23/10/2022
Renungan Minggu 23 Oktober 2022
Bacaan Injil: Lukas 18:9-14
14b"Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.β
Pemungut cukai ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah, sedang orang Farisi itu tidak.
Tuhan tidak bisa disuap dengan doa-doa kita. Tuhan terus menanti doa-doa yang berasal dari kedalaman hati kita, sebagai ungkapan iman dan cinta kepada-Nya. Karena itu Dia tidak pernah memalingkan telinga-Nya dan doa-doa kita.
Bahkan, ketika kita sedang dalam kesusahan, seperti kata Daud, βHati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allahβ (Mzm 51:19).
Doa-doa yang kita panjatkan hendaknya membuat kita menjadi βmelekβ (Jawa: terbuka matanya) terhadap segala kelemahan kita. Karena itu, buah dari doa yang tulus adalah kerendahan hati.
Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Minggu Misi Sedunia Ke-96
Saudara dan saudari terkasih, saya terus memimpikan Gereja yang sepenuhnya misioner, dan era baru aktivitas misioner di antara komunitas Kristiani. Saya mengulangi keinginan besar Musa bagi umat Allah dalam perjalanan mereka, βAh, kalau seluruh umat Tuhan menjadi nabi!β (Bil. 11:29). Sesungguhnya, kita semua di dalam Gereja telah menjadi diri kita karena rahmat pembaptisan: para nabi, saksi, misionaris Tuhan, oleh kuasa Roh Kudus, sampai ke ujung bumi! Maria, Ratu Misi, doakanlah kami!
Doa
Allah Bapa yang mahamulia dan mahakuasa, Engkau memperhatikan semua orang; mereka yang kesepian dan lemah selalu Kaubantu; para perantau dan pendosa tak Kaulupakan. Kami mohon, berilah kami keberanian untuk mengakui bahwa kami ini orang-orang berdosa.
Lindungilah kami terhadap kesombongan yang mau menguasai hati kami, sehingga kami berkenan di hati-Mu.
Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.