Pemuda Al Irsyad - Lampung

Pemuda Al Irsyad - Lampung Organisasi Keagamaan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.Salam Pemuda !Tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadh...
21/03/2023

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam Pemuda !
Tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Nah selama Ramadhan, Pemuda Al-Irsyad bakal mengadakan kegiatan AKAR (Akademi Ramadhan) di setiap weekend kalian loh.

AKAR adalah Rangkaian sesi kajian informatif yang bikin memperkaya akar pengetahuan kita.

Catat tanggalnya ya !

Acara ini terbuka untuk Umum. Event akan di adakan di zoom meet..

Jangan lupa daftarkan diri lewat link di bio !
atau melalui link ini bit.ly/DaftarAKAR

Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan...
24/01/2023

Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (Qs. At Taubah: 36)

Ibnu Rajab mengatakan, “Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal.

Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perputaran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab.” (Latho-if Al Ma’arif, 202).

Taqabbalallahu minna wa minkumShiyamana wa shiyamakumSemoga semua umat muslim di Indonesia khususnya dan di dunia pada u...
23/05/2020

Taqabbalallahu minna wa minkum
Shiyamana wa shiyamakum
Semoga semua umat muslim di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya bisa merayakan Idul Fitri dengan caranya masing-masing meski dalam kondisi PSBB.
Kebahagiaan ini tentu belum lengkap tanpa kita memberi, memastikan sekitar rumah kita tidak ada yang kelaparan di hari yang bahagia ini. Salah satunya dengan memberikan zakat fitrah.
Selamat Idul Fitri
1 Syawal 1441 H

Wacana kelangsungan pendidikan yang akan di lakukan dari rumah hingga akhir tahun 2020 di Indonesia semakin kuat.Pandemi...
16/05/2020

Wacana kelangsungan pendidikan yang akan di lakukan dari rumah hingga akhir tahun 2020 di Indonesia semakin kuat.
Pandemi covid19 yang membuat semua sektor perkembangan di masing masing negara termasuk sektor pendidikan ini, tidak berjalan stabil.
Tak terkecuali ini juga berdampak pada sektor pendidikan Indonesia, yang di mana sedang melakukan moderenisasi wajah pendidikan dengan gebrakan gebrakan baru menyongsong menghadapi dunia 4.0.
Baik wacana maupun yang sudah di lakukan seperti penghapusan UN, re-model jam pengajaran, dan pengubahan persyaratan kelulusan pendidikan tinggi dengan Skripsi, menjadi tersendat dan terjadi perubahan rencana.
Strategi "penyelamatan insan pendidikan" juga sedang di lakukan di Indonesia, akan tetapi yang menjadi pertanyaan akankah setelah pandemi sektor pendidikan ini akan kembali berjalan normal sesuai dengan rencana dan strategi nya? Bagaimana gambaran umumnya atau kasarannya?
Mari kita simak pendapat dari salah seorang ahli pendidikan dalam perbincangan ringan ala pemuda di acara *MAJLAS*, LIVE dari Instagram Pemuda Al-Irsyad.

Sabtu 16 mei 2020
🕓 waktu : *16:30*
_*SORE INI !*_

🕵🏻‍♂️ Bersama :
M. Halim Bakhabazy
Trainer Pendidikan Profesional, Pengamat pendidikan.
dan di Moderatori oleh:
Fathi Fauzi Thalib ( )
Ketua Departemen Kaderisasi dan Pendidikan PB Pemuda Al Irsyad
LIVE DI INSTAGRAM


Insya Allah tentunya nanti bakal ada sesi tanya jawabnya juga..
Stay tune.
merapat jal !

20/11/2019
Turut merayakan tahun baru statusnya sama dengan merayakan hari raya orang kafir. Dan ini hukumnya terlarang. Di antara ...
31/12/2017

Turut merayakan tahun baru statusnya sama dengan merayakan hari raya orang kafir. Dan ini hukumnya terlarang. Di antara alasan statement ini adalah:

Pertama, turut merayakan tahun baru sama dengan meniru kebiasaan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk meniru kebiasaan orang jelek, termasuk orang kafir. Beliau bersabda,

من تشبه بقوم فهو منهم

“Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.” (Hadis shahih riwayat Abu Daud)

Abdullah bin Amr bin Ash mengatakan,

من بنى بأرض المشركين وصنع نيروزهم ومهرجاناتهم وتشبه بهم حتى يموت خسر في يوم القيامة

“Siapa yang tinggal di negeri kafir, ikut merayakan Nairuz dan Mihrajan (hari raya orang majusi), dan meniru kebiasaan mereka, sampai mati maka dia menjadi orang yang rugi pada hari kiamat.”

Kedua, mengikuti hari raya mereka termasuk bentuk loyalitas dan menampakkan rasa cinta kepada mereka. Padahal Allah melarang kita untuk menjadikan mereka sebagai kekasih (baca: memberikan loyalitas) dan menampakkan cinta kasih kepada mereka. Allah berfirman,

يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة وقد كفروا بما جاءكم من الحق …

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..” (QS. Al-Mumtahanan: 1)

Ketiga, Hari raya merupakan bagian dari agama dan doktrin keyakinan, bukan semata perkara dunia dan hiburan. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota tersebut merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan. Beliau pernah bersabda di hadapan penduduk madinah,

قدمت عليكم ولكم يومان تلعبون فيهما إن الله عز و جل أبدلكم بهما خيرا منهما يوم الفطر ويوم النحر

“Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; idul fitri dan idul adha.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i).

Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk madinah, isinya hanya bermain-main dan makan-makan. Sama sekali tidak ada unsur ritual sebagaimana yang dilakukan orang majusi, sumber asli dua perayaan ini. Namun mengingat dua hari tersebut adalah perayaan orang kafir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya. Sebagai gantinya, Allah berikan dua hari raya terbaik: Idul Fitri dan Idul Adha.
Untuk itu, turut bergembira dengan perayaan orang kafir, meskipun hanya bermain-main, tanpa mengikuti ritual keagamaannya, termasuk perbuatan yang telarang, karena termasuk turut mensukseskan acara mereka.

Keempat, Allah berfirman menceritakan keadaan ‘ibadur rahman (hamba Allah yang pilihan),

و الذين لا يشهدون الزور …

“Dan orang-orang yang tidak turut dalam kegiatan az-Zuur…”
Sebagian ulama menafsirkan kata ‘az-Zuur’ pada ayat di atas dengan hari raya orang kafir. Artinya berlaku sebaliknya, jika ada orang yang turut melibatkan dirinya dalam hari raya orang kafir berarti dia bukan orang baik.

Artikel : https://konsultasisyariah.com/9614-hukum-merayakan-tahun-baru.html

30/12/2017
Himbawan Mengikuti Aksi Bela Palestina.
14/12/2017

Himbawan Mengikuti Aksi Bela Palestina.

Syaikh Ahmad Surkati ketika masih muda telah banyak menimba ilmu hingga ke Mekkah dan Madinah, sehingga berbagai disipli...
13/12/2017

Syaikh Ahmad Surkati ketika masih muda telah banyak menimba ilmu hingga ke Mekkah dan Madinah, sehingga berbagai disiplin ilmu berhasil beliau kuasai, seperti Al-Qur’an, hadits, tafsir, fikih, tauhid dan ilmu falak. Tercatat beberapa nama besar yang pernah memberikan didikan dan pelajaran kepadanya, seperti Syaikh Saleh Hamdan al-Maghribi, Syaikh Muhammad al-Khayari al-Maghribi, Syaikh Ahmad al-Barzanji dan Syaikh Muhammad bin Yusuf al-Khayyath.

Syaikh Ahmad Surkati, dilahirkan di Dunggulah, Sudan pada 1874, berasal dari kalangan keluarga yang taat beragama.

Menengok kembali Indonesia di akhir abad 19 hingga awal abad 20, kita menyaksikan hiruk pikuk pertentangan ideologi, pra...
12/12/2017

Menengok kembali Indonesia di akhir abad 19 hingga awal abad 20, kita menyaksikan hiruk pikuk pertentangan ideologi, praktek, dan politik beragama. Banyak literatur mencatat, hingga periode 1930-an, di tengah gejolak kolonialisme Belanda, kegairahan pencarian jati diri kaum muslimin melahirkan banyak tokoh dan organisasi yang mengusung panji Islam.

Bila Haji Zamzam, Kiai Hasjim Asj'ari, atau Ahmad Dahlan hingga kini tetap dibicarakan dan dikenang penuh hormat, tidak demikian dengan Ahmad Surkati. Pendiri

Sejarawan Deliar Noer menyatakan Ahmad Surkati “memainkan peran penting” sebagai m***i. Sedang sejarawan Belanda G.F. Pi...
11/12/2017

Sejarawan Deliar Noer menyatakan Ahmad Surkati “memainkan peran penting” sebagai m***i. Sedang sejarawan Belanda G.F. Pijper menyebut dia “seorang pembaharu Islam di Indonesia.” Pijper juga menyebut Al-Irsyad sebagai gerakan pembaharuan yang punya kesamaan dengan gerakan reformasi di Mesir, sebagaimana dilakukan Muhammad Abduh dan Rashid Ridha lewat Jam’iyat al-Islah wal Irsyad (Perhimpunan bagi Reformasi dan Pimpinan).

SYEIKH AHMAD SURKATI adalah tokoh utama berdirinya Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Banyak ahli sejarah mengakui perannya yang besar dalam pembaharuan

USAHA MENJAGA HATI Begitu banyak dalil-dalil dari al-Qur'an dan Sunnah yang berbicara masalah hati, menganjurkan agar se...
10/12/2017

USAHA MENJAGA HATI

Begitu banyak dalil-dalil dari al-Qur'an dan Sunnah yang berbicara masalah hati, menganjurkan agar senantiasa bersih dan suci. Ingatlah wahai saudaraku, engkau akan dimintai pertanggungjawaban tentang hatimu, bacalah firman Alloh Azza wa Jalla berikut ini:

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya. (QS.al-lsra'[17]:36)

Maksudnya, setiap anggota badan yang disebutkan di dalam ayat ini akan ditanya tentang apa yang ia perbuat, hatinya ditanya tentang apa yang terlintas dan ia pikirkan serta yakini, pendengaran dan penglihatan akan ditanya dari yang ia lihat dan ia dengar. (al-Jami' li Ahkamil Qur'an 5/169)

Address

Jakarta
12740

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemuda Al Irsyad - Lampung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Pemuda Al Irsyad - Lampung:

Share