●Syalom kepada kita semua yang dikasihi oleh Tuhan Yesus.kami datang untuk saudara-saudara dengan maksud mengingatkan dan mengabarkan berita-berita tentang hal kerohanian. Marilah kita menyebarkan "PENGGEMAR MUSIC ROHANI" ini pada teman-teman/saudara/keluarga yang telah bergabung di facebook.sekiranya ini jangan berhenti pada saudara-saudaraku sekalian.terimakasih TUHAN YESUS MEMBERKATI
●RENUNGAN
KRISTIANI
>>>BERANI HIDUP
Filipi 1:21
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 31; 1 Tesalonika 3; Yesaya 13-14
Dalam beberapa tahun belakangan ini, kita diperlihatkan dengan sebuah realitas tentang bagaimana seseorang atau sekelompok orang dari agama tertentu rela mengorbankan nyawanya demi sebuah tujuan yang menurut mereka adalah benar. Bagi orang-orang yang sepaham dengan mereka ini, kematian seperti itu adalah kematian layaknya seorang pahlawan yang membela tanah air di medan peperangan. Ia atau mereka dianggap manusia atau manusia-manusia yang pantas dihormati karena sudah berani mati untuk sebuah keyakinan. Tegar menghadapi hidup yang penuh penderitaan dengan tabah. Bila kita membaca Alkitab perjanjian baru, kita akan menemukan seorang tokoh yang memiliki keberanian tidak hanya untuk mati, tetapi juga berani hidup. ia adalah Rasul Paulus. Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, mantan pembantai pengikut Kristus itu menuliskan bahwa hidupnya sekarang ini ialah Kristus. Jadi, apapun yang Dia kerjakan di muka bumi semua tujuannya untuk memuliakan Tuhan segala tuhan dan Raja di atas segala raja. Secara keinginan, ia pasti ingin meninggalkan dunia ini (mati) dan bertemu dengan Tuhan Yesus muka dengan muka. Namun, ia sadar bahwa hidupnya adalah untuk menjadi berkat bagi sesamanya. Oleh karena alasan itulah, ia tetap terus bergairah berada di bumi. Menjadi orang yang berani mati saja tidak cukup. Kita juga harus berani hidup. Berani menjalani hari demi hari dengan penuh semangat, walaupun banyak kesulitan menghadang. Untuk itu, kita perlu memiliki visi hidup seperti Paulus. Ia hidup bagi Tuhan dan sesama, serta tidak sibuk untuk diri sendiri saja. Akibat melakukan hal ini, hidup senang, mati pun tenang. Berikanlah hidup Anda bagi sesama maka tiap hari akan lebih bermakna.
>>>BELAJAR DARI KESALAHAN
Bila Anda melakukan suatu tindakan, ada kemungkinan Anda akan membuat kesalahan. Jangan patah semangat dulu, karena ketahuilah bila Anda membuat kesalahan, itu adalah suatu hal yang hebat. Anda memiliki kesempatan untuk belajar sesuatu. Akui kesalahan Anda, teliti dan pelajari secara mendalam mengapa Anda melakukan kesalahan tersebut. Berpikirlah untuk mencari jalan keluar bagi kesalahan Anda. Kesalahan adalah guru yang luar biasa. Dengan mengenal apa yang salah, Anda dibantu untuk menemukan apa yang benar. Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai dari sebuah kesalahan. Suatu saat, salah seorang pegawainya membuat kesalahan besar yang merugikan IBM senilai jutaan dolar. Sang pegawai yang dipanggil ke kantor Watson berkata, “Anda pasti menginginkan agar saya mengundurkan diri.” Menanggapi perkataan pegawainya, Watson malah berkata, “Anda pasti bercanda. Saya baru saja menghabiskan 10 juta dolar untuk mendidik Anda...”
Orang yang memiliki bakat sukses akan belajar dari apapun yang terjadi, termasuk kesalahan. Bila Anda membuat sebuah kesalahan, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah mengumpulkan kembali keping-keping yang terserak dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi. Jangan menangisi kesalahan. Periksa dan pelajari kesalahan. Selanjutnya manfaatkanlah pengetahuan baru yang Anda dapatkan dari kesalahan yang telah Anda perbuat.
