Firman Allah - Berita Baik

Firman Allah - Berita Baik Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yesus cinta Indonesia � Indonesia for Christ� Jakarta ����

🌍 Menjelajahi Pesona dan Keberagaman Budaya Indonesia! ✨Tahukah kamu bahwa Indonesia memiliki salah satu budaya yang pal...
30/05/2026

🌍 Menjelajahi Pesona dan Keberagaman Budaya Indonesia! ✨

Tahukah kamu bahwa Indonesia memiliki salah satu budaya yang paling kaya dan beragam di dunia?

Lebih dari sekadar negara kepulauan, Indonesia adalah tempat di mana berbagai tradisi dan sejarah lokal berpadu dengan indah. Tingkat keberagamannya sangat luar biasa, sehingga setiap daerah atau pulau yang kamu kunjungi bisa terasa seperti negara yang benar-benar berbeda, lengkap dengan bahasa dan keunikannya masing-masing.

Meskipun sangat beragam, ada satu kesamaan yang akan selalu kamu temukan: masyarakat Indonesia sangat terbuka, ramah, dan hampir selalu menyambut siapa saja dengan senyuman.

Masyarakat di sana sangat menghargai keharmonisan, bersikap moderat dan pragmatis, serta pada umumnya tidak s**a memaksakan pandangan atau keyakinan pribadi mereka kepada orang asing.

Lihat infografis terbaru kami di bawah ini untuk melihat betapa unik, fleksibel, dan harmonisnya budaya yang menyatukan Nusantara! 👇

Siap untuk menyelami perbedaan mendasar antara 'Isa dalam Islam dan Yeshua dalam sejarah Kekristenan? 🕌📜 Geser slide pan...
20/05/2026

Siap untuk menyelami perbedaan mendasar antara 'Isa dalam Islam dan Yeshua dalam sejarah Kekristenan? 🕌📜 Geser slide panduan pemula kami yang berani dan interaktif ini!

Dalam teologi Islam, 'Isa adalah nabi yang mengajarkan penyerahan diri kepada Allah dan diyakini tidak pernah disalib, melainkan diangkat kepada Allah.

Tradisi Islam juga mengajarkan bahwa ia akan kembali di akhir zaman untuk menghapuskan Kekristenan dan menegakkan Islam di seluruh dunia.

Di sisi lain, Yeshua adalah nama Aramaik dari Yesus historis, yang kehidupan dan pengajarannya didokumentasikan dalam empat Injil.

Penyalibannya di bawah pemerintahan Pontius Pilatus adalah peristiwa yang diverifikasi secara historis, didukung oleh sejarawan Romawi dan Yahudi abad pertama seperti Tacitus dan Josephus, serta teks-teks Kristen awal.

Pada akhirnya, 'Isa versi Islam dan Yeshua versi sejarah mewakili dua sosok berbeda yang berakar pada teks dan tradisi yang sama sekali berbeda.

Bagian mana dari perbandingan sejarah dan teologi ini yang paling menarik bagi Anda? Beri tahu kami di kolom komentar! 👇💭

✨ Apa arti sebenarnya dari menerima Yesus secara pribadi? ✨Ini lebih dari sekadar pikiran—ini adalah keputusan yang meng...
08/05/2026

✨ Apa arti sebenarnya dari menerima Yesus secara pribadi? ✨
Ini lebih dari sekadar pikiran—ini adalah keputusan yang mengubah hidup. Menerima Yesus berarti mengambil empat langkah penting:

1️⃣ Menerima Yesus Kristus sebagai pemberi hidup kekal.
2️⃣ Mengalihkan pengandalan diri hanya kepada Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat.
3️⃣ Menerima Yesus sebagai TUHAN secara pribadi di dalam hati.
4️⃣ Bertobat dari segala dosa-dosamu.

Jika hatimu tergerak untuk mengambil langkah ini, kamu bisa memulainya dengan sebuah "Doa Penyerahan Diri". Doa ini adalah ungkapan hati untuk mengakui bahwa kita berdosa, mengundang Yesus untuk masuk dan berkuasa atas seluruh hidup kita, mengandalkan pengorbanan-Nya di kayu salib, dan meminta Roh Kudus untuk menolong kita taat mengikuti kehendak-Nya selamanya.

