GMAHK Jemaat Pasifik Angkasa

GMAHK Jemaat Pasifik Angkasa "Saved to Save"

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*RENUNGAN PAGISabtu, 07 Jun 2025*_Dulu Saya...
06/06/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*RENUNGAN PAGI
Sabtu, 07 Jun 2025

*_Dulu Saya Hilang Tetapi Sekarang Saya Ditemukan_*

_"Aku diberi suatu duri di dalam dagingku....Tetapi jawab Tuhan kepadaku: 'Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.'"_ *~2 Korintus 12: 7-9.*

*SAYA TIDAK TERLALU PEDULI* tentang sekolah saat saya tumbuh besar di Louisiana. Kegemaran saya adalah mengendarai sepeda motor. Pada usia 9 tahun saya sudah membalap Mota-Cross. Setiap akhir pekan keluarga kami bepergian ke seluruh daerah di bagian selatan, berangkat dari trek yang satu ke trek yang lainnya. Balapan adalah hidup saya, namun semuanya berakhir pada 7 Juni 1980. Saya mempunyai firasat sesuatu yang buruk akan terjadi tetapi dengan cepat saya menepisnya, bahkan sampai lupa berdoa seperti yang biasa saya lakukan. Pertandingan dimulai. Saya adalah orang pertama yang melewati tikungan pertama. Beberapa lap kemudian saya melintasi lompatan yang melemparkan saya sejauh 20 kaki ke udara. Bagian belakang sepeda motor melintasi kepala saya. Saya pikir saya bisa mengendarainya jadi saya berpegang padanya. Kepala saya terbentur lebih dulu. Sepeda motor tersebut kemudian mendarat di atas saya dan punggung saya patah di daerah pinggang. Saya langsung menyadarinya pada detik saya menyentuh tanah. Saya baru berusia 15 tahun dan lumpuh dari pinggang ke bawah. Enam bulan kemudian, dengan menggunakan kursi roda, saya mengalami dua kecelakaan mobil dengan selisih hanya dalam lima hari. Melaju mendekati 100 mph, kedua mobilnya mengalami kerusakan sangat parah. Ketika saya menyelam pada tahun 1996, saya kehilangan udara pada kedalaman 49 kaki dan hampir tenggelam. Sekali lagi dan sekali lagi, Tuhan menyelamatkan hidup saya. Saya memuji Dia karena begitu sabar terhadap seseorang yang keras kepala seperti saya, tidak membiarkan saya mati dalam kondisi belum diselamatkan.

Pada bulan Oktober 1997 saya mencapai titik terendah. Saya menangis dan berdoa lebih dari sebelumnya: "Tuhan, kendalikan hidup saya; berilah saya kekuatan, pengetahuan, keberanian, kebijaksanaan---apa pun yang saya butuhkan. Hancurkan saya, bentuklah saya. Lakukan apa pun untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa Engkaulah Tuhan yang benar dan hidup." Baru pada saat itulah saya memahami bahwa saya harus mati terhadap diri saya sendiri dan meninggalkan cara-cara dunia jika saya ingin hidup untuk Kristus. Hanya empat bulan kemudian, Tuhan memberkati saya dengan seorang istri dan anak tiri perempuan yang cantik. Bersama-sama kami menemukan kebenaran Alkitab. Saya mendapat kehormatan untuk merawat istri saya karena penyakit dalam jangka waktu yang lama, namun kehilangan dia pada bulan Juni 2002. Tanpa Kristus dalam hidup saya, saya tidak akan bisa membagikan semua ini. Kita melayani Tuhan yang pengasih. Dia memberi tahu kita bahwa Dia tidak akan membebani kita lebih dari yang bisa kita tanggung. Saya percaya itu dengan sepenuh hati.

Jika Tuhan mau menerima saya, Dia akan menerima siapa pun. Dia harus menggali sedikit lebih dalam dan memukul saya sedikit agar saya terbangun. Saya tahu bahwa Tuhan itu nyata, karena saya melihat perubahan yang Dia buat dalam hidup saya. Saya awalnya adalah seorang yang mengalami kepahitan, tetapi sekarang saya melihat kecacatan saya sebagai sebuah anugerah. Saya memahami bahwa '"bukan aku lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku." Semakin saya lemah, maka Dia menjadi semakin kuat. Hidup saya begitu penuh dengan kebahagiaan, kegembiraan, dan kedamaian yang melebihi apa yang dapat saya katakan. Singkatnya, ini adalah anugerah yang luar biasa.

