Majelis Dzikir & Sholawat Remaja Islam Al Ikhlas 612

Majelis Dzikir & Sholawat Remaja Islam Al Ikhlas 612 Hadroh Majelis Remaja Islam Al Ikhlas

16/11/2016

Jamiyyah Hadrah Kreasi & Al Banjari , Al Ikhlas Wal Yaqin

04/11/2015

SETETES FAEDAH

قال الربيع بن خيثم لأصحابه: أتدرون ما الداء والدواء والشفاء؟ قالوا : لا قال : الداء الذنوب، والدواء الإستغفار، والشفاء أن تتوب ثم لا تعود

Ar-Rabi' bin Khaitsam berkata kepada para sahabatnya: "Taukah kalian, apa itu penyakit, obat,dan penyembuhnya ?". mereka berkata: "Tidak tahu". Lalu Beliau berkata: "Penyakit itu adalah dosa-dosa, obatnya adalah istighfar (meminta ampunan), dan penyembuhnya adalah kalian bertaubat kemudian tidak kalian ulangi lagi".


24/07/2014

Brngsiapa mnghayati mlm Lailatulqadar dgn mngerjakan sembahyang & menghrpkan rahmat Allah taala nescaya ia diampunkan dosanya yg terdahulu

” Bahwa Nabi Muhammad s.a.w telah bersabda dalam malam lailatul-qadar iaitu malam ke-27. “ *Riwayat Ibnu abbas

Sesiapa yang mencari Lailatul-Qadar , dia hendaklah mencarinya pada malam yang ke-27, carilah kamu mlm Lailatul-Qadar pada malam yang ke-27

Menurut Abu Ka’ab berkata, “Demi Allah sesungguhnya ibn Mas’ud telah meyakinkan bahwa mlm Lailatul-Qadar jatuh dlm bulan Ramadhan pd mlm 27

Lailatul qadar adlh mlm tentram&tenang,tdk trlalu panas&tdk p**a trlalu dingin,esok paginya sang suria terbit dgn sinar lemah berwarna merah

Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar terang” (HR Muslim)

“Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang"

Orang yang beribadah pada malam lailatu qodr merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya.



:D

04/07/2014

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh...

=>  Nasehat untukmu,untukku dan untuk kita semua  Ketia seringnya kita disakiti orang lain...
Maka balaslah ia dengan memaafkannya.

=>Ketika seringnya kita di kecewakan orang lain...
Maka balaslah ia dengan senyum keikhlasan.

=>Ketika seringnya kita dibohongi oleh orang lain...
Maka balaslah ia dengan ketabahan hatimu.

=>Ketika seringnya kita dijahati oleh orang lain...
Maka balaslah ia dengan selalu berbuat baik padanya.

=>Karena disitulah letak kemenanganmu atasnya dan karena disitulah letak kehebatanmu atas dirinya.

=>Orang yang hebat dan menang bukanlah orang yang berhasil menyakitimu,menghancurkanmu dan membohongimu.

=>Tetapi orang yang bebat dan menang adalah orang yang walau telah disakiti berkali kali ia masih mampu tersenyum penuh keikhlasan.
Saat ia hancur berkeping keping ia masih bisa memaafkan dan dapat membalas kejahatan dengan kebaikan.

=>Mari tegakkan dalam hidup kita untuk jadi orang yg hebat lagi menang yg sesungguhnya tiada guna membenci dan membalasnya karena besar atau kecil,baik atau buruk Allah yg akan membalasnya

Sebagaimana firman-Nya :
" Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat biji zarrah,niscaya ia akan melihat balasannya."
{ QS.Al-Zalzalah :7 }

" Barangsiapa mengerjakan keburukan/kejahatan seberat biji zarrah sekalipun,niscaya ia akan melihat balasannya."
{ QS.Al-Zalzalah :8}

Memaafkan akan menjadikan hidup kita lebih baik (^_^)

Seseorang yang menyimpan dendam di hatinya maka do'anya tidak akan pernah di terima Allah ta'ala.