📖 "Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan." - Roma 10:13.

🙏 Apakah kamu siap untuk menyerahkan dan mempercayakan hidupmu kepada-Nya hari ini?

08/05/2026

Apakah Islam Benar-Benar "Akhir" dari Kekristenan? Mari Uji Klaim Ini Bersama-Sama 🔍📖

Di dalam seri presentasi dua bagian ini, kita menelaah secara mendalam salah satu perdebatan teologis terbesar: Klaim Abrogasi (Pembatalan Agama). Silakan geser (swipe) untuk melihat faktanya!

⬅️ BAGIAN 1: Lensa Al-Qur'an & Sistem Tertutup Kita melihat bagaimana Islam menempatkan dirinya sebagai "agama penutup". Dari keyakinan tentang Fitrah (bahwa semua manusia dilahirkan tanpa dosa bawaan), klaim bahwa Muhammad adalah "batu bata terakhir" dari rumah kenabian, hingga tuduhan bahwa teks-teks Alkitab asli (Taurat dan Injil) telah dikorupsi oleh umat terdahulu demi membenarkan doktrin Islam.

➡️ BAGIAN 2: Sanggahan Kristen & Realita Historis Kesinambungan agama hanyalah ilusi jika terdapat jurang doktrinal yang sangat besar di antara keduanya. Di bagian ini, kita membongkar klaim tersebut:
1️⃣ Natur Manusia: Alkitab mengajarkan bahwa manusia lahir dengan kebejatan dan kecenderungan berdosa yang nyata, bukan kemurnian mutlak.
2️⃣ Integritas Teks & Nubuat: Klaim bahwa kata "Paracletos" (Roh Kudus) dalam Yohanes 14 telah diubah dari "Periclytos" (Ahmad/Muhammad) sama sekali tidak memiliki satupun bukti manuskrip arkeologis kuno.
3️⃣ Penyangkalan Sejarah: Penolakan Islam terhadap realita sejarah penyaliban Kristus menghancurkan inti dari Injil itu sendiri.

⚖️ Timbangan Amal vs. Penebusan Salib Di dalam Islam, keselamatan dihitung secara matematis melalui timbangan perbuatan baik dan buruk.

Namun, manusia yang berdosa tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Kekristenan menawarkan kepastian: Keselamatan bukanlah hasil dari usaha kita, melainkan anugerah murni melalui karya penebusan Yesus Kristus yang menggantikan kita di kayu salib.

✨ Pilihan Ada di Tanganmu Kami mengajak Anda untuk membaca slide-slide ini dan menimbang kedua pandangan ini secara kritis dan bijak. Jangan bersandar pada usaha manusia; datanglah kepada Kristus, terimalah kasih karunia-Nya yang sempurna, dan temukan keselamatan sejati di dalam Dia. ✝️🤍

💬 Bagaimana pandanganmu tentang kedua perbedaan mendasar ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Apakah Islam benar-benar membatalkan dan menggantikan Kekristenan? 🔍📖Dalam seri presentasi dua bagian ini, kita menelaah...
05/05/2026

Apakah Islam benar-benar membatalkan dan menggantikan Kekristenan? 🔍📖
Dalam seri presentasi dua bagian ini, kita menelaah secara mendalam salah satu perdebatan teologis terbesar sepanjang sejarah: Klaim Abrogasi (Pembatalan).

⬅️ Bagian 1: Lensa Islam Kita melihat bagaimana Islam memandang dirinya sebagai "akhir" dari Kekristenan. Dari konsep Fitrah (bahwa semua manusia lahir Muslim), klaim bahwa nabi-nabi terdahulu seperti Musa dan Yesus mengajarkan Islam, hingga tuduhan bahwa teks-teks Alkitab telah dikorupsi oleh umat terdahulu.