Terima kasih Tuhan, atas duri di dalam daging yang membuat kami tetap rendah hati dan mati terhadap diri sendiri!


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: *Kay Kuzma*_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Minggu,* 01 Jun 2025_*”SALING MELENGKAPI...
31/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: *Kay Kuzma*_

🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️

*Minggu,* 01 Jun 2025

_*”SALING MELENGKAPI SECARA UNIK”*_

📖 _*Ayat Inti:*
*Kejadian 2 : 18*

_*TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."*_

🌹 *APA YANG MEMBUAT* Pernikahan Sehat? Selain fisik, apakah memang ada perbedaan antara pria dan wanita? Pandangan feminisme telah mencoba menjelaskan kepada kita bahwa seorang wanita dapat melakukan apa pun yang dilakukan pria. Hal ini mungkin sebagian benar dalam hal pasar kerja, namun apa yang benar-benar dapat memenuhi kebutuhan terdalam seorang pria agar menjadi maskulin dan seorang wanita agar menjadi feminin?

Dalam penelitiannya yang menarik, “In a Different Voice,” Carol Gilligan melaporkan bahwa seorang pria melihat dirinya kompeten dan dewasa ketika dia bisa menyesuaikan diri dengan dunianya sebagai seorang individu yang lengkap dan terpisah, bebas membuat keputusan sendiri dan merasakan rasa aman dalam dirinya. Sebaliknya, seorang wanita lebih peduli dengan membina hubungan dekat, terlihat dalam ikatan intim bersama keluarga dan teman-teman. Baginya, menjadi wanita yang utuh dan puas bergantung pada keterikatan yang hangat dengan orang lain.

Perbedaan antara pria dan wanita dapat ditelusuri hingga ke Taman Eden. Larry Crabb, dalam bukunya "Men and Women: Enjoying the Differences" menulis, "Penghakiman Tuhan terhadap Hawa terletak pada kemampuan femininnya yang unik untuk melahirkan dan hubungannya dengan Adam. Dengan kata lain, keterikatan fisiknya pada Adam akan menyebabkan saat-saat kesakitan yang luar biasa (ketika melahirkan) dan keterikatan pribadi itu akan melibatkan sakit hati dan pergumulan.

"Penghakiman Adam berbeda. Tuhan menuntut dia untuk menanggung kesulitan-kesulitan yang sebelumnya tidak diketahui saat ia berusaha menaklukkan dunianya. Ia sekarang harus bekerja di lingkungan yang tidak bersahabat di mana dia sering gagal dan untuk tinggal bersama seorang wanita yang sekarang lebih peduli dengan kebutuhan wanita itu sendiri dibandingkan dengan kebutuhannya" (hlm. 134, 135).

Penghakiman Tuhan terhadap Adam terfokus pada pekerjaannya---yang akan lebih sulit. Namun penghakiman Hawa terfokus pada kebutuhannya untuk berhubungan secara mendalam dengan suaminya. Tuhan menciptakan pria untuk memenuhi kebutuhan terdalam istrinya akan hubungan. Dan Allah menciptakan wanita untuk memenuhi kebutuhan terdalam suaminya akan pengakuan saat dia bergerak dengan sadar ke dunianya. Dalam rancangan Tuhan, mereka cocok satu sama lain dengan indahnya. Masing-masing menyediakan apa yang dibutuhkan oleh yang lain. Mereka saling melengkapi. Dan karena kita semua berbeda dalam hal yang khusus, setiap pasangan memiliki "kecocokan" unik yang hanya cocok untuk mereka.