Naudzubillahi min dzalik

04/07/2014

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ »

“ Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)*Amin O:)

!! :D

17/03/2014

ANGGOTA TUBUH YANG PALING BERBAHAYA

Taukah Kamu..
Anggota Tubuh yang paling
berbahaya ??

Lembek dan Tidak Bertulang... dan
dialah "LIDAH"...

Oleh sebab itu Lidah diTaruh diTempat
yang Sangat Aman..
DiPAGAR dengan GIGI... Di LEM dengan
BIBIR..

Meskipun Sudah DiPagar dan diLem
sekalipun..
Lidah Mampu Menjelma
menjadi bagian yang lain..

Mampu Menjadi Tangan Sehingga
menulis Status yang Tidak Baik..

Mampu Menjadi Mata yang
memandangi dengan Penuh
Kebencian..

Mempu Menjadi kaki sehingga
menendang orang yang tidak salah..
dan lain sebagainya..

Betapa Sulit untuk Menjaganya...
Bagaimana Tidak...!!
Tangan, Kaki, Hidung, Mata, Telinga Jika
melakukan Kesalahan Lebih Mudah
untuk Di OBATI...

Tetapi Tidak dengan LIDAH...!!

Sekali menyakiti seseorang akan
Sampai diHATInya Hingga terasa sakit
yang Berkepanjangan dan tidak ada
Obatnya..

Mari kita sejenak Merenung.. untuk
selalu Menjaga LIDAH kita agar
terhindar dari DOSA...

Jika seseorang Tidak Bisa Berkata
Baik.. Maka Lebih Baik DIAM.. karena itu
LEBIH BAIK..!!

"Semoga Kita Termasuk Orang2 yang di
Mudahkan untuk Menjaga Lidah..
supaya Terhindar dari Perbuatan Dosa
Menyakiti Orang Lain.. dan Terhindar
dari Panasnya API NERAKA.. "Aamiin"

invite : 25DC0A92

05/03/2014

ALLAH SWT Berfirman :
"Dan bersabarlah kamu bersama" dengan orang" yg menyeru Tuhan-Nya di pagi hari &senja hari dengan mengharap keridzo'an-Nya ,dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini,dan janganlah kamu mengikuti orang yg hatinya telah kami Lalaikan dari mengingat kami,serta menuruti hawa nafsunua&adalah keadaannya itu melewati batas" (QS.18:28) ..

Invite : 25DC0A92

04/03/2014

PANGKAT WALI ALLAH SEBAGAI BERIKUT:

1.Qutub Atau Ghauts ( 1 abad 1 Orang )

Al Aqtab berasal dari kata tunggal Al Qutub yang mempunyai arti penghulu. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa Al Aqtab adalah pangkat kewalian yang tertinggi. Jumlah wali yang mempunyai pangkat tersebut hanya terbatas seorang saja untuk setiap masanya.
2. Aimmah ( 1 Abad 2 orang )

Al Aimmah berasal dari kata tunggal imam yang mempunyai arti pemimpin. Setiap masanya hanya ada dua orang saja yang dapat mencapai pangkat Al Aimmah. Keistimewaannya, ada di antara mereka yang pandangannya hanya tertumpu ke alam malakut saja, ada p**a yang pandangannya hanya tertumpu di alam malaikat saja.

3. Autad ( 1 Abad 4 Orang di 4 penjuru Mata Angin )

Al Autad berasal dari kata tunggal Al Watad yang mempunyai arti pasak. Yang memperoleh pangkat Al Autad hanya ada empat orang saja setiap masanya. Mereka tinggal di utara, di timur, di barat dan di selatan bumi, mereka bagaikan penjaga di setiap pelusuk bumi.

