Komunitas atau Tokoh Masyarakat

Komunitas atau Tokoh Masyarakat Berbagai video apa saja dan Kbr lain nya maupun berbagai foto

09/12/2020
SEJARAH MAKRABKAN GABUNGAN DUA ORGANISASI MAHASISWA                                             TAHUN ANGKATAN  2017/201...
06/06/2019

SEJARAH MAKRABKAN GABUNGAN DUA ORGANISASI MAHASISWA
TAHUN ANGKATAN 2017/2018
IKATAN PELAJAR DAN MAHASISWA MIMIKA ( IPMAMI ) DAN
IKATAN PELAJAR DAN MAMHASISWA PUNCUK (IPMAP)
Thema : Tak dikenal maka tak disayang.
Sub Thema : Dedikasi Mahasiswa Kab, Mimika dan Kab, Puncak dalam rangka menciptakan Manusia yang bertanggung jawab dan berinteletual
A. PENDAHULUAN
Mahasiswa adalah insan pembelajar dan insan pencari ilmu yang selalu diharapkan memiliki nilai dasar kemandirian dan kreativitas baik dalam pola pikirnya maupun dalam ranah afektif dan psikomotor. Mahasiswa adalah agen perubahan. Melihat fakta sejarah, berbagai perubahan dicetuskan oleh para pemuda. Menghadapi zaman dengan segala dinamikanya, mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan. Kemampuan-kemampuan tersebut meliputi hardskill dan softskill. Bila hardskill telah didapatkan dalam bangku kuliah, maka penguatan softskill didapatkan melalui kegiatan-kegiatan keorganisasian yang berorientasi pada pengabdian masyarakat. Maka dari itu, Himpunan Mahasiswa Mimika dan Puncak akan menyelenggarakan Malam Keakraban (MAKRAB) dengan fokus untuk melakukan penguatan softskill dan motivasi mahasiswa agar lebih berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat.
B. DASAR PEMIKIRAN
Ke Akraban merupakan suatu kata yang mudah terucapkan, tetapi sulit dilakukan. Apalagi bila sedang berada dilingkungan yang serba baru, kampus baru, teman baru, dan suasana baru. Hal tersebut membuat seseorang merasa canggung dalam berkomunikasi ataupun manjalin hubungan kerjasama. Padahal salah satu kunci sebuah kesuksesan adalah seseorang mampu bekerjasama membangun team work ataupun jaringan yang baik dengan berbagai pihak manapun berbagai kalangan. Dengan adanya keakraban, bisa dipastikan kerjasama akan terbentuk, tetapi yang menjadi permasalahan sekarang ini adalah bagaimana membentuk sebuah keakraban di suatu lingkungan yang serba baru. Hal inilah yang memerlukan cara dan upaya agar suasana harmonis serta rasa solidaritas dapat tetrcipta dalam lingkungan tersebut.
Melihat kondisi tersebut kami sebagai panitia dari Himpunan Mahasiswa Mimika dan Puncak komitmen mencari solusi untuk mengatasi permasalahan itu. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan “Malam Keakraban (Makrab)“. Dimana dengan kegiatan ini diharapkan mampu membentuk keakraban yang menghasilkan sikap solidaritas antar sesama melalui kreativitas bisa membentuk sebuah jalinan kerjasama maupun jaringan yang baik dengan satu sama lain dimana kita berada dan Melahirkan pemimpin-pemimpinan yang adil, bermartabat takut akan tuhan dimana mereka mengabdi membanggun tanah papua lebih khususnya Kabupaten mimika dan Kabupaten puncak.

C. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
Maksud dan tujuan dari kegiatan makrab ini adalah :
1. Mahasiswa mimika dan Puncak, menambah wawasan dan pemikiran yang luas tentang suatu hal yang baru yang berada di luar kampus.
2. Mahasiswa dapat mengikat rasa kekerabatan lebih dalam lagi untuk kekuatan persaudaraan. Terjalinnya keakraban antara mahasiswa Pendidik. Karena itu merupakan suatu bahan yang penting dalam keharmonisan kehidupan mahasiswa.
3. Mahasiswa sebagai insan yang mampu mengembangkan nalar kritis, analitis, dalam setiap permasalahan. Mahasiswa menjunjung tinggi moral dan etika akademik. Mahasiswa mampu melakukan transformasi keilmuan sesuai dengan disiplin ilmunya menuju ke arah rekonstruksi sosial yang berkeadilan.

D. Masa Keakraban Dua Organisasi berlangsung jumat 31 Mei -1 Juni 2019.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara yang dilaksanakan di Gedung RKW, Jl.Rejekwesi No.8 Gading Kasri Kabupaten Malang Jawa Timur dan secara resmi dibuka Kegiatan makrab (malam keakraban) Organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Mimika (IPMAMI) dan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa puncak (IPMAP) Se –Malang Raya resmi dibuka jumat (31/5/2019) pukul 14.00 Wib, oleh Dery uamang selaku Ketua Panitia Makrab periode 2017/2028.
Peserta yang hadir berjumlah 57 orang, terdiri dari pelajar dan mahasiswa yang ada di Malang, serta tamu undangan yaitu alumni IPMAMI dan IPMAP Malang serta dari Ikatan pelajar dan Mahasiswa malang Mimika dan Ikatan pelajar dan Mahasiswa PUNCAK (IPMAP) Malang. Berjumlah selurunya perserta maupun panitia dan Simpatisan 92 peserta.
a. Pembawah Materi:
1. Adaptasi Lingkungan di bawah oleh bpk Krinus K*m S.IP.M.SI
Waktu pukul:15:15-16:30. Penanggung jawab panitia.
2. Leadership di bawah oleh ibu dockter Armid Wally.
Waktu pukul: 16:30-17:30. Penanggung jawab panitia.
3. Profile IPMAMI di bawah oleh mantan ketua ipmami Arinus piligame
Waktu pukul: 18:30-19:30. penanggung jawab panitia
4. profile IPMAP di bawah oleh Ketua IPMAP Rodhy kulla
Waktu pukul: 19:40- 20:30. penanggung jawab panitia

B. Foto Peserta yang hadir berjumlah 57 peserta



Waktul pukul: 21: 15.-21:40. Makan bersama
Waktu Pukul: 20:00. Istrahatkan peserta dan perserta laki-laki antar bermalam di kontrakan IPMAMI dan peserta cewe di antarkan dikontrakan putri Lanni jaya karena pemilik Gedung tidak isinkan bermalam di tempat sewa gedung sehinggah panitia kerja keras dan kerjasama dengan paguyuban Lanny jaya kontrakan putri.
E. Pagi tgl 1 Juni 2019.
1. Waktu pukul:05: 30 -06:00. Sarapan pagi
2. Waktu pukul:06:00-07:00. persiapan keberangkatan panitia dan peserta berada dalam bus. menuju Pantai, pantai Ngantep Malang selatan kabupaten Malang jawa timur.
3. Waktu pukul: 09:.50-. Sampai di pantai Ngantep, Pantai Malang selatan.
4. Waktu pukul: 10.00.Mulai kegiatan OUTBON.
Foto Kegiatan outbon.



Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut (31 Mei- 1Juni 2019) diadakandi kota Study jawa timur lebih khusunya Kabupaten Malang jawa timur.
Anda tentu saja pernah menjadi bagian dari suatu organisasi,kelompok,atau komunitas. Pernahkah anda merasa acuh tak acuh saat awal anda masuk organisasi atau kelompok maupun komunitas tersebut ?. Sebagian dari anda mungkin ada yang merasakannya dan sebagian lagi mungkin tidak, tergantung bagaimana kepribadian anda. Bagi anda yang pernah merasakannya, tidak perlu khawatir, hal tersebut merupakan hal yang wajar untuk membentuk mental, intelektual,.kebersamaan, tidak membeda-bedakan ko suku ini ko agama ini dan sebagainya.
Metode analisis khusus yang dilakukan bisa saja berupa tes dan juga non tes. Namun dalam lingkup organisasi, metode tes jarang sekali digunakan, dan yang lebih sering digunakan yaitu metode non tes, seperti halnya Makrab. Makrab atau singkatan dari Masa Keakraban adalah suatu kegiatan yang dilakukan sebuah organisasi yang bertujuan untuk mengakrabkan dan lebih mengenal antar anggota dalam organisasi
Dalam kegiatan ini biasanya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang mendukung bagaimana caranya agar anggota-anggota dalam organisasi bisa lebih dekat dan lebih akrab khususnya anggota baru. Kegiatan yang biasa dilakukan yakni permainan berkelompok, sharing pendapat, makan bersama sampai tidur bersama sama dalam satu tempat.
Contoh foto permainan kegiatan dibawah ini





Berangkat Mengasah Talenta, Kembali Untuk Berkaraya.
Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit..? Namun seekorpun daripadanya tidak akan jatuh kebumi diluar kehendak Bapakmu. dan kamu, rambut kepalamu terhitung semuanya, sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit’’. (mat 10: 29-31).

Mengidentifikasi masalah dan mengambil keputusan yang tepat,mengambil Keputusan atas pertimbangan yang telah didentilikasi dengan baik akan membuat keputusan tersebut menjadi obyektif dan tidak berpihak pada keputusan yang diambil bukan untuk keperluan sekelompok orang , tetapi untuk keberlangsungan organisasi. Memiliki komitmen terhadap Tim. Ciptakan kesetiaan (saling memberikan komitmen satu sama lain), komitmen atas visi dan mutu, (Kualitas dan kesempurnaan), kemauan bersaing, (komitmen tanggung jawab untuk terus mengem-bangkan diri, keteguhan mental (komitmen untuk gigih dan penyelesaian dan disiplin pribadi.

Membangun hubungan kerjasama guna meningkatkan mentalitas, moralitas dan spritualitas pelajar dan mahasiswa IPMAMI dan IPMAP antar anggota organisasi dan pelajar dan mahasiswa pada umumnya serta masyarakat melalui organisasi.
Mengenal diri-sendiri adalah pondasi untuk mengembangkan diri. Yang dimaksud dengan mengenali diri-sendiri adalah mengenali pola dirimu di dalam merespon sebuah keadaan. Respon yang kamu berikan ketika terjadi atau mengalami sesuatu, dapat berupa pemikiran yang muncul, perasaan yang hadir, perkaatan, sikap, atau perbuatan. melalui beberapa bentuk respon tersebut, kamu menali, seperti apa dirimu yang sesunggunya, jika pada situasi-situasi tersebut responmu konsisten,maka itulah gambaran dirimu yang sebenarnya.

F. Penutup kegiatan Makrab
1. Waktu pukul:16:00. pesan, kesan
2. Waktu pukul: 16:57 makan bersama
3. Waktu pukul: 18:00. Meninggalkan tempat OUTBON



H. Pengertian Organisasi Menurut Definisi Para Ahli
Ditinjau dari pengertian organisasi yang beragam seperti pengertian organisasi secara umum dan luas, para ahli juga mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian organisasi antara lain sebagai berikut :
• Stoner, Menurutnya pengertian organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama

• Stephen P. Robbins, Menurut definisinya, pengertian organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
• James D. Mooney, Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
• Chester I. Bernard, Menyatakan bahwa organisasi adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
• Drs. H. Malayu S,P, Hasibuan, menurutnya pengertian organisasi adalah sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.
• Max Weber, Menurut pendapatnya pengertian organisasi adalah suatu kerangka hubungan terstruktur yang didalmnya terdapat wewenang, dan tanggung jawab serta pembagian kerja menjalankan sesuatu fungsi tertentu.
• Prof. Dr. Sondang P. Siagian adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang / lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau beberap orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan
• Paul Preston dan Thomas Zimmerer adalah suatu kumpulan orang yang telah disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan secara bersama.
• Philip Slznic, yang menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the allocation of functionss and responsibilites.
• Thompson, yaitu organisasi adalah suatu perpaduan antara anggota-anggota spesial yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam mencapai tujuan-tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.
Tujuan Organisasi
Setiap manusia memiliki kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda, hal tersebut menjadi sebab adanya tujuan dalam organisasi, dengan menyatukan kepentingan dan tujuan yang berbeda-beda untuk menjadi kepentingan dan tujuan yang sama. Tujuan organisasi berpengaruh dalam mengembangkan organisasi baik dalam perekrutan anggota, dan pencapaian apa yang ingin dilakukan dalam berjalannya organisasi tersebut.

Tujuan-tujuan organisasi antara lain sebagai berikut :
1. Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemandirian dan sumber daya yang dimilikinya dalam mencapai tujuan
2. Sebagai tempat mencapai tujuan dengan selektif dan efisien karena melakukan secara bersama-sama
3. Sebagai tempat mendapatkan jabatan dan pembagian kerja
4. Tempat mencari keuntungan bersama-sama
5. Sebagai tempat mengelola dalam lingkungan bersama-sama
6. Sebagai tempat mendapatkan penghargaan
7. Sebagai tempat dalam mendapatkan kekuasaan dan pengawasan
8. Sebagai tempat menambat pergaulan dan memanfaatkan waktu luang
Ciri-Ciri Organisasi
Mengacu pada tujuan dan pada pengertian organisasi yang ada diatas maka dapat kita mengambil beberapa ciri-ciri organisasi yang memiliki batasan yang sangat jelas dan gambaran mengenai bagaimana organisasi itu dan apa sebenarnya ciri-ciri dari organisasi dikatakan sebagai organisasi.
• K*mpulan manusia
Organisasi dikatakan sebagai organisasi ketika memiliki anggota sebanyak dua atau lebih dari dua orang yang dapat berperilaku dalam organisasi untuk mencapai tujuan dengan sadar sesuai dengan tujuan organisasi.
• Tujuan bersama
Tujuan bersama merupakan suatu ciri utama dalam organisasi yang membedakan dengan suatu kelompok. Bahkan pada salah satu pengertian organisasi yang ada diatas telah menjelaskan bahwa tujuan organisasi mestinya disuarakan dan dipublikasikan oleh pemimpin ataukah orang yang diakui sebagai orang yang ditokohkan. Namun, tidak dapat disangkali bahwa pada tiap anggota pastilah mempunyai beberapa tujuan pribadi yang tidak sama persis dengan para anggota lainnya, walaupun mereka telah berkumpul. Akan tetapi dengan adanya tujuan organisasi maka setiap individu tersebut mesti melaksanakan tujuan organisasi tersebut. Organisasi yang memiliki kekompakan ialah yang mempunyai tujuan yang sama dengan para anggotanya apalagi anggota mereka berada pada tataran bahwa. Contohnya, pada suatu organisasi semisal perusahaan bisnis yang telah menghasilkan keuntungan dalam memperkaya diri mereka dan memberi penghidupan dan memberikan makan kepada para anggota. Semua anggota jelas mempunyai tujuan yang sama sehingga akan terdorong terus untuk selalu bekerja sama.