_Terima kasih, Tuhan, karena telah menciptakan pria dan wanita berbeda-dan secara unik saling melengkapi. Berikan saya hikmat untuk memuliakan-Mu dengan memenuhi kebutuhan terdalam pasangan saya._

*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesi

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻* ‎

This is a 404 error, which means you've clicked on a bad link or entered an invalid URL. Maybe what you are looking for can be found at Bitly.com. P.S. Bitly links are case sensitive.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Jumat,* 30 Mei 2025*_Kesaksian Abad Kesemb...
29/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Jumat,* 30 Mei 2025

*_Kesaksian Abad Kesembilan Belas_*

_"Aku s**a melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku."_ *~Mazmur 40: 9.*

*EPIDEMI DIFTERI* sedang berkecamuk. Anak-anak sekarat seperti lalat. Ada kecemasan di setiap rumah. Meresepkan obat-obatan, seperti arsenik, adalah hal biasa. Farmers' and Miners' Journal menerbitkan apa yang disebut pengobatan: "Ambil lalat Spanyol, tumbuk dan campur dengan terpentin Venesia, oleskan itu pada selembar kain lembut, dan ikatkan pada tenggorokan, yang akan mengangkat lepuh, dan segera menghilangkan penyakit itu dari tenggorokannya." Tahun 1862.

Pada bulan Februari 1863, dua putra James dan Ellen White diserang penyakit yang menakutkan ini. Sebut saja ini kebetulan yang luar biasa---atau keajaiban---tetapi pada saat itu keluarga White menemukan sebuah artikel oleh Dr. James C. Jackson dari Dansville, New York, melaporkan keberhasilannya dalam mengobati difteri dengan perawatan air. Karena ini lebih masuk akal bagi mereka daripada obat-obatan kimia atau lalat Spanyol, mereka dengan cermat mengikuti arahan Dr. Jackson, dan anak-anak itu sembuh.

Sedihnya, meskipun keluarga White berhasil memanfaatkan air untuk mengobati difteri, 10 bulan kemudian mereka mengandalkan praktik medis umum ketika putra sulung mereka, Henry, menderita pneumonia. Delapan hari kemudian dia meninggal. Mereka memesan buku Dr. Jackson, yang menjelaskan penggunaan metode rasional, tetapi keluarga White terlalu sibuk bepergian, menulis, dan berbicara untuk membuka dan membaca buku tersebut.

Pada bulan Februari 1864 putra mereka, Willie, menderita pneumonia. Dia sangat sakit sehingga dia mengigau. Keluarga White dihadapkan pada dilema yang bisa mengakibatkan hidup atau kematian pada anak mereka. Mereka memutuskan untuk merawatnya sendiri, dengan air-dan doa. Selama tujuh hari tujuh malam, mereka terus menggunakan air untuk mengompres kepalanya dan mengganti kompres pada paru-parunya, dan berdoa tanpa henti. Pada hari kelima dia batuk darah. Malam itu orangtuanya sudah sangat lelah sehingga mereka meminta orang lain untuk melanjutkan perawatan sementara mereka mencoba untuk tidur. Tetapi Ellen sangat cemas sehingga dia tidak bisa tidur. Karena merasa napasnya tertekan, dia membuka pintu menuju sebuah aula besar dan langsung merasa lega dan pergi tidur. Dia bermimpi bahwa seorang dokter berpengalaman berdiri di samping tempat tidur putranya dan berkata, "Apa yang memberimu kelegaan juga akan melegakan anakmu. Dia membutuhkan udara. Kamu telah membuatnya terlalu panas."

Setelah dia menerapkan informasi baru ini, demam Willie mereda; dia pulih dengan cepat dan memiliki kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan kesehatannya beberapa tahun yang lalu.

Ya Tuhan, terima kasih atas air jernih dan udara segar serta pengetahuan yang kami miliki hari ini tentang bagaimana menggunakannya untuk melawan penyakit.


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Kamis,* 29 Mei 2025*_Belajar Tentang Pujia...
28/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Kamis,* 29 Mei 2025

*_Belajar Tentang Pujian Dan Prioritas_*

_"Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!"_ *~Mazmur 42: 12.*

*SUATU HARI* ketika saya sedang kejar-kejaran untuk menyelesaikan beberapa tugas rumah tangga sehingga saya bisa tidur dan bersiap untuk hari selanjutnya, saya berseru kepada Bapa surgawi saya, "Hidup saya terlalu sibuk! Saya bahkan tidak punya cukup waktu untuk berhenti dan berpikir, apalagi waktu untuk berdoa dan mempelajari Alkitab saya. Tuhan, apakah ada cara Engkau dapat mengubah situasi saya sehingga saya dapat memiliki lebih banyak waktu bersama-Mu?"

