

*12. Yusuf:* Janji adanya kemenangan setelah ujian.

*13. Ar-Raโ€™du:* Hakikat kekuasaan Allah Taala dan bagaiama wujudnya.

*14. Ibrahim:* Menerangkan kondisi perjuangan para rasul dalam menjalankan tugas mereka mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya, dan bagaimana para pendusta melawan mereka.

*15.Al-Hijr:* Peringatan datangnya siksaan bagi
para pendusta dakwah nabi.

*16. An-Nahl:* Fungsi nikmat-nikmat untuk mengingatkan kepada pemberi nikmat.

*17. Al-Israaโ€™:* Kesempurnaan risalah yang dibawa Muhammad saw.

*18. Al-Kahfi:* Manhaj dalam menghadapi ujian.

*19. Maryam:* Sempurnanya rahmat Allah Taala kepada makhluk-Nya, dan menjelaskan tidak butuhnya Allah Taala kepada adanya anak dan pembantu.

*20. Thaha:* Nenguatkan Nabi saw dalam bersabar mengemban risalah dakwah.

*21. Al-Anbiyaaโ€™:* Adanya kesatuan antar-risalah para nabi.

*22. Al-Hajj:* Masalah bagaimana mengagungkan dan berserah diri kepada Allah Taala.

*23. Al-Mukminun:* Anjuran untuk beriman, memuji sifat-sifat baik orang yang beriman, dan buruknya sifat-sifat orang kafir.

*24. An-Nur:* Bagaimana Muslim hidup bersih dari yang keburukan, dan bagaimana kondisi kehidupan masyarakat Muslim yang ideal.

*25. Al-Furqan:* Membela para rasul.

*26. Asy-Syuโ€™ara:* Menghadapi orang yang bersikap keras kepada melawan dakwah.

*27. An-Naml:* Baiknya Allah Taala yang telah memberikan mukjizat Al-Quran kepada Nabi Muhammad saw.

*28. Al-Qashash:* Standar yang benar dalam masalah kekuatan dan nilai.

*29. Al-Ankabut:* Keteguhan dan kesabaran dalam menghadapi ujian

*30. Ar-Ruum:* Allah Taala lah yang berkuasa penuh dalam menggerakkan kejadian.

*31. Luqman:* Perintah mengikuti hikmah dari Allah Taala.

*32. As-Sajdah:* Bukti-bukti kebenaran yang dibawa Al-Quran.

*33. Al-Ahzab:* Perlindungan yang Allah Taala berikan kepada Nabi Muhammad saw.

*34. Sabaโ€™:* Kekuasaan Allah Taala dalam mengubah kondisi.

*35. Fathir:* Bentuk-bentuk kekuasaan Allah Taala dalam menciptakan alam semesta.

*36. Yasin:* Menekankan benarnya risalah para nabi dan Hari Kebangkitan.

*37. Ash-Shafat:* Mensucikan Allah Taala dari tuduhan dan anggapan orang-orang musyrik.

*38. Shad:* Menghadapi kebatilan.

*39. Az-Zumar:* Mengajak kepada tauhid.

*40. Ghafir:* Cara menghadapi orang-orang yang mendebat tanda-tanda kekuasaan Allah Taala.

*41. Fushilat:* menghadapi dengan lembut orang-orang yang menolak Al-Quran

*42. Asy-Syura:* hakikat wahyu dan risalah Nabi Muhammad saw.

*43. Az-Zukhruf:* menerangkan perbedaan antara nilai-nilai yang benar dan palsu.

*44. Ad-Dukhan:* memperingatkan segera datangnya siksaan dari Allah Taala.

*45. Al-Jatsiyah:* menghadapi para pengikut hawa nafsu yang tidak mau tunduk kepada kebenaran.

*46. Al-Ahqaf:* membuktikan kesalahan pengingkar Hari Kiamat, dan memperingatkan mereka dengan siksaan

*47. Muhammad:* menyemangati umat Islam untuk berperang.

*48. Al-Fath:* Allah Taala berjanji memberikan kemenangan dan kekuasaan mutlak umat Islam yang menolong agama-Nya.

*49. Al-Hujurat:* meninggikan derajat umat Islam dengan kesempuranaan iman dan akhlak.

*50. Qaaf:* menghidupkan hati dengan mengetahui bagaimana Hari Kebangkitan dan Pembalasan.

*51. Az-Zariyat:* mengenalkan manusia dengan Pemberi nikmat mereka.

*52. Ath-Thur:* menjawab isu para peningkar Hari Kebangkitan.

*53. An-Najm:* benarnya wahyu dan tingginya sumber wahyu.

