14/09/2026
Menantikan Momentum Pembelaan Tuhan
> Mazmur 37:5 (TB) Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
Cukup banyak lagu rohani yang terinspirasi dari Mazmur pasal 37. Namun bukan hanya untuk mencipta lagu rohani saja, lebih dari itu, untaian ayat-ayat yang ditulis Daud ini pun menjadi inspirasi yang memotivasi kita dalam melihat realita kehidupan dan bagaimana kita harus bersikap dan mempercayakan kepada Tuhan.
Bukan kebetulan Tuhan memakai Daud sebagai penulis Mazmur. Ekspresi hati Daud atas apa yang pernah dia alami, bagaimana Daud merespon semua pengalaman pahit yang diterima dari berbagai orang dalam hidupnya, tercermin dalam Mazmurnya.
Ini semua bicara tentang hati yang tulus dan murni di hadapan Allah. Daud kenyang akan penghinaan, celaan, dikejar dan diburu untuk dibunuh, dikutuki, difitnah, dijegal, dijatuhkan, dan terlebih lagi: Daud dikhianati oleh orang-orang yang dikasihinya, yang harusnya memberikan penghargaan dan rasa hormat. Namun Daud berseru kepada Tuhan dan mempercayakan keadilan Tuhan.
> Bagaikan sebuah mutiara dalam lumpur hitam. Daud tetap bersinar dan mempunyai value yang mahal.
Nasehat Daud: Jangan iri, marah, ataupun panas hati terhadap orang-orang yang berlaku zalim dan tidak adil. Intinya jangan bertindak gegabah. Sebaliknya, percayakan kepada Tuhan, dan lakukan bagian kita: tetap lakukan yang baik dengan setia. Di atas semuanya itu: Berdiam diri dan nantikanlah Tuhan, ada moment di mana Tuhan akan membela kita.
> Mazmur 37:6 (TB): Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Percayalah, tidak untuk selamanya ketidakadilan berlangsung. Tuhan akan membela dan mengangkat kita. Tuhan akan memulihkan kehidupan kita, dan hak-hak kita akan dikembalikan dan dibangun oleh tangan Tuhan sendiri, sehingga kita akan bersinar seperti mutiara. Amin. Blessing. (SL)