29/08/2017
๐ฐ *Makna Ikhtilaf dan Khilaf* ๐ฐ
โ๏ธ Ust. Abdul Somad Batubara, Lc., DESA.
Untuk mengetahui makna kata khilaf dan ikhtilaf, mari kita lihat penggunannya dalam bahasa Arab:
ุฎุงูุนุชู ู
ุฎุงูุนุฉ ูุฎุงููุง ูุชุฎุงูู ุงูููู
ูุงุฎุชูุนูุง ุฅุฐุง ุฐูุจ ูู ูุงุญุฏ ุฅูู ุฎุงูู ู
ุง ุฐูุจ ุฅููู ุงุขูุฎุฑ
Saya berbeda dengannya dalam suatu perbedaan [ุฎุงูุนุชู ู
ุฎุงูุนุฉ ูุฎุงููุง].
ูุชุฎุงูู ุงูููู
ูุงุฎุชูุนูุง ุฅุฐุง ุฐูุจ ูู ูุงุญุฏ ุฅูู ุฎุงูู ู
ุง ุฐูุจ ุฅููู ุงุขูุฎุฑ
Kaum itu telah ikhtilaf; jika setiap orang pergi ke tempat yang berbeda dari tempat yang dituju orang lain. [1]
Jadi makna Khilaf dan Ikhtilaf adalah: adanya perbedaan.
Sebagian ulama berpendapat bahwa Khilaf dan Ikhtilaf mengandung makna yang sama. Namun ada juga ulama yang membedakan antara Khilaf dan Ikhtilaf,
ุงุงูุฎุชุงูู ุงู ุงูุฎุงูู ูุงูุนุฑู ุฃู ูุฃููู ุฏููุงู ุงู ุงูุซุงูู
Ikhtilaf: perbedaan dengan dalil. Khilaf: perbedaan tanpa dalil. [2]
Maka selalu kita mendengar orang mengatakan, โUlama ikhtilaf dalam masalah iniโ, atau ungkapan, โIni adalah masalah Khilafiyyahโ.
Maksudnya, bahwa para ulama tidak satu pendapat dalam masalah tersebut.
Sumber:
[1] Imam Ibnu โAbidin, Hasyiyah Radd al-Muhtar โala ad-Durr al-Mukhtar Syarh Tanwir al-Abshar, juz.VII (Beirut: Dar al-Fikr, 1421H), hal.197
[2] Imam โAlaโ ad-Din Muhamad bin Ali al-Hashfaki, Ad-Durr al-Mukhtar, juz.V (Beirut: Dar al-Fikr, 1386H), hal.403.