4. Abdal ( 1 Abad 7 Orang tidak akan bertambah & berkurang Apabila ada wali Abdal yg Wafat Alloh menggantikannya dengan mengangkat Wali abdal Yg Lain ( Abdal=Pengganti ) Wali Abdal juga ada yang Waliyahnya ( Wanita ).
Al Abdal berasal dari kata Badal yang mempunyai arti menggantikan. Yang memperoleh pangkat Al Abdal itu hanya ada tujuh orang dalam setiap masanya. Setiap wali Abdal ditugaskan oleh Allah swt untuk menjaga suatu wilayah di bumi ini. Dikatakan di bumi ini mempunyai tujuh daerah. Setiap daerah dijaga oleh seorang wali Abdal. Jika wali Abdal itu meninggalkan tempatnya, maka ia akan digantikan oleh yang lain. Ada seorang yang bernama Abdul Majid Bin Salamah pernah bertanya pada seorang wali Abdal yang bernama Muaz Bin Asyrash, amalan apa yang dikerjakannya sampai ia menjadi wali Abdal? Jawab Muaz Bin Asyrash: “Para wali Abdal mendapatkan darjat tersebut dengan empat kebiasaan, yaitu sering lapar, gemar beribadah di malam hari, s**a diam dan mengasingkan diri�.

5. Nuqoba’ ( Naqib ) ( 1 Abad 12 orang Di Wakilkan Alloh Masing2 pada tiap-tiap Bulan).

An Nuqaba’ berasal dari kata tunggal Naqib yang mempunyai arti ketua suatu kaum. Jumlah wali Nuqaba’ dalam setiap masanya hanya ada dua belas orang. Wali Nuqaba’ itu diberi karamah mengerti sedalam-dalamnya tentang hukum-hukum syariat. Dan mereka juga diberi pengetahuan tentang rahasia yang tersembunyi di hati seseorang. Selanjutnya mereka pun mampu untuk meramal tentang watak dan nasib seorang melalui bekas jejak kaki seseorang yang ada di tanah. Sebenarnya hal ini tidaklah aneh. Kalau ahli jejak dari Mesir mampu mengungkap rahasia seorang setelah melihat bekas jejaknya. Apakah Allah tidak mampu membuka rahsia seseorang kepada seorang waliNya?

6. Nujaba’ ( 1 Abad 8 Orang )

An Nujaba’ berasal dari kata tunggal Najib yang mempunyai arti bangsa yang mulia. Wali Nujaba’ pada umumnya selalu dis**ai orang. Dimana saja mereka mendapatkan sambutan orang ramai. Kebanyakan para wali tingkatan ini tidak merasakan diri mereka adalah para wali Allah. Yang dapat mengetahui bahwa mereka adalah wali Allah hanyalah seorang wali yang lebih tinggi darjatnya. Setiap zaman jumlah mereka hanya tidak lebih dari lapan orang.

7. Hawariyyun ( 1 Abad 1 Orang ) Wali Hawariyyun di beri kelebihan Oleh Alloh dalam hal keberanian, Pedang ( Zihad) di dalam menegakkan Agama Islam Di muka bumi. Al Hawariyun berasal dari kata tunggal Hawariy yang mempunyai arti penolong. Jumlah wali Hawariy ini hanya ada satu orang sahaja di setiap zamannya. Jika seorang wali Hawariy meninggal, maka kedudukannya akan diganti orang lain. Di zaman Nabi hanya sahabat Zubair Bin Awwam saja yang mendapatkan darjat wali Hawariy seperti yang dikatakan oleh Rasululloh: “Setiap Nabi mempunyai Hawariy. Hawariyku adalah Zubair ibnul Awwam�. Walaupun pada waktu itu Nabi mempunyai cukup banyak sahabat yang setia dan selalu berjuang di sisi beliau. Karena beliau tahu hanya Zubair saja yang meraih pangkat wali Hawariy. Kelebihan seorang wali Hawariy biasanya seorang yang berani dan pandai berhujjah.

