31/05/2026
Ibadah Raya Onsite GBI JIS Bellezza - 24 Mei 2026
Saudara/i, berdasarkan Yohanes 14:26–27, setelah menerima Roh Kudus, Tuhan merindukan agar hidup kita mengalami perubahan yang nyata. Roh Kudus hadir sebagai Penghibur yang memberikan damai sejahtera dan ketenangan di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, kecemasan, dan ketakutan. Seperti para murid yang bingung dan takut setelah kematian Yesus, banyak orang saat ini juga menghadapi kondisi ekonomi, politik, dan sosial yang tidak menentu. Namun, ketika Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta, para murid mengalami keberanian dan pembaruan hidup yang luar biasa.
Setelah menerima Roh Kudus, Tuhan menghendaki kita meninggalkan kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah, dan segala bentuk kejahatan (Efesus 4:22–23, 31). Luka karena disakiti, dikhianati, atau ditipu memang tidak mudah dilupakan, tetapi Roh Kudus memampukan kita untuk mengampuni dan melepaskan ikatan yang membelenggu hati. Roh Kudus juga memperbarui roh dan pikiran kita sehingga pola pikir lama digantikan dengan cara pandang yang sesuai dengan kehendak Tuhan.
Pembaruan hidup oleh Roh Kudus dapat terlihat melalui tiga hal utama: berkata benar dan membangun sesama, mampu meregulasi emosi dengan bijaksana, serta tekun melakukan pekerjaan yang baik (Efesus 4:25–29). Orang yang dipenuhi Roh Kudus tidak dikuasai amarah atau keadaan, tetapi belajar mendengar lebih banyak, berbicara dengan bijak, dan tetap rajin serta bersyukur dalam segala situasi. Melalui kehidupan yang diperbarui, orang lain dapat melihat terang Kristus dan merasakan buah-buah kebaikan yang nyata dalam diri kita (Efesus 4:30; 5:8–9).
Haleluya!
Thank you pastor, Ibu Pdt. Lina Arief for the message! Tuhan memberkati berlimpah-limpah.