Dalam beberapa minggu saya diserang penyakit infeksi akut yang kambuh lagi, yang akhirnya berubah menjadi penyakit kronis yang membuat saya tidak mampu untuk bekerja selama lebih dari satu tahun. Meskipun saya tidak ingin melambat terlalu banyak seperti ini, dan tidak berhenti bekerja sama sekali, saya melihat tangan kasih Tuhan bahkan dalam hal ini.

Minggu pertama saya sakit parah, saya mendengarkan acara bincang-bincang radio mengenai pentingnya melambat, menganalisis prioritas hidup seseorang, menyederhanakan segala sesuatu yang mungkin, dan menghabiskan waktu sesuai dengan prioritas-prioritas yang telah dipikirkan dengan matang.

Anda akan berpikir bahwa karena saya tidak bekerja dan tidak dapat melakukan apa yang saya biasa lakukan, maka saya punya banyak waktu. Namun butuh waktu untuk mengatasi penyakit kronis. Sekarang waktu saya diisi dengan temu janji ke tempat dokter dan terapi! Jadi menyederhanakan dan hati-hati memilih apa yang saya lakukan dengan waktu saya (sesuai dengan prioritas yang dipikirkan dengan matang) telah menjadi hal yang mutlak diperlukan untuk kelangsungan hidup saya.

Saya telah mempelajari pelajaran lain juga. Saya menemukan bahwa perhatian yang cermat pada pola hidup yang sehat adalah sangat penting---terutama saat sakit. Kebiasaan sehat akan nutrisi yang baik, olahraga ringan, berpantang terhadap zat-zat berbahaya, kebersihan pribadi yang cermat, banyak minum air putih, sedikit berjemur di sinar matahari, menghirup udara segar dalam-dalam, meluangkan waktu untuk tidur nyenyak, waktu rekreasi yang memulihkan dan relaksasi, dan kepercayaan yang mendalam dan abadi kepada Tuhan dan kuasa-Nya, mungkin tidak menyembuhkan penyakit saya, namun tampaknya memberikan perbedaan yang sangat besar dalam gejala dan sikap mental saya.

Saya belajar setiap hari, entah itu hari yang relatif baik atau tidak, untuk menyebutkan setidaknya lima berkat dari Bapa surgawi saya yang pengasih. Sulit untuk merasa sedih ketika Anda melihat ke atas dan memuji Tuhan atas kesetiaan-Nya yang besar, belas kasihan, dan kebaikan-Nya!

Doa saya sekarang adalah agar pelajaran yang saya dapatkan melalui penyakit ini bisa tetap saya ingat meskipun Tuhan memberkati saya dengan kesembuhan total.

Bapa terkasih, bantulah saya untuk bersedia mempelajari pelajaran yang Engkau ingin saya pelajari.


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Rabu,* 28 Mei 2025*_JALAN KAKI BAIK UNTUK ...
27/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Rabu,* 28 Mei 2025

*_JALAN KAKI BAIK UNTUK JIWA_*

_"Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku."_ *~Mazmur 143: 8.*

*TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA* untuk aktif. Tanpa olahraga teratur, tubuh kita akan menumpuk racun, lemak menumpuk di jaringan dan arteri sehingga jantung kita harus bekerja lebih keras dan kurang efektif, kita lebih mudah mengalami depresi, dan kita menua lebih cepat.

Olahraga adalah salah satu terapi paling berharga yang pernah ditemukan! Seorang ilmuwan berkata bahwa jika sebuah perusahaan farmasi mengembangkan pil yang akan memberikan kepada kita apa yang bisa dihasilkan melalui olahraga, mungkin itu dapat memenangkan Hadiah Nobel dalam bidang obat-obatan dan menghasilkan keuntungan bagi pemegang sahamnya.

"Mengapa berolahraga?" beberapa orang bertanya. "Alkitab tidak mengatakan kita harus melakukannya." Tidak, namun Alkitab menggambarkan cara hidup orang-orang pada zaman Alkitab. Apa sistem transportasi yang dominan?
Berjalan. Bahkan dengan semua penemuan-penemuan ilmiah kita, belum ada seorang pun yang mampu menciptakan sebuah olahraga yang bermanfaat lebih bagi tubuh.

Saat ini, kita sudah menimbang-nimbang untuk berjalan kaki ke suatu tempat jika jaraknya sudah lebih dari beberapa blok, tetapi pertimbangkan hal ini: Maria, ibu Yesus, berjalan hampir seratus mil dari rumahnya di Galilea ke Yudea ketika dia sedang mengandung. Faktanya, dia melakukannya dua kali: sekali ketika mengunjungi Elizabeth dan sekali lagi ketika mengunjungi Betlehem untuk sensus.

