GSKI Rehobot Pluit

GSKI Rehobot Pluit Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from GSKI Rehobot Pluit, Christian church, Jl. Pluit Timur Raya, Jakarta.

Rangkaian jadwal ibadah periode 18 - 24 Mei 2026.Onsite service📍 GSKI Rehobot PluitGedung De Ploeit lantai 10, Pluit, Ja...
19/05/2026

Rangkaian jadwal ibadah periode 18 - 24 Mei 2026.

Onsite service
📍 GSKI Rehobot Pluit
Gedung De Ploeit lantai 10, Pluit, Jakarta Utara

Live Streaming Available at Channel Youtube GSKI Rehobot Pluit

Menjaga Hati dalam Penantian yang Kudus🕊️Menantikan Tuhan bukanlah sebuah sikap pasif yang dilakukan tanpa arah, melaink...
18/05/2026

Menjaga Hati dalam Penantian yang Kudus🕊️

Menantikan Tuhan bukanlah sebuah sikap pasif yang dilakukan tanpa arah, melainkan sebuah proses aktif yang menuntut kesetiaan dan kesucian hati. Ketika kita benar-benar menaruh harapan dan hidup kita di hadapan-Nya, ada sebuah kesadaran mendalam untuk menjaga setiap langkah agar tetap selaras dengan kehendak-Nya. Penantikan yang sungguh-sungguh akan melahirkan rasa hormat yang besar, sehingga kita menjadi lebih peka terhadap hal-hal yang dapat merusak hubungan karib kita dengan Sang Pencipta.

Dalam perjalanan iman ini, sering kali godaan datang dalam bentuk hal-hal kecil yang tampak remeh dan tidak berarti. Namun, menganggap enteng kesalahan atau berkompromi dengan dosa sekecil apa pun adalah langkah awal yang perlahan-lahan dapat mengikis keintiman kita dengan Tuhan. Tidak ada dosa yang benar-benar sederhana; setiap bentuk pelanggaran memiliki daya yang cukup untuk membangun dinding pemisah, membuat telinga kita tuli terhadap suara-Nya, dan menjauhkan hati kita dari hadirat-Nya yang kudus.

Oleh karena itu, mari kita bangun komitmen yang teguh untuk senantiasa menjaga kekudusan hidup setiap hari. Jauhkan diri dari segala bentuk kompromi yang dapat merenggangkan ikatan kasih kita dengan Tuhan. Biarlah masa-masa penantikan ini kita isi dengan ketaatan yang penuh, sehingga setiap pikiran, perkataan, dan tindakan kita senantiasa mendekatkan kita pada dekapan-Nya dan mencerminkan kemuliaan-Nya.

Capaian, harta, dan kebahagiaan yang ditawarkan oleh dunia ini sifatnya sangat terbatas dan "segitu-gitu aja". Suatu saa...
18/05/2026

Capaian, harta, dan kebahagiaan yang ditawarkan oleh dunia ini sifatnya sangat terbatas dan "segitu-gitu aja". Suatu saat nanti, entah kita yang meninggalkan dunia ini atau dunia yang meninggalkan kita, semuanya akan terlepas dari genggaman. Kenaikan Tuhan Yesus ke surga memberikan kita sebuah pengharapan yang pasti, bahwa perpisahan di dunia ini hanyalah sementara. Dia pergi untuk menyediakan tempat terbaik dan sedang dalam perjalanan kembali untuk menjemput kita masuk ke dalam langit dan bumi yang baru, tempat di mana tidak ada lagi air mata, kedukaan, maupun perpisahan.

Oleh karena itu, mari kita perkarakan hidup kita hari ini: sudahkah kita menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya kebahagiaan sejati? Orang yang sungguh-sungguh menantikan kedatangan Tuhan tidak akan pernah bermain-main dengan dosa sekecil apa pun, karena ia tahu dosa hanya akan menjauhkan dirinya dari Sang Kekasih Jiwa. Di tengah dunia yang semakin riuh ini, mari kita terus menjaga kekudusan hidup, saling mendoakan sesama yang imannya mulai redup, dan membangun hubungan yang intim dengan-Nya. Sebab pada ujung perjalanan nanti, tidak ada sukacita yang lebih besar selain didapati berkenan dan disambut pulang ke rumah Bapa.

Ascension Day !!

