02/10/2015
MENGHAMPIRI TUHAN MELALUI DOA
Bacaan: Kejadian 4 : 17-26
“…Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN” (Kejadian 4:26)
Menyembah TUHAN, yakni nama yang kudus, dapat diungkapkan dalam doa dan penyembahan. Doa juga erat hubungannya dengan persembahan korban (kej 13:14; 26:25 ; 28:20-22), sekalipun penggabungan ini muncul juga pada zaman-zaman yang kemudian. Persembahan dan doa dalam hubungannya dengan korban persembahan, memberi kesan adanya kesatuan antara kehendak manusia dan kehendak TUHAN, suatu penyerahan dan penaklukan diri manusia kepada TUHAN (sumber: ensiklopedi alkitab masa kini “ DOA” hal 249).
Doa adalah satu media untuk mendekatkan diri kita kepada TUHAN, sama halnya yang dilakukan oleh kebanyakan orang dalam cerita Alkitab, di mana doa dijadikan bagian dalam penyembahan atau juga media yang digunakan dalam berkomunikasi dengan TUHAN. Banyak petunjuk petunjuk yang diberikan TUHAN melalui doa, banyak pertolongan TUHAN melaui doa, banyak mujizat TUHAN terjadi melalui doa, ada negosiasi yang dilakukan dalam doa, meminta sesuatu kepada TUHAN melalui doa, dan banyak lagi hal yang bisa terjadi dan bisa dikaitkan dengan fungsi dan manfaat doa itu sendiri.
Belajar dari kebenaran Alkitab, mari kita meneladani dari contoh yang ada dalam Alkitab, di mana Berdoa dijadikan sebagai media dalam mendekatkan diri kepada TUHAN atau alat komunikasi kita kepada TUHAN. Melalui doa kita bisa menghampiri TUHAN, kita bisa merasakan kehadiran TUHAN, melalui doa kita memohon segala sesuatu kepada TUHAN. Jadikan doa sebagai gaya hidup dalam berkomunikasi dan media menaikkan pujian dan penyembahan kita kepada TUHAN, jadi pegangan hidup kita sebagai orang yang beriman dan percaya kepada TUHAN, dan DOA adalah sesuatu yang wajib ada, mustahil ditiadakan dan selalu ada dalam hidup kita, Amin.
Kavod Lekha, YHWH Elohenu, kavod lekha
Segala kemuliaan bagi-MU, YHWH TUHAN kami, kemuliaan bagi-MU!