03/05/2020
Berdoa Bagi Kesejahteraan Bangsa.
Gereja seharusnya Menjadi "Garam Dunia"
- Janji Tuhan utk Memulihkan Negeri Kita .
- Tuhan Menetapkan Empat syarat - Alkitab Mewajibkan Kita utk Berdoa Agar Ada Pemerintahan yang Baik - Campur Tangan Orang Kristen yang Tegas di Alam Roh - Siapa yang Bersedia utk Berdiri di Celah?
Sesungguhnya ada berbagai cara yang dapat dirempuh supaya otoritas Gereja ( umat Kristen ) benar-2 menjadi nyata di dunia ini. Dengan ini kita ingin memaparkan empar cara yang dapat dipakai, yaitu;
Berdoa.
Bersaksi.
Berkhotbah.
Dan Berbuat Baik.
Inilah empat cara utama yang diharapkan Tuhan dari Gereja ( umat percaya) supaya benar-benar mempunyai dampak pengaruh pada dunia. Yaitu; lewat doa.
Tuhan sungguh ingin agar Gereja [artinya, umat Kristen] mempunyai pengaruh dan suara yang menentukan dlm mengendalikan keadaan di dunia inielalui kehidupan doa.
Hal ini dengan jelas dinyatakan dlam Kitab Suci. Jika Gereja [ umat Kristen] gagal dalam hal ini, pada hakikatnya Gereja [umat Kristen] sudah menjadi garam yang tawar dan tidak ada rasanya.
Bilamana Umat-Ku ....
Dalam 2 Tawarikh 7:13-14 kita mwbaca (bilamana) ... Umat-Ku, yang atasnya nama-Ku sisebut, merendahkan diri, bersoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar darisorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka."
Pewahyuan ini di berikan Tuhan kpd Salomo begitu ia selesai melakukan pentahisan rumah ibadah, yaitu bait Allah. Tak pelak lagi, mendengar hal ini pasti ada beberapa si antara kita yang berpikir : Memang, janji itu pernah disampaikan Tuhan kpd Salomo pada zaman Perjanjian Lama dahulu, tetapi bukankah janji itu sudah tidak berlaku lagi bagi kita yg hidup di zaman sekarang?
2 Korintus 1:20 .
Sebab Kristus adalah 'ya' bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan ' Amin ' utk memulihkan Allah. " Yang dikatakan disitu, vukan sebagian dari janji-janji itu -- melainkan, semua janji! Kemydian dikatakan, " Kristus adalah ( is ) "ya " { kata kerja " adalah"
[to be] dalam bhs Yunani yang menandakan waktunya sekarang]. Tidak dikatakan dahulu ( was ) atau kelak di kemudian hari (will be)! Bukan sekarag. Tetapi seandainya kita masih juga ragu-ragu, di situ dikatakan Kita mengatakan Ya dan Amin! di dalam Dia (Kristus) utk memuliakan Allah. Yang dimaksudkan dengan "kita" di sini adalah semua orang Kristen, termaksud kita.
Bagaimana kita memuliakan Tuhan? Dengan mengklaim (mengaminkan janji -Nya! Makin banyak janji Tuhan yang kitaklaim (aminkan). Makin banyak p**a kita memuliakan Tuhan . Semua janji-janji Tuhan tersedia bagi kita di dalam Kristus sampai hari ini.
2 Tawarikh 7:14. Tuhan mengakatakan .
Umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut. " ini yang tercantum dalam Alkitab. Bhs Ibrani-nya (".... My people upon whon my name is called.") Umat Tuhan adalah orang-orang yang atasnya nama Tuhan disebut.
Apa artinya hal itu jika kita seorang Kristen ? Artinya, nama Kristus disebut atas kita. Artinya, kita mempunyai kaitan hubungan dgn nama Kristus. Kita disebut orang Keisten oleh karena nama Kristus itu. Berarti, janji tadi berlaku juga bagi seluruh umat Krisen: Umat Tuhan yang atasnya nama Kristus disebut.
Tuhan berkata bahwa bilamana umat-Nya telah melakykan empat perkara, pada bagian-Nya Ia akan melakukan tiga perkara . Umat Tuhan harus melakukan empat hal terlebih dulu, dan pada bagian-Nya Tuhan akan melakukan tiga hal yang Ia sudah berjanji akan melakukan nya. Ini adalah sebuah janji Tuhan yang diseryai sejumlah syarat. Tuhan tidak mengatakan bahwa Ia akan melakukan nya begitu saja, tanpa adanya syarat-2 yg harus dipenuhi terlebig dahulu. Pada hakikatnya Tuhan berkata, " Bilamana ... umat-Ku memenuhi persyaratan-Ku, maka aku akan melaksanakan apa yg sudah Kujanjikan. " (Temukan kata " bilamana" di ayat 13 ). Perhatokan bagian penutup dari ayat 14 tadi, bahwa hal terakhir yg akan Tuhan lakukan bagi umat-Nya adalah memulihkan ( menyembuhkan ) negeri mereka. Jelaslah bahwa yg dimaksudkan di sini adalah negeri tempat tinggal umat Tuhan. Menurut Tuhan, sesungguhnya hal-hal tertentu, yaitu hal-hal yg akan membuat Tuhan mau memulihkan (menyembuhkan) negeri tempat tinggal mereka.
Perhatikanlah negeri tempat tinggal sendiri. Benarkah negeri kita sedang sakit dan perlu disembuhka? Jawabannya memang Ya! Kenyataan bahwa negeri kita memerlukan oenyembuh menunjukkan bahwa pada hakikatnya umat percaya yang tinggal di nwgeti oni telah gagal melakukan apa yang disuruh oleh Tuhan . Jadi, sesungguhnya tanggung jawab atau kesalahan terletak pada kita sendiri -- bukan pada para penjahat, bukan para pelacur,
bukan p**a pada orang-orang lain pada umunya belum pernah menginjak kakinya ke dalam gereja . Tanggung jawan itu terletak pada orang-orang yg atasnya na Lristus desebut!
Jika negero kita masih tetap sakit juga, pasti hanya ada satu hal yang menjadi penyebabnya. Yaitu karena kita [ umat percaya ] belum juga melakukan hal-hal yang diminta oleh Tuhan . Percaya inilah suatu kebenaran hakiki.
Amin.🙏🙏🙏