• Kerja sama
Organisasi mempunyai ciri-ciri seperti kerjasama. Tentunya tidak pantas jika pada suatu kumpulan manusia yang mempunyai tujuan yang sama itu tidak bekerja sama, hal ini akan membawa musibah kepada organisasi karena tentunya tidak adanya kerjasama dalam suatu organisasi maka organisasi tersebut akan hancur.
• Aturan-aturan
Aturan umumnya terbentuk setelah organisasi tersebut sudah ada. Adanya aturan ini merupakan suatu bentuk ciri dari organisasi formal yang memiliki tujuan dalam mengatur pada setiap anggota supaya kerjasama dapat terjalin secara efektif, efisien dan memiliki tanggung jawab dalam berorganisasi. Aturan ini seringkali dinamakan sebagai konstitusi atau anggaran dasar.
• Pembagian tugas.
Pada sebuah organisasi yang formal mengenai pembagian tugas sesuai dengan kemampuan dan kapasitas dari anggota, hal ini sangat penting untuk tercapainya tujuan organisasi dan dapat mempermudah dalam pencapaian tujuan para anggota organisasi. Berkat adanya pada pembagian tugas yang kemudian diatur dalam aturan atau konstitusi maka mau tidak mau, s**a tidak s**a maka orang-orang yang berada dalam organisasi tersebut mesti melakukan kerja sama dengan beberapa aturan bersikap seperti profesional, memiliki loyalitas terhadap organisasi untuk tercapai tujuan organisasi dan menjaga eksistensi dalam sebuah organisasi.
Unsur-Unsur Organisasi
Setiap organisasi memiliki beragam unsur antara lain sebagai berikut :
• Unsur-Unsur Organisasi Secara Umum
Man, adalah unsur utama pembentuk organisasi yang disebut sebagai personil atau anggota yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri atas unsur pimpinan (administrator) sebagai pemimpin tertinggi organisasi, para manajer pemimpin unit tertentu suatu kerja sesuai fungsinya dan para pekerja (workers). Setiap hal tersebut merupakan kekuatan organisasi.
Kerja Sama, adalah unsur organisasi dimana setiap anggota atau personil melakukan perbuatan secara bersama-sama untuk tujuan bersama.
Tujuan Bersama, adalah Sasaran yang ingin dicapai/ diharapkan baik dari prosedur, program, pola atau titik akhir dari pekerjaan organisasi tersebut.
Peralatan (Equipment), adalah sarana dan prasarana yang berupa kelengkapan dari organisasi tersebut baik itu berupa bangunan (gedung, kantor), materi, uang, dan kelengkapan lainnya.
Lingkungan (Environment), adalah unsur organisasi yang juga memiliki pengaruh. Faktor tersebut adalah ekonomi, sosial budaya, strategi, kebijaksanaan. anggaran, dan peraturan yang telah ditetapkan.
Kekayaan Alam, yang termasuk dengan kekayaan alam adalah air, cuaca, keadaan iklim, flora dan fauna.
Kerangka/Kontruksi Mental Organisasi, adalah landasan dari organisasi yang berada pada visi organisasi tersebut dibuat.
• Unsur-Unsur Organisasi Menurut Keith Davis
1. Unsur Pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah
2. Unsur Kedua, adanya sikap s**arela dalam membantu kelompok mencapai tujuan tertentu.
3. Unsur Ketiga, unsur tanggung jawab merupakan rasa yang paling menonjol dalam menjadi anggota
• Unsur-Unsur Dasar Organisasi
1. Personil atau anggota
2. Visi
3. Misi
4. Wewenang
5. Struktur
6. Hubungan
7. Formalitas
8. Sumber Energi
9. Proses Kegiatan organisasi
Teori-Teori Organisasi
Terdapat macam-macam teori organisasi antara lain sebagai berikut :
• Teori Organisasi Klasik adalah teori yang memiliki konsep organisasi mulai dari tahun 1800 (abad 19) yang mendefinisikan organisasi adalah sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor lain ketika orang bekerja sama. Teori klasik sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta pemberian petunjuk mekanistik struktural yang kaku dan tidak kreatif yang digambarkan oleh para teoritisi. Teori Klasik disebut juga dengan teori tradisional. Teori klasik berkembang dalam 3 jenis aliran antara lain sebagai berikut :
1. Teori Birokrasi, teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang berjudul “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism
2. Teori Administrasi, teori administrasi dikembangkan atas sumbangan dari Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooeny dan Reliey dari Amerika
Manajemen Ilmiah, teori ini dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai pada tahun 1900.
• Teori Organisasi Neoklasik adalah Teori yang menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial, baik sebagai individu dan kelompok dalam lingkungan kerja. Teori Neoklasik adalah teori/aliran hubungan manusia (The Human Relation Movement). Dalam pembagian kerja, diperlukan hal-hal berikut yang telah dikemukakan teori neoklasik antara lain sebagai berikut :
1. Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
2. Perluasan kerja, yaitu sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
3. Manajemen bottom-up, yang akan memberikan kesempatan para junior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.
• Teori Organisasi Modern adalah teori yang bersifat terbuka dimana semua unsur organisasi satu kesatuan yang saling ketergantungan. Teori modern dipelopori oleh Herbert Simon yang ditandai dan dimulai disaat berakhirnya gerakan contingency. Teori modern disebut juga sebagai analisa system pada organisasi yang merupakan aliran ketiga terbesar dalam teori organisasi dan manajemen. Sistem terbuka yang dipelopori Katz dan Robert kahn dalam bukunya “the social psychology of organization”. yang menjelaskan dalam bukunya mengenai keunggulan sistem terbuka.
Struktur Organisasi
Pada umumnya, suatu organisasi formal mempunyai struktur yang jelas dan nyata yang tersusun atas pemimpin atau ketua, sekretaris, bendahara, ketua bidang dan anggota bidang. Untuk organisasi yang lebih gemuk dalam strukturnya menambahkan wakil pada setiap presidium seperti wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, wakil ketua bidang.
Dalam struktur organisasi, memiliki nama struktur yang berbeda-beda tergantung dari kesepakatan orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut, karena terdapat nama struktur dalam sebuah organisasi dimana ketua bidang setara dengan koordinator bidang, tetapi semuanya memiliki kesamaan.
Kemudian, pada organisasi berbasis perusahaan tentunya memiliki struktur yang berbeda-beda seperti ada direktor komisaris, direktor, manajer, supervisor, konsultan, anggota dan yang lainya.
Pentingnya Organisasi
Dewasa ini, perkembangan dinamika sosial (masyarakat) yang semakin rumit hadir didalam masyarakat menuntut kepada setiap individu untuk bisa melakukan proses adaptasi agar tidak menjadi hambatan dalam mewujudkan tatanan masyarakat ideal
Hanya saja dalam mewujudkan tatanan masyarakat ideal perlu adanya kesatuan pahaman, namun di realitasnya ternyata setiap individu memiliki pandangan tersendiri mengenai tatanan yang ideal seperti apa yang mesti dilakukan dalam masyarakat. Banyaknya individu seperti inilah yang akhirnya membuat pergolakan dalam masyarakat semakin rumit sehingga menimbulkan persengketaan yang berkepanjangan dalam ranah sosial, salah satu contohnya seseorang akan memberikan reaksi negatif terhadap individu lain ketika berbeda pandangan (idea) dan kelompok (organisasi), bisa kita lihat adanya tawuran antara pendukung kelompok A dan kelompok B.
Manfaat Organisasi
Mengikuti dan menjadi anggota dalam organisasi memiliki manfaat antara lain sebagai berikut :
1. Tercapainya sebuah tujuan
2. Melatih mental bicara di publik
3. Mudah memecahkan masalah
4. Melatih leadership
5. Memperluas pergaulan
6. Kuat dalam menghadapi tekanan
7. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan
8. Membentuk karakteristik dengan seseorang
9. Mampu dalam mengatur waktu dengan baik
10. Sebagai ajang dalam pembelajaran kerja yang sebenarnya

SELAMAT DATANG,SELAMAT BERGABUNG DI ORGANISASI IPMAMI DAN IPMAP
ADIK-ADIK TAHUN ANGKATAN 2017-2018 TUHAN YESUS MEMBERKATI, AMOLONGGO,NIMAO, KOYAO WAWAWA.

THANK YOU VERY MUCH

Address

Jayapura

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas atau Tokoh Masyarakat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share