04/08/2026
Sepasang suami dan
istri petani pulang kerumah setelah berbelanja.
Ketika mereka
membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan
dengan seksama
sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"
Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget
bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak "
Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang ada
perangkap tikus...."
Ia mendatangi ayam dan berteriak " ada perangkat tikus"
Sang Ayam berkata " Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku" Sang Tikus lalu
pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Sang Kambing pun berkata " Aku turut ber simpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan" Tikus lalu menemui
Sapi. Ia mendapat jawaban sama. " Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali" Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sng ular berkata " Ahhh...Perangkap
Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku" Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia
akan menghadapi bahaya sendiri.
Suatu malam,
pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi
menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun
sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang
istri tidak sempat menghindar
dan tergigit. Sang suami harus
membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam. Ia lalu minta
dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.
Beberapa hari
kemudian sakitnya tidak kunjung reda.. Seorang teman menyarankan untuk
makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya
untuk mengambil hatinya.
Masih, istrinya
tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.
Banyak sekali orang
datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih
sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.
Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan.
Jadi Jika .SUATU
HARI.. Ketika saudara mendengar permintaan pertolongan, nasihat waspada
janganlah diabaikan. Perdulilah terhadap sesama.
Galatia 6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.
Ibrani 13:16 Dan
janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang
demikianlah yang berkenan kepada Allah. GBU