*54. Al-Qamar:* mengingatkan dan mengancam dengan menggunakan tanda kekuasaan Allah Taala.

*55. Ar-Rahman:* memberitahukan nikmat-nikmat Allah Taala yang sangat besar.

*56. Al-Waqiโ€™ah:* pastinya Hari Kiamat.

*57. Al-Hadid:* membangun kekuatan iman dan materi.

*58. Al-Mujadilah:* pengetahuan Allah Taala yang meliputi segala sesuatu.

*59. Al-Hasyr:* kekuasaan Allah Taala dalam melemahkan orang-orang kafir dan munafik.

*60. Al-Mumtahanah:* membersihkan hati dari loyalitas kepada selain agama Allah Taala.

*61. Ash-Shaf:* memotivasi umat Islam untuk membela agama Allah Taala.

*62. Al-Jumuah:* kenikmatan yang sangat besar kepada umat Islam.

*63. Al-Munafikun:* mengungkap kedok orang-orang munafik dan tanda-tanda kemunafikan.

*64. At-Taghabun:* penyesalan.

*65. Ath-Thalaq:* aturan dalam perceraian.

*66. At-Tahrim:* pendidikan di rumah Nabi saw.

*67. Al-Mulk:* sempurnanya kekuasaan dan kerajaan Allah Taala.

*68. Al-Qalam:* perbedaan akhlak orang yang beriman dan orang yang kafir.

*69. Al-Haqah:* keniscayaan terjadinya Hari Kiamat.

*70. Al-Maโ€™arij:* kepastian bahwa orang kafir akan disiksa, dan orang beriman akan diberi kenikmatan.

*71. Nuh:* kesabaran juru dakwah.

*72. Al-Jin:* kebenaran turunnya Al-Quran kepada Rasulullah saw.

*73. Al-Muzammil:* bekal ruhani seorang juru dakwah.

*74. Al-Muddatstsir:* perintah untuk bangkit dan bergerak dalam berdakwah.

*75. Al-Qiyamah:* menampakkan kekuasaan dan kehendak Allah Taala.

*76. Al-Insan:* mengingatkan manusia kepada asal penciptaannya.

*77. Al-Mursalaat:* membuktikan kebenaran Hari Kiamat.

*78. An-Nabaโ€™:* membuktikan kebenaran Hari Kebangkitan dan Pembalasan.

*79. An-Naziโ€™at* menggerakkan hati orag-orang yang mengingkari Hari Kebangkitan dan Pembalasan.

*80. โ€˜Abasa:* mulianya dakwah yang dibawa Al-Quran

*81. At-Takwir:* menggambarkan Hari Kiamat dengan terberainya alam semesta.

*82. Al-Infithar:* menggambarkan Hari Kiamat dengan menjadi berantakannya makhluk-makhluk yang sebelumnya teratur.

*83. Al-Muthaffifin:* bagaimana kebiasaan manusia dalam timbangan, dan tingkatan-tingkatan kehidupan di akhirat.

*84. Al-Insyiqaq:* menggambarkan Hari Kiamat dengan menerangkan tunduknya alam semesta kepada Allah Taala.

*85. Al-Buruj:* menunjukkan kekuasaan dan pengetahuan Allah Taala, dan mengancam orang-orang yang ingin mencelakai umat Islam.

*86. Ath-Thariq:* pengawasan Allah Taala yang sangat ketat.

*87. Al-Aโ€™la:* mengingatkan hati akan kenikmatan yang sangat besar dari Allah Taala.

*88. Al-Ghasyiyah:* mengingatkan hati manusia dengan kekuasaan Allah Taala dalam memberi balasan baik dan buruk.

*89. Al-fajr:* bagaimana keagungan dan kekuasaan Allah Taala di alam semesta dan kehidupan manusia.

*90. Al-Balad:* kekafiran yang menekan, dan keimanan yang memberi rahmat dan meninggikan.

*91. Asy-Syams:* bagaimana tanda-tanda kekuasaan Allah Taala dan nikmat-nikmat-Nya pada alam dan diri manusia.

*92. Al-Lail:* perbedaan antara tanda-tanda kekuasaan Allah Taala dan jiwa manusia beserta jenisnya.

*93. Adh-Dhuha:* bagaimana pemeliharaan Allah Taala kepada Nabi-Nya.

*94. Asy-Syarh:* sempurnya kenikmatan yang besar dari Allah Taala kepada Nabi-Nya.

*95. At-Tiin:* kemuliaan manusia dengan agamanya.

*96. Al-โ€˜Alaq:* kesempurnaan manusia dengan ilmunya.

*97. Al-Qadr:* kemuliaan Lailatul Qadr.

