28/04/2026
MASUK MELALUI KRISTUS, MENJADI GEMBALA BAGI SESAMA
Di tengah banyaknya “pintu” yang ditawarkan dunia—kesuksesan, pop**aritas, kenyamanan—Yesus datang dengan satu klaim yang tegas: “Akulah Pintu” dan “Akulah Gembala yang Baik” (lih. Injil Yohanes 10:1–10). Ia bukan sekadar pilihan, tetapi jalan menuju hidup yang sejati.
Minggu Paskah IV, yang juga kita rayakan sebagai Hari Panggilan, mengajak kita melihat panggilan lebih luas: bukan hanya menjadi imam atau biarawan/biarawati, tetapi menjadi “pintu” yang membuka jalan bagi sesama dan “gembala” yang merawat dengan kasih.
Di tengah hidup yang bising, mampukah kita mengenali suara-Nya? Atau justru kita tersesat oleh banyak suara lain?
Homili ini mengajak kita berhenti sejenak, masuk dalam keheningan, dan bertanya: aku mengikuti pintu yang mana? Sudahkah aku menjadi tanda kasih Tuhan bagi orang lain?
Karena pada akhirnya, panggilan bukan soal posisi—tetapi relasi dengan Dia yang memanggil.