24/06/2025
Hari ini, saya ingin berbagi sebuah refleksi. Kita sering merayakan ulang tahun dengan pesta, keramaian, dan sorotan. Tapi tahukah Anda, ada kekuatan luar biasa yang bisa kita temukan justru di tempat yang paling sunyi?
Saya belajar ini dari kisah Yohanes Pembaptis yang berhari ulang tahun juga hari ini. Selain Yesus dan Maria, Gereja juga merayakan
hari kelahiran Yohanes Pembaptis sebagai Hari Raya dalam Liturgi Gereja.
Dia adalah nabi yang suaranya menggelegar, yang berani menyerukan kebenaran. Tapi, di balik keberaniannya, kekuatannya tidak lahir di panggung publik, melainkan di kesunyian padang gurun. Sejak kecil, ia dibentuk dalam keheningan, jauh dari keramaian. Di sanalah, ia diasah, ditempa, dan dipersiapkan oleh Tuhan.
Ini membuat saya berpikir: di tengah hiruk pikuk kehidupan dan tuntutan untuk selalu tampil, berapa banyak dari kita yang benar-benar memberi ruang untuk kesunyian? Terkadang, kita begitu sibuk mencari pengakuan dan validasi dari luar, sehingga lupa untuk "menggali sumur" di dalam diri sendiri.
Ulang tahun ini menjadi pengingat bagi saya untuk:
* Menciptakan "Padang Gurun" Pribadi. Ini bukan berarti harus mengasingkan diri. Bisa sesederhana 15 menit hening setiap pagi, mematikan notifikasi ponsel, atau sekadar menikmati secangkir kopi tanpa gangguan. Ruang sunyi ini penting untuk menenangkan jiwa dan mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi di dalam hati kita.
* Menghargai Proses yang Tersembunyi. Hidup seringkali menuntut hasil instan. Tapi, pertumbuhan dan kedewasaan sejati sering terjadi dalam proses yang panjang, sunyi, dan tidak selalu terlihat orang lain. Percayalah pada proses internal yang membentuk Anda, bahkan ketika Anda tidak melihat hasilnya secara langsung. Banyak hal baik dibentuk dalam "bengkel" tersembunyi.
* Berbicara dari Kedalaman. Yohanes berbicara sedikit, tapi kata-katanya penuh kuasa. Saya ingin belajar untuk tidak sekadar bicara banyak, tapi memastikan apa yang keluar dari mulut saya (atau tulisan saya) berasal dari kedalaman hati, bukan sekadar permukaan yang dangkal.
Di hari ulang tahun saya ini, saya tidak hanya bersyukur untuk tahun-tahun yang telah berlalu, tetapi juga berkomitmen untuk lebih berani masuk ke dalam keheningan. Karena dari sanalah, dari tempat yang sunyi itu, saya percaya kekuatan sejati untuk menjalani tahun-tahun berikutnya akan berasal.
Terima kasih untuk semua ucapan dan doa. Mari kita rayakan hidup dengan cara yang lebih bermakna, termasuk dengan memberi ruang bagi kesunyian untuk membentuk diri kita.