8. Rojabiyyun ( 1 Abad 40 Orang Yg tidak akan bertambah & Berkurang Apabila ada salah satu Wali Rojabiyyun yg meninggal Alloh kembali mengangkat Wali rojabiyyun yg lainnya, Dan Alloh mengangkatnya menjadi wali Khusus di bulan Rajab dari Awal bulan sampai Akhir Bulan oleh karena itu Namanya Rojabiyyun. Ar Rajbiyun berasal dari kata tunggal Rajab. Wali Rajbiyun itu adanya hanya pada bulan Rajab saja. Mulai awal Rajab hingga akhir bulan mereka itu ada. Selanjutnya keadaan mereka kembali biasa seperti semula. Setiap masa, jumlah mereka hanya ada empat puluh orang sahaja. Para wali Rajbiyun ini terbagi di berbagai wilayah. Di antara mereka ada yang saling mengenal dan ada yang tidak saling mengenal.
Pada umumnya, di bulan Rajab, sejak awal harinya, para wali Rajbiyun menderita sakit, sehingga mereka tidak dapat menggerakkan anggota tubuhnya. Selama bulan Rajab, mereka senantiasa mendapat berbagai pengetahuan secara kasyaf, kemudian mereka memberitahukannya kepada orang lain. Anehnya penderitaan mereka hanya berlangsung di bulan Rajab. Setelah bulan Rajab berakhir, maka kesehatan mereka kembali seperti semula.

9. Khotam ( penutup Wali )( 1 Alam dunia hanya 1 orang ) Yaitu Nabi Isa A S ketika diturunkan kembali ke dunia Alloh Angkat menjadi Wali Khotam ( Penutup ).

Al Khatamiyun berasal dari kata Khatam yang mempunyai arti penutup atau penghabisan. Maksudnya pangkat AlKhatamiyun adalah sebagai penutup para wali. Jumlah mereka hanya seorang. Tidak ada pangkat kewalian umat Muhammad yang lebih tinggi dari tingkatan ini. Jenis wali ini hanya akan ada di akhir masa,yaitu ketika Nabi Isa as.datang kembali.

10. Qolbu Adam A.S ( 1 Abad 300 orang )

11. Qolbu Nuh A.S ( 1 Abad 40 Orang )
12. Qolbu Ibrohim A.S ( 1 Abad 7 Orang )
13. Qolbu Jibril A.S ( 1 Abad 5 Orang )
14. Qolbu Mikail A.S ( 1 Abad 3 Orang tidak kurang dan tidak lebih Alloh selau mengangkat wali lainnya Apabila ada salah satu Dari Wali qolbu Mikail Yg Wafat )
15.Qolbu Isrofil A.S ( 1 Abad 1 Orang )
16. Rizalul ‘Alamul Anfas ( 1 Abad 313 Orang )
17. Rizalul Ghoib ( 1 Abad 10 orang tidak bertambah dan berkurang tiap2 Wali Rizalul Ghoib ada yg Wafat seketika juga Alloh mengangkat Wali Rizalul Ghoib Yg lain, Wali Rizalul Ghoib merupakan Wali yang di sembunyikan oleh Alloh dari penglihatannya Makhluq2 Bumi dan Langit tiap2 wali Rizalul Ghoib tidak dapat mengetahui Wali Rizalul Ghoib yang lainnya, Dan ada juga Wali dengan pangkat Rijalul Ghoib dari golongan Jin Mu’min, Semua Wali Rizalul Ghoib tidak mengambil sesuatupun dari Rizqi Alam nyata ini tetapi mereka mengambil atau menggunakan Rizqi dari Alam Ghaib.
18. Adz-Dzohirun ( 1 Abad 18 orang )