*98. Al-Bayyinah:* nilai risalah Nabi Muhammad saw.

*99. Az-Zalzalah:* menggerakkan hati yang lalai.

*100. Al-โ€˜Adiyat:* bagaimana manusia tanpa iman.

*101. Al-Qariโ€™ah:* mengetuk hati dengan dahsyatnya Hari Kiamat.

*102. At-Takatsur:* mengingatkan kematian kepada orang yang sibuk dengan dunia.

*103. Al-โ€˜Ashr:* bagaimana untung-rugi dalam kehidupan.

*104. Al-Humazah:* peringatan bagi orang-orang yang sombong.

*105. Al-Fil:* perlindungan Allah Taala kepada Masjidil Haram.

*106. Quraisy:* kenikmatan Allah Taala yang besar kepada suku Quraisy.

*107. Al-Maโ€™un:* akhlak para pendusta Hari Akhirat.

*108. Al-Kautsar:* kenikmatan yang besar kepada Nabi Muhammad saw.

*109. Al-Kafirun:* tauhid dalam ibadah

*110. An-Nashr:* akhir perjuangan umat Islam.

*111. Al-Masad:* peringatan bagi penentang dakwah.

*112. Al-Ikhlash:* meneguhkan keimanan kepada kesempurnaan Allah Taala.

*113. Al-Falaq:* meminta perlindungan kepada Allah Taala dari bahaya yang terlihat.

*114. An-Naas:* meminta perlindungan kepada Allah Taala dari bahaya yang tidak terlihat.

Barokallohu fiikum

03/08/2022

Hukum Allah selalu Yang Terbaik

Sejak kecil kita sudah akrab dengan kata Halal dan Haram. Kita juga terbiasa dengan perintah dan larangan. Kita telah di didik oleh orang tua kita untuk menghindari hal-hal yang haram sejak dini. Agar nantinya, ketika sudah dewasa bisa menjaga diri dari hal-hal yang haram.

Sebenarnya, kenapa Islam memiliki aturan yang begitu banyak? Atau lebih dulu kita bertanya, kenapa harus ada hukum Allah? Seakan agama ini begitu sempit, penuh dengan aturan-aturan yang mengikat.
Mengapa harus ada hukum atau aturan?

Pertama, manusia tidak diciptakan sia-sia. Allah sebagai Penciptanya pasti memiliki tujuan ketika menciptakan manusia. Mustahil, Allah Yang Maha Bijak itu mencipta hanya sebagai guyonan belaka.

ุฃูŽููŽุญูŽุณูุจู’ุชูู…ู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ุนูŽุจูŽุซุงู‹ ูˆูŽุฃูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ู„ูŽุง ุชูุฑู’ุฌูŽุนููˆู†ูŽ -ูกูกูฅ-
โ€œMaka apakah kamu mengira bahwa Kami Menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwakamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?โ€ (Al-Mukminun 115)

ูˆูŽู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชู ุงู„ู’ุฌูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฅูู†ุณูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ููŠูŽุนู’ุจูุฏููˆู†ู -ูฅูฆ-
โ€œAku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.โ€ (Adz-Dzariyat 56)

Apabila manusia diciptakan memiliki tujuan, harus ada peta penunjuk jalan agar bisa sampai kepada tujuannya. Peta itu adalah hukum dan aturan Allah. Dengan mengikuti arah peta yang telah Allah berikan, pasti manusia dapat sampai kepada tujuan sebenarnya.
Kedua, manusia adalah makhluk sosial. Mereka hidup bermasyarakat. Ketika manusia harus hidup bersama orang lain setiap harinya, dia butuh pada aturan yang mengatur. Jika tidak, pasti terjadi kekacauan disana sini.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุงูƒูู… ู…ู‘ูู† ุฐูŽูƒูŽุฑู ูˆูŽุฃูู†ุซูŽู‰ ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ุดูุนููˆุจุงู‹ ูˆูŽู‚ูŽุจูŽุงุฆูู„ูŽ ู„ูุชูŽุนูŽุงุฑูŽูููˆุง-ูกูฃ-
โ€œWahai manusia! Sungguh, Kami telah Menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami Jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.โ€ (Al-Hujurat 13)

Setiap harinya manusia berhubungan dengan 3 hal. Dia berhubungan dengan Tuhannya. Dia berhubungan dengan dirinya sendiri. Dan dia selalu berurusan dengan orang lain. Karena manusia harus selalu berhubungan dengan selainnya, maka harus ada aturan yang bisa menjaga agar hubungan itu tetap harmonis. Agar semua memperoleh haknya masing-masing.
Seorang yang berakal pasti menyetujui keharusan adanya aturan yang mengatur hidup manusia. Bayangkan saja, apa yang akan terjadi jika sehari saja manusia hidup tanpa aturan?
Kita telah sepakat bahwa manusia butuh pada hukum atau aturan. Pertanyaan selanjutnya, siapa yang berhak memberi aturan?