➡️ Bagian 2: Sanggahan Kristen & Fraktur Doktrinal Kita menjawab klaim tersebut dengan melihat realita historis dan teologis Kekristenan. Kesinambungan (kelanjutan) agama tidak mungkin terjadi jika ada jurang doktrinal yang sangat besar. Kita membedah perbedaan mendasar tentang: 1️⃣ Natur Manusia: Kebejatan total (dosa warisan) vs. kemurnian bawaan (fitrah). 2️⃣ Jalan Keselamatan: Penebusan dosa yang sempurna melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib vs. sistem timbangan amal perbuatan. 3️⃣ Integritas Teks: Bagaimana Alkitab Perjanjian Baru mengonfirmasi Perjanjian Lama secara utuh, membantah tuduhan korupsi teks.

✨ Sebuah Undangan untuk Merenung Manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri melalui amal kebaikan. Keselamatan adalah anugerah murni melalui karya penebusan Kristus di kayu salib. Jika Yesus tidak mati disalib dan bangkit, maka sia-sialah iman kita.

Silakan geser (swipe) slide di atas untuk menelaah argumen-argumen ini. Mari gunakan akal budi kita untuk menimbang kedua pandangan ini dengan bijak. Datanglah kepada Kristus, Sang Jalan, Kebenaran, dan Hidup. ✝️🤍

💬 Bagaimana pandanganmu tentang hal ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

02/05/2026

Adakah Nabi Muhammad Diramalkan di Dalam Injil? 📖🤔
Ramai yang tertanya-tanya jika kedatangan Muhammad ada disebut di dalam Injil, khususnya merujuk kepada perkataan 'Parakletos' (Penolong) yang sering didakwa sebagai 'Periklytos' (Ahmad/Yang Terpuji)

Namun, mari kita lihat faktanya: 🔍 Bukti Naskhah Kuno: Lebih daripada 70 naskhah bahasa Yunani kuno membuktikan bahawa ejaan yang digunakan adalah terang dan jelas iaitu 'Parakletos', dan perkataan 'periklytos' tidak dijumpai sama sekali: 🕊️ Bukan Manusia: Menurut konteks Yohanes 14 dan 16, Parakletos ini adalah Roh Allah (Roh Kudus) yang tidak dapat dilihat dan kekal selama-lamanya—ciri-ciri yang mustahil bagi seorang manusia biasa Ia telah pun tiba 50 hari kemudian pada Hari Pentakosta 🔄 Hujah Berpusing-pusing? Jika tiada bukti ramalan dari Taurat atau Injil, pembuktian kerasulan hanya bergantung kepada Al-Qur'an semata-mata, yang dipanggil sebagai perbincangan secara berpusing-pusing (circular reasoning)

Kaji buktinya dan buat kesimpulan anda sendiri
! Apa pendapat anda? Mari bincangkan di bawah! 👇

*Adakah Nabi Muhammad Diramalkan di Dalam Injil?* 📖🤔Ramai yang tertanya-tanya jika kedatangan Muhammad ada disebut di da...
02/05/2026

*Adakah Nabi Muhammad Diramalkan di Dalam Injil?* 📖🤔

Ramai yang tertanya-tanya jika kedatangan Muhammad ada disebut di dalam Injil, khususnya merujuk kepada perkataan 'Parakletos' (Penolong) yang sering didakwa sebagai 'Periklytos' (Ahmad/Yang Terpuji)

Namun, mari kita lihat faktanya: 🔍 Bukti Naskhah Kuno: Lebih daripada 70 naskhah bahasa Yunani kuno membuktikan bahawa ejaan yang digunakan adalah terang dan jelas iaitu 'Parakletos', dan perkataan 'periklytos' tidak dijumpai sama sekali: 🕊️ Bukan Manusia: Menurut konteks Yohanes 14 dan 16, Parakletos ini adalah Roh Allah (Roh Kudus) yang tidak dapat dilihat dan kekal selama-lamanya—ciri-ciri yang mustahil bagi seorang manusia biasa Ia telah pun tiba 50 hari kemudian pada Hari Pentakosta 🔄 Hujah Berpusing-pusing? Jika tiada bukti ramalan dari Taurat atau Injil, pembuktian kerasulan hanya bergantung kepada Al-Qur'an semata-mata, yang dipanggil sebagai perbincangan secara berpusing-pusing (circular reasoning)