Baru setelah saya mengunjungi Tanah Suci, saya mulai mendapat gambaran tentang berapa lama orang harus berjalan kaki untuk mencapai suatu tempat. Perjalanan dari Nazaret ke pantai Galilea tempat Yesus sering menghabiskan waktu ketika Dia melayani dapat ditempuh selama satu jam dengan menggunakan bus. Bahkan saya akan berpikir dua kali untuk mendaki dari Laut Galilea sampai ke bukit terdekat, di mana kemungkinan besar Kristus memberikan khotbah-Nya di atas bukit. Saya bersyukur saya melakukan perjalanan dalam bus ber-AC! Saya tidak dapat membayangkan berjalan dari Yerikho ke Yerusalem, ketika saya pergi ke sana. Sepanjang jalan itu adalah jalan yang menanjak, kasar, dan berkelok-kelok. Bus kami memerlukan lebih dari satu jam! Sekarang saya menyadari mengapa Tuhan tidak perlu memberi instruksi kepada umat-Nya pada waktu itu untuk berolahraga---mereka mendapatkannya secara alami.

Yang harus saya lakukan ketika saya tergoda untuk curang dalam hal berolahraga adalah dengan mengingat berapa sering Yesus berjalan, dan kemudian saya bangun dan mulai mengenakan sepatu saya untuk berjalan. Saya ingin menjadi seperti Kristus. Saat saya berjalan setiap pagi dan sore, saya bermeditasi dan berdoa. Dan dalam prosesnya, saya menemukan bahwa berjalan bukan hanya baik untuk tubuh, tetapi juga baik untuk jiwa.

Sudahkah Anda berjalan bersama Kristus hari ini?


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Selasa,* 27 Mei 2025*_Maut Di Dalam Sebuah...
26/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Selasa,* 27 Mei 2025

*_Maut Di Dalam Sebuah Panci_*

_"Sengat maut ialah dosa....Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita."_ *~1 Korintus 15: 56, 57.*

*MAKANAN SANGAT LANGKA* karena bencana kelaparan. Nabi Elisa meminta hambanya untuk menyiapkan sepanci besar sup untuk memberi makan semua muridnya. Seorang siswa keluar ke ladang untuk mengumpulkan sayur-sayuran, menemukan labu liar, memetik sebanyak mungkin, dan mengirisnya, kemudian memasukkannya ke dalam rebusan---tanpa menyadari bahwa itu beracun. Murid-murid pasti sangat lapar, tetapi ketika mereka mencicipi supnya,
berteriaklah mereka "Maut ada dalam kuali itu, hai abdi Allah!" Elisa meminta tepung. Dia memasukkannya ke dalam panci dan berkata, "'Cedoklah sekarang bagi orang-orang ini, supaya mereka makan!" Maka tidak ada lagi bahaya dalam kuali itu" (2 Raja-Raja 4: 40, 41).

Bukankah luar biasa jika hari ini sedikit tepung bisa membuat bahan makanan yang enak tetapi berbahaya menjadi tidak berbahaya lagi? Sayangnya, keajaiban itu hanya terjadi kepada Elisa saja. Adalah tanggung jawab kita untuk memperhatikan dengan saksama zat yang memberi rasa pada makanan kita, karena beberapa excitotoxins, seperti MSG (mono sodium glutamat) dan aspartam (bahan utama pemanis Nutra Sweet dan dalam menu minuman/makanan), dapat meracuni orang-orang tertentu.

Menurut Russell Blaylock, MD, penulis "Excitotoxins: The Taste that Kills," excitotoxins adalah neurotransmiter umum di otak dan berlaku sebagai pembawa pesan kimia antar neuron. Masalah muncul ketika mereka terakumulasi dalam konsentrasi yang lebih tinggi dari yang dibutuhkan, seperti ketika MSG atau aspartam (Nutrasweet) ditambahkan ke dalam panci. Itu kemudian bertindak seperti racun bagi neuron. Itu membuat neuron bereaksi berlebihan, menyebabkan mereka menembakkan impuls mereka dengan sangat cepat hingga mencapai kondisi kelelahan ekstrem. Efek merusak dari zat-zat ini telah dikaitkan dengan Alzheimer, Parkinson, AIDS, demensia, dan penyakit neuro-degeneratif lainnya.