Seringkali kita terjebak dalam rutinitas keagamaan yang hanya didorong oleh rasa keharusan semata—harus ke gereja, harus...
13/05/2026

Seringkali kita terjebak dalam rutinitas keagamaan yang hanya didorong oleh rasa keharusan semata—harus ke gereja, harus melayani, atau harus berbuat baik agar tidak menjadi bahan pembicaraan orang lain. Namun, kita diingatkan untuk mewaspadai ragi legalisme yang bisa membuat ibadah menjadi kering dan munafik. Ibadah yang sejati bukanlah tentang pamer kesalehan atau mencari validasi manusia melalui tepukan tangan, melainkan tentang otentisitas hati yang haus akan kebenaran. Tanpa adanya kehausan pribadi untuk mengenal Tuhan, segala bentuk ritual hanyalah sebuah upaya menjaga citra yang tidak memiliki esensi di hadapan-Nya.

​Mari kita mengunjungi kembali motivasi terdalam di balik setiap tindakan rohani yang dilakukan sehari-hari. Jadikanlah setiap keharusan dalam hidup—baik itu dalam pekerjaan, rumah tangga, maupun pelayanan—sebagai kesempatan untuk melahirkan kehausan akan kehendak Allah. Ingatlah bahwa Tuhan melihat setiap ketulusan, bahkan dalam hal-hal kecil yang tidak terlihat oleh mata manusia sekalipun. Biarlah fokus hidup berpindah dari mengejar apresiasi dunia menuju pengejaran hati Bapa, sehingga setiap langkah hidup benar-benar bermakna dan memuliakan nama-Nya.

Rangkaian jadwal ibadah periode 11 - 17 Mei 2026.Onsite service📍 GSKI Rehobot PluitGedung De Ploeit lantai 10, Pluit, Ja...
13/05/2026

Rangkaian jadwal ibadah periode 11 - 17 Mei 2026.

Onsite service
📍 GSKI Rehobot Pluit
Gedung De Ploeit lantai 10, Pluit, Jakarta Utara

Live Streaming Available at Channel Youtube GSKI Rehobot Pluit

Akar dari Pengampunan..​Seringkali kita merasa sulit untuk melepaskan pengampunan kepada orang lain karena kita terlalu ...
07/05/2026

Akar dari Pengampunan..

​Seringkali kita merasa sulit untuk melepaskan pengampunan kepada orang lain karena kita terlalu fokus pada kesalahan yang mereka perbuat. Namun, kutipan dari Pdt. Franky Tjong ini mengajak kita untuk melihat ke dalam diri sendiri. Ketidakmampuan kita untuk memaafkan sesama sering kali hanyalah pantulan dari konflik batin yang belum selesai. Ketika kita menyimpan dendam, bisa jadi itu adalah tanda bahwa kita masih menghakimi diri sendiri dengan standar yang terlalu berat atau belum sepenuhnya menerima kasih karunia Tuhan atas kegagalan kita sendiri.

​Memaafkan diri sendiri bukanlah bentuk pembenaran atas kesalahan, melainkan keberanian untuk berhenti menyiksa diri dengan masa lalu. Jika kita terus membelenggu diri dalam rasa bersalah atau kebencian terhadap karakter kita di masa lalu, maka hati kita akan menjadi keras dan sulit untuk memberikan kasih kepada orang lain. Pengampunan sejati dimulai ketika kita menyadari bahwa kita pun adalah manusia yang butuh pengampunan, dan hanya dengan berdamai dengan diri sendiri, pintu maaf bagi orang lain dapat terbuka lebar.

​Mari kita jadikan momen ini untuk mengevaluasi hati. Melepaskan pengampunan bukan berarti membiarkan orang lain menang, melainkan membebaskan diri kita dari beban emosional yang menghambat pertumbuhan iman. Ketika kita belajar untuk menerima diri kita dengan segala kekurangannya di bawah kasih Tuhan, kita akan menemukan kekuatan baru untuk mengasihi dan memaafkan orang di sekitar kita dengan lebih tulus. Ingatlah, kedamaian sejati hanya bisa dirasakan oleh hati yang telah merdeka dari belenggu kepahitan.

Rangkaian jadwal ibadah periode 06 - 10 Mei 2026.Onsite service📍 GSKI Rehobot PluitGedung De Ploeit lantai 10, Pluit, Ja...
06/05/2026

Rangkaian jadwal ibadah periode 06 - 10 Mei 2026.

Onsite service
📍 GSKI Rehobot Pluit
Gedung De Ploeit lantai 10, Pluit, Jakarta Utara

Live Streaming Available at Channel Youtube GSKI Rehobot Pluit

Cinta sejati kepada Tuhan sering kali diuji melalui berbagai peristiwa hidup, baik di saat kita merasa tenang maupun dal...
05/05/2026

Cinta sejati kepada Tuhan sering kali diuji melalui berbagai peristiwa hidup, baik di saat kita merasa tenang maupun dalam lembah yang paling curam. Melalui kisah pemulihan Petrus setelah kebangkitan Yesus, kita diingatkan bahwa kegagalan dan keputusasaan tidak seharusnya membuat kita berbalik ke masa lalu yang sia-sia. Tuhan tidak pernah membiarkan kita tergeletak jatuh; sebaliknya, Ia hadir secara pribadi untuk memulihkan hati kita dan memastikan bahwa komitmen kasih kita kepada-Nya tetap menjadi yang terutama di atas segalanya.

