30/07/2026
Taujihat Kongres Umat Islam Indonesia VIII sebagai arah Strategis Umat Islam Indonesia untuk Masa Depan Bangsa!
Kongres Umat Islam Indonesia VIII Tahun 2026 telah resmi mengeluarkan Taujihat—sebuah peta jalan komprehensif untuk menjawab tantangan zaman. Ini bukan sekadar wacana, tapi amanat nyata untuk umat, bangsa, dan negara!
Dari penguatan ekonomi syariah hingga solidaritas global untuk Palestina, simak poin-point krusial yang wajib kita dukung bersama:
1. Ekonomi Pancasila & Syariah: Mengembalikan keadilan sebagai arus utama pembangunan.
2. Danantara Syariah: Pusat gravitasi baru ekosistem ekonomi umat.
3. Ekonomi Kerakyatan: Desakan pemberdayaan UMKM & pembatasan oligarki.
4. Pendidikan Berakhlak: Reorientasi sistem pendidikan berbasis iman & takwa.
5. Kemandirian Iptek: Transformasi umat dari konsumen menjadi inovator teknologi.
6. Anti-LGBTQ: Perlindungan keluarga melalui UU Pencegahan Perilaku Menyimpang.
7. Etika Digital & AI: Menjaga kedaulatan data dan akhlak di ruang maya.
8. Ketahanan Keluarga: Fondasi mitsaqan ghalizhan untuk generasi emas.
9. Persatuan Umat: MUI sebagai rumah besar, mengutamakan kepentingan kolektif.
10. Peradaban Berakhlak: Membangun sistem peradilan etika bernegara & bermasyarakat.
11. Strategic Autonomy: Politik luar negeri yang mandiri, berprinsip, dan adaptif.
12. Kepemimpinan di OKI: Mengesahkan Peta Jalan Geopolitik 2026–2030.
13. Soliditas Palestina: Agenda permanen demi kemerdekaan Al-Quds Timur!
Tugas kita sekarang? Memahami, menyebarkan, dan mengamalkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari. Karena perubahan besar dimulai dari kesadaran kolektif kita!
Poin mana yang paling mendesak menurutmu untuk segera diwujudkan? Tulis di kolom komentar!