Ada penghalang yang seharusnya mencegah masuknya zat berbahaya ke dalam otak, tetapi ada titik celah dan karena perlindungan itu belum sepenuhnya berkembang di waktu lahir, bayi dan anak-anak adalah kelompok yang paling rentan. Bahkan di otak orang dewasa pun, penghalang melemah dalam kondisi tertentu yang meliputi cedera kepala, struk, tumor otak, infeksi, hipoglikemia, diet rendah kalori, dan stres fisik berlebihan. Untuk menjaga penghalang tetap sehat, membutuhkan banyak energi seluler dan pasokan antioksidan yang baik terutama vitamin C dan E, dan mineral-mineral seperti magnesium. Apakah MSG atau aspartam akan menjadi racun bagi seseorang tergantung pada banyak variabel, termasuk faktor kerentanan genetik terhadap excitotoxins.

Tuhan, berikan saya pengendalian diri untuk mengutamakan kesehatan di atas selera agar saya tidak memasukkan "maut ke dalam panci."


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Senin,* 26 Mei 2025*_Bertahan Dari Guncang...
25/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Senin,* 26 Mei 2025

*_Bertahan Dari Guncangan Rasa Sakit Dan Stres_*

_"Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu."_ *~Yesaya 66: 13.*

*BEBERAPA TAHUN LALU,* beberapa peneliti medis mempelajari efek dari guncangan kehidupan pada sistem saraf pusat. Mereka mengambil seekor domba dan menempatkannya pada kandangnya sendirian. Mereka kemudian memasang alat kejut listrik di sekitar kandang. Saat anak domba itu berjalan ke satu sisi kandang, peneliti menekan tombol dan domba itu terkejut. Segera domba itu bergerak-gerak dan berlari ke bagian lain dari kandangnya. Segera para peneliti mengejutkan domba itu lagi. Sekali lagi dia berlari.

Selama penelitian berlanjut, para ilmuwan menemukan bahwa anak domba tidak akan pernah kembali ke tempat di mana dia terkejut sebelumnya. Setelah serangkaian guncangan, domba kecil itu hanya berdiri di tengah kandangnya, gemetaran. Dia tidak punya tempat untuk lari dan tidak ada tempat untuk bersembunyi. Kejutan ada di mana-mana. Benar-benar kalah secara emosional, penuh dengan kecemasan dan stres, sarafnya melemah.

Para peneliti kemudian mengambil kembaran domba tersebut dan menaruhnya di dalam kandang. Kali ini, mereka memasukkan induk anak domba itu ke dalam kandang bersamanya, Kemudian, mereka mengagetkan dia. Sekali lagi anak domba itu berlari, tetapi kali ini dia berlari ke arah induknya dan meringkuk dekat dengannya. Tampaknya induknya meyakinkannya, karena segera dia meninggalkan induknya lalu mulai makan lagi. Para peneliti menekan tombol itu lagi, dan sekali lagi anak domba itu berlari ke induknya. Dengan meyakinkan dia menghiburnya lagi.

Para peneliti melihat perbedaan yang luar biasa pada kedua domba tersebut. Domba kedua tidak takut untuk kembali ke tempat dia menerima kejutan. Yang sangat mengejutkan para peneliti, kejutan lanjutan tidak mengganggunya lagi. Dia tidak menunjukkan gejala-gejala gugup, stres, dan kecemasan yang ditunjukkan saudara kembarnya dalam situasi yang sama.

Apa yang membuat perbedaan luar biasa ini? Dia mendapat kepastian induknya untuk tempat dia lari berlindung ketika dalam keadaan stres. Dia memiliki kepercayaan dan kekuatan pada induknya di luar dirinya untuk mengatasi stres tersebut.

Kita juga demikian. Ketika kita harus menghadapi rasa sakit dan kecemasan sendirian, kita dapat dengan mudah menjadi kewalahan. Iblis mengetahui hal ini. Itulah sebabnya dia bekerja sangat keras untuk membuat orang merasa terasing dari keluarga dan teman.

