PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA "Pemuda Muslim" = organisasi Pendidikan Perjuangan yang bergerak dikalangan Pemuda Indonesia"... Kami

Official Facebook PIMPINAN BESAR (PB) PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA
MASA JIHAD 2025-2030, HASIL MAJELIS SYURO XIV (KONGRES NASIONAL) 08-12 Desember 2025

28/06/2026

Jakarta, MUI Digital –   Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia mendesak pemerintah bersama DPR RI segera merumuskan regulasi yang mengatur sec...

Selamat Tahun baru Islam 1 Muharam 1448 H, mari bangun dan jayakan Indonesia menuju Peradaban Mulia.
16/06/2026

Selamat Tahun baru Islam
1 Muharam 1448 H, mari bangun dan jayakan Indonesia menuju Peradaban Mulia.


Segenap Jajaran PB Pemuda Muslimin Indonesia mengucapkan SelamatMilad Ke-63 Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), ...
20/05/2026

Segenap Jajaran PB Pemuda Muslimin Indonesia mengucapkan Selamat
Milad Ke-63 Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI), pelopor pelajar pejuang 🔥🔥🔥

Di negeri yang konon berdaulat, Kabinet Merah Putih telah genap berjalan lebih dari setahun. Presiden memuji kerja keras...
29/04/2026

Di negeri yang konon berdaulat, Kabinet Merah Putih telah genap berjalan lebih dari setahun. Presiden memuji kerja kerasnya, program makan bergizi gratis digadang-gadang sebagai terobosan, stabilitas makro diklaim terjaga, dan survei internal menunjukkan angka kepuasan yang menggembirakan.

Namun, benarkah itu cermin kedaulatan rakyat?

Di balik retorika "kerja nyata", kita menyaksikan deretan menteri yang menuai rapor merah dari lembaga independen: kontroversi demi kontroversi, mulai dari blunder pernyataan, dugaan konflik kepentingan, hingga kinerja yang dinilai lamban di sektor krusial seperti HAM, energi, kehutanan, dan pemberantasan kemiskinan. Kabinet gemuk yang lahir dari koalisi superbesar, bukan dari seleksi ketat kompetensi, melainkan dari akomodasi politik.

Hasilnya? Banyak kebijakan terasa lebih dekat dengan kepentingan elite dan oligarki ketimbang suara rakyat kecil di pinggiran.

Pertanyaan yang mengganggu nalar: Apakah rakyat masih berdaulat, atau kedaulatan itu kini hanya prosedur pemilu lima tahunan yang kemudian diserahkan begitu saja kepada sekelompok orang yang saling melindungi? Ketika kritik diredam dengan label "hoax" atau "oposisi destruktif", ketika ruang demokrasi terasa menyempit, dan ketika janji-janji kampanye bertabrakan dengan realitas keseharian rakyat, apakah ini masih pemerintahan "dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat"?

Kabinet Merah Putih bukan sekadar daftar nama menteri. Ia adalah cermin: sejauh mana republik ini masih milik warganya, atau sudah menjadi arena perebutan pengaruh di antara mereka yang berkuasa.

Rakyat yang kritis tak perlu menunggu evaluasi resmi di Hambalang. Evaluasi sejati terjadi setiap hari di pasar, di sawah, di pabrik, dan di jalanan: apakah hidup semakin adil dan sejahtera, atau hanya semakin "stabil" bagi yang di atas?

Kedaulatan bukan diberikan, melainkan diambil dan dijaga. Jika rakyat diam, maka yang berdaulat bukan lagi rakyat.

08/04/2026

Pemuda Muslimin Indonesia mendukung sikap Badan Narkotika Nasional (BNN) yang meminta agar v**e atau rokok elektrik dinyatakan sebagai barang terlarang karena

Address

Jalan Raya Tanjung Duren Barat III No. 1B, Grogol Petamburan, DKI
Jakarta
11470

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share