04/06/2026
JUMAT 05 JUNI 2026
MENYANGKAL DIRI DAN MEMIKUL SALIB
Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Mrk. 8:34)
Mzm 136:1-13 BE. 114:3 Mat. 26:47-56
Yesus di depan murid-murid-Nya dan orang banyak itu mengatakan bahwa: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari” (Ayat 31). Itulah Misi Tuhan Yesus datang ke dunia, dan sudah terjadi seperti yang dikatakan-Nya. Yesus telah mati disalibkan sebagai tebusan atas dosa-dosa umat manusia, dan setelah tiga hari, telah bangkit dari antara orang mati, dan telah naik ke sorga menyediakan tempat bagi orang-orang percaya umat tebusan-Nya.
Bagi setiap orang yang mengikut Tuhan Yesus, Yesus mengatakan harus siap menyangkal diri dan memikul salibnya. Menyangkal diri artinya belajar taat kepada kehendak Tuhan, rela meninggalkan dosa dan kepentingan diri. Memikul salib artinya rela menanggung kesulitan karena iman, tetap setia kepada Kristus walau menghadapi tantangan, serta bersedia berkorban demi kasih dan kebenaran. Salib yang dihadapi setiap orang bisa berbeda-beda dalam bentuk penderitaan, pergumulan hidup, pelayanan atau tanggung jawab berat. Dengan percaya pada Tuhan Yesus dan mengikut Dia, beban salib itu menjadi ringan dan dapat kita pikul.
Yesus telah memberikan keteladanan menyangkal diri. Sebagai Guru dan Tuhan, Yesus rela membasuh kaki murid-murid-Nya (Yoh. 13:5-15). Yesus telah diolok-olok dan disesah oleh para imam dan orang banyak itu, memikul sendiri salib ke Golgata tempat Dia mati disalibkan untuk menebus dan menyelamatkan kita orang-orang berdosa. Marilah mengikut keteladanan Yesus dengan penuh penyerahan diri, kesetiaan, pengorbanan dan ketaatan melakukan Firman-Nya, dan kesiapan memikul salib kita masing-masing. Dengan penyangkalan diri dan kesiapan memikul salib, kita akan dikaruniai kehidupan kekal dan kemuliaan bersama Tuhan Yesus di Sorga.
Doa : Terima kasih Tuhan Yesus, yang telah rela berkorban, rela mati disalibkan untuk menebus dosa-dosa kami. Ajar kami menyangkal diri dan memikul salib kami, supaya kami layak untuk mengikut Engkau. Amin. (PJS)