Sebelum melangkah lebih jauh dalam pelayanan dan kehidupan, penting bagi kita untuk membereskan hubungan dengan sesama dan memaafkan diri sendiri. Khotbah ini menekankan bahwa ketidakmampuan memaafkan adalah penghalang besar dalam berelasi dengan Sang Pencipta. Mari kita perbarui janji setia kita dan pastikan tidak ada dusta dalam cinta kita kepada-Nya, sehingga dalam setiap tarikan napas, hanya nama-Nya yang dimuliakan hingga kita bertemu muka dengan muka dengan-Nya di kekekalan nanti.

Happy Sunday !!

Sumber Kehidupan yang SejatiDalam hiruk-pikuk dunia yang sering kali mengukur nilai seseorang berdasarkan status sosial ...
30/04/2026

Sumber Kehidupan yang Sejati

Dalam hiruk-pikuk dunia yang sering kali mengukur nilai seseorang berdasarkan status sosial dan pencapaian materi, kita sering terjebak dalam pengejaran yang tiada habisnya. Namun, kutipan ini mengingatkan kita pada sebuah realitas spiritual yang fundamental: bahwa keberadaan kita tidak bergantung pada validasi manusia maupun kepemilikan harta benda. Kita mungkin bisa bertahan dalam kesendirian atau kekurangan fisik, namun jiwa kita akan selalu merasa hampa tanpa kehadiran Sang Pencipta yang menjadi jangkar bagi hidup kita.

Kemandirian manusia memiliki batasnya, dan kemelekatan pada hal-hal duniawi bersifat sementara. Menyadari bahwa kita "tidak bisa hidup tanpa Tuhan" adalah sebuah bentuk kerendahan hati yang memerdekakan. Ini bukan berarti kita mengabaikan peran sesama atau kebutuhan hidup, melainkan kita menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama dan sumber kekuatan yang paling hakiki. Saat segalanya hilang atau menjauh, hubungan kita dengan Tuhanlah yang menjadi satu-satunya pondasi yang tidak akan pernah goyah.

Mari kita jadikan pesan ini sebagai pengingat untuk terus membangun hubungan yang intim dengan-Nya setiap hari. Di tengah tantangan hidup yang datang silih berganti, kepercayaan penuh kepada Tuhan akan memberikan ketenangan yang melampaui segala akal. Dengan menempatkan Tuhan di pusat kehidupan, kita akan menemukan makna sejati dan kekuatan untuk melangkah, karena Dialah sumber napas dan pemberi pengharapan yang kekal bagi setiap pribadi yang berserah kepada-Nya.

Di tengah dunia yang semakin bising dengan berbagai informasi dan tuntutan, kita sering kali terjebak dalam rutinitas me...
29/04/2026

Di tengah dunia yang semakin bising dengan berbagai informasi dan tuntutan, kita sering kali terjebak dalam rutinitas mendengar tanpa benar-benar menyerap maknanya. Padahal, ada perbedaan mendasar antara sekadar melakukan aktivitas mendengar dengan cara mendengar yang benar-benar mengubah hidup. Ketika sebuah pesan kebenaran diterima, langkah selanjutnya adalah bagaimana nilai-nilai tersebut tertanam dalam hati dan menjadi pedoman dalam menghadapi setiap persoalan. Tanpa komitmen untuk menghidupinya, segala hal yang didengar hanya akan menjadi benih yang berlalu begitu saja tanpa memberikan dampak bagi karakter dan kedamaian batin.

Esensi dari sebuah perjalanan spiritual adalah keselarasan antara pemahaman intelektual dan tindakan nyata. Sering kali kita menunda untuk melakukan hal yang benar karena merasa belum siap atau terlalu fokus pada kekhawatiran duniawi. Namun, kedewasaan sejati muncul ketika kita mampu menciptakan ruang keheningan di tengah keramaian untuk merenungkan kembali tujuan hidup yang kekal. Dengan memprioritaskan nilai yang tidak lekang oleh waktu di atas pencapaian sementara, kita dapat menemukan kekuatan untuk tetap berdiri tegak dalam integritas, apa pun musim kehidupan yang sedang dihadapi.

Happy Sunday ! 🕊️🕊️

Address

Jl. Pluit Timur Raya
Jakarta
14450

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GSKI Rehobot Pluit posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share