Siapa yang berhak memberi aturan?
Jika ada seorang yang menciptakan mobil. Kemudian mobil itu dipasarkan ke seluruh Indonesia. Kira-kira, siapa yang paling berhak memberi aturan cara pemakaian dan perawatan mobil itu? Layakkah seorang ahli kesehatan memberi penjelasan tentang aturan pemakaian dan cara perawatan mobil? Ataukah, si pencipta mobil yang paling tau seluk beluk mobil ciptaannya itu? Maha Suci Allah dari segala contoh.

Manusia adalah makhluk yang terbatas. Kita tau bahwa manusia selalu menemukan teori dan temuan baru. Tapi tak sedikit p**a teori baru yang mematahkan teori sebelumnya. Kita juga melihat banyak buku baru yang terbit. Berapa banyak buku yang harus di revisi pada cetakan selanjutnya?

Ini membuktikan bahwa ilmu manusia sangat terbatas. Dia butuh proses untuk menjadi lebih baik. Sementara disana da Dzat yang menguasai semua ilmu dari awal sampai akhir. Karya-Nya tak akan pernah di revisi kembali. Kira-kira siapa yang lebih layak memberi aturan?

ุฃูŽููŽู„ุงูŽ ูŠูŽุชูŽุฏูŽุจู‘ูŽุฑููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุนูู†ุฏู ุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ู„ูŽูˆูŽุฌูŽุฏููˆุงู’ ูููŠู‡ู ุงุฎู’ุชูู„ุงูŽูุงู‹ ูƒูŽุซููŠุฑุงู‹ -ูจูข-
โ€œMaka tidakkah mereka menghayati (mendalami) al-Quran? Sekiranya (al- Quran) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya.โ€ (An-Nisaโ€™ 82)

Yang berhak membuat hukum adalah yang Maha Mengetahui sehingga tidak ada lagi revisi atau temuan baru yang lebih bagus.

ูˆูŽุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุญูŽุงุทูŽ ุจููƒูู„ู‘ู ุดูŽูŠู’ุกู ุนูู„ู’ู…ุงู‹ -ูกูข-
โ€œDan ilmu Allah benar-benar Meliputi segala sesuatu.โ€ (At-Thalaq 12)

Selain ilmu Allah tidak ada ilmu yang mutlak. Kecuali ilmu para nabi yang diberi langsung oleh Allah. Selain mereka, pasti ada yang lebih berilmu diatasnya.

ูˆูŽููŽูˆู’ู‚ูŽ ูƒูู„ู‘ู ุฐููŠ ุนูู„ู’ู…ู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ -ูงูฆ-
โ€œDan di atas setiap orang yang berpengetahuan ada yang lebih mengetahui.โ€ (Yusuf 76)

Karena itu, hanya Allah Sang Pencipta yang paling tau kebaikan bagi manusia. Dia lah yang paling berhak memberi hukum dan aturan.

Allah pun berulang kali mengingatkan bahwa siapapun yang mengikuti aturan-Nya akan dijamin bahagia. Tidak akan ditimpa kesedihan dan ketakutan. Dan siapa yang berpaling, dia akan mendapatkan kesedihan dan kerugian. Seperti ketika Adam as turun ke bumi, Allah mengingatkannya dengan berfirman :

ู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ุงู‡ู’ุจูุทููˆุงู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฌูŽู…ููŠุนุงู‹ ููŽุฅูู…ู‘ูŽุง ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽู†ู‘ูŽูƒูู… ู…ู‘ูู†ู‘ููŠ ู‡ูุฏู‹ู‰ ููŽู…ูŽู† ุชูŽุจูุนูŽ ู‡ูุฏูŽุงูŠูŽ ููŽู„ุงูŽ ุฎูŽูˆู’ููŒ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‡ูู…ู’ ูŠูŽุญู’ุฒูŽู†ููˆู†ูŽ -ูฃูจ-
Kami Berfirman, โ€œTurunlah kamu semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.โ€ (Al-Baqarah 38)

Kenikmatan terbesar yang dimiliki manusia adalah terhindar dari rasa takut. Betapa buruknya hidup dalam penjara rasa takut dan kesedihan. Allah menjamin keamanan dari rasa takut bagi mereka yang mau mengikuti hukum dan aturan yang Dia berikan.

