27/03/2025
Pada tanggal 25 Maret 2025, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Papua Pegunungan dan Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan dan tujuan Fatayat NU sebagai organisasi perempuan muda yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama, serta untuk menggalang dukungan masyarakat dalam pembentukan kepengurusan Fatayat NU di wilayah Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya.
Acara dimulai dengan sambutan dari panitia penyelenggara, yang mengajak seluruh peserta untuk memahami pentingnya peran perempuan dalam pembangunan sosial, budaya, dan keagamaan di Papua Pegunungan. Sosialisasi ini juga menggarisbawahi komitmen Fatayat NU untuk berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan kegiatan sosial yang berfokus pada kepentingan generasi muda perempuan di Papua.
Peserta sosialisasi yang terdiri dari tokoh perempuan, ibu-ibu, serta perwakilan pemuda dan masyarakat setempat, diajak untuk lebih mengenal visi dan misi Fatayat NU dalam memberdayakan perempuan, terutama dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Pembentukan PW dan PC Fatayat NU diharapkan dapat menjadi ruang bagi perempuan muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta mengatasi berbagai tantangan sosial yang dihadapi.
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dijelaskan mengenai tahapan pembentukan pengurus Fatayat NU, struktur organisasi, serta program-program kerja yang akan dijalankan oleh Fatayat NU di tingkat wilayah dan cabang. Salah satu fokus utama dari organisasi ini adalah meningkatkan peran aktif perempuan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, dapat memahami lebih dalam tentang peran strategis Fatayat NU sebagai organisasi perempuan yang bergerak untuk kemajuan umat dan bangsa. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mempererat kolaborasi antara Fatayat NU, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.