19. Rizalul Quwwatul Ilahiyyah (1 Abad 8 Orang )

Di antaranya p**a ada wali yang dikenal dengan nama Rijalul Quwwatul Ilahiyah artinya orang-orang yang diberi kekuatan oleh Tuhan. Jumlah mereka hanya lapan orang saja di setiap zaman. Wali jenis ini mempunyai keistimewaan, yaitu sangat tegas terhadap orang-orang kafir dan terhadap orang-orang yang s**a mengecilkan agama. Sedikit pun mereka tidak takut oleh kritikan orang. Di kota Fez ada seorang yang bernama Abu Abdullah Ad Daqqaq. Beliau dikenal sebagai seorang wali dari jenis Rijalul Quwwatul Ilahiyah. Di antaranya p**a ada jenis wali yang sifatnya keras dan tegas. Jumlah mereka hanya ada 5 orang disetiap zaman. Meskipun watak mereka tegas, tetapi sikap mereka lemah lembut terhadap orang-orang yang s**a berbuat kebajikan.

20. Khomsatur Rizal ( 1 Abad 5 orang )
21. Rizalul Hanan ( 1 Abad 15 Orang )

Ada jenis wali yang dikenal dengan nama Rijalul Hanani Wal Athfil Illahi artinya mereka yang diberi rasa kasih sayang Allah. Jumlah mereka hanya ada lima belas orang di setiap zamannya. Mereka selalu bersikap kasih sayang terhadap manusia baik terhadap yang kafir maupun yang mukmin. Mereka melihat manusia dengan pandangan kasih sayang, kerana hati mereka dipenuhi rasa insaniyah yang penuh rahmat.

22. Rizalul Haybati Wal Jalal ( 1 Abad 4 Orang )
23. Rizalul Fath ( 1 Abad 24 Orang ) Alloh mewakilkannya di tiap Sa’ah ( Jam ) Wali Rizalul Fath tersebar di seluruh Dunia 2 Orang di Yaman, 6 orang di Negara Barat, 4 orang di negara timur, dan sisanya di semua Jihat ( Arah Mata Angin )
23. Rizalul Ma’arijil ‘Ula ( 1 Abad 7 Orang )
24. Rizalut Tahtil Asfal ( 1 Abad 21 orang )
25. Rizalul Imdad ( 1 Abad 3 Orang )

Di antaranya p**a ada yang termasuk dalam golongan Rijalul Imdadil Ilahi Wal Kauni, yaitu mereka yang selalu mendapat kurniaan Ilahi. Jumlah mereka tidak lebih dari tiga orang di setiap abad. Mereka selalu mendapat pertolongan Allah untuk menolong manusia sesamanya. Sikap mereka dikenal lemah lembut dan berhati penyayang. Mereka senantiasa menyalurkan anugerah-anugerah Allah kepada manusia. Adanya mereka menunjukkan berpanjangannya kasih sayang Allah kepada makhlukNya.
26. Ilahiyyun Ruhamaniyyun ( 1 Abad 3 Orang ) Pangkat ini menyerupai Pangkatnya Wali Abdal
Di antaranya p**a ada yang termasuk dalam golongan Ilahiyun Rahmaniyyun, yaitu manusia-manusia yang diberi rasa kasih sayang yang luar biasa. Jumlah mereka ini hanya tiga orang di setiap masa. Sifat mereka seperti wali-wali Abdal, meskipun mereka tidak termasuk didalamnya. Kegemaran mereka s**a mengkaji firman-firman Allah.

27. Rozulun Wahidun ( 1 Abad 1 Orang )
28. Rozulun Wahidun Markabun Mumtaz ( 1 Abad 1 Orang )

Wali dengan Maqom Rozulun Wahidun Markab ini di lahirkan antara Manusia dan Golongan Ruhanny( Bukan Murni Manusia ), Beliau tidak mengetahui Siapa Ayahnya dari golongan Manusia , Wali dengan Pangkat ini Tubuhnya terdiri dari 2 jenis yg berbeda, Pangkat Wali ini ada juga yang menyebut � Rozulun Barzakh � Ibunya Dari Wali Pangkat ini dari Golongan Ruhanny Air INNALLOHA ‘ALA KULLI SAY IN QODIRUN � Sesungguhnya Alloh S.W.T atas segala sesuatu Kuasa.

