Majlis Sebat

Majlis Sebat SeBaT
Sedang Berusaha Tobat

11/10/2022
01/10/2022

Malam Jum'at 29 September 2022

فصل) شروط جمع التقديم أربعة : البداءة بالأولى ونية الجمع والموالاة بينهما ودوام العذر


Syarat Jamak Taqdim

Ada empat, syarat sah jamak taqdim (mengabung dua shalat diwaktu yang pertama), yaitu:
1- Di mulai dari shalat yang pertama.
2- Niat jamak (mengumpulkan dua shalat sekali gus).
3- Berturut – turut.
4- Udzurnya terus menerus.

فصل) شروط جمع التأخير إثنان : نية التأخير وقد بقي من وقت الأولى مايسعها ودوام العذر إلى تمام الثانية


Syarat Jamak Ta'khir

Ada dua syarat jamak takhir (mengabung dua shalat diwaktu yang kedua), yaitu:
1- Niat ta’khir (pada waktu shalat pertama walaupun masih tersisa waktunya sekedar lamanya waktu mengerjakan shalat tersebut).
2- Udzurnya terus menerus sampai selesai waktu shalat kedua.

فصل) شروط القصر سبعة : أن يكون سفره مرحلتين وأن يكون مباحا والعلم بجواز القصر ونيه القصر عند الإحرام وأن لايقتدي بمتم في جزء من صلاتة


Syarat Shalat Qashar

Ada tujuh syarat qasar, yaitu:
1- Jauh perjalanan dengan dua marhalah atau lebih (199.9 km "mayoritas ulama").
2- Perjalanan yang di lakukan adalah safar mubah (bukan perlayaran yang didasari niat mengerjakan maksiat ).
3- Mengetahui hukum kebolehan qasar.
4- Niat qasar ketika takbiratul `ihram.
5- Shalat yang di qasar adalah shalat ruba`iyah (tidak kurang dari empat rak`aat).
6- Perjalanan terus menerus sampai selesai shalat tersebut.
7- Tidak mengikuti dengan orang yang itmam (shalat yang tidak di qasar) dalam sebagian shalat nya.

Nb
Sholat yang bisa dijamak hanya
1. Dzuhur dan Asar
2. Magrib dan isya

Malam Jum'at 8 September 2022(فصل) شروط القدوة أحد عشر : أن لايعلم بطلان صلاة إمامة بحدث أو غيرة , وأن لايعتقد وجوب قضائ...
08/09/2022

Malam Jum'at
8 September 2022

(فصل) شروط القدوة أحد عشر : أن لايعلم بطلان صلاة إمامة بحدث أو غيرة , وأن لايعتقد وجوب قضائها عليه وأن لا يكون مأموما ولا أميا وأن لايتقدم علية في الموقف وأن يعلم انتقالات إمامة وأن يجتمعا في مسجد أو في ثلثمائة ذراع تقريبا وأن ينوي القدوة أو الجماعة وأن يتوافق نظم صلاتيهما وأن لا يخالفه في سنة فاحشة المخالفة وأن يتابعه

Syarat Jadi Ma`mum

Syarat – Syarat ma`mum mengikut imam ada sebelas perkara, yaitu:
1- Tidak mengetahui batal nya shalat imam dengan sebab hadats atau yang lain nya.

2- Tidak meyakinkan bahwa imam wajib mengqadha` shalat tersebut.

3- Seorang imam tidak menjadi ma`mum .

4- Seorang imam tidak ummi (harus baik dan benar bacaanya).

5- Ma`mum tidak melebihi tempat berdiri imam.

6- Harus mengetahui gerak gerik perpindahan shalat imam.

7- Berada dalam satu masjid (tempat) atau berada dalam jarak kurang lebih tiga ratus hasta.

8- Ma`mum berniat mengikut imam atau niat jama`ah.

9- Shalat imam dan ma`mum harus sama cara dan kaifiyatnya

10- Ma`mum tidak menyalahi imam dalam perbuata sunnah yang sangat berlainan atau berbeda sekali.

11- Ma`mum harus mengikuti perbuatan imam.

Secara bahasa, kata hijrah berasal dari bahasa Arab hajara (هَجَرَ ) yang maknanya adalah berpindah (tempat/keadaan/sifa...
07/09/2022

Secara bahasa, kata hijrah berasal dari bahasa Arab hajara (هَجَرَ ) yang maknanya adalah berpindah (tempat/keadaan/sifat).

Makna lain dari hajara adalah memutus hubungan antara dirinya dengan sesuatu. Dapat juga dimaknai sebagai keadaan yang memaksa orang untuk berpindah atau meninggalkan pekerjaan yang tidak baik/merugikan.

Hijrah dalam makna syar’i artinya: pindahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam dan para sahabat muslimnya dari kota Mekkah ke Madinah.

Tujuan berpindahnya adalah untuk menyelamatkan diri dari kota yang kala itu masih penuh ancaman dari orang-orang kafir dan musyrik menuju kota yang aman dan penuh keimanan.

Dengan hijrahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam saat itu maka beliau dapat melanjutkan dakwah dan menyebarkan Islam dalam situasi yang lebih kondusif.

Bahkan Al Quran sudah menyebutkannya dalam QS. Al-Baqarah ayat 218 berikut ini:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 218).

Hikmah Berhijrah
Ada banyak hikmah yang dapat diperoleh jika melakukan hijrah dengan niat untuk mendapatkan rahmat Allah SWT.

Hikmah tersebut adalah ketentuan dari Allah SWT yang diberikan kepada hamba yang Dia kehendaki. Berikut beberapa hikmah yang dijanjikan dengan berhijrah:

QS. An-Nisa: 100 (Mendapat rejeki, tempat yang luas dan pahala)
Di dalam Al Quran surat An-Nisa ayat 100 diungkap bahwa orang yang berhijrah akan mendapatkan tempat yang lebih luas dan rejeki yang banyak, juga pahala dari Allah Subhanahu wata’ala.
وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa: 100).

seseorang yang enggan berhijrah padahal situasi di tempatnya sudah membahayakan diri sendiri, akidah agama, dan nyawanya, bahkan dianggap sudah menzalimi diri sendiri.

Dalam QS. An-Nisa: 97 dijelaskan seperti berikut ini:

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ ۖ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ ۚ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا ۚ فَأُولَٰئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzhalimi sendiri, mereka (para malaikat) bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Kami orang-orang yang tertindas di bumi (Mekah).” Mereka (para malaikat) bertanya, “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah (berpindah-pindah) di bumi itu?” Maka orang-orang itu tempatnya di neraka Jahanam, dan (Jahanam) itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS An-Nisa: 97).

Address

Kuala Tungkal
Jambi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majlis Sebat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share