ูˆูŽู„ูŽู†ูŽุจู’ู„ููˆูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุจูุดูŽูŠู’ุกู ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูˆูู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฌููˆุนู ูˆูŽู†ูŽู‚ู’ุตู ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ุฃูŽู…ูŽูˆูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุฃู†ููุณู ูˆูŽุงู„ุซู‘ูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ูˆูŽุจูŽุดู‘ูุฑู ุงู„ุตู‘ูŽุงุจูุฑููŠู†ูŽ -ูกูฅูฅ-
โ€œDan Kami pasti akan Menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabarโ€ (Al-Baqarah 155)

Bencana terbesar bukanlah kekeringan atau kekurangan harta. Sebelum semua itu, Allah menyebutkan bahwa bencana terbesar bagi manusia adalah rasa takut. Dan Allah ingin melihat manusia bahagia dengan terhindar dari rasa takut itu.

ููŽู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽุจูŽุนูŽ ู‡ูุฏูŽุงูŠูŽ ููŽู„ูŽุง ูŠูŽุถูู„ู‘ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุดู’ู‚ูŽู‰ -ูกูขูฃ-
โ€œMaka (ketahuilah) barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.โ€ (Thaha 123)

ููŽู„ู’ูŠูŽุนู’ุจูุฏููˆุง ุฑูŽุจู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชู -ูฃ- ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฃูŽุทู’ุนูŽู…ูŽู‡ูู… ู…ู‘ูู† ุฌููˆุนู ูˆูŽุขู…ูŽู†ูŽู‡ูู… ู…ู‘ูู†ู’ ุฎูŽูˆู’ูู -ูค-
โ€œMaka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Kaโ€˜bah), yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.โ€ (Qurasiy 3-4)

Manusia tidak akan hidup bahagia hanya dengan rasa kenyang. Mereka juga butuh kepada rasa aman dari ketakutan.

Mengapa orang yang mengikuti hukum dan aturan Allah dijamin tidak akan sengsara?
Karena yang membuat aturan itu adalah Dzat yang paling mengetahui kebaikan untuk ciptaan-Nya. Siapa yang paling hati-hati dalam menjaga aturan Allah, dia lah yang paling aman dari kesengsaraan. Dan bagi mereka yang lari dari aturan yang telah Allah berikan, sesuai janji-Nya, mereka akan ditimpa kesengsaraan.

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ุฑูŽุถูŽ ุนูŽู† ุฐููƒู’ุฑููŠ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุนููŠุดูŽุฉู‹ ุถูŽู†ูƒุงู‹ ูˆูŽู†ูŽุญู’ุดูุฑูู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุฃูŽุนู’ู…ูŽู‰ -ูกูขูค-
โ€œDan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan Mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.โ€ (Thaha 124)

Para Nabi dibunuh hanya karena berusaha menegakkan hukum Allah. Allah korbankan mereka padahal mereka adalah manusia-manusia suci. Tapi hukum Allah tetaplah yang terpenting.
Namun, Apakah hukum yang Allah turunkan 1400 tahun yang lalu masih relevan dengan zaman sekarang?
Bagaimana sikap kita menghadapi hukum yang telah Allah berikan?

๐Ÿ Semoga Bermanfaat ๐Ÿ

SALAM BULAN KEMERDEKAANSaat peperangan yang memanjang di Jepang, anak ini membawa adiknya yang telah mati di atas pundak...
03/08/2022

SALAM BULAN KEMERDEKAAN

Saat peperangan yang memanjang di Jepang, anak ini membawa adiknya yang telah mati di atas pundaknya untuk dimakamkan. Seorang tentara yang melihat keadaan ini seraya berkata: "Buang saja! Supaya kamu tidak capek". Si kecil menjawab: _*Dia tidak berat, dia adikku*_ ๐Ÿ˜ญ
Tentara mulai paham, lalu pecah tangisan.
Sejak saat itu, gambar di atas menjadi simbol persatuan di Jepang.
Alangkah indahnya itu bila menjadi motto kita semua:
*โ€œDia tidak berat, dia saudarakuโ€*
Jika dia jatuh, aku angkat...
Jika ia capek, aku tolong...
Jika ia lemah, aku kuatkan...
Jika dia salah, aku maafkan...
Jika seandainya saja semua meninggalkannya, akan aku bawa dia di atas pundakku, sungguh, dia tidak berat, ia saudaraku... Selamat pagi.. Selamat beraktifitas. Tetap sehat & semangat...๐Ÿ˜๐Ÿ‘๐Ÿป

Address

Jember
615158

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok pesantren Rehabilitasi mental posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share