29. Syakhsun Ghorib ( di dunia hanya ada 1 orang )
30. Saqit Arofrof Ibni Saqitil ‘Arsy ( 1 Abad 1 Orang )
31. Rizalul Ghina ( 1 Abad 2 Orang ) sesuai Nama Maqomnya ( Pangkatnya ) Rizalul Ghina � Wali ini Sangat kaya baik kaya Ilmu Agama, Kaya Ma’rifatnya kepada Alloh maupun Kaya Harta yg di jalankan di jalan Alloh, Pangkat Wali ini juga ada Waliahnya ( Wanita ).

31. Syakhsun Wahidun ( 1 Abad 1 Orang )
32. Rizalun Ainit Tahkimi waz Zawaid ( 1 Abad 10 Orang )
33. Budala’ ( 1 Abad 12 orang ) Budala’ Jama’ nya ( Jama’ Sigoh Muntahal Jumu’) dari Abdal tapi bukan Pangkat Wali Abdal
34. Rizalul Istiyaq ( 1 Abad 5 Orang )
35. Sittata Anfas ( 1 Abad 6 Orang ) salah satu wali dari pangkat ini adalah Putranya Raja Harun Ar-Royid yaitu Syeikh Al-’Alim Al-’Allamah Ahmad As-Sibty
36. Rizalul Ma’ ( 1 Abad 124 Orang ) Wali dengan Pangkat Ini beribadahnya di dalam Air di riwayatkan oleh Syeikh Abi Su’ud Ibni Syabil � Pada suatu ketika aku berada di pinggir sungai tikrit di Bagdad dan aku termenung dan terbersit dalam hatiku “Apakah ada hamba2 Alloh yang beribadah di sungai2 atau di Lautan� Belum sampai perkataan hatiku tiba2 dari dalam sungai muncullah seseorang yang berkata “akulah salah satu hamba Alloh yang di tugaskan untuk beribadah di dalam Air�, Maka akupun mengucapkan salam padanya lalu Dia pun membalas salam aku tiba2 orang tersebut hilang dari pandanganku.

37. Dakhilul Hizab ( 1 Abad 4 Orang )
Wali dengan Pangkat Dakhilul Hizab sesuai nama Pangkatnya , Wali ini tidak dapat di ketahui Kewaliannya oleh para wali yg lain sekalipun sekelas Qutbil Aqtob Seperti Syeikh Abdul Qodir Jailani, Karena Wali ini ada di dalam Hizab nya Alloh, Namanya tidak tertera di Lauhil Mahfudz sebagai barisan para Aulia, Namun Nur Ilahiyyahnya dapat terlihat oleh para Aulia Seperti di riwayatkan dalam kitab Nitajul Arwah bahwa suatu ketika Syeikh Abdul Qodir Jailani Melaksanakan Towaf di Baitulloh Mekkah Mukarromah tiba2 Syeikh melihat seorang wanita dengan Nur Ilahiyyahnya yang begitu terang benderang sehingga Syeikh Abdul qodir Al-Jailani Mukasyafah ke Lauhil Mahfudz dilihat di lauhil mahfudz nama Wanita ini tidak ada di barisan para Wali2 Alloh, Lalu Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani bermunajat kepada Alloh untuk mengetahui siapa Wanita ini dan apa yang menjadi Amalnya sehingga Nur Ilahiyyahnya terpancar begitu dahsyat , Kemudian Alloh memerintahkan Malaikat Jibril A.S untuk memberitahukan kepada Syeikh bahwa wanita tersebut adalah seorang Waliyyah dengan Maqom/ Pangkat Dakhilul Hizab � Berada di Dalam Hizabnya Alloh “, Kisah ini mengisyaratkan kepada kita semua agar senantiasa Ber Husnudzon ( Berbaik Sangka ) kepada semua Makhluq nya Alloh, Sebetulnya Masih ada lagi Maqom2 Para Aulia yang tidak diketahui oleh kita, Karena Alloh S.W.T menurunkan para Aulia di bumi ini dalam 1 Abad 124000 Orang, yang mempunyai tugasnya Masing2 sesuai Pangkatnya atau Maqomnya.