Kaji buktinya dan buat kesimpulan anda sendiri
! Apa pendapat anda? Mari bincangkan di bawah! 👇

Yesaya 53:5 AVB
03/04/2026

Yesaya 53:5 AVB

18/08/2024
Adalah didakwa bahawa hampir semua versi-versi Al-Kitab berbeza satu dengan lain dan tidak ada sesiapa yang tahu yang ma...
09/11/2023

Adalah didakwa bahawa hampir semua versi-versi Al-Kitab berbeza satu dengan lain dan tidak ada sesiapa yang tahu yang mana betul.

Kita perlu berhenti seketika untuk menimbangkan dakwaan-dakwaan ini.

Pertama sekali, Kalimah Allah tidak diwahyukan kepada Yesus. Dia sendiri ADALAH wahyu Allah dan Kalimah Allah. Itu adalah disokong oleh Al-Quran (Suras 4:171 and 3:45,59).

Selepas itu kita mesti mengemukakan soalan jenis: BILA, DI MANA dan oleh SIAPAKAH Al-Kitab itu telah diubah? Malah Al-Quran membuktikan bahawa Taurat dan Injil adalah sememangnya wujud pada zaman Muhammad. pp. 5-6). Adalah bercanggah dengan kebenaran jika didakwa bahawa Al-Kitab telah diubah selepas itu.

Al-Quran menuntut ia diturunkan untuk menjaga wahyu-wahyu terdahulu (Surah 5:47-51) dan mangatakan dengan jelas sekali bahawa Taurat dan Injil adalah wahyu. Ini bermaksud mereka (Taurat dan Injil) diturunkan daripada Allah dan adalah Kalimah-Nya. Al-Quran dengan tegas mengatakan bahawa tidak ada siapa pun boleh mengubah Kalimah-Kalimah Allah. (Surah 6:34 dan 10:64).

Tulisan-tulisan Perjanjian Baru dikarang dalam konteks sejarah dan masa tertentu, 500 tahun lebih awal daripada tulisan-tulisan Al-Qur'an, dan hingga 1,500 tahun selepas tulisan-tulisan Perjanjian Lama. Tidak seperti bahasa Ibrani, Aramaic dan Yunani, Bahasa Arab adalah bahasa pertuturan yang dipengaruhi dengan kuat sekali oleh Al-Qur'an hingga ke masa kini. Bahasa Ibrani telah mengalami gangguan dalam penggunaannya selama lebih kurang 1,500 tahun, iaitu semasa zaman Diaspora, dan Bahasa Aramaic tidak lagi menjadi sebuah bahasa yang digunakan sama sekali. Kerja penyelidikan dalam kurun ini khasnya, telah banyak sekali memperkembangkan pengetahuan kita terhadap bahasa Ibrani dan telah menolong menyelesaikan kes**aran bahasa. Ini, dan juga hakikat bahawa setiap bahasa tidak boleh dielakkan dari menjadi "tua" (cubalah baca buku yang ditulis 200 tahun dahulu) telah menimbulkan keperluan untuk menyemak kembali terjemahan- terjemahan Al Kitab yang ada sekarang demi menghasilkan teks yang benar-benar patuh kepada bahasa yang terkini.

Kepada orang Kristian keperluan membaca dan menghafal Kitab atau sembahyang dalam bahasa asal tidak membawa erti langsung. Pada dasarnya kami berminat pada kandungan pesanan dan bukan pada mekanik bahasa asal. Kami menganggap bahawa tidak ada kemungkinan orang Kristian biasa akan mendapat pengetahuan yang lebih daripada bahasa asal dibandingkan dengan pakar-pakar bahasa yang membuat terjemahan. Di samping itu, kami percaya bahawa Tuhan dapat memahami kita dalam bahasa kita semasa kita menyembah, memuji Dia atau berdoa kepada-Nya.

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Firman Allah - Berita Baik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share