>>>MENGHADAPI MASALAH
Mazmur 27:6 – Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhlu sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi Tuhan. Suatu kali pada saat mengalami masalah, Tuhan meminta saya untuk menyembah Dia dan menujukan pandangan kepada-Nya. Awalnya saya tidak dapat memahami hal ini, tetapi pada akhirnya saya mengerti satu hal, menyembah Allah dapat mengalihkan pandangan dan fokus kepada masalah beralih pandangan kepada Tuhan. Dia adalah Tuhan yang besar, yang mengatasi segala masalah. Setiap orang pasti punya masalah dalam hidupnya. Tanpa dicari pun masalah akan selalu menghampiri manusia. Ia bisa menjadi “musuh” jika kita selalu menghindar darinya, dan menjadi “sahabat yang membangun” jika kita berani menghadapinya. Tuhan menggunakan masalah dengan tujuan untuk mendewasakan karakter kita, dan untuk menunjukkan betapa besar kuasa-Nya dalam hidup kita. Tuhan pasti memberikan kepada kita kemenangan jika kita punya respons yang benar dalam menghadapi masalah. Kadangkala, kita berdoa untuk meminta mukjizat tetapi yang datang malah masalah yang sepertinya lebih besar. Sejatinya, jika kita ingin melihat mukjizat, harus ada masalah yang perlu dihadapi. Mukjizat adalah jawaban dari setiap masalah. Tanpa ada masalah, tidak akan pernah terjadi mukjizat. Semakin besar masalah yang ada, semakin besar p**a mukjizat yang akan Allah nyatakan dalam hidup kita. Sebaliknya, jika masalah itu kecil maka mukjizat yang terjadi kecil juga. Masalah membuat iman dan karakter kita makin teruji, terutama saat kita belum melihat jawaban doa namun kita tetap percaya bahwa Tuhan yang akan menyelesaikan setiap masalah dan pergumulan kita. Ada pepatah mengatakan, “Jika kita tidak menyukai sesuatu atau keadaan, ubahlah itu. Tetapi jika kita bisa mengubahnya, ubahlah sikap kita dengan mengucap syukurlah dan jangan mengeluh!”
Malam ini, belajarlah untuk memiliki respon yang benar untuk setiap masalah dan keadaan yang sepertinya tidak bisa kita ubah. Tetaplah kuat dan percaya pada Tuhan yang memberi kekuatan dan sukacita untuk menghadapi setiap masalah, ujian dan pergumulan dalam hidup kita. Yesus yang ada didalam kita terlebih besar dari setiap masalah kita. Masalah adalah pengasah yang baik untuk memperkuat iman kepada Allah
>>>PELANGI SEHABIS HUJAN
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera - Yeremia 29:11
Nathaniel Hawthorne sangat kecewa. Ia baru saja menerima kabar pergantian jabatan di kantor bea cukai Boston. Massachusetts, tempatnya bekerja. Ternyata, ia diberhentikan. Berita buruk itu seakan-akan menggelegar di telinganya. Dunia seolah-olah sudah kiamat. Ia berjalan p**angn dengan perasaan bingung dan gundah. Di pelupuk matanya terbayang wajah duka istrinya. Hawthorne semakin gelisah. Hari itu sungguh menjadi hari yang panjang baginya. Setibanya dirumah, ia menceritakan perihal pemecatannya kepada istrinya. Sang istri dengan tatapan prihatin memeluknya, mengambil sebuah pena dan tinta, lalu meletakan keduanya di meja dekat perapian. "Tidak usah bersedih." "Kau punya banyak waktu sekarang. Kau bisa mulai menulis." Empat tahun setelah kejadian memilukan itu Hawthorne menghasilkan sebuah novel yang membuat namanya terkenal di seluruh dunia :The Scarlet Letter. Kegagalan di satu bidang kerap menjadi pembuka jalan bagi keberhasilan di bidang lain. Kuncinya adalah tidak putus asa, terus berusaha, dan terutama tetap berpaut pada Tuhan, sang sumber hidup. Jika Tuhan mengijinkan sesuatu terjadi, tentu ada maksud baik di balik hal itu. Itulah janji Tuhan kepada umat-Nya dalam bacaan Alkitab hari ini. Di tengah penderitaan dan kegalauan akan gelapnya masa depan umat, Tuhan membawa berita pengharapan melalui nabi Yeremia. Itu jugalah janji Tuhan kepada kita saat duka menerjang. Hanya, maukah kita percaya dan tetap menaruh pengharapan kepada-Nya? - Ayub Yahya
Terkadang Tuhan menutup pintu yang satu untuk membuka pintu yang lain