Firman Allah dalam Surat Al-Imron ayat 169:

“LA TAHSABANNAL LADZI QUTILUU FI SABILILLAHI AMWATAN, BAL AHYAUN INDA ROBBIHIM YURZAQUNA �

Terjemahnya sebagai berikut:

“Janganlah kamu mengira bahwa orang2 yang gugur di jalan Alloh itu ‘MATI’ bahkan mereka itu ‘HIDUP’ di sisi tuhannya dengan mendapat rezqi�.

HIDUP Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat keni’matan2 di sisi Alloh, Dan hanya Alloh sajalah yang mengetahui bagaimana keadaan HIDUP nya itu.

invite : 25DC0A92

04/03/2014

"sungguh mulianya rasulullah saw yang telah menjadi pemimpin pertama kali di umat islam yang mengajarkan sholat dan puasa".

invite : 25DC0A92

02/03/2014

Sayyidina Umar Bin Khattab Ra Bersabda : Barang Siapa Yang Mencari Rezeki Untuk Orang Berada Di Sekelilingnya, Maka Allah Swt Akan Memberi Rezekinya Yang Lebih Banyak Dari Apa Yang Telah Ia Dapatkan.

invite : 25DC0A92

02/03/2014

'' Pintu Sedekah ''
Rasulullah SAW bersabda : "Pintu-pintu sedekah itu adalah bertakbir, bertasbih, bertahmid, beristighfar, memerintahkan kepada kebaikan, dan mencegah dari pada yang munkar, menyingkirkan duri, tulang dan batu dijalan yang dilalui orang, menuntun orang buta, membantu orang tuli untuk mendengar sesuatu perkataan. Semua itu dalah pinu sedekah bagimu terhadap dirimu.

invite : 25DC0A92

28/02/2014

Ada yang bertanya kepada alfaqir: bolehkah ulama atau guru meminta bayaran?

Ini jawaban dari alfaqir:

saudaraku yang kumuliakan,

Boleh boleh saja mengambil bayaran dari mengajar agama, hal ini tidak disebut menjual agama, karena yang disebut menjual agama adalah menukar kebenaran dengan kebatilan dengan iming iming bayaran dari fihak tertentu.

dalam hukum syariah tidak ada larangan bagi guru pengajar untuk menerima hadiah atau menetapkan bayaran, hal itu boleh boleh saja berlandaskan Nash hadits Rasul saw : "Sungguh yang paling berhak dibalas dengan bayaran adalah Kitabullah" (Shahih Bukhari hadits no.5405). hadits ini menunjukkan bahwa Rasul saw sangat memuliakan Ilmu syariah, maka sebagaimana orang orang membalas jasa seseorang dangan bayaran, misalnya pegawai, penulis, penerima tamu, maka Rasul saw menjelaskan dari semua jasa, maka yang paling berhak untuk diberi balasan adalah para pengajar agama.

