GMAHK Jemaat Expo

GMAHK Jemaat Expo Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from GMAHK Jemaat Expo, Seventh Day Adventist Church, Jalan BELUT KEL. WAENA DISTRIK HERAM, Jayapura.

01/02/2025

Sabat, 01/02/2025

Lagu Pujian Oleh BWA Jemaat Expo
Di Tempat yang Lebih Tinggi LS. 232
Tuhan Memberkati Kita semua 🙏🏽😇

Selamat Hari sabat Semuanya 😇🙏🏽Sabat, 01/02/2025
01/02/2025

Selamat Hari sabat Semuanya 😇🙏🏽

Sabat, 01/02/2025

Sabat, 26 Oktober 2024 Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Luka...
26/10/2024

Sabat, 26 Oktober 2024

Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
Lukas 23 : 34

Tuhan Memberkati Kita Semua

Happy sabbath 😇🙏Pelayanan Khotba oleh Bapak Rolly MontolaluTuhan Berkati
06/04/2019

Happy sabbath 😇🙏
Pelayanan Khotba oleh Bapak Rolly Montolalu
Tuhan Berkati

04/04/2019

Tetap Kerjakan Keselamatan Anda dan Semua Yang Anda Kasihi..
Tuhan Berkati dan menguatkan Kita Semua 😇😇

21/05/2018

Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat (2 Korintus 5:7)

Semoga hari ini menjadi hari kesukaan buat kita semua karena dengan mengimaninya kita menunjukan seberapa besar kita kepada Pencipta.

10/05/2018

"USAHA UNTUK MENGUBAH SABAT"

KAMIS. 10 Mei

Hukum Allah, Sepuluh Hukum Taurat, adalah masih terikat (lihat juga Yak. 2:10-12), hukum itu termasuk Sabat hari ketujuh. Mengapakah, ke­mudian, begitu banyak orang Kristen memelihara hari Minggu sementara tidak ada bukti Alkitab yang membenarkan itu?

Daniel 7 berbicara tentang bangkitnya empat kerajaan besar: Babel, Media­ Persia, Yunani, dan kemudian Roma, keempat dan kerajaan terakhir di dunia. Tahap kedua dalam kerajaan Roma, kuasa tanduk kecil digambarkan sebagai yang datang keluar dari kerajaan ini, ini masih bagian dari Kerajaan Roma, ha­nya fase terakhir dari kerajaan itu. Kuasa manakah ini selain kepausan, yang bangkit langsung dari Kerajaan Roma dan, hingga hari ini, masih bagian dari Roma? Thomas Hobbes menulis pada tahun 1600-an: "Jika seseorang menyadari asal mula kekuasaan besar gerejawi, dia akan dengan mudah merasa, bahwa Kepausan, tidak lain adalah roh kematian kerajaan Roma, dinobatkan .di atas kuburnya sendiri ."-Thomas Hobbes, Leviathan, (Oxford: Oxford University Press, 1996), him. 463

Bacalah Daniel 7:23-25. Apakah yang diajarkan ayat ini yang dapat me­nolong kita untuk memahami asal mula pemeliharaan hari Minggu?

Bahasa asli Aram, menunjukkan dalam ayat 25 bahwa kuasa tanduk kecil "berniat" untuk mengubah hukum. Kuasa duniawi apakah, sesungguhnya dapat mengubah Hukum Allah?

Meskipun rincian yang pasti tidak jelas dalam seJarah, kita mengetahui bah­wa di bawah Roma Kepausan Sabat hari ketujuh telah digantikan dengan tradisi pemeliharaan hari Minggu, satu tradisi yang tertanam kuat sehingga Protestan Reformasi tetap memeliharanya, sampai kepada abad dua puluh satu. Hari ini kebanyakan orang-orang Protestan masih memelihara hari pertama dalam pe­kan, gantinya mengikuti hukum Alkitab yaitu hari ketujuh.

Bacalah Wahyu 13:1-17 dan bandingkan dengan Daniel 7:1-8, 21, 24, 25, apakah perumpamaan yang serupa yang digunakan ayat-ayat ini yang menolong kita memahami peristiwa-peristiwa akhir zaman?