Sama seperti anak domba yang mendapat ketenangan dengan kehadiran induknya, istirahat yang sejati bagi anak-anak Tuhan ditemukan dalam hubungan yang penuh kasih dan saling percaya dengan Pencipta mereka. Meringkuk dengan aman dalam pelukan Yesus, kita mampu menahan guncangan apa pun yang mungkin ditimbulkan oleh dunia ini kepada kita.

Tuhan yang mulia, tuntunlah saya dengan selamat melewati ranjau kesakitan, kekhawatiran, dan tekanan. Amin.


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Minggu,* 25 Mei 2025*_Peminum Alkohol Pasi...
24/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Minggu,* 25 Mei 2025

*_Peminum Alkohol Pasif_*

_"Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya."_ *~Amsal 20: 1.*

*KITA SEMUA TELAH MENDENGAR* tentang dampak mematikan dari perokok pasif, tetapi tahukah Anda bahwa alkohol juga mempunyai efek samping? Orangtua yang peminum alkohol menyakiti anak-anak. Alkohol menyebabkan mabuk dan rasa malu, sehingga hal ini terkait dengan kehamilan yang tidak diinginkan, gangguan perkawinan, pelecehan anak, inses, kecelakaan mobil, gangguan karier, rendahnya prestasi pendidikan, hubungan seksual di luar nikah, perselingkuhan, pencurian, ketidakjujuran, rendahnya pencapaian pekerja, dan penularan penyakit menular seksual, termasuk AIDS. Daftarnya bisa terus bertambah.

Orangtua mungkin akan membalas, "Tetapi saya adalah seorang peminum alkohol hanya ketika bersosial. Saya tidak mabuk. Bagaimana hal ini bisa menyakiti anak-anak saya?" Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di kalangan siswa yang bersekolah di 69 sekolah paroki di Amerika Utara selama tahun ajaran 1994-1995, siswa ditanya apakah salah satu orangtuanya meminum alkohol dan apakah siswa pernah meminum alkohol atau tidak. Mereka juga ditanya tentang kebiasaan seksual mereka.

Hasilnya sangat mengejutkan. Hanya tiga setengah persen siswa yang tidak pernah mengonsumsi alkohol dan orangtuanya juga tidak mengonsumsi alkohol telah berpengalaman secara seksual. Namun, jika siswa tersebut pernah mencoba alkohol dan setidaknya salah satu orangtuanya adalah peminum alkohol, persentase mereka yang berpengalaman secara seksual meningkat sepuluh kali lipat menjadi lebih dari 30 persen. Oleh karena hubungan seksual tanpa pengaman merupakan faktor risiko AIDS yang kuat, penggunaan alkohol di dalam rumah merupakan salah satu faktor risiko bagi siswa untuk menularkan atau tertular virus penyebab AIDS.

Data lain dari penelitian yang sama menunjukkan jika alkohol tidak dikonsumsi oleh kedua orang tua, ada 37,6 persen dari siswa yang pernah mencoba minum alkohol. Sementara, jika orangtua mereka memang mengonsumsi alkohol, tingkat penggunaan alkohol oleh siswa tersebut melonjak menjadi 71 ,7 persen.

Bahkan ada pengaruh yang kuat dari penggunaan alkohol oleh orangtua terhadap riwayat siswa dalam penggunaan banyak obat-obatan lainnya. Jika orangtuanya adalah seorang pecandu alkohol, tingkat penggunaan tembakau di kalangan pelajar meningkat dari 24,4 persen menjadi 47,3 persen, penggunaan g***a meningkat dari 11,5 persen menjadi 27,1 persen, penggunaan kokain melonjak dari 2,2 persen menjadi 6,7 persen, dan penggunaan narkoba lainnya meningkat dari 4,9 persen menjadi 14,6 persen. Orangtua yang minum alkohol harus dengan serius merenungkan dampak apa yang mereka lakukan terhadap kesehatan anak-anak mereka!

Apakah ada bagian dalam hidup Anda yang menimbulkan dampak negatif pada anak-anak Anda? jika ya, mintalah Tuhan memberi Anda kekuatan untuk mengatasinya.


*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ🌞ⓅⒶⒼⒾ2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣*BUGAR SELAMANYA*_Oleh: Kay Kuzma_🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️*Jumat*, 23 Mei 2025*_Go - Go Juice_*_"Deng...
22/05/2025

ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ
🌞ⓅⒶⒼⒾ
2️⃣0️⃣2️⃣5️⃣

*BUGAR SELAMANYA*

_Oleh: Kay Kuzma_
🏃‍♀️🏃🏃‍♂️🏃‍♀️🏃🏃‍♂️
*Jumat*, 23 Mei 2025

*_Go - Go Juice_*

_"Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan "_
*~Amsal 19:20*

SAYA DULUNYA MINUM banyak kopi. Pada saat saya masuk universitas, saya sudah terbiasa minum empat ceret setiap hari - kira-kira 24 cangkir! Walau tidak semua orang menghabiskan 24 cangkir kopi, orang Amerika Utara mengonsumsi total lebih dari 35 juta pon setiap tahunnya. Ditambah lagi dengan jutaan kaleng soda ber kafein yang dikonsumsi sehari dan Anda mulai menyadari bahwa Amerika sedang menghadapi masalah kesehatan masyarakat yang besar - kecanduan kafein.

Dokter mulai memberi tahu pasiennya untuk menghentikan kebiasaan kafeina, dan untuk alasan yang baik. Kafein tidak memiliki nilai gizi tetapi itu berkaitan erat dengan gangguan tidur, sakit kepala, tekanan darah tinggi dan ketegangan, detak jantung tidak teratur, kehilangan ingatan, tremor, dan kejang. Beberapa penelitian tampak menunjukkan bahwa kafein bertindak sebagai katalis karsinogen, meningkatkan kemungkinan terkena kanker.

Jan W. Kuna, dalam bukunya _Hidup Sepuluh Tahun Lebih Panjang_, menyebutkan tentang penelitian menarik yang dilakukan pada juru ketik. Sekelompok juru ketik telah dibentuk, yang tidak menggunakan kafein selama dua minggu. Pengetikan mereka akurat, dan mereka memperkirakan kecepatannya dengan tepat. Kemudian masing-masing peserta meminum dua gelas kopi. Akurasinya menurun drastis. Namun, dalam evaluasi diri mereka sendiri, mereka pikir mereka melakukan jauh lebih baik dalam kecepatan dan akurasi daripada ketika mereka tidak menggunakan kafein.

Begitu banyak anggapan bahwa kafein meningkatkan kinerja seseorang. Pada suatu lokasi pembangunan tempat saya pernah bekerja, kami biasa menyebut kopi _"go-go juice"_ karena semua orang beranggapan bahwa hal itu meningkatkan kemampuan kami untuk menyelesaikan pekerjaan. Ternyata satu-satunya hal yang ditingkatkan adalah perkiraan kami sendiri.

Iblis sangat ingin menggoda kita dengan segala macam _"go-go juice"_ yang menyamarkan kondisi kita yang sebenarnya penuh dosa dan membuat kita berpikir bahwa kita lebih baik dari yang sebenarnya. Minuman ber kafein bukanlah satu-satunya zat dalam meja prasmanan ilusinya. Ada juga alkohol, tembakau, dan obat-obatan yang mengubah suasana hati dan menumpulkan persegi. Ketika kita berada di bawah ilusi bahwa kinerja kita meningkat, tidak ada alasan untuk bertobat, tidak ada alasan berpaling dari kejahatan, dan tidak ada rasa membutuhkan anugerah keselamatan dari Tuhan.

Ucapan selamat tinggal _"go-go juice "_, hentikan kebiasaan itu - sekalipun Anda harus menanggung beberapa hari menyakitkan dari efek samping karena menghentikannya - dan katakan selamat datang kepada minuman yang terbaik di dunia: secangkir air dingin dan jernih.

_Tuhan, bantulah saya menghindari hal apapun yang mengaburkan pikiran saya, sehingga saya dapat memahami secara akurat apa yang Roh Kudus-Mu coba sampaikan kepada saya_.

*Shawn Boonstta*

*Link Audio;*
https://bit.ly/RenunganHarian_PodcastAWRIndonesia

*Atau;*
https://bit.ly/Spotify_RenunganHarianAWRIndonesia

*TUHAN MEMBERKATI🙏🏻*

Help the Southern Africa-Indian Ocean Division establish a radio station on the island of Saint Helena where there isn’t much of an Adventist presence.

Address

Jalan Wesaput Indah
Jayapura
JAYAPURA

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GMAHK Jemaat Pasifik Angkasa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GMAHK Jemaat Pasifik Angkasa:

Share