Rasul saw bersabda : "Yang paling berhak untuk diambil upahnya adalah dari Kitabullah" (Shahih Bukhari Juz 2 hal 795).

berkata Assyu'biy menanggapi hadits ini : "tidak disyaratkan pada seorang pengajar apa apa selain menerima apa apa yang diberikan padanya bila diberi (Shahih Bukhari Juz 2 hal 795). maka jelaslah bahwa menerima bayaran atas pengajarannya itu dibenarkan oleh Rasul saw dan diakui oleh syariah, bahkan Rasul saw dengan tegas menjelaskan bahwa dari apa apa yang diambil upahnya berupa jasa, maka pengajar agama lah yang paling berhak untuk dberi upah.

dan Rasul saw bersabda : "Sebaik baik manusia dan sebaik baik yang melangkah dimuka bumi adalah para Guru (guru agama), karena mereka itu bila agama ini rusak mereka memperbaikinya, maka berilah mereka dan jangan kalian sewa mereka, sungguh seorang guru bila mengajari seorang anak mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim hingga anak itu bisa mengucapkannya maka Allah tuliskan bagi anak itu pengampunan, bagi guru itu pengampunan, dan bagi kedua ayah ibunya pengampunan" (HR Tirmidzi)

Diriwayatkan p**a ketika suatu ketika seorang Ahli makrifah memberi uang 1000 dinar pada guru yang mengajari anaknya, maka guru itu berkata : "ini terlalu banyak!", maka orang itu berkata : harta sebanyak apapun kuberikan padamu tak bisa menyaingi jasamu mengajari anakku ilmu Allah.

Nah.. pembahasan diatas adalah secara hukum syariah, namun dikembalikan antara dia dengan Allah maka tergantung niatnya, bila niatnya adalah untuk memperkaya diri maka ia tak dapat apa-apa di akhirat kelak, rugi dengan 1000 kerugian karena telah menjual ilmunya didunia dengan keduniawian dan harta, di akhirat ia pailit dan bangkrut, Imam Ghazali rahimahullah menjelaskan mengenai hal ini dalam kitabnya Bidayatul hidayah, bahwa orang yang mempelajari ilmu hanya karena ingin keduniawian, ingin punya banyak pengikut, ingin kaya raya dengan memanfaatkan ilmunya, menjualnya dengan menghalallkan segala cara dengan dalil-dalil yang disambung potong, yang penting bisa menghasilkan uang dan kekayaan, maka orang seperti ini akan wafat dalam su'ul khatimah, seburuk buruknya keadaan, inilah yang dikatakan oleh Rasul saw : "aku daripada dajjal lebih takut lagi pada fitnah Ulama Su' (ulama jahat), yaitu mereka yang mencari cara agar mendapatkan keduniawian dengan cara menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, dengan dalil-dalil sambung potong agar orang awam percaya dan mengikutinya.
Mengenai kaya atau miskin kita tak bisa menilai dan menuduh sebelum kita memastikan bahwa hal itu ia dapatkan dari menjual agamanya, bisa saja Allah luaskan rizkinya dengan Allah jadikan murid-muridnya kaya-raya dan selalu mendukungnya, atau keluarganya mendukungnya, atau teman-temannya ada yang maju dalam usaha dan membantunya untuk termudahkan dalam dakwahnya, ini semua bisa saja terjadi dengan kehendak dan anugerah Allah swt.

Rasulullah Saw. bersabda: “Jikalau dunia diletakkan di tangan kananku dan matahari di tangan kiriku, niscaya ilmu ulama tidak akan cukup terbalas dengannya. Karena satu huruf dari ilmunya ulama dapat menyelamatkan manusia dari api neraka.�

Alhasil, jangan sekali-kali membandingkan ilmu ulama dengan nilai duniawi yang sangat sedikit ini, walau kita berikan dunia seisinya kepada para ulama niscaya hal tersebut belum mencukupi untuk membalas jasa para ulama. (Sulthonul Qulub Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa)

invite : 25DC0A92

Address

Jalan Kecapi 5 , Jagakarsa
Jakarta
12620

Opening Hours

Monday 13:00 - 22:00
Tuesday 13:00 - 22:00
Wednesday 13:00 - 22:00
Thursday 13:00 - 22:00
Friday 13:00 - 22:00
Saturday 13:00 - 22:00
Sunday 13:00 - 22:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majelis Dzikir & Sholawat Remaja Islam Al Ikhlas 612 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share