Dengan menggunakan gambaran langsung dari kitab Daniel, termasuk gam­baran tentang fase akhir (kepausan) dari Roma, kitab Wahyu menunjuk kepada penganiayaan akhir zaman yang dilakukan kepada mereka yang menolak untuk "beribadah" menurut perintah dari kuasa yang tampak dalam kitab Wahyu.

Bagaimanakah Wahyu 14:6, 7 khususnya ayat 7, yang menggambar­ kan bahasa yang diambil dari hukum keempat (Kel. 20:11) menolong me­nunjukkan bahwa Sabat akan menjadi sangat penting dalam krisis akhir zaman ini terhadap ibadah?

09/05/2018

"HARI KETUJUH DALAM PERJANJIAN BARU"

RABU. 9 Mei

Seperti yang kita lihat kemarin, ayat-ayat yang biasa digunakan untuk men­dukung ide bahwa hari Minggu menggantikan hari Sabat tidak mengatakan hal seperti itu. Pada kenyataannya, semua referensi Sabat hari ketujuh dalam Perjanjian Baru menyatakan bahwa hari Sabat masih dipelihara sebagai salah satu Sepuluh Hukum Allah.

Bacalah Lukas 4:14-16; 23:55, 56. Apakah yang dikatakan ayat ini kepada kita tentang Sabat hari ketujuh sebelum dan sesudah kematian Kristus?

Perhatikan bagaimana para wanita, yang telah bersama Kristus, "beristirahat pada hari Sabat menurut hukum taurat" (Luk. 23:56). Sesungguhnya, hukum taurat adalah hukum keempat, ditulis pada batu di bukit Sinai. Jadi apa pun yang mereka telah pelajari bersama dengan Yesus, tidak ada tanda bahwa apa yang mereka pelajari dari-Nya selain dari memelihara hukum Allah, termasuk hukum hari Sabat. Kenyataannya, Kristus mengatakan kepada murid-murid­ Nya, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yoh. 14: I 5). Perintah-perintah-Nya, yang Dia sendiri juga pelihara, termasuk Sabat hari ketujuh. Jika hari Minggu dibuat untuk menggantikan hari Sabat, para wanita ini tidak tahu apa-apa tentang itu.

Bacalah Kisah Para Rasul 13:14, 42-44; 16:12, 13. Apakah bukti yang diberikan ayat-ayat ini untuk memelihara Sabat hari ketujuh? Apakah bukti yang diberikan untuk memelihara hari pertama dari pekan itu?

Kita tidak menemukan bukti dalam ayat-ayat ini satu perubahan dari Sabat ke Minggu. Gantinya ayat-ayat dengan jelas menunjukkan praktik memelihara Sabat hari ketujuh di antara umat yang percaya kepada Yesus.

Kisah Para Rasul 16:13 sangat menarik, oleh karena itu terjadi di luar kon­teks sinagog. Umat percaya mengadakan pertemuan di tepi sungai, di mana be­berapa orang "biasanya" pergi untuk berdoa. Dan mereka melakukan hal yang sama juga pada Sabat hari ketujuh, bertahun-tahun setelah kematian Yesus. Jika perubahan ke hari Minggu telah terjadi, tidak ada dalam ayat ini yang me­nunjukkan seperti itu .

Apa sajakah cara lembut dan tanpa menghakimi yang dapat Anda sak­sikan kepada pemelihara hari Minggu tentang Sabat hari ketujuh?

08/05/2018

" DARI HARI SABAT KEPADA HARI MINGGU "

SELASA. 8 Mei

Sebagai Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh kita sering mendengar saudara Kristen denominasi yang lain berpendapat bahwa hukum telah diselesaikan jauh sebelumnya, atau bahwa kita tidak dibawah hukum taurat tetapi dibawah kasih karunia. Apa yang sesungguhnya mereka katakan, adalah bahwa hukum keempat telah lama diselesaikan. Banyak, walaupun tidak langsung mengata­ kan demikian. Mereka mengatakan Sabat hari ketujuh telah digantikan dengan hari pertama, hari minggu, dalam penghormatan akan kebangkitan Yesus.

Dan mereka percaya bahwa ada juga ayat yang menguatkannya.

Di sini ada beberapa ayat-ayat umum dalam Perjanjian Baru yang diyakini oleh banyak orang Kristen menunjukkan hari Sabat telah diubah dari hari ke­ tujuh dalam Perjanjian Lama kepada hari pertama dalam Perjanjian Baru. Se­mentara kita membacanya, kita perlu menanyakan diri kita sendiri apakah be­nar ayat ini membicarakan tentang satu perubahan hari, atau apakah ayat-ayat ini semata-mata menjelaskan peristiwa apa yang terjadi pada hari itu, tetapi tanpa mengangkat ketingkat yang menyuruh perubahan?

Bacalah Yohanes 20: 19-23. Apakah alasan yang diberikan ayat ini me­ngapa murid-murid berkumpul di ruangan itu? Apakah yang dikatakan ayat-ayat ini tentang apakah itu adalah ibadah untuk menghormati ke­bangkitan Yesus, seperti yang diklaim beberapa orang?

Bacalah Kisah Para Rasul 20:6, 7. Apakah, jika ada, dalam ayat ini yang menunjukkan bahwa Sabat telah diubah ke Minggu, hari pertama dalam pekan? Lihat juga Kis. 2:46.

Baca 1 Korintus 16:1-4. Diluar waktu bahwa mereka memberikan persembahan mereka di rumah pada hari pertama dalam pekan, apa yang diajarkannya tentang perubahan Sabat kepada Minggu?

Inilah esensi "bukti" tekstual yang digunakan untuk mengangkat doktrin bahwa hari pertama dalam satu pekan menggantikan Sabat hari ketujuh. Di luar beberapa kali peristiwa yang mengambarkan, untuk beberapa alasan, orang percaya dikumpulkan, tidak ada satu ayat pun menunjukkan bahwa per­kumpulan ini adalah ibadah pada hari pertama sebagai pengganti Sabat hari ketujuh. Penjelasan ini hanya membaca kembali teks tradisi orang Kristen se­lama berabad-abad yang memelihara hari minggu. Ini adalah menempatkan sesuatu kepada ayat-ayat yang tidak pemah dimulai dengan itu.

06/05/2018

" HUKUM DAN DOSA "

SENIN. 7 Mei

Dalam pelajaran kemarin kita melihat pada ayat (Rm. 7:15-25) yang berbi­cara tentang realitas dosa bagi semua orang, bahkan bagi orang Kristen. Na­mun, dalam ayat-ayat sebelumnya, Paulus menunjuk kepada hukum, yang me­nunjukkan betapa lazimnya dan mematikannya dosa itu.

Bacalah Roma 7:1-14. Apakah hubungan antara hukum dan dosa? Apakah yang dikatakan ayat-ayat ini kepada kita tentang ketidakmung­kinan manusia diselamatkan oleh hukum?

Dua poin yang sangat penting datang dari apa yang Paulus ajarkan di sini. Pertama, dia menunjukkan bahwa hukum itu bukanlah masalah. Hukum itu "kudus, adil, dan baik." Masalahnya adalah dosa, yang menuntun kepada ke­matian. Poin yang lain adalah bahwa hukum tidak punya kuasa untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian. Hukum menunjukkan masalah dosa dan kematian; jika ada, hukum membuat masalah dosa dan kematian semakin jelas, tetapi hukum tidak menawarkan jalan pemecahan masalah.

Hanya seorang pembaca yang tidak sungguh-sungguh yang menggunakan ayat-ayat ini (sementara mengabaikan ayat yang lain) untuk menentang hukum itu, sepuluh hukum telah dihapuskan. Itu berlawanan dengan apa yang dimak­sud oleh Paulus. Tidak ada tulisan Paulus yang mengatakan bahwa hukum itu telah dihapuskan. Fungsi penjelasannya pada asumsi bahwa hukum mengikat, oleh karena hukum itu menunjuk kenyataan dosa dan menghasilkan kebutuhan akan Injil. "Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hu­kum Taurat tidak mengatakan : "Jangan mengingini!" (Rm. 7:7).

Bacalah Roma 7:13 dengan teliti. Apakah yang Paulus katakan bukan hanya tentang hukum tetapi mengapa hukum itu perlu?

Hukum tidak menghasilkan kematian; sebagaimana dosa. Hukum menun­jukkan betapa mematikannya dosa itu. Hukum itu baik, menunjukkan dosa. Hukum tidak memiliki jawaban untuk itu. Hanya Injil yang dapat menjawab­nya. Maksud Paulus adalah bahwa sebagai orang Kristen, mereka yang disela­matkan dalam Kristus, kita perlu melayani-Nya dalam "keadaan baru menurut Roh" (Roma 7:6); itu sebabnya, kita hidup dalam hubungan iman dengan Ye­sus, percaya pada kebaikan dan kebenaran-Nya untuk keselamatan kita (tema yang ada sebelumnya dalam kitab Roma).

Bagaima nakah pengalaman Anda sendiri dengan memelihara hu ku m telah men u nju kkan kepada Anda kebutu ha n kasih karunia Allah?

06/05/2018

"JANJI "

MINGGU. 6 Mei

Salah satu janji terbesar dalam Alkitab ditemukan dalam kitab Roma 8: 1, 2: "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut." Kata-kata ini datang seba­gai batu penjuru, sebuah kesimpulan untuk kereta pemikiran yang datang tepat sebelumnya. Hanya dengan belajar apa yang Paulus bicarakan pada ayat se­belum ayat ini kita dapat memahami dengan lebih baik pengharapan dan janji yang ditemukan di dalamnya.

Bacalah Roma 7:15-25. Apakah inti perkataan Paulus dalam ayat-ayat ini yang membuat apa yang dikatakannya dalam Roma 8:1 begitu meya­kinkan?

Meskipun perdebatan besar telah ada di dunia Kristen apakah Paulus me­ngatakan atau tidak lebih spesifik tentang dirinya sebagai orang percaya, satu hal yang jelas: Paulus sesungguhnya sedang berbicara tentang realitas dosa. Semua orang, bahkan orang Kristen, dapat dihubungkan dalam beberapa cara dalam pergumulan yang Paulus maksudkan di sini. Siapa yang tidak merasa­kan cengkeraman daging dan "dosa yang tinggal dalam" mereka, yang menye­babkan mereka melakukan apa yang mereka ketahui yang seharusnya mereka tidak lakukan, atau tidak melakukan apa yang mereka ketahui yang seharusnya mereka lakukan? Bagi Paulus, masalahnya bukanlah hukum; masalahnya ada­lah daging kita.

Siapa yang tidak mendapati dirinya berkehendak melakukan apa yang benar tetapi melakukan apa yang salah? Bahkan Paulus tidak sedang membicarakan tentang sifat dosa yang tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan orang Kris­ten yang sudah lahir kembali, dia tentunya sedang membuat satu kekuatan dalam pergumulan yang dihadapi setiap orang yang berusaha menuruti Tuhan.

Dengan begitu, dia datang dengan kata-kata yang terkenal: "Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? (Rm. 7:24). Jawabannya ditemukan dalam Yesus, dan dalam janji yang besar, "tidak ada penghukuman" bagi mereka yang percaya dalam Yesus, melalui kasih karunia, berjalan menurut kepada roh. Ya, orang-orang percaya bergumul; ya, mereka menghadapi pencobaan; ya, dosa itu nyata. Tetapi melalui iman dalam Yesus mereka yang percaya tidak lagi dihukum di bawah hukum; sesungguhnya, me­reka menurutinya. Dengan demikian, mereka belajar untuk berjalan dalam roh dan tidak berjalan "menurut daging."

Bacalah kembali ayat-ayat hari ini. Dalam cara apakah Anda dapat menghubungkan dengan apa yang sedang dikatakan Paulus di sini? Me­ngapakah, kemudian, dalam Roma 8:1 adalah satu janji yang luar biasa?

Address

Jalan BELUT KEL. WAENA DISTRIK HERAM
Jayapura
99351

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